Tentang Erigo
ERIGO merupakan merek fesyen asal Indonesia yang dikenal luas melalui produk pakaian kasual bergaya streetwear serta transformasinya dari usaha konveksi skala kecil menjadi salah satu label fesyen Indonesia yang diakui di kancah internasional. Perusahaan ini didirikan oleh Muhammad Sadad dan memulai sejarahnya pada tahun 2011 dengan nama Selected & Co. Pada tahun 2013, bisnis ini berganti nama menjadi Erigo, sebagian karena nama sebelumnya telah diasosiasikan dengan merek lain di Inggris.1
Saat ini, identitas ERIGO sangat lekat dengan fesyen kontemporer terjangkau, pakaian kasual, budaya anak muda, perdagangan elektronik (e-commerce), kolaborasi strategis, serta representasi merek Indonesia yang menembus pasar global.
Informasi Dasar
| Kategori | Informasi |
|---|---|
| Merek | ERIGO |
| Industri | Fesyen / Pakaian |
| Negara asal | Indonesia ๐ฎ๐ฉ |
| Pendiri | Muhammad Sadad |
| Didirikan | 2011, awalnya bernama Selected & Co. |
| Ganti nama | 2013 |
| Basis awal | Depok, Jawa Barat |
| Operasi saat ini | Indonesia dan pasar internasional |
| Posisi utama | Fesyen kasual / streetwear |
| Sub-lini menonjol | ERIGO X |
| Tonggak sejarah internasional utama | New York Fashion Week, 2021 |
| Situs web resmi | erigostore.co.id |
Perlu diklarifikasi bahwa beberapa sumber sekunder mencantumkan tahun 2013 sebagai tahun berdirinya Erigo karena itu adalah tahun ketika nama Erigo mulai digunakan. Namun, sejarah perusahaan sendiri menetapkan tahun 2011 sebagai awal mula bisnis di bawah bendera Selected & Co.2
Sejarah
Awal Mula: Selected & Co.
ERIGO bermula pada tahun 2011 atas prakarsa Muhammad Sadad. Bisnis ini awalnya beroperasi dengan nama Selected & Co. dalam skala yang sangat kecil. Produk-produk awalnya banyak dipengaruhi oleh estetika tekstil tradisional Indonesia, khususnya batik dan ikat.3
Alih-alih dimulai sebagai korporasi fesyen besar, bisnis ini tumbuh dari ekosistem merek independen akar rumput di Indonesia. Perkembangan awalnya sangat berkaitan dengan acara komunitas dan penjualan pop-up, seiring meningkatnya popularitas merek lokal yang menciptakan pasar bagi pakaian khas dengan harga terjangkau.
Rebranding Menjadi Erigo
Pada tahun 2013, Selected & Co. berganti nama menjadi Erigo. Berdasarkan catatan sejarah perusahaan, perubahan ini dilakukan karena adanya kemiripan nama dengan sebuah merek di Inggris. Bersamaan dengan itu, Erigo juga mengalihkan fokus produknya menuju pakaian kasual.4
Transisi ini menjadi titik balik penting karena fesyen kasual akhirnya menjadi inti identitas Erigo. Merek ini tidak lagi memposisikan diri semata-mata pada motif tradisional Indonesia, melainkan semakin berfokus pada pakaian kontemporer yang dapat dikenakan sehari-hari.
Filosofi dan Posisi Merek
Proposisi dasar ERIGO dapat diringkas sebagai:
Fesyen kontemporer yang dapat diakses oleh khalayak luas.
Secara historis, merek ini menekankan perpaduan antara gaya, keterjangkauan harga, dan tren fesyen terkini. Dalam berbagai kesempatan, Erigo menggambarkan dirinya sebagai merek yang dikenal lewat fesyen bergaya namun terjangkau, sembari tetap mempertahankan koneksi kuat dengan akar Indonesianya.5
Posisi ini membuat Erigo sangat relevan bagi konsumen muda Indonesia, termasuk generasi milenial dan Gen Z. Estetika khasnya mencakup beragam kategori produk seperti:
- Kaos
- Kemeja
- Jaket dan pakaian luar (outerwear)
- Celana
- Hoodie
- Atasan kasual
- Aksesori
- Tas
- Alas kaki
- Pakaian bertema perjalanan (travel)
Meskipun ragam produknya terus berkembang, identitas utamanya tetap berpusat pada fesyen kasual dan kontemporer.
Transformasi Menuju Merek Digital
Salah satu aspek terpenting dalam pertumbuhan Erigo adalah adopsi perdagangan elektronik (e-commerce).
Perusahaan ini awalnya berkembang melalui acara ritel konvensional dan komunitas fesyen lokal, namun kemudian berekspansi secara agresif melalui pasar daring (marketplace). Menurut kronologi perusahaan, Erigo membangun kehadiran di berbagai platform termasuk Lazada, Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee.6
Langkah ini memiliki signifikansi strategis yang besar. Tanpa bergantung sepenuhnya pada toko fisik, Erigo mampu menjangkau pelanggan di seluruh Indonesia melalui jalur digital. Model ini memungkinkan merek untuk mengintegrasikan alur:
merek fesyen lokal โ media sosial โ marketplace โ basis pelanggan nasional
Pendekatan ini terbukti sangat efektif di Indonesia, di mana belanja via marketplace dan tren fesyen yang didorong media sosial memegang peranan vital.
Hubungan Strategis dengan Shopee
Shopee menjadi mitra kunci dalam ekspansi Erigo. Kolaborasi ini membantu Erigo berpartisipasi dalam kampanye e-commerce besar dan berkontribusi pada ekspansi internasionalnya. Pada tahun 2020, Erigo memasuki pasar Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand melalui Program Ekspor Shopee.7
Hal ini menandai transisi penting dalam sejarah Erigo:
merek lokal Indonesia โ merek e-commerce nasional โ merek Asia Tenggara
Keberhasilan di platform marketplace turut mengukuhkan posisi Erigo sebagai salah satu nama yang paling dikenali dalam sektor fesyen daring di Indonesia.
ERIGO dan New York Fashion Week
Peristiwa paling signifikan secara internasional dalam sejarah Erigo terjadi pada September 2021, ketika merek ini tampil di New York Fashion Week (NYFW).
Erigo mempersembahkan koleksi ERIGO X untuk musim Spring/Summer 2022, berkolaborasi dengan Shopee. Presentasi tersebut menampilkan sekitar 60 tampilan (looks) yang mengusung konsep “Fashion Meets Function.”8 Koleksi ini menggunakan palet warna yang kuat, meliputi:
- Oranye
- Hitam
- Kuning lemon
- Teal
- Raspberry
- Hijau limau
Pakaian yang ditampilkan mencakup kemeja, kaos, celana, dan outerwear, dengan penekanan pada desain yang fungsional untuk aktivitas sehari-hari, aktif, maupun situasi semi-formal.9 Peristiwa ini sangat bersejarah karena Erigo tercatat sebagai merek streetwear Indonesia pertama yang menggelar pertunjukan tunggal di NYFW.10
ERIGO X
ERIGO X merupakan ekstensi dari merek utama ERIGO yang lebih berorientasi pada fesyen tingkat tinggi (high fashion).
Jika identitas ERIGO asli lekat dengan pakaian kasual yang mudah diakses, ERIGO X diciptakan untuk mengeksplorasi estetika yang lebih kontemporer dan elegan. Untuk debutnya di NYFW, lini ini digambarkan menggabungkan elemen-elemen berikut:
- Pakaian harian
- Pakaian aktif (activewear)
- Pakaian formal
- Elemen gender-netral
- Siluet kontemporer
- Warna yang lebih eksperimental
- Material fungsional
Tujuannya adalah menciptakan karya fesyen yang dapat diapresiasi melampaui pasar domestik Indonesia.11 Dengan demikian, ERIGO X memiliki fungsi strategis: mendemonstrasikan bahwa merek fesyen pasar massal Indonesia mampu menyajikan identitas fesyen yang berorientasi internasional.
Toko Pop-up di New York
Proyek NYFW tidak hanya terbatas pada peragaan busana. Pada September 2021, Erigo juga membuka toko pop-up di SoHo, New York, yang memungkinkan interaksi langsung dengan pasar Amerika Serikat. Toko ini beroperasi selama kurang lebih dua minggu.12
Kampanye ini juga melibatkan selebritas dan pemengaruh (influencer) Indonesia yang mengenakan produk Erigo saat berada di New York. Strategi ini memadukan elemen pemasaran fesyen modern secara komprehensif:
peragaan busana + pemasaran selebritas/influencer + media sosial + toko pop-up fisik + e-commerce
Alih-alih menganggap NYFW sekadar sebagai ajang pameran mode, Erigo mengubahnya menjadi kampanye merek internasional yang menyeluruh.
Penampilan Kedua di NYFW
Erigo kembali hadir di New York Fashion Week dengan presentasi ERIGO X berikutnya. Untuk koleksi Spring/Summer 2023, merek ini kembali menampilkan 60 looks dengan kampanye bertajuk #TrueThroughYou. Koleksi ini terinspirasi oleh konsep identitas pribadi dan transformasi, menggunakan metafora metamorfosis ulat sutera.13
Kehadiran kedua ini menegaskan bahwa partisipasi di NYFW bukan sekadar sensasi publisitas sesaat, melainkan upaya ERIGO untuk membangun kehadiran fesyen internasional yang berkelanjutan.
Strategi Pemasaran
Kekuatan utama Erigo terletak pada kemampuannya memadukan pemasaran fesyen konvensional dengan budaya digital Indonesia. Ekosistem pemasarannya meliputi:
Perdagangan Elektronik
Platform marketplace menjadi pusat strategi distribusinya, memungkinkan Erigo menjangkau pelanggan di seluruh Indonesia tanpa memerlukan jaringan ritel fisik yang masif.
Influencer dan Selebritas
Erigo kerap berkolaborasi dengan tokoh publik dan pemengaruh Indonesia. Dalam kampanye NYFW misalnya, merek ini bekerja sama dengan figur seperti Gading Marten, Luna Maya, Enzy Storia, Febby Rastanty, dan Denny Sumargo.14
Media Sosial
Karena produk fesyen bersifat visual, platform seperti Instagram dan TikTok sangat efektif untuk memperkuat posisi merek Erigo.
Kampanye Marketplace
Partisipasi rutin dalam acara belanja daring besar membantu mengasosiasikan Erigo dengan gaya hidup e-commerce di Indonesia.
Kolaborasi Lintas Sektor
Merek ini juga melakukan kolaborasi di luar ranah fesyen konvensional, termasuk dengan sesama merek streetwear dan organisasi esports. Catatan sejarah Erigo menyebutkan kolaborasi dengan tim ONIC dan EVOS serta keterlibatan dalam ekosistem esports Mobile Legends Indonesia.15
Erigo dan Budaya Anak Muda Indonesia
Kesuksesan Erigo berkaitan erat dengan perkembangan ekosistem merek fesyen lokal dan budaya anak muda di Indonesia. Sepanjang dekade 2010-an, konsumen Indonesia semakin tertarik pada merek domestik dan tidak lagi bergantung eksklusif pada label internasional.
Erigo mendapatkan keuntungan dari pergeseran ini. Posisinya bukan sekadar “fesyen tradisional Indonesia”, melainkan merepresentasikan gagasan baru:
Merek Indonesia bisa bersikap modern, terjangkau, mengikuti tren, dan berambisi global.
Alih-alih menjual Indonesia melalui pakaian tradisional semata, Erigo berupaya merepresentasikan Indonesia melalui budaya populer modern.
Identitas Produk
Estetika utama ERIGO dapat digambarkan sebagai:
kasual + streetwear + kontemporer + terjangkau
Produk-produknya cenderung mengutamakan versatilitas dibandingkan pakaian high-fashion yang terspesialisasi. Satu setelan ERIGO umumnya cocok untuk:
- Aktivitas sehari-hari
- Lingkungan kampus
- Tempat kerja kasual
- Bepergian
- Acara sosial
- Pakaian akhir pekan
- Gaya streetwear
Fleksibilitas penggunaan ini menjadi faktor kunci skalabilitas komersial merek tersebut.
Model Bisnis
Perkembangan ERIGO dapat dipahami melalui beberapa tahapan:
Tahap 1 โ Label Fesyen Independen
2011โ2013: Selected & Co. memulai operasional sebagai bisnis pakaian skala kecil.
โ
Tahap 2 โ Rebranding
2013: Selected & Co. berubah menjadi ERIGO dan beralih ke fesyen kasual.
โ
Tahap 3 โ Ekspansi Merek Lokal
Pertengahan 2010-an: Erigo memperluas jajaran produk, kehadiran di acara fesyen, dan basis pelanggan.
โ
Tahap 4 โ Akselerasi E-commerce
Pertengahan/Akhir 2010-an: Platform marketplace menjadi saluran distribusi utama.
โ
Tahap 5 โ Internasionalisasi
2020: Erigo mulai memasuki pasar Asia Tenggara melalui program ekspor e-commerce.16
โ
Tahap 6 โ Positioning Merek Global
2021 seterusnya: ERIGO X tampil di New York Fashion Week dan Erigo mendirikan kehadiran ritel sementara di New York.17
Progresi ini merupakan aspek paling menarik dari perjalanan perusahaan.
Tonggak Sejarah Utama
| Tahun | Pencapaian |
|---|---|
| 2011 | Muhammad Sadad mendirikan bisnis dengan nama Selected & Co. |
| 2013 | Selected & Co. berganti nama menjadi Erigo |
| 2010-an | Merek berkembang menjadi fesyen kasual |
| Pertengahan 2010-an | Ekspansi melalui ekosistem merek independen dan ritel Indonesia |
| 2017 | Erigo semakin lekat dengan ekosistem e-commerce Shopee |
| 2020 | Ekspansi ke pasar Asia Tenggara melalui program ekspor Shopee |
| 2021 | ERIGO X melakukan debut di NYFW |
| 2021 | Erigo membuka toko pop-up di SoHo, New York |
| 2021 | Merek mendapat eksposur internasional besar melalui kampanye New York |
| 2022 | ERIGO X kembali tampil di NYFW untuk kali kedua |
| 2022 seterusnya | Ekspansi ke kolaborasi yang lebih luas dan kategori berorientasi anak muda |
| 2023 | Kampanye #TrueThroughYou ERIGO menyoroti identitas dan transformasi |
Linimasa perusahaan mengonfirmasi berbagai pencapaian ini, termasuk pendirian, pergantian nama, ekspansi marketplace, penampilan di NYFW, serta kolaborasi selanjutnya.18
Pendiri: Muhammad Sadad
Muhammad Sadad adalah pendiri dan figur sentral di balik ERIGO. Kisahnya menjadi komponen penting identitas merek karena Erigo sering dijadikan contoh wirausahawan Indonesia yang membangun perusahaan besar dari titik awal yang relatif sederhana.
Usaha awalnya dilaporkan beroperasi dari lokasi berskala kecil di Depok, sebelum berkembang menjadi organisasi yang jauh lebih besar. Catatan mengenai perjalanan perusahaan juga menggambarkan Erigo sebagai bisnis yang tumbuh dari usaha kecil di Depok hingga mampu tampil di New York.15 Narasi “dari bisnis lokal kecil menuju panggung fesyen internasional” ini menjadi bagian integral dari cerita merek Erigo.
Signifikansi ERIGO di Indonesia
ERIGO menjadi signifikan bukan karena menciptakan streetwear, melainkan karena mendemonstrasikan bagaimana merek fesyen pasar massal Indonesia dapat berskala besar menggunakan infrastruktur digital modern. Kisahnya menggabungkan berbagai tren utama:
Kewirausahaan Indonesia
+
Budaya fesyen lokal
+
E-commerce
+
Media sosial
+
Pemasaran influencer
+
Budaya anak muda
+
Branding internasional
Penampilan di NYFW menjadi simbol penting karena memberikan visibilitas bagi label fesyen konsumen Indonesia di platform fesyen internasional utama. ANTARA menyebut pencapaian ini sebagai bagian dari upaya Erigo memperkenalkan fesyen buatan Indonesia ke pasar global.17
Posisi ERIGO dalam Lanskap Fesyen Indonesia
Dalam kategorisasi luas merek fesyen Indonesia, ERIGO berada lebih dekat pada segmen komersial kontemporer/kasual dan streetwear dibandingkan dengan couture tradisional atau fesyen warisan budaya.
Signifikansinya berbeda dari merek yang berfokus utama pada:
- Pelestarian batik
- Couture Indonesia
- Tekstil tradisional
- Fesyen mewah
- Kriya pengrajin
ERIGO justru merepresentasikan model fesyen konsumen modern. Merek ini mengambil inspirasi dari fesyen global kontemporer sambil membangun bisnis dan identitas budayanya di Indonesia. Hal ini menjadikan ERIGO contoh menarik tentang bagaimana globalisasi dapat bekerja dua arah:
pengaruh fesyen global masuk ke Indonesia โ merek fesyen Indonesia memasuki pasar global.
Citra Merek
Citra ERIGO dapat dirangkum dalam lima karakteristik:
๐ฎ๐ฉ Lokal
Perusahaan ini pada dasarnya merupakan kisah sukses fesyen Indonesia.
๐ Kasual
Identitas intinya adalah pakaian sehari-hari, bukan fesyen mewah formal.
๐งข Berorientasi Anak Muda
Pemasaran dan kolaborasinya secara konsisten menargetkan konsumen muda.
๐ Ambisi Global
NYFW dan e-commerce internasional menunjukkan ambisinya untuk beroperasi melampaui batas Indonesia.
๐ฐ Terjangkau
Merek ini secara historis menekankan harga yang relatif mudah diakses dibandingkan merek fesyen internasional premium atau mewah.
Perbedaan ERIGO dan ERIGO X
Penting untuk membedakan kedua lini ini:
| ERIGO | ERIGO X | |
|---|---|---|
| Peran utama | Merek fesyen inti | Lini yang lebih modis dan maju |
| Estetika utama | Kasual / streetwear | Kontemporer / elegan |
| Target | Pasar konsumen luas | Konsumen yang sadar mode |
| Penggunaan khas | Pakaian sehari-hari | Gaya berorientasi fesyen |
| Peran internasional | Merek utama | Sarana utama presentasi fesyen global |
| NYFW | Mendukung identitas merek | Lini utama peragaan busana |
ERIGO X secara eksplisit diciptakan untuk proyek NYFW dan digambarkan menggabungkan pakaian harian, aktif, dan formal dengan elemen gender-netral.16
Penilaian Umum
Jika dilihat murni sebagai perusahaan pakaian, kisah ERIGO cukup lugas: merek pakaian kasual Indonesia yang tumbuh signifikan melalui e-commerce.
Namun sebagai studi kasus bisnis, ceritanya jauh lebih menarik. ERIGO mengilustrasikan bagaimana merek Indonesia modern dapat memanfaatkan:
kisah pendiri yang kuat โ identitas visual yang mudah dikenali โ produk terjangkau โ e-commerce โ media sosial โ pemasaran selebritas/influencer โ kolaborasi โ eksposur internasional
untuk bertransformasi dari operasi lokal kecil menuju pengakuan global. Penampilannya di New York Fashion Week pada 2021, diikuti oleh presentasi ERIGO X berikutnya, merupakan simbol paling jelas dari transformasi tersebut.17
References
- About Us โ ERIGO
- Erigo
- Erigo wakili Indonesia di ajang New York Fashion Week – ANTARA News
- Erigo sukses tampil di New York Fashion Week – ANTARA News
- Shopee x Erigo New York Fashion Week Recap! #ErigoXShopeeNYFW – YouTube
- Dari Indonesia untuk Dunia: Perjalanan Erigo, Brand Lokal Indonesia Me โ ERIGO
- Perjalanan Sukses dari kisah Brand Erigo Fashion Lokal indonesia yang Go Internasional ke New York Fashion Week
- Muhammad Sadad: Dari Batik hingga Erigo, Kisah Sukses Brand Streetwear Lokal – Ifa.id
- Kisah Sukses Brand Lokal Erigo Bisa Jadi Inspirasi Bisnis | Telkomsel
- Meet Erigo, an Indonesian streetwear brand that just made its NYFW debut – Inside Retail New Zealand
- Meet Erigo, an Indonesian streetwear brand that just made its NYFW debut – Inside Retail Asia
- Ada Apa dengan Erigo dan New York? : Go Digital Indonesia
- Q&A with Designer Muhammad Sadad of Erigo – NYFW Spring/Summer 2022
- Erigo Suksees Taklukkan Panggung New York Fashion Week 2022 | IDN Times
- Pesan Sandiaga untuk Erigo yang Bakal Tampil di New York Fashion Week
- Brand Lokal Erigo Wakili Indonesia Tampil di Panggung New York Fashion Week
- Perjalanan Erigo dari Indonesia ke Times Square, New York – ANTARA News
- Perjalanan Erigo, brand fesyen dari Indonesia ke Times Square, New York – ANTARA News Lampung





