Tentang Donic
DONIC adalah merek peralatan tenis meja dan perusahaan perlengkapan olahraga asal Jerman yang terkenal akan produk kayu (blade), karet, meja, pakaian, bola, serta aksesori terkait. Berkantor pusat di Völklingen, Saarland, Jerman, DONIC telah berkembang dari perusahaan spesialis berskala kecil menjadi salah satu merek Eropa yang paling dikenal dalam kompetisi tenis meja. Identitas merek ini sangat lekat dengan para pemain elit seperti Jan-Ove Waldner, Jörgen Persson, Mikael Appelgren, dan baru-baru ini Zhang Jike.1
Nama perusahaan saat ini adalah DONIC Sportartikel-Vertriebs GmbH, dengan Frank Schreiner tercatat sebagai direktur pelaksana.2
Sekilas fakta
| Bidang | Informasi |
|---|---|
| Merek | DONIC |
| Industri | Tenis meja / Perlengkapan olahraga |
| Negara asal | Jerman |
| Lokasi awal | Cologne, Jerman |
| Kantor pusat saat ini | Völklingen, Saarland, Jerman |
| Pendiri | Dr. Georg Nicklas |
| Tahun berdiri | 1978, berdasarkan sumber sejarah berbahasa Jerman3 |
| Direktur pelaksana saat ini | Frank Schreiner4 |
| Perusahaan | DONIC Sportartikel-Vertriebs GmbH |
| Produk utama | Kayu, karet, meja, bola, pakaian, sepatu, dan aksesori |
| Asosiasi terkenal | Jan-Ove Waldner dan “generasi emas” Swedia |
| Slogan saat ini | CREATE SUCCESS5 |
| Situs web resmi | donic.com |
Asal-usul nama
Nama DONIC berasal dari nama pendirinya, Dr. Georg Nicklas. Nama tersebut umumnya dijelaskan sebagai singkatan:
DO = Doktor
NIC = Nicklas
Dengan demikian, DO + NIC = DONIC. Sumber sejarah berbahasa Jerman mengidentifikasi Georg Nicklas sebagai pendiri perusahaan di Cologne pada tahun 1978.6
Nicklas bukan sekadar pengusaha; ia juga merupakan pemain tenis meja Jerman yang berprestasi dan memiliki ketertarikan kuat terhadap teknologi peralatan serta raket. Latar belakang yang berorientasi pada pemain ini kemudian menjadi bagian penting dari filosofi DONIC di masa mendatang.
Sejarah awal
DONIC awalnya didirikan di Cologne oleh Georg Nicklas. Perusahaan ini pada mulanya beroperasi sebagai bisnis spesialis tenis meja, bukan sebagai produsen perlengkapan olahraga umum berskala besar.7
Pada era 1980-an, Nicklas memutuskan pindah ke Swedia dan menjual DONIC kepada keluarga Schreiner. Peristiwa ini menandai dimulainya fase kedua perusahaan yang pada akhirnya mentransformasi DONIC menjadi merek yang diakui secara internasional seperti sekarang.8
Karlheinz Schreiner, yang juga terlibat erat dalam dunia tenis meja, menjadi tokoh penting dalam pengembangan bisnis ini. Perusahaan kemudian memindahkan basis operasinya dari Cologne ke Völklingen, di Saarland.
Hingga kini, Völklingen tetap menjadi kantor pusat DONIC. Perusahaan menyatakan bahwa kantor pusatnya memiliki sekitar 30 karyawan yang menangani administrasi, pengembangan produk, penjualan, pengiriman, dan pemasaran, sementara produksi dilakukan di berbagai negara dan produk didistribusikan melalui jaringan penjualan internasional.9
Keluarga Schreiner
Keluarga Schreiner memegang peranan sentral dalam sejarah modern DONIC.
Karlheinz Schreiner mengakuisisi perusahaan dari Georg Nicklas, sementara putranya, Frank Schreiner, kemudian menjadi figur utama dalam bisnis ini.
Frank Schreiner sendiri memiliki latar belakang kompetitif di tenis meja, pernah bermain di 2nd Bundesliga Jerman selama tahun 1980-an. DONIC menyatakan bahwa ia terus menguji produk secara pribadi bersama tim pengembangannya sebelum masuk tahap produksi.10
Hal ini signifikan bagi identitas DONIC: berbeda dengan perusahaan pakaian olahraga umum yang merambah tenis meja, perusahaan ini secara historis memposisikan diri sebagai organisasi spesialis yang tim pengembangnya terdiri dari mantan dan pemain tenis meja aktif.
Era Jan-Ove Waldner
Jika ada satu pemain yang hampir tak terpisahkan dari identitas DONIC,那就是 Jan-Ove Waldner.
Pada tahun 1993, Waldner menjadi duta merek DONIC. Frank Schreiner mengenal Waldner sejak masanya di klub Jerman ATSV Saarbrücken, dan hubungan mereka pada akhirnya membawa Waldner bergabung dengan DONIC.11
Kemitraan ini sangatlah penting bagi merek tersebut.
Waldner adalah salah satu pemain terbesar dalam sejarah tenis meja, dengan pencapaian meliputi:
- Medali emas tunggal putra Olimpiade
- Gelar Kejuaraan Dunia
- Gelar Piala Dunia
- Berbagai gelar Eropa
Asosiasinya dengan DONIC memberikan visibilitas internasional yang sangat besar bagi perusahaan spesialis asal Jerman yang relatif khusus ini.
Yang lebih penting lagi, Waldner bukan sekadar selebriti yang mendukung merek. DONIC secara historis menekankan kerja sama antara pemain elit dan insinyurnya dalam mengembangkan peralatan. Umpan balik Waldner karenanya menjadi bagian dari identitas teknis merek.12
“Generasi Emas” Swedia
Waldner bukan satu-satunya superstar Swedia yang berafiliasi dengan DONIC.
Perusahaan ini juga membangun hubungan dengan:
- Jörgen Persson
- Mikael Appelgren
Bersama Waldner, mereka merepresentasikan generasi luar biasa tenis meja Swedia yang menantang dominasi Tiongkok pada akhir 1980-an dan 1990-an.
DONIC sendiri menggambarkan ketiga pemain tersebut sebagai trio super Swedia dan menganggap popularitas internasional mereka—terutama di Asia—telah membantu mengubah DONIC menjadi merek tenis meja global.13
Jörgen Persson, misalnya, memenangkan gelar tunggal putra Kejuaraan Dunia 1991 dan Piala Dunia 1991, serta beberapa gelar beregu bersama Swedia. DONIC menyatakan hubungannya dengan Persson telah berlangsung lebih dari 30 tahun dan ia telah berkontribusi pada pengembangan produk.14
Koneksi dengan para pemain elit Swedia ini menjadi salah satu karakteristik penentu DONIC.
DONIC dan tenis meja profesional
Produk-produk DONIC telah digunakan oleh pemain kelas dunia, tim nasional, dan klub profesional. Perusahaan menyatakan bahwa Kejuaraan Dunia dan Eropa serta berbagai gelar nasional dan internasional telah dimenangkan menggunakan peralatan DONIC.
Merek ini juga terlibat dengan klub tenis meja profesional. Salah satu hubungan jangka panjang yang patut dicatat adalah dengan TTF Liebherr Ochsenhausen, di mana DONIC menggambarkan kemitraan tersebut telah terjalin sejak 1990-an.
DONIC juga memasok tekstil untuk tim nasional Jerman dari tahun 1995 hingga 2010.15
Meja DONIC dan seri Delhi
DONIC bukan hanya produsen kayu dan karet. Meja tenis meja miliknya merupakan bagian penting dari sejarahnya.
Salah satu inovasi yang paling dikenal adalah teknologi DONIC SC, di mana SC berarti “Super Compact.”
Pengembangan teknologi meja ini dimulai pada awal 1980-an, dengan teknologi siap produksi muncul pada pertengahan dekade tersebut. Meja DONIC Delhi yang dihasilkan diperkenalkan secara internasional pada Kejuaraan Dunia 1987 di New Delhi. DONIC menyatakan bahwa ini adalah meja otomatis pertama yang digunakan dalam turnamen Kejuaraan Dunia.16
Delhi menjadi salah satu produk khas perusahaan.
DONIC terus menjual DELHI 25, meja kompetisi yang disetujui ITTF, dan menyatakan bahwa versi meja Delhi telah digunakan di berbagai acara internasional utama.17
Rangkaian produk
Portofolio produk modern DONIC mencakup sebagian besar peralatan yang dibutuhkan untuk tenis meja.
Kayu (Blades)
DONIC memproduksi:
- Kayu semua-kayu (all-wood)
- Kayu ofensif
- Kayu serba bisa (all-round)
- Kayu defensif
- Kayu karbon
- Kayu serat komposit
Teknologi utamanya meliputi SENSO dan DOTEC, keduanya terkait dengan desain kayunya.18
Karet
DONIC memproduksi beragam karet tenis meja untuk berbagai gaya permainan, termasuk:
- Karet ofensif/topspin
- Karet berorientasi kontrol
- Karet lengket (tacky)
- Karet bintik pendek
- Karet bintik panjang
- Karet untuk pemula
Keluarga FORMULA DONIC adalah salah satu teknologi karet yang penting secara historis bagi merek ini. Baru-baru ini, perusahaan mempromosikan rangkaian BLUEGRIP.19
Meja
DONIC menjual meja kompetisi dan rekreasi, termasuk:
- DONIC DELHI 25
- DONIC DELHI SLC
- DONIC WORLD CHAMPION TC
- Model meja WALDNER
Meja kompetisinya mencakup model-model yang disetujui ITTF.20
Pakaian dan tekstil
DONIC juga memproduksi:
- Kemeja kompetisi
- Pakaian latihan
- Pakaian kompetisi wanita
- Pakaian tim
- Tekstil olahraga
Perusahaan menekankan kain yang menyerap keringat dan kebebasan bergerak dalam koleksi pakaiannya saat ini.21
Teknologi kayu
Salah satu kekuatan utama DONIC adalah rekayasa kayu. Merek ini telah mengembangkan teknologi yang ditujukan untuk memodifikasi hubungan antara gagang, kayu, dan tangan pemain.
SENSO
SENSO adalah salah satu teknologi kayu DONIC yang paling terkenal. Konsep dasarnya berkaitan dengan modifikasi konstruksi gagang/kayu untuk memengaruhi rasa dan umpan balik.
DOTEC
DOTEC adalah teknologi kayu khas DONIC lainnya. Teknologi ini mudah dikenali karena konstruksi gagangnya yang tidak biasa, dirancang dengan fokus pada ergonomi dan kontak dengan tangan pemain.
Teknologi-teknologi ini menjadi bagian dari identitas DONIC seiring dengan kolaborasinya bersama pemain profesional.22
Teknologi karet
DONIC juga berinvestasi besar dalam pengembangan karet.
Secara historis, teknologi FORMULA DONIC menjadi sangat penting pada era tenis meja ofensif berbasis lem cepat (speed glue). Perusahaan kemudian mengembangkan generasi baru teknologi karet seiring evolusi regulasi peralatan dan gaya bermain tenis meja.
Rangkaian saat ini mencakup keluarga BLUEGRIP. DONIC mendeskripsikan seri BLUEGRIP J yang lebih baru memiliki topsheet lengket dan opsi kekerasan spons yang berbeda, bertujuan menggabungkan spin, kontak bola, dan kontrol.23
DONIC juga terus mengembangkan produk untuk pemain di berbagai level, tidak hanya berfokus pada profesional.
DONIC dan pemula
Meskipun memiliki reputasi profesional yang kuat, DONIC tidak memposisikan dirinya secara eksklusif sebagai merek profesional.
Perusahaan telah mengembangkan konsep GO, yang secara khusus ditujukan untuk membantu pemula dan anak-anak belajar tenis meja.
Konsep ini menggabungkan berbagai teknologi kayu dan karet yang dirancang berdasarkan tahapan belajar. Teknologi karet AirGO-FX dan GO2Spin milik DONIC, misalnya, dimaksudkan untuk memudahkan kontak bola, kontrol, dan spin bagi pemain yang sedang berkembang.24
Perusahaan juga memiliki sistem DONIC UP yang mengatur kombinasi peralatan ke dalam empat tingkat:
- Starter
- Advancer
- Challenger
- Pro
Idenya adalah mencocokkan karakteristik peralatan dengan tingkat teknis dan ambisi bermain pemain.25
Zhang Jike dan DONIC modern
Hubungan DONIC dengan legenda Swedia sangat penting secara historis, namun merek ini juga berupaya terhubung dengan tenis meja Asia modern.
Pada musim 2025/26, DONIC mengumumkan Zhang Jike sebagai duta merek baru. Zhang Jike adalah juara tunggal putra Olimpiade Tiongkok tahun 2012, juara dunia tunggal putra dua kali, dan pemenang Piala Dunia.26
DONIC kemudian memperkenalkan produk yang dikembangkan dengan keterlibatannya, termasuk:
- ZHANG JIKE ORIGINAL CARBON
- ZHANG JIKE NEW ERA
- Karet BLUEGRIP J
Kayu Original Carbon khususnya sangat menonjol karena DONIC menyatakan menggunakan kombinasi veneer yang sama persis dengan kayu juara dunia Zhang Jike.
Ini mewakili evolusi menarik dalam identitas DONIC: dari yang sebelumnya sangat identik dengan generasi hebat Swedia, kini juga membangun kemitraan dengan pemain elit Asia.
Manufaktur dan distribusi global
Kantor pusat dan operasi pengembangan produk DONIC berada di Völklingen, Jerman, namun perusahaan tidak terbatas pada produksi Jerman saja.
DONIC menyatakan memiliki situs produksi di berbagai negara dan jaringan penjualan internasional yang mencakup pasar di seluruh dunia.27
Hal ini sangat penting dalam tenis meja karena Asia merupakan pasar yang sangat besar untuk peralatan tingkat tinggi. Asosiasi historis DONIC dengan Waldner, Persson, dan Appelgren membantu membangun reputasinya di pasar tenis meja Asia.
Oleh karena itu, perusahaan ini mewakili model yang agak khas: pengembangan produk dan identitas merek Jerman yang dipadukan dengan jaringan manufaktur dan distribusi internasional.
Filosofi merek
Slogan DONIC saat ini adalah:
“CREATE SUCCESS”
Perusahaan mendeskripsikan filosofinya围绕beberapa gagasan berulang:
- Inovasi teknis
- Umpan balik pemain
- Kualitas
- Performa
- Pengembangan produk berkelanjutan
- Kenikmatan bermain
DONIC menyatakan bahwa tim pengembangan produk dan penjualannya terdiri dari mantan dan pemain tenis meja aktif, memberikan perusahaan apa yang mereka sebut sebagai keahlian “langsung”.28
Filosofi yang dinyatakan juga menekankan bermain tanpa “penyetelan” atau trik, melainkan mengandalkan peralatan yang dirancang untuk menghasilkan performa dan kenikmatan yang sesungguhnya.29
Karakteristik pembeda DONIC
Identitas DONIC pada dasarnya dapat dibagi menjadi empat pilar:
Warisan teknik Jerman
Merek ini mempertahankan kantor pusat di Jerman dan identitas peralatan spesialis yang kuat sejak sejarah awalnya.
Keterlibatan pemain elit
Sedikit merek tenis meja yang memiliki koneksi historis sekuat ini dengan pemain sekaliber Waldner, Persson, dan Appelgren.
Pengembangan peralatan
DONIC secara konsisten menekankan teknologi kayu, karet, dan meja daripada berfungsi terutama sebagai merek pakaian atau gaya hidup.
Jangkauan internasional
Meskipun relatif kecil dibandingkan perusahaan perlengkapan olahraga multinasional, DONIC telah membangun kehadiran internasional melalui pemain profesional, klub, tim nasional, dan distributor.30
Posisi DONIC di antara merek tenis meja
Dalam pasar peralatan tenis meja, DONIC umumnya dianggap sebagai merek spesialis premium/segmen menengah-atas hingga tinggi, terutama kuat dalam kayu, karet, dan meja kompetisi.
Kompetitor historis utama dan sesama merek spesialis meliputi perusahaan seperti Butterfly, JOOLA, Tibhar, Andro, XIOM, dan Nittaku.
Keunggulan kompetitif DONIC lebih terletak pada warisan, pengetahuan spesialis, dan asosiasi dengan tenis meja elit daripada sekadar menjadi perusahaan perlengkapan olahraga terbesar.
Koneksi Waldner sangat berharga bagi merek karena gaya bermain Waldner—yang presisi, canggih secara teknis, dan sangat serbaguna—sangat cocok dengan penekanan DONIC pada rasa, kontrol, dan rekayasa peralatan.
Pemain penting yang berafiliasi dengan DONIC
Beberapa nama paling signifikan yang terhubung dengan merek ini meliputi:
| Pemain | Signifikansi |
|---|---|
| Jan-Ove Waldner 🇸🇪 | Pemain DONIC paling ikonik; Juara Olimpiade dan Dunia |
| Jörgen Persson 🇸🇪 | Juara Dunia 1991; pemain jangka panjang dan kontributor produk DONIC |
| Mikael Appelgren 🇸🇪 | Juara Dunia Swedia dan anggota generasi Swedia yang terkenal |
| Dimitrij Ovtcharov 🇩🇪 | Mantan pemain DONIC yang kemudian menjadi peringkat 1 dunia |
| Zhang Jike 🇨🇳 | Juara Olimpiade dan Dunia; bergabung dengan keluarga duta DONIC untuk 2025/26 |
Tiga nama pertama sangat penting secara historis karena kesuksesan mereka membantu menetapkan DONIC sebagai nama internasional utama selama tahun 1990-an.31
DONIC hari ini
Hingga tahun 2026, DONIC tetap menjadi perusahaan tenis meja spesialis Jerman yang berasosiasi keluarga dengan kantor pusat di Völklingen. Rangkaian produknya saat ini mencakup segala hal mulai dari peralatan pemula hingga kayu dan karet tingkat profesional, meja kompetisi, dan pakaian tim.32
Pengembangan produk perusahaan saat ini menggabungkan teknologi lama dan warisan pemain terkenalnya dengan material dan pemain baru. Kemitraan Zhang Jike dan rangkaian BLUEGRIP J adalah contoh upayanya mempertahankan relevansi dalam tenis meja tingkat tinggi modern.33
Linimasa
1978 — DONIC didirikan di Cologne oleh Dr. Georg Nicklas, menurut sumber sejarah Jerman.
1980-an — Georg Nicklas menjual DONIC kepada keluarga Schreiner; perusahaan kemudian berasosiasi dengan Völklingen.34
1987 — Meja Delhi DONIC dengan teknologi SC/Super Compact diperkenalkan pada Kejuaraan Dunia di New Delhi.35
1993 — Jan-Ove Waldner menjadi duta merek DONIC.36
1990-an — Jörgen Persson dan Mikael Appelgren bergabung dengan Waldner sebagai bintang Swedia utama yang berafiliasi dengan DONIC.
1995–2010 — DONIC memasok tekstil untuk tim nasional Jerman.37
2000-an–2010-an — DONIC memperluas hubungan pemain profesional dan klub internasionalnya serta mengembangkan teknologi seperti SENSO, DOTEC, dan sistem karet berturut-turut.
2025/26 — DONIC meluncurkan produk yang terkait dengan duta baru Zhang Jike, termasuk seri karet BLUEGRIP J dan model kayu Zhang Jike.38
2026 — DONIC terus beroperasi dari Völklingen dengan jaringan produk dan distribusi internasional.39
References
- Über uns | Das deutsche Traditionsunternehmen DONIC
- Impressum DONIC Sportartikel-Vertriebs GmbH
- DONIC
- Donic – Tischtennis Marken
- DONIC
- Weltmeister Jörgen Persson | #donic-family
- DONIC-Partner TTF Ochsenhausen | #donicfamily
- DONIC DELHI 25 | Wettkampf-Tischtennistisch
- Table tennis tables for competition and leisure in top quality
- DONIC – high-quality table tennis equipment
- DONIC DESTO FIRST | FROM ZERO TO HERO
- Power up your game
- Chinas Superstar Zhang Jike | #donicfamily
- DONIC Sportartikel Vertriebs-GmbH, Völklingen
- DONIC, une marque et un savoir-faire qui traversent les générations – Ping Pong et Tennis de Table
- DONIC Sportartikel Vertriebs-GmbH, Völklingen
- Über uns | Das deutsche Traditionsunternehmen DONIC
- Über uns | Das deutsche Traditionsunternehmen DONIC
- Über uns | Das deutsche Traditionsunternehmen DONIC
- DONIC DELHI SLC | Tischtennisplatte
- DONIC – high-quality table tennis equipment
- DONIC – bestes Tischtennis-Equipment für jeden Spielertyp
- DONIC brand complete table tennis rackets
- Impressum DONIC Sportartikel-Vertriebs GmbH
- Impressum DONIC Sportartikel-Vertriebs GmbH
- Weltmeister Jörgen Persson | #donic-family
- Donic – Tischtennis Marken
- Donic – Tischtennis Marken
- DONIC – Tischtennisclub Elz e.V.
- donic.com.tw
- donic.com.tw
- Tischtennishersteller – Donic Der Tischtennis Online-Shop
- Donic Der Tischtennis Online-Shop
- Donic catalog — buy professional equipment in Russia and the CIS: delivery available.
- Donic Table Tennis at Paddle Palace
- Donic Table Tennis Equipment | Blades, Rubbers & Tables at Paddle Palace
- Donic | Tabletennis11 (TT11)
- Donic | Tabletennis11 (TT11)
- Donic – Table Tennis Brands





