I Indonesia Brand Wiki

Tentang Kickers

Kickers adalah merek alas kaki dan gaya hidup asal Prancis yang didirikan pada tahun 1970. Merek ini paling dikenal melalui sepatu dan bot berbahan kulit serta nubuck yang khas, terutama model Kick Hi, Kick Lo, dan Kick Legend. Meskipun awalnya diciptakan untuk budaya kaum muda yang lekat dengan celana jin serta gerakan tandingan pada akhir 1960-an dan awal 1970-an, Kickers kemudian menjadi bagian penting dari budaya pemuda, musik, dan jalanan di Inggris. Kini, merek ini memasarkan alas kaki dan pakaian untuk anak-anak maupun orang dewasa, serta memposisikan diri sebagai merek lintas generasi. 1

Informasi dasar

Merek Kickers
Didirikan 1970
Negara asal Prancis
Pendiri Daniel Raufast
Desainer terkait pendirian Jacques Chevallereau
Industri Alas kaki dan pakaian
Dikenal karena Sepatu kulit, bot, Kick Hi, Kick Lo, Kick Legend
Inspirasi awal Celana jin dan budaya pemuda
Pemilik saat ini Groupe Royer
Situs web resmi Situs web resmi Kickers

Kickers saat ini merupakan bagian dari Groupe Royer, sebuah grup alas kaki asal Prancis. Groupe Royer mendeskripsikan Kickers sebagai merek yang dicirikan oleh orisinalitas, autentisitas, serta hubungan erat dengan musik dan budaya pemuda. 2

Sejarah

Awal mula: 1970

Kickers didirikan di Prancis pada tahun 1970 oleh Daniel Raufast. Kisah di balik merek ini bermula dari musikal Hair. Raufast melihat sebuah poster yang menampilkan anak muda mengenakan celana jin dan terinspirasi untuk menciptakan alas kaki yang secara khusus sesuai dengan “generasi blue-jean” yang sedang muncul. 3

Desainer Jacques Chevallereau mengerjakan sepatu yang dihasilkan, yang kemudian menjadi “bot jin” pertama dari Kickers. Alih-alih menyerupai sepatu formal konvensional, sepatu ini memiliki siluet bot pendek dan memadukan elemen visual yang berkaitan dengan denim: jahitan kontras, panel khas, lubang tali, serta sol krep karet alam yang kokoh. Nubuck juga menjadi material penting dalam desain aslinya. 4

Konsep tersebut terbukti sangat sukses. Menurut Kickers, produksi meningkat dari sekitar 300 pasang menjadi 12.000 pasang per bulan dalam satu musim, dan pada tahun 1974 sepatu ini telah dijual di lebih dari 70 negara. 5

Kick Hi

Salah satu perkembangan awal terpenting bagi Kickers adalah Kick Hi, yang diperkenalkan pada tahun 1975. Bot yang lebih tinggi ini menjadi salah satu produk ikonik merek dan akhirnya mengembangkan asosiasi yang sangat kuat dengan musik serta budaya pemuda Inggris. 6

Ekspansi di Inggris

Kickers menjadi sangat berpengaruh di Inggris. Selama era 1970-an, merek ini mulai dikaitkan dengan kancah mode dan musik London. Musisi seperti David Bowie dan Roger Daltrey termasuk di antara para artis yang identik dengan merek ini. 7

Signifikansi budayanya meningkat pesat selama dekade 1980-an dan 1990-an. Di Manchester, Kick Hi diasosiasikan dengan gaya yang disebut “Perry Boy” dan diadopsi oleh musisi serta subkultur di sekitar kancah alternatif dan rave yang sedang berkembang di kota tersebut. 8

Merek ini kemudian dikaitkan dengan berbagai artis, termasuk Ian Brown dan the Stone Roses, Jarvis Cocker, Liam Gallagher, Noel Gallagher, Arctic Monkeys, serta Kaiser Chiefs. 9

Era 1990-an–2000-an

Selama tahun 1990-an, Kickers menjadi sangat menonjol dalam budaya klub dan dansa Inggris. Bot berwarna cerah, terutama versi merah dari Kick Hi, menjadi elemen yang mudah dikenali dari gaya pemuda tertentu.

Memasuki tahun 2000-an, Kickers terus berkembang melampaui jajaran bot klasiknya. Merek ini memperkenalkan siluet yang lebih baru, termasuk model yang terinspirasi dari sepatu olahraga, sekaligus berkolaborasi dengan nama-nama ternama di dunia mode kontemporer dan busana jalanan. Kolaborasinya mencakup Palace Skateboards dan Henry Holland. 10

Kepemilikan

Kickers mengalami beberapa perubahan kepemilikan sepanjang sejarahnya. Merek ini diakuisisi oleh Groupe Royer pada tahun 2007, dan tetap menjadi bagian dari portofolio grup tersebut hingga kini. 11

Desain dan identitas

Salah satu alasan mengapa Kickers tetap mudah dikenali selama puluhan tahun adalah rangkaian kode desainnya yang khas.

Sol krep

Sol krep karet alam merupakan salah satu karakteristik merek yang paling bertahan lama. Kickers menyatakan bahwa sol krep telah menjadi bagian dari identitas mereka sejak tahun 1970. 12

Tab merah dan hijau

Alas kaki klasik Kickers menggunakan penanda/tab berwarna merah dan hijau yang merepresentasikan kaki kiri dan kanan. Hal ini telah menjadi salah satu cara termudah untuk mengenali sepasang sepatu Kickers klasik.

Bunga kulit

Desain klasik Kickers juga menyertakan detail bunga berbahan kulit yang khas. Bunga ini telah menjadi bagian penting dari identitas visual merek dan dideskripsikan oleh Kickers sebagai salah satu elemen desain terdaftar milik mereka.

Lubang tali dan jahitan

Model-model klasik umumnya memiliki fitur:

  • Lubang tali logam berukir
  • Jahitan kontras
  • Tali katun berlilin
  • Bagian atas berbahan nubuck atau kulit
  • Label kain berwarna
  • Konstruksi yang diperkuat
  • Sol krep/karet

Sebagai contoh, model Kick-Legend menggabungkan lubang tali perak antik berukir, jahitan kontras berwarna krem, tab kain berwarna, tali katun berlilin, serta penanda sol merah/hijau.

Detail-detail ini membuat Kickers relatif mudah diidentifikasi bahkan tanpa melihat logonya.

Manufaktur dan keahlian

Meskipun telah berkembang menjadi merek internasional, Kickers terus menekankan teknik pembuatan sepatu tradisional sebagai bagian dari identitasnya.

Menurut perusahaan, beberapa bot mereka terdiri dari sekitar 15 komponen terpisah yang dirakit secara manual. Proses konstruksinya dapat melibatkan kulit, nubuck, dan suede, sementara sol dipotong satu per satu dari lembaran karet. Merek ini juga menyatakan bahwa sepatunya melalui proses penyelesaian tangan dan inspeksi individual. 13

Kickers menekankan kombinasi antara produksi industri dan keahlian tradisional, dengan argumen bahwa pendekatan ini memungkinkan desainnya mempertahankan karakter asli sambil tetap beradaptasi dengan koleksi kontemporer. 14

Produk utama

Kick Legend

Kick Legend mewakili salah satu ekspresi paling jelas dari konsep asli Kickers. Model ini mempertahankan banyak elemen visual yang terkait dengan “bot jin” orisinal merek, menjadikannya model yang berorientasi pada warisan. 15

Kick Hi

Kick Hi adalah bot potongan tinggi yang ikonik dari merek ini. Diperkenalkan pada tahun 1975, sepatu ini menjadi sangat signifikan dalam budaya pemuda dan musik Inggris. 16

Asosiasinya dengan berbagai subkultur Inggris boleh jadi menjadikannya salah satu produk Kickers yang paling mudah dikenali secara kultural.

Kick Lo

Kick Lo adalah versi potongan rendah dari Kick Hi. Sepatu ini menjadi sangat populer sebagai sepatu sekolah di Inggris, membantu Kickers melangkah keluar dari ranah subkultur menuju mode pemuda Inggris sehari-hari. 17

Alas kaki anak-anak

Kickers juga memiliki jajaran produk anak-anak yang cukup besar. Perusahaan ini memasarkan alas kaki untuk berbagai tahap masa kanak-kanak, termasuk sepatu yang dirancang untuk memberikan dukungan selama fase awal belajar berjalan. 18

Kickers dan budaya pemuda Inggris

Sejarah Kickers terbilang unik karena identitas kultural terkuatnya justru berkembang di luar negara asalnya.

Merek ini berasal dari Prancis namun mengakar kuat dalam budaya pop Inggris. Alas kakinya diadopsi oleh generasi pemuda Inggris secara bergantian, khususnya melalui kancah musik.

Asosiasi kulturalnya meliputi:

  • Rock dan glam era 1970-an
  • Budaya pemuda Inggris era 1980-an
  • Kancah alternatif Manchester
  • Budaya acid house dan rave
  • Budaya klub era 1990-an
  • Budaya grime/urban Inggris era 2000-an
  • Busana jalanan kontemporer

Perusahaan sendiri mendeskripsikan Kickers sebagai bagian yang “selalu ada” dalam budaya pemuda Inggris selama lebih dari 50 tahun.

Hal ini menjelaskan mengapa Kickers dapat menempati beberapa kategori secara bersamaan: alas kaki warisan, sepatu sekolah, alas kaki bergaya kerja, busana jalanan, dan mode musik.

Hubungan dengan musik

Musik memegang peranan yang sangat penting bagi identitas Kickers.

Selama beberapa dekade, merek ini telah dikaitkan dengan musisi seperti David Bowie, Rod Stewart, Roger Daltrey, Ian Brown, Jarvis Cocker, Liam Gallagher, Noel Gallagher, Miss Dynamite, serta Arctic Monkeys.

Alih-alih diposisikan semata-mata sebagai label mode mewah, Kickers secara historis meraih relevansi kultural karena para musisi dan gerakan pemuda mengadopsi sepatu ini secara organik.

Asosiasi tersebut tetap menjadi bagian dari pemasaran modern merek ini. Kickers mendeskripsikan dirinya sebagai merek yang terhubung dengan mode, musik, dan tren, sembari terus menekankan akar orientasi pemudanya.

Filosofi merek

Kickers mengidentifikasi beberapa karakteristik inti dari merek ini:

Autentisitas — mempertahankan warisan dan kode desain yang mudah dikenali.

Keahlian — menekankan konstruksi alas kaki dan akumulasi keahlian pembuatan sepatu.

Nonkonformisme — menantang konvensi alas kaki dan mode yang berlaku umum.

Berpikiran terbuka — memposisikan diri sebagai merek yang diasosiasikan dengan rasa ingin tahu, kebebasan, dan individualitas.

Pesan perusahaan saat ini juga menekankan kebebasan, autentisitas, dan optimisme, mendeskripsikan Kickers sebagai merek yang ditujukan untuk berbagai generasi, bukan demografi yang sempit.

Keberlanjutan dan komitmen sosial

Kickers telah meluncurkan program bernama “Kick for Good” yang mencakup inisiatif sosial dan lingkungan.

Perusahaan menyatakan bahwa mereka memprioritaskan kemitraan dengan pabrik yang diaudit berdasarkan kerangka kerja BSCI dan telah meningkatkan penggunaan kulit dari penyamakan bersertifikat Leather Working Group (LWG). Mereka melaporkan bahwa 56% produknya menggunakan kulit bersertifikat LWG pada tahun 2024, dengan target yang ditetapkan untuk mencapai setidaknya 80% pada tahun 2028.

Merek ini juga menyatakan bahwa kotak sepatunya menggunakan karton bersertifikat FSC yang mengandung material daur ulang, serta kemasannya dapat didaur ulang.

Inisiatif-inisiatif ini merupakan upaya untuk memadukan penekanan tradisional Kickers pada alas kaki kulit yang tahan lama dengan ekspektasi kontemporer mengenai produksi yang bertanggung jawab.

Signifikansi kultural

Kickers menjadi signifikan bukan karena menciptakan kategori sepatu yang sepenuhnya baru, melainkan karena berhasil membangun identitas kultural yang sangat awet di sekitar jenis alas kaki tertentu.

Proposisi awalnya sederhana: membuat sepatu untuk generasi yang mengenakan celana jin. Gagasan tersebut menghubungkan alas kaki dengan identitas pemuda tepat pada momen ketika celana jin menjadi simbol utama mode kasual yang independen.

Hasilnya adalah sebuah merek yang produknya dapat diadopsi berulang kali oleh berbagai generasi dan subkultur.

Khususnya di Inggris, sepasang Kickers dapat menyampaikan makna yang berbeda tergantung pada periodenya: seragam sekolah, gaya pemuda kelas pekerja, budaya musik Manchester, budaya rave, atau busana jalanan kontemporer.

Kemampuan untuk berpindah antar-generasi inilah yang menjadi pusat identitas merek saat ini.

Kickers hari ini

Hingga tahun 2026, Kickers terus beroperasi sebagai merek alas kaki dan gaya hidup internasional di bawah naungan Groupe Royer. Koleksinya mencakup alas kaki anak-anak, wanita, dan pria, sementara perusahaan terus menafsirkan ulang desain tradisionalnya untuk mode kontemporer.

Strategi merek ini pada dasarnya didasarkan pada warisan + desain yang mudah dikenali + budaya pemuda: mempertahankan fitur yang membuat Kickers terkenal sembari memperkenalkan model baru, kolaborasi, serta interpretasi kontemporer.

Oleh karena itu, posisi mereka saat ini dapat diringkas sebagai berikut:

Merek alas kaki kelahiran Prancis yang identitasnya dibentuk oleh celana jin, budaya pemuda, musik Inggris, serta desain sepatu warisan yang khas.

References

Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait