Tentang Eterna
Eterna AG Uhrenfabrik, atau lebih dikenal sebagai Eterna, merupakan produsen jam tangan asal Swiss yang berkantor pusat di Grenchen, Switzerland. Didirikan pada tahun 1856 oleh seorang dokter bernama Josef Girard dan guru bernama Urs Schild, Eterna tercatat sebagai salah satu merek jam tangan bersejarah di Swiss yang memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan teknologi mekanis otomatis.1
Di kalangan kolektor dan penggemar horologi, Eterna dikenal luas melalui sistem pemutar otomatis Eterna-Matic, logo ikonik berbentuk lima bola baja, koleksi KonTiki, serta arsitektur mesin mutakhir seperti Spherodrive. Saat ini, Eterna berada di bawah naungan Citychamp Watch & Jewellery Group, sebuah grup jam tangan dan perhiasan yang berbasis di Hong Kong.2
Informasi Perusahaan
| Merek | Eterna |
| Nama perusahaan lengkap | Eterna AG Uhrenfabrik |
| Didirikan | 1856 |
| Pendiri | Josef Girard dan Urs Schild |
| Kantor pusat | Grenchen, Solothurn, Switzerland |
| Industri | Pembuatan jam tangan |
| Produk | Jam tangan mekanis dan kuarsa; mesin jam mekanis |
| Dikenal karena | Eterna-Matic, logo lima bola, KonTiki, Spherodrive |
| Grup induk | Citychamp Watch & Jewellery Group |
| Posisi pasar | Jam tangan mekanis/mewah Swiss |
| Situs web | eterna.com |
Awal Mula Pendirian
Sejarah Eterna bermula pada tahun 1856 di Grenchen, wilayah kanton Solothurn, Swiss. Josef Girard dan Urs Schild mendirikan usaha pembuatan mesin jam dengan nama Dr. Girard & Schild. Pada masa awal, fokus utama mereka adalah memproduksi mesin jam (movements), belum beroperasi sebagai manufaktur jam tangan terintegrasi penuh seperti bentuk perusahaan di kemudian hari.3
Urs Schild kemudian mengambil alih kendali perusahaan dan memperluas lini bisnisnya hingga mencakup produksi jam tangan utuh. Selama beberapa dekade berikutnya, kapabilitas manufaktur perusahaan terus berkembang menjadi semakin canggih.
Nama Eterna secara bertahap mulai melekat pada produk jam tangan buatan mereka, dan perusahaan secara resmi direorganisasi menggunakan nama Eterna pada awal abad ke-20.4 Hal ini menjadikan Eterna jauh lebih tua dibandingkan banyak merek mewah Swiss tradisional lainnya yang ada saat ini.
Inovasi Awal
Eterna membangun reputasinya sebagai perusahaan yang gemar bereksperimen secara teknis sejak dini dalam sejarahnya. Beberapa pencapaian pentingnya meliputi pengembangan jam tangan pergelangan tangan, jam beker, mesin miniatur, dan sistem pemutar otomatis.
Jam Beker Pergelangan Tangan
Eterna termasuk pelopor dalam transisi dari jam saku ke jam tangan pergelangan tangan. Perusahaan mengembangkan mekanisme jam beker pada awal abad ke-20, dengan produksi massal yang dimulai pada tahun 1914. Citychamp mencatat pencapaian ini sebagai jam tangan pertama dengan fitur alarm terintegrasi.5
Selain itu, Eterna meraih pengakuan besar pada Pameran Nasional Swiss 1910, yang mencerminkan reputasi perusahaan yang kian menanjak di bidang teknik pembuatan jam.6
Miniaturisasi Mesin
Sepanjang era 1920-an dan 1930-an, Eterna terkenal karena kemampuannya memproduksi mesin jam berukuran sangat kecil, termasuk mesin wanita yang sangat kompak serta konstruksi bergaya baguette. Pada periode tersebut, perusahaan juga memproduksi mesin jam dalam jumlah besar untuk memasok industri.7
Kelahiran Logo Lima Bola
Babak terpenting dalam sejarah teknis Eterna terjadi pada tahun 1948. Pada tahun tersebut, Eterna memperkenalkan Eterna-Matic, sebuah jam tangan otomatis yang menggunakan rotor sentral yang ditopang oleh sistem bantalan bola miniatur.
Alih-alih membiarkan rotor berputar langsung pada poros konvensional, penggunaan bantalan bola ini secara efektif mengurangi gesekan dan keausan. Inovasi ini membuat mekanisme pemutar otomatis bekerja lebih efisien dan tahan lama.
Solusi teknis ini menjadi begitu fundamental bagi identitas Eterna sehingga perusahaan mengadopsi lima bola miniatur yang tersusun melingkar sebagai simbol korporatnya. Logo lima bola tersebut kini tetap menjadi salah satu simbol paling mudah dikenali dalam sejarah horologi Swiss.
Lima bola tersebut bukanlah sekadar hiasan logo, melainkan representasi nyata dari sistem bantalan bola yang mempopulerkan Eterna-Matic.
Eterna-Matic
Eterna-Matic menjelma menjadi salah satu produk paling mendefinisikan bagi perusahaan. Pentingnya inovasi ini melampaui batas Eterna sendiri, karena rotor otomatis berbantalan bola kemudian diadopsi sebagai standar di seluruh industri jam tangan mekanis.
Oleh karena itu, Eterna-Matic tahun 1948 menempati posisi strategis dalam evolusi jam tangan otomatis modern. Eterna sendiri menyebut tahun 1948 sebagai tahun pivotal dalam sejarahnya. Teknologi ini turut mengukuhkan citra Eterna sebagai perusahaan yang mengutamakan rekayasa teknik dan konstruksi mesin, bukan sekadar memproduksi jam sebagai objek mode semata.
Hubungan dengan Ekspedisi KonTiki
Salah satu pilar identitas Eterna yang tak terpisahkan adalah KonTiki. Kisahnya bermula dari ekspedisi Kon-Tiki tahun 1947 yang dipimpin penjelajah Norwegia Thor Heyerdahl. Heyerdahl beserta lima awak lainnya menyeberangi Samudra Pasifik menggunakan rakit kayu balsa, berlayar dari Peru menuju Polinesia.
Ekspedisi tersebut berlangsung selama 101 hari dan menempuh jarak sekitar 8.000 km. Para anggota ekspedisi mengenakan jam tangan Eterna yang terbukti mampu bertahan dari paparan air, garam, kelembapan ekstrem, serta perubahan suhu selama pelayaran.8
Eterna kemudian mengabadikan nama Kon-Tiki menjadi sebuah koleksi jam tangan. Model KonTiki pertama diluncurkan pada tahun 1958, mengawali salah satu lini produk tertua dan terpanjang dalam katalog Eterna. Hingga kini, nama KonTiki masih digunakan Eterna untuk jam tangan yang diasosiasikan dengan petualangan, penyelaman, dan desain jam olahraga yang tangguh.
Era Keemasan: 1950-an–1960-an
Periode pasca-perang dunia merupakan salah satu era paling produktif bagi Eterna. Perusahaan merilis sejumlah jam tangan dengan ambisi teknis tinggi, antara lain:
- Eterna-Matic
- KonTiki
- Centenaire
- Golden Heart
- Eterna-Matic 3000 Dato
- Berbagai mesin ultra-tipis dan miniatur
Model Golden Heart yang dirilis pada periode ini patut dicatat sebagai jam tangan wanita dengan rotor emas. Jam ini juga populer di kalangan selebritas papan atas seperti Gina Lollobrigida dan Brigitte Bardot.9
Pada tahun 1962, Eterna meluncurkan Eterna-Matic 3000 Dato, jam tangan pria otomatis dengan penanggalan yang sangat tipis. Ketebalan mesinnya hanya sekitar 3,6 mm, membuktikan komitmen berkelanjutan Eterna terhadap miniaturisasi.10
Krisis Kuarsa
Seperti hampir seluruh industri jam mekanis Swiss, Eterna menghadapi tekanan berat selama Krisis Kuarsa pada dekade 1970-an dan 1980-an. Jam tangan kuarsa asal Jepang menawarkan akurasi luar biasa dengan harga relatif murah, yang secara fundamental mengguncang bisnis jam mekanis tradisional Swiss.
Eterna merespons tantangan ini dengan mengembangkan jam tangan elektronik dan kuarsa buatannya sendiri. Salah satu pencapaian paling menonjol adalah lini Eterna Museum. Pada tahun 1980, Eterna berhasil memproduksi jam kuarsa yang sangat tipis dengan ketebalan hanya sekitar 0,98 mm.11 Pencapaian teknis ini memperkuat reputasi historis Eterna dalam rekayasa jam ultra-tipis.
Keterkaitan dengan ETA dan Industri Jam Swiss
Salah satu aspek menarik dalam sejarah Eterna adalah hubungannya dengan ETA, salah satu produsen mesin jam terpenting di Swiss. Sejarah korporat Eterna terjalin erat dengan konsolidasi industri jam Swiss sepanjang abad ke-20. Divisi pembuatan mesin akhirnya dipisahkan dari aktivitas pembuatan jam tangan Eterna dan menjadi bagian dari struktur industri yang kelak membentuk ETA modern.12
Hal ini menegaskan bahwa sejarah Eterna bukan sekadar sejarah sebuah merek jam tangan, melainkan juga berkaitan erat dengan perkembangan industri mesin jam Swiss itu sendiri.
Era Porsche Design
Eterna mengalami beberapa kali pergantian kepemilikan seiring restrukturisasi industri jam Swiss. Pada tahun 1995, Eterna diambil alih oleh keluarga Porsche / F.A. Porsche Beteiligungen. Selanjutnya, Eterna menjalin kerja sama erat dengan Porsche Design watches.13
Mulai akhir 1990-an, Eterna memproduksi jam tangan yang menyandang nama Porsche Design. Salah satu hasil kolaborasi paling inovatif adalah Porsche Design Indicator yang dirilis tahun 2004. Jam ini menampilkan tampilan digital mekanis untuk fungsi kronograf dan menjadi salah satu jam teknis terkemuka pada masanya.14
Kemitraan antara Porsche Design dan Eterna akhirnya berakhir, dengan kerja sama yang ditutup secara bertahap pada pertengahan 2010-an.
Kembali ke Produksi Mesin In-House
Pasca-era kuarsa dan berbagai perubahan korporasi, Eterna berupaya memantapkan kembali posisinya sebagai produsen mesin mekanis serius. Pada era 2000-an, perusahaan mengembangkan sejumlah mesin baru, meliputi:
- Calibre 6036
- Calibre 3030
- Calibre 6037
- Calibre 39
- Calibre 3510
Salah satu inovasi modern utama Eterna adalah Spherodrive, yang diperkenalkan pada tahun 2009.15
Teknologi Spherodrive
Spherodrive merupakan wujud nyata dari filosofi teknik Eterna. Sistem ini menerapkan bantalan bola pada rakitan laras pegas utama (mainspring barrel assembly). Konsep dasarnya selaras dengan filosofi historis perusahaan: mengurangi gesekan → mengurangi keausan → meningkatkan efisiensi dan umur pakai.
Teknologi ini dapat dipandang sebagai keturunan konseptual modern dari teknologi rotor lima bola pada Eterna-Matic. Inilah alasan mengapa jam mekanis modern Eterna menarik perhatian para penggemar mesin jam; merek ini tidak sekadar memproduksi ulang desain vintage, tetapi berupaya melanjutkan filosofi rekayasa historisnya.16
Calibre 39
Eterna juga mengembangkan Calibre 39, sebuah mesin mekanis modular yang dirancang sebagai platform fleksibel. Arsitekturnya dapat dikonfigurasi untuk berbagai komplikasi, termasuk aplikasi kronograf. Laporan perusahaan menyebutkan bahwa mesin ini merupakan bagian penting dari upaya Eterna untuk kembali ke level produksi mesin manufaktur yang serius.17
Mesin ini memperoleh sertifikasi COSC pada tahun 2015, yang menjadi indikator penting atas presisi dan kelulusan uji kronometri Swiss.18
Kepemilikan Saat Ini
Saat ini, Eterna merupakan bagian dari Citychamp Watch & Jewellery Group Limited, sebuah grup jam tangan dan perhiasan yang berkantor pusat di Hong Kong. Situs web korporat Citychamp secara eksplisit mencantumkan Eterna sebagai salah satu mereknya dan mendeskripsikan Eterna sebagai produsen jam tangan Swiss yang berdiri sejak 1856.19
Akuisisi ini berlangsung pada periode 2011–2012, menyusul era kepemilikan Porsche.20 Portofolio Citychamp juga mencakup bisnis jam tangan lain, termasuk Corum dan Rotary/Dreyfuss Group.21
Koleksi Kontemporer
Katalog kontemporer Eterna terus menekankan identitas historisnya sebagai pembuat jam mekanis. Koleksi yang tersedia saat ini meliputi:
- KonTiki
- 1948 / 1948 Legacy
- 1942 Heritage
- Adventic
- Vaughan
- Tangaroa
- Super KonTiki
- Royal KonTiki
- Lady KonTiki
- Model warisan dan olahraga lainnya22
Filosofi merek saat ini dirangkum dalam deskripsi resminya: tradisi + inovasi + desain emosional.23
Ciri Khas Utama Eterna
Dalam dunia horologi, Eterna identik dengan sejumlah karakteristik berikut:
Logo Lima Bola
Fitur paling mudah dikenali dari Eterna ini merepresentasikan sistem bantalan lima bola pada mesin otomatis Eterna-Matic yang diperkenalkan tahun 1948.
Mesin Otomatis
Eterna memegang peranan historis yang vital dalam pengembangan dan penyempurnaan mekanisme pemutar otomatis.
KonTiki
Koleksi legendaris berorientasi petualangan dan selam yang terinspirasi dari ekspedisi Thor Heyerdahl.
Rekayasa Mesin
Eterna secara konsisten berfokus pada penyelesaian masalah mekanis, bukan sekadar mengubah estetika eksterior jam.
Jam Ultra-Tipis
Perusahaan memiliki rekam jejak panjang dalam memproduksi jam tangan mekanis dan kuarsa dengan ketebalan yang tidak lazim tipisnya.
Spherodrive
Teknologi mesin modern yang memanfaatkan bantalan bola pada sistem laras pegas utama.
Posisi dalam Horologi Swiss
Eterna merupakan merek unik karena signifikansi historisnya bisa dibilang melampaui visibilitas arus utamanya saat ini. Meskipun tidak sepopuler Rolex, Omega, Cartier, atau Patek Philippe di mata konsumen umum, Eterna memiliki reputasi yang sangat kuat di kalangan sejarawan dan penggemar jam tangan.
Hal ini disebabkan oleh kontribusi teknologi Eterna yang menjadi fondasi pembuatan jam mekanis modern. Kisah Eterna lebih berpusat pada warisan rekayasa ketimbang status selebritas.
Hierarki identitas Eterna dapat disederhanakan sebagai berikut:
Warisan Swiss
↓
Rekayasa mekanis
↓
Pemutar otomatis
↓
Sistem bantalan lima bola
↓
Eterna-Matic
↓
KonTiki
↓
Mesin manufaktur modern
↓
Spherodrive
Model Jam Tangan Penting
| Model / Keluarga | Signifikansi Historis |
|---|---|
| Eterna-Matic | Sistem pemutar otomatis bersejarah tahun 1948 |
| KonTiki | Ikon jam petualangan/selam yang terinspirasi Heyerdahl |
| Golden Heart | Jam tangan wanita penting pertengahan abad ke-20 |
| Eterna-Matic 3000 Dato | Tonggak sejarah jam otomatis ultra-tipis |
| Museum | Ketipisan ekstrem, terutama pada varian kuarsa |
| 1948 | Reinterpretasi modern dari jam otomatis legendaris Eterna |
| Super KonTiki | Ekspresi modern dari konsep KonTiki yang tangguh |
| Adventic | Koleksi mekanis kontemporer |
| Model Spherodrive | Etalase rekayasa mesin modern Eterna |
| Porsche Design Indicator | Produk penting dari era kemitraan Porsche Design |
Karakter Merek
Identitas historis Eterna sangat lekat dengan pemecahan masalah mekanis. Logo lima bolanya menceritakan keseluruhan kisah tersebut: alih-alih diciptakan semata untuk kepentingan pemasaran, simbol ini lahir langsung dari sebuah inovasi rekayasa. Karakteristik ini menjadikan Eterna sangat menarik bagi mereka yang mengapresiasi arsitektur mesin dan sejarah horologi.
Daya Tarik bagi Kolektor
Bagi para kolektor, Eterna menawarkan sejumlah daya tarik tersendiri:
Signifikansi historis:
Eterna-Matic tahun 1948 merupakan tonggak penting dalam sejarah jam otomatis.24
Bahasa desain khas:
Logo lima bola, cangkang KonTiki, dan berbagai desain vintage memberikan identitas visual yang kuat.
Eksperimen teknis:
Perusahaan berulang kali bereksperimen dengan mesin tipis, sistem otomatis, dan teknologi mesin proprietari.
Kelangkaan relatif:
Dibandingkan merek-merek raksasa Swiss, Eterna jauh kurang mainstream. Hal ini membuat jam Eterna vintage maupun model langka menjadi buruan kolektor yang mencari sesuatu yang berbeda.
Kontinuitas panjang:
Perusahaan menelusuri akar sejarahnya hingga 1856, memberikannya warisan sekitar 170 tahun pada tahun 2026.
Warisan
Warisan terbesar Eterna bukanlah satu model jam tertentu, melainkan pengaruh rekayasanya. Konsep rotor berbantalan bola tahun 1948 membantu menetapkan solusi yang kini menjadi standar dalam jam mekanis otomatis. Karya selanjutnya di bidang mesin ultra-tipis dan Spherodrive menunjukkan minat konsisten dalam mengurangi gesekan mekanis dan meningkatkan efisiensi mesin.25
Meskipun tidak seterkenal beberapa merek mewah Swiss lainnya di kalangan publik umum, tempat Eterna dalam sejarah horologi sangatlah substansial.
Catatan Penting Terkait Nama
Perlu diperhatikan bahwa terdapat merek besar lain bernama ETERNA: perusahaan mode asal Jerman yang berspesialisasi pada kemeja dan blus, yang juga didirikan pada abad ke-19.26 Merek ini sepenuhnya terpisah dari Eterna AG Uhrenfabrik yang dibahas dalam artikel ini.
References
- THE BRAND | Eterna-watches
- ETERNA
- Eterna [Watch Wiki]
- Eterna – Grail Watch Wiki
- Eterna
- Collections – Shop Eterna Watches
- FH – Eterna fête ses 160 ans
- ETERNA Mode für Herren – Qualität seit 1863 | Eterna.de
- Home – E T E R N A
- Eterna – Wikidata
- Eterna [Uhren-Wiki]
- Eterna/de – Watch-Wiki – Das Uhrenlexikon
- FH – Eterna celebrates 160 years
- Eterna/en – Watch-Wiki – Das Uhrenlexikon
- HOME | Eterna-watches
- About the Brand – Shop Eterna Watches
- Search – Shop Eterna Watches
- Shop Eterna Watches
- SERVICE CENTERS | Eterna-watches
- STORE LOCATOR | Eterna-watches
- CONTACT | Eterna-watches
- THE COLLECTION | Eterna-watches
- Shop Eterna Watches
- HERITAGE | Eterna-watches
- KONTIKI | Eterna-watches
- About — Eterna





