Tentang Elephant
Elephant Brand adalah merek pakaian hujan asal Indonesia yang dikenal luas sebagai produsen jas hujan PVC untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk berkendara sepeda motor, bepergian, dan aktivitas luar ruangan. Merek ini merupakan merek pertama yang didirikan oleh CV Trijaya Arrum Lestari, sebuah pabrik jas hujan yang berpusat di Surakarta (Solo), Jawa Tengah. Berdasarkan sejarah resmi perusahaan, Elephant Brand memulai kiprahnya pada tahun 1970 dan telah berkembang dari produsen jas hujan tradisional menjadi merek dengan beragam variasi desain untuk anak-anak maupun orang dewasa.1
Ikhtisar
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Nama merek | Elephant Brand |
| Tahun berdiri | 1970 |
| Negara asal | Indonesia |
| Induk/perusahaan | CV Trijaya Arrum Lestari |
| Kantor pusat | Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia |
| Kategori produk utama | Pakaian hujan / jas hujan |
| Bahan utama | PVC |
| Target pasar | Anak-anak, remaja, dewasa, pengguna komuter, dan aktivitas luar ruangan |
| Distribusi | Indonesia, melalui distributor dan saluran daring |
| Situs web resmi | elephantbrand.id |
Sejarah
Elephant Brand bermula pada tahun 1970, saat Trijaya Arrum Lestari merintis usahanya. Perusahaan kemudian mengembangkan operasional manufakturnya dengan mendirikan pabrik pertama di Gondangrejo, Wonorejo, pada tahun 1975. Pada tahun 1985, pabrik tersebut diperluas dengan penambahan empat bagian produksi. Perusahaan ini juga berhasil bertahan melewati krisis moneter Indonesia tahun 1998 dan selanjutnya meningkatkan kapasitas produksinya dengan membuka fasilitas produksi kedua pada tahun 2011. Pertumbuhan perusahaan terus berlanjut melalui peningkatan kinerja pada tahun 2016 serta inovasi produk yang berkelanjutan.1
Elephant Brand disebut oleh pemiliknya sebagai merek pertama milik Trijaya Arrum Lestari, dengan fokus khusus pada jas hujan berbahan PVC. Profil perusahaan terdahulu mencatat bahwa merek ini memiliki 34 model jas hujan, mencerminkan strategi penyediaan beragam gaya untuk pasar massal.1
Produk
Inti bisnis Elephant Brand adalah pakaian hujan. Katalog produk resminya memuat puluhan varian yang mencakup berbagai format jas hujan, bukan hanya desain ponco tradisional semata.1
Kategori produk utamanya meliputi:
- Setelan jaket dan celana — dirancang untuk memberikan perlindungan penuh pada tubuh bagian atas dan bawah.
- Ponco berlengan — ditujukan agar mudah dipakai dan praktis dibawa.
- Jas hujan model mantel — pakaian hujan yang lebih panjang untuk penggunaan harian.
- Jas hujan model rok — format alternatif bagi pengguna yang lebih memilih rok daripada celana hujan.
- Pakaian hujan anak — dipasarkan dalam lini Elephant Kids.
- Pakaian hujan perjalanan — desain ringan dan ringkas yang mudah disimpan di dalam tas atau kendaraan.
- Edisi khusus dan karakter — mencakup kolaborasi atau desain berlisensi seperti Hello Kitty dan Gudetama.1
Beberapa contoh model yang terdaftar dalam katalog Elephant Brand antara lain MIDI, Vander, Star One, Panthera, VOXY, Domino, 3D, Luxio, Estilo XL, Tiara, Rainball, Optimus R, serta berbagai desain jaket, mantel, dan ponco lainnya.1
Material dan Desain
PVC (polivinil klorida) merupakan salah satu material utama yang identik dengan Elephant Brand. Deskripsi perusahaan menegaskan bahwa jas hujan PVC adalah fokus produk utamanya. Bahan PVC sangat sesuai untuk pakaian hujan karena mampu memberikan perlindungan tahan air sekaligus memungkinkan produksi garmen yang relatif sederhana, terjangkau, dan awet.1
Strategi produk merek ini juga semakin memposisikan jas hujan sebagai produk fesyen dan gaya hidup, bukan sekadar alat pelindung fungsional. Materi distribusi mereka menekankan ketersediaan banyak model untuk mengakomodasi perubahan selera konsumen.1
Manufaktur dan Skala Produksi
Situs web resmi Elephant Brand saat ini menyatakan kapasitas produksi mencapai sekitar 12.000 jas hujan per hari, yang didukung oleh dua fasilitas produksi. Perusahaan juga mencatat memiliki 81 distributor dengan jaringan distribusi yang menjangkau berbagai kota di Indonesia.1
Wilayah distribusinya mencakup kota-kota seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Solo, Malang, Medan, Padang, Batam, Lampung, Samarinda, dan Makassar, serta wilayah lainnya.1
Angka-angka ini menempatkan Elephant Brand sebagai produsen jas hujan domestik berskala pasar massal, bukan label butik kecil.
Positioning Merek
Elephant Brand membangun positioning-nya berdasarkan tiga atribut utama:
- Ketahanan — produk dipromosikan sebagai barang yang awet dan tahan terhadap pemakaian harian.
- Performa — perlindungan terhadap hujan disajikan sebagai manfaat fungsional utama.
- Keterjangkauan dan variasi — merek ini menawarkan banyak pilihan desain untuk memenuhi preferensi dan segmen pasar yang berbeda-beda.1
Positioning ini sangat relevan di Indonesia, mengingat sepeda motor dan transportasi roda dua lainnya digunakan secara luas, sehingga jas hujan menjadi kebutuhan praktis sehari-hari.
Distribusi dan Ritel
Elephant Brand beroperasi melalui kombinasi distributor, ritel konvensional, dan perdagangan daring. Perusahaan secara aktif menawarkan program kemitraan distributor dan menyatakan dukungannya melalui pemasaran digital maupun luring.1
Merek ini juga mengoperasikan toko resmi di Shopee Indonesia, yang menjual produk-produk seperti setelan hujan MIDI, ponco Rainball, dan pakaian hujan Optimus R.
Kehadiran daring ini menunjukkan bahwa Elephant Brand telah melampaui distribusi grosir tradisional dan semakin berpartisipasi dalam e-commerce langsung ke konsumen.
Elephant Kids dan Positioning Gaya Hidup
Salah satu ekstensi merek yang menonjol adalah Elephant Kids, yang mengadaptasi konsep jas hujan perusahaan untuk segmen anak-anak. Lini ini menggunakan warna-warna cerah dan desain ramah anak dengan tetap mempertahankan konstruksi dasar jas hujan PVC. Liputan produk independen menyoroti Elephant Kids sebagai salah satu penawaran jas hujan anak yang mudah dikenali dari merek Indonesia ini.
Elephant Brand juga bereksperimen dengan produk berkarakter berlisensi. Sebagai contoh, perusahaan memperkenalkan jas hujan Hello Kitty dalam format setelan jaket-celana dan mantel, menunjukkan upaya penggabungan perlindungan hujan praktis dengan branding karakter dan gaya hidup yang populer.1
Periode COVID-19
Selama pandemi COVID-19, Elephant Brand sempat memperluas lini produksinya melampaui jas hujan konsumen dengan memproduksi coverall PVC untuk Alat Pelindung Diri (APD). Perusahaan menyatakan bahwa produk tersebut menggunakan PVC karena sifatnya yang tahan air dan dibuat dengan teknik pengelasan frekuensi tinggi. Pengumuman perusahaan juga menyebutkan bahwa APD tersebut telah diuji di Laboratorium Pengujian Tekstil Bandung dan mendapatkan dokumentasi informasi produk dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.1
Peristiwa ini menggambarkan bagaimana keahlian perusahaan dalam material PVC dan garmen pelindung dapat diadaptasi ke kategori lain selama periode permintaan luar biasa.
Identitas Korporat
Perusahaan yang menjalankan operasional Elephant Brand adalah CV Trijaya Arrum Lestari. Kantor utama perusahaan tercatat beralamat di Jalan Kapten Tendean No. 45, Nusukan, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah 57135.1
Trijaya Arrum Lestari menyatakan visinya untuk menjadi perusahaan berstandar internasional yang berkontribusi pada perekonomian nasional sembari mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam. Misinya mencakup pembuatan jas hujan berkualitas tinggi, peningkatan kompetensi karyawan, dan penerapan nilai-nilai Islam di tempat kerja. Nilai organisasi perusahaan didefinisikan sebagai Dinamis, Positif, dan Religius.1
Kehadiran di Pasar
Elephant Brand dapat dikategorikan sebagai merek jas hujan Indonesia yang sudah mapan, dengan riwayat operasional lebih dari lima dekade hingga tahun 2026. Longevitas ini menjadi salah satu karakteristik pembeda yang paling menonjol. Perusahaan sendiri senantiasa menekankan sejarahnya sejak tahun 1970 dan keberlangsungannya di pasar pakaian hujan.1
Merek ini juga terus muncul dalam panduan konsumen dan perbandingan produk kontemporer di Indonesia. Panduan produk tahun 2026, misalnya, masih memasukkan produk Elephant Brand dalam rekomendasi jas hujan sepeda motor dan ponco, yang menandakan visibilitas berkelanjutan di pasar domestik.
Signifikansi Merek
Signifikansi Elephant Brand tidak terletak pada statusnya sebagai label fesyen mewah, melainkan pada posisinya sebagai produsen jas hujan praktis harian asal Indonesia yang telah beroperasi lama. Sejarahnya mencerminkan perkembangan bisnis manufaktur domestik di sekitar kategori produk yang permintaannya konsisten di Indonesia.
Seiring waktu, proposisi merek ini telah meluas dari perlindungan hujan PVC dasar menjadi portofolio yang lebih besar, mencakup berbagai potongan, warna, ukuran, produk anak, produk perjalanan, dan desain karakter berlisensi. Kombinasi skala manufaktur, variasi produk, dan sejarah pasar yang panjang ini membentuk inti identitas Elephant Brand.1
Persepsi Konsumen
Dalam konteks konsumen Indonesia, “Elephant Brand” utamanya diasosiasikan dengan jas hujan, bukan pakaian fesyen umum. Produk-produknya lazim dirancang untuk situasi praktis seperti:
- berkendara sepeda motor;
- bepergian saat musim hujan;
- aktivitas luar ruangan sehari-hari;
- keperluan sekolah dan anak-anak;
- cadangan perlindungan hujan darurat; dan
- perjalanan luar ruangan berdurasi panjang.
Janji merek utamanya dapat diringkas sebagai perlindungan hujan yang awet, fungsional, dan mudah diakses dengan pilihan desain yang luas.
Lihat Juga
- Jas hujan
- PVC
- Pakaian hujan
- Pakaian luar ruangan
- Transportasi sepeda motor di Indonesia
- CV Trijaya Arrum Lestari
Catatan: Ini adalah profil bergaya wiki, bukan artikel Wikipedia resmi. Beberapa informasi historis dan operasional bersumber langsung dari materi Elephant Brand/Trijaya Arrum Lestari, sehingga klaim seperti kapasitas produksi dan sejarah perusahaan harus dipahami sebagai informasi yang dilaporkan oleh perusahaan, bukan fakta yang diaudit secara independen.1





