I Indonesia Brand Wiki

Tentang Legrand

Legrand merupakan perusahaan multinasional asal Prancis yang mengkhususkan diri pada infrastruktur bangunan listrik dan digital. Produk serta sistemnya digunakan untuk mendistribusikan dan mengelola listrik, data, pencahayaan, komunikasi, serta fungsi bangunan terhubung di berbagai lingkungan, termasuk perumahan, komersial, industri, infrastruktur publik, dan pusat data. Perusahaan ini berkantor pusat di Limoges, Prancis, dengan akar sejarah yang bermula dari usaha manufaktur porselen pada abad ke-19.1

Saat ini, Legrand tercatat sebagai salah satu pemain utama dunia dalam sektor infrastruktur listrik bangunan. Grup ini mempekerjakan lebih dari 39.600 karyawan, memiliki operasional di hampir 90 negara, dan mendistribusikan produknya ke sekitar 170 negara. Pada tahun 2025, penjualan Grup mencapai angka sekitar โ‚ฌ9,48 miliar.1

Informasi Dasar

Kategori Informasi
Perusahaan / Grup Legrand
Negara asal Prancis
Kantor pusat Limoges, Prancis
Industri Peralatan listrik, infrastruktur bangunan, infrastruktur digital
Pasar utama Perumahan, komersial, industri, infrastruktur, pusat data
CEO Benoรฎt Coquart
Karyawan 39.600+ di seluruh dunia
Negara operasi Hampir 90
Negara layanan Sekitar 170
Penjualan 2025 ~โ‚ฌ9,48 miliar
Bursa efek Euronext Paris
Kode ticker LR
CAC 40 Ya
Situs web resmi legrand.com

Saham Legrand telah tercatat di bursa Euronext Paris sejak April 2006, dan perusahaan ini resmi menjadi konstituen indeks CAC 40 pada tahun 2011.2

Ruang Lingkup Bisnis

Legrand menyediakan infrastruktur yang memungkinkan bangunan menggunakan, mendistribusikan, melindungi, mengendalikan, serta mendigitalisasi aliran listrik dan data. Cakupan bisnisnya jauh lebih luas daripada sekadar produsen sakelar listrik konvensional.

Portofolio produk Legrand meliputi:

  • Sakelar dan stopkontak listrik
  • Pemutus sirkuit dan peralatan proteksi
  • Panel distribusi dan papan hubung bagi
  • Distribusi daya
  • Manajemen kabel
  • Kontrol pencahayaan
  • Peralatan rumah pintar (smart home)
  • Otomasi bangunan
  • Kabel terstruktur
  • Infrastruktur jaringan
  • Infrastruktur daya pusat data
  • UPS dan daya kritis
  • Busbar dan busway
  • Infrastruktur audio/video
  • Sistem bangunan terhubung
  • Solusi manajemen energi

Grup ini menyatakan bahwa portofolionya mencakup lebih dari 300.000 referensi produk yang tersebar dalam lebih dari 100 keluarga produk.1

Sebagai contoh, operasional Legrand di Indonesia memasarkan beragam produk mulai dari peralatan listrik modular, sistem distribusi daya, perangkat pemasangan kabel, sakelar pintar, hingga peralatan distribusi energi.1

Sejarah Perusahaan

Dari Porselen Menuju Peralatan Listrik

Salah satu aspek unik dari sejarah Legrand adalah bahwa perusahaan ini pada awalnya tidak memproduksi barang-barang listrik.

Awal mula sejarahnya dapat ditelusuri kembali ke tahun 1865, ketika sebuah bengkel peralatan makan porselen didirikan di Limoges, Prancis. Pabrik tersebut memproduksi barang-barang porselen dengan memanfaatkan ekosistem manufaktur lokal dan ketersediaan bahan bakar untuk tungku pembakaran.3

Pada tahun 1904, Frรฉdรฉric Legrand bersama Charles Alary dan Jean Joquel mengakuisisi usaha tersebut. Sejak saat itu, nama Legrand mulai melekat sebagai identitas perusahaan.3

Transformasi krusial terjadi pada awal abad ke-20. Pada tahun 1919, Jean Mondot, seorang pengrajin asal Limoges yang memproduksi sakelar lampu berbahan porselen dan kayu, memperluas usahanya ke bidang perangkat instalasi listrik. Langkah ini secara bertahap menggeser fokus perusahaan dari produsen porselen murni menjadi manufaktur peralatan listrik.3

Evolusi historis perusahaan dapat disederhanakan sebagai berikut:

Porselen โ†’ aksesori listrik porselen โ†’ perangkat instalasi โ†’ peralatan listrik โ†’ infrastruktur bangunan โ†’ infrastruktur listrik + digital + terhubung

Transformasi ini menjadi inti dari narasi korporat Legrand.

Identitas dan Logo

Identitas modern Legrand sangat erat kaitannya dengan logonya yang khas. Sejak tahun 1968, logo perusahaan terdiri dari dua huruf “L” yang distilisasi, melambangkan Legrand dan Limoges. Desain ini juga merepresentasikan bentuk sakelar dengan koneksi listriknya.3

Penggunaan simbol ini dinilai sangat relevan karena transformasi historis perusahaan memang berakar kuat pada inovasi sakelar listrik dan perangkat instalasi.

Ekspansi Global

Selama sebagian besar sejarahnya, Legrand pada dasarnya merupakan perusahaan Eropa. Namun seiring berjalannya waktu, perusahaan berekspansi secara internasional melalui:

  1. Ekspansi organik
  2. Pengembangan produk baru
  3. Manufaktur internasional
  4. Kemitraan dan distribusi
  5. Akuisisi perusahaan teknologi spesialis

Strategi akuisisi kini menjadi pilar penting dalam model pertumbuhan Legrand. Perusahaan mendorong strateginya melalui inovasi dan akuisisi tertarget, khususnya di area dengan pertumbuhan tinggi seperti pusat data, bangunan terhubung, dan efisiensi energi.1

Kini, Legrand beroperasi di hampir 90 negara dan mendistribusikan produknya ke sekitar 170 negara.1

Area Bisnis Utama

Perangkat Instalasi Listrik

Ini adalah segmen yang paling umum diasosiasikan konsumen dengan Legrand. Produk-produknya meliputi:

  • Sakelar lampu
  • Stopkontak listrik
  • Stopkontak dengan pengisian daya USB
  • Dimmer
  • Sakelar pintar
  • Kontrol terhubung
  • Rangkaian sakelar dekoratif

Legrand memiliki banyak keluarga produk dengan desain dan tingkat harga yang bervariasi untuk aplikasi perumahan maupun komersial. Di Indonesia, misalnya, portofolionya mencakup rangkaian seperti Galion, Mallia Senses, dan Cรฉliane.1

Proteksi dan Distribusi Listrik

Segmen ini mencakup sisi bisnis yang lebih bersifat industrial. Legrand memproduksi peralatan yang dirancang untuk:

  • Mendistribusikan tenaga listrik
  • Melindungi sirkuit listrik
  • Mengisolasi peralatan
  • Mengendalikan sistem kelistrikan
  • Mengukur konsumsi listrik
  • Mengelola beban listrik
  • Menjaga kontinuitas layanan

Portofolionya mencakup peralatan modular hingga sistem distribusi daya skala besar. Contoh keluarga produk meliputi DXยณ, TXยณ, RXยณ, CXยณ, DMXยณ, dan DPXยณ.1

Dengan demikian, produk Legrand hadir di berbagai tingkatan instalasi listrik, mulai dari stopkontak dinding di rumah tinggal hingga peralatan distribusi daya utama di fasilitas komersial atau industri.

Pusat Data

Salah satu fokus strategis modern Legrand yang paling vital adalah pasar pusat data. Sebuah pusat data memerlukan lebih dari sekadar komputer; fasilitas ini membutuhkan:

  • Distribusi listrik
  • Daya cadangan
  • Sistem UPS
  • Busway
  • Rak server
  • Manajemen kabel
  • Kabel terstruktur
  • Infrastruktur pendinginan
  • Sistem containment
  • Pemantauan dan kontrol
  • Infrastruktur jaringan

Legrand telah membangun portofolio substansial untuk memenuhi kebutuhan tersebut, termasuk solusi UPS/STS, transformator, panel hubung bagi, busbar/busway, jalur kabel, rak, containment, manajemen daya dalam rak, dan kabel terstruktur.1

Pasar ini menjadi semakin penting akibat pesatnya perkembangan komputasi awan, kecerdasan buatan (AI), komputasi kinerja tinggi, layanan internet, digitalisasi, serta peningkatan konsumsi listrik oleh pusat data. Menurut laporan terintegrasi tahun 2025, aktivitas pusat data menyumbang 26% dari pendapatan Grup pada tahun 2025, menegaskan posisi strategis segmen ini.1

Bangunan Terhubung dan IoT

Legrand telah bertransformasi dari penyedia perangkat keras listrik tradisional menuju teknologi bangunan terhubung. Jika sistem listrik konvensional hanya berfungsi menyalakan atau mematikan lampu, sistem terhubung menawarkan kemampuan yang lebih luas, seperti:

  • Kontrol pencahayaan otomatis
  • Manajemen pemanasan
  • Pemantauan konsumsi energi
  • Kontrol tirai jendela
  • Integrasi keamanan
  • Pengendalian perangkat jarak jauh
  • Optimasi penggunaan energi
  • Keterhubungan antar-sistem bangunan

Pada tahun 2015, Legrand meluncurkan program Eliot untuk mempercepat pengembangan produk terhubung dan solusi Internet of Things (IoT).1

Hal ini menandai perubahan signifikan dalam identitas perusahaan: dari yang semula hanya mengandalkan perangkat keras listrik, kini Legrand menggabungkan perangkat keras listrik + infrastruktur digital + sistem berbasis perangkat lunak/terhubung.

Transisi Energi

Tema strategis utama lainnya adalah transisi menuju penggunaan energi yang lebih efisien dan berkelanjutan. Produk-produk Legrand berkontribusi pada efisiensi energi melalui:

  • Distribusi listrik yang lebih baik
  • Pemantauan energi
  • Pencahayaan cerdas
  • Kontrol pintar
  • Otomasi bangunan
  • Manajemen daya yang efisien
  • Infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik
  • Pusat data yang lebih efisien

Dalam pelaporan tahun penuh 2025, Legrand mencatat bahwa 53% penjualannya terkait dengan transisi energi dan digital.1

Posisi ini menempatkan Legrand bukan sekadar sebagai produsen peralatan listrik, melainkan sebagai perusahaan infrastruktur yang memanfaatkan dua tren global utama: elektrifikasi dan digitalisasi.

Merek-merek dalam Grup Legrand

Penting untuk dipahami bahwa Legrand berfungsi sebagai merek sekaligus nama grup korporasi. Grup Legrand menaungi sejumlah merek yang melayani pasar berbeda, antara lain:

  • Legrand โ€” infrastruktur listrik dan digital secara luas
  • Bticino โ€” produk otomasi listrik dan rumah/bangunan
  • Netatmo โ€” teknologi rumah terhubung
  • Raritan โ€” infrastruktur pusat data dan manajemen daya
  • Server Technology โ€” distribusi daya pusat data
  • Starline โ€” daya kritis dan sistem busway pusat data
  • Cablofil โ€” sistem nampan kabel
  • Minkels โ€” infrastruktur pusat data
  • Zucchini โ€” sistem busbar
  • Borri โ€” UPS dan solusi kualitas daya

Strategi Grup menyerupai portofolio merek teknologi spesialis, dengan Legrand sendiri bertindak sebagai merek global utama di banyak pasar.

Perbedaan dengan Merek Listrik Konvensional

Legrand memiliki cakupan yang jauh lebih luas dibandingkan perusahaan yang hanya menjual aksesori listrik konsumen.

Area Perusahaan Aksesori Listrik Umum Legrand
Sakelar โœ“ โœ“
Stopkontak โœ“ โœ“
Proteksi sirkuit Terkadang โœ“
Distribusi listrik Terkadang โœ“
Otomasi bangunan Terbatas โœ“
Rumah pintar Terbatas โœ“
Kabel terstruktur Jarang โœ“
Pusat data Jarang Bisnis utama
Daya kritis Jarang โœ“
Manajemen kabel Terkadang โœ“
Infrastruktur industri Terbatas โœ“
Akuisisi/merek global Bervariasi Strategi utama

Oleh karena itu, menyebut Legrand hanya sebagai “perusahaan sakelar dan stopkontak” merupakan penyederhanaan yang kurang tepat.

Skala dan Kinerja Terkini

Berdasarkan data tahunan terakhir, tahun 2025 merupakan periode yang sangat kuat bagi Legrand. Perusahaan melaporkan:

  • Penjualan sebesar โ‚ฌ9,48 miliar
  • Pertumbuhan pendapatan dilaporkan +13%
  • Pertumbuhan penjualan organik +7,7%
  • Margin operasi disesuaikan 20,7%
  • Arus kas bebas โ‚ฌ1,3 miliar
  • Lebih dari 39.600 karyawan
  • Tujuh akuisisi diselesaikan selama tahun 2025

Perusahaan menyatakan bahwa pusat data dan akuisisi menjadi pendorong utama pertumbuhan.1

Momentum ini berlanjut hingga tahun 2026. Pada paruh pertama 2026, Legrand mencatat pertumbuhan penjualan 17% tanpa memperhitungkan efek mata uang, yang terdiri dari pertumbuhan organik 9,8% dan pertumbuhan terkait akuisisi 6,9%, dengan margin operasi disesuaikan sebesar 20,8%.1

Manajemen

Jabatan Chief Executive Officer saat ini dipegang oleh Benoรฎt Coquart.

Coquart bergabung dengan Legrand pada tahun 1997, di mana ia awalnya mengelola aktivitas Grup di Korea Selatan. Ia kemudian memegang berbagai jabatan strategis, termasuk hubungan investor, pengembangan korporat/M&A, strategi dan pengembangan, serta operasional Prancis, sebelum diangkat menjadi CEO pada Februari 2018.1

Di bawah kepemimpinannya, Legrand memberikan penekanan besar pada:

  • Pusat data
  • Transisi energi
  • Digitalisasi
  • Bangunan terhubung
  • Akuisisi
  • Inovasi
  • Keberlanjutan

Strategi Inovasi

Inovasi merupakan bagian integral dari model bisnis Legrand. Alih-alih hanya bergantung pada produk listrik tradisional, perusahaan berinvestasi pada area di mana infrastruktur listrik menjadi semakin cerdas.

Prioritas inovasinya meliputi:

Bangunan Terhubung

Perangkat saling berkomunikasi dan dapat dikendalikan secara digital.

Manajemen Energi

Bangunan mampu memantau dan mengoptimalkan konsumsi listrik.

Pusat Data

Komputasi dengan kepadatan tinggi menuntut sistem daya dan infrastruktur yang semakin canggih.

Infrastruktur Digital

Pertumbuhan jaringan dan layanan awan menciptakan permintaan akan kabel terstruktur dan infrastruktur manajemen daya.

Rumah Pintar

Sakelar dan stopkontak listrik semakin mengintegrasikan fungsi-fungsi terhubung.

Legrand menyatakan telah meningkatkan investasi R&D hampir 30% dalam lima tahun menjelang 2025 guna mendukung pengembangan produk baru.1

Keberlanjutan

Keberlanjutan telah menjadi pilar utama strategi Legrand. Melalui peta jalan CSR 2025โ€“2027, perusahaan menetapkan target-target berikut:

  • Net Zero pada 2050
  • Pengurangan emisi gas rumah kaca Lingkup 1 dan 2 sebesar 42% pada 2030 dibandingkan tahun dasar 2022
  • Pengurangan emisi Lingkup 3 sebesar 25% pada 2030
  • Eliminasi plastik dari kemasan primer dan sekunder pada 2030
  • Sepertiga posisi manajemen kunci diisi oleh perempuan
  • 80% penjualan berasal dari solusi ramah lingkungan pada 2030
  • Membantu pelanggan menghindari 70 juta ton COโ‚‚e antara 2020 dan 2030 melalui produk dan layanan efisiensi energi1

Target Net Zero 2050 perusahaan telah divalidasi oleh Science Based Targets initiative (SBTi).1

Strategi Ambition 2030

Legrand telah meluncurkan rencana strategis “Ambition 2030”. Salah satu tujuan utamanya adalah mencapai penjualan tahunan sekitar โ‚ฌ15 miliar pada tahun 2030.1

Strategi ini dibangun di atas beberapa tren struktural:

1. Transisi Digital
Peningkatan volume data, komputasi awan, AI, dan infrastruktur terhubung.

2. Transisi Energi
Elektrifikasi dan konsumsi energi yang lebih efisien.

3. Pusat Data
Pertumbuhan pesat infrastruktur komputasi.

4. Bangunan Terhubung
Peningkatan kecerdasan dan otomasi di dalam bangunan.

5. Akuisisi
Membeli perusahaan spesialis untuk memperluas kapabilitas teknologi dan kehadiran pasar.

Legrand di Indonesia

Legrand memiliki kehadiran yang mapan di Indonesia, didukung oleh situs web lokal dan portofolio produk yang komprehensif.2

Penawaran Legrand di Indonesia mencakup:

  • Perangkat instalasi listrik
  • Sakelar dan stopkontak
  • Proteksi listrik
  • Distribusi energi
  • Manajemen kabel
  • Infrastruktur bangunan
  • Infrastruktur digital/jaringan

Legrand Indonesia memposisikan merek ini sebagai spesialis infrastruktur bangunan listrik dan digital yang melayani gedung komersial, perumahan, dan industri.2

Keberadaan ini menjadikan Legrand relevan di Indonesia tidak hanya untuk produk listrik rumah tangga, tetapi juga untuk gedung perkantoran, pabrik, hotel, kawasan komersial, dan pusat data.

Lanskap Kompetitif

Karena beroperasi di beberapa industri yang tumpang tindih, Legrand bersaing dengan berbagai perusahaan tergantung pada kategori produknya. Kompetitor utamanya meliputi:

  • Schneider Electric โ€” distribusi listrik, otomasi, manajemen energi
  • ABB โ€” elektrifikasi, otomasi, dan teknologi industri
  • Siemens โ€” elektrifikasi, otomasi, dan teknologi bangunan
  • Eaton โ€” manajemen daya dan infrastruktur listrik
  • Hager โ€” distribusi listrik dan sistem bangunan
  • Honeywell โ€” otomasi dan kontrol bangunan
  • Vertiv โ€” infrastruktur digital kritis dan pusat data

Meskipun demikian, Legrand memiliki posisi yang unik karena menggabungkan perangkat instalasi, infrastruktur listrik, infrastruktur digital, manajemen kabel, dan sistem pusat data di bawah struktur grup yang luas.

Signifikansi Industri

Transformasi Legrand mencerminkan evolusi bangunan itu sendiri. Dahulu, sebuah bangunan hanya membutuhkan infrastruktur sederhana:

Listrik โ†’ sakelar โ†’ lampu โ†’ stopkontak

Namun, bangunan modern kini semakin memerlukan:

Listrik + data + jaringan + otomasi + sensor + infrastruktur keamanan siber + manajemen energi + perangkat terhubung

Legrand memposisikan dirinya di titik konvergensi ini. Itulah sebabnya deskripsi korporatnya telah berevolusi dari produsen peralatan listrik menjadi “spesialis global dalam infrastruktur bangunan listrik dan digital.”1

Model Bisnis Legrand

GRUP LEGRAND
โ”‚
โ”Œโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”ดโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”
โ”‚ โ”‚
INFRASTRUKTUR INFRASTRUKTUR
LISTRIK DIGITAL
โ”‚ โ”‚
โ”Œโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”ผโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ” โ”Œโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”ผโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”
โ”‚ โ”‚ โ”‚ โ”‚ โ”‚ โ”‚
Sakelar Dist. Proteksi Kabel Rak Pusat Data
Stopkontak Daya Peralatan Jaringan Daya Daya Kritis
โ”‚ โ”‚ โ”‚ โ”‚ โ”‚ โ”‚
โ””โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”ดโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”ดโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”ดโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”ดโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”˜
โ”‚
BANGUNAN TERHUBUNG
โ”‚
โ”Œโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”ผโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”
โ”‚ โ”‚ โ”‚
Rumah Manajemen Otomasi
Pintar Energi Bangunan
โ”‚
โ–ผ
TRANSISI ENERGI + DIGITAL

Linimasa Sejarah

Tahun Tonggak Sejarah
1865 Bengkel porselen didirikan di Limoges
1904 Usaha diakuisisi oleh Frรฉdรฉric Legrand dan mitra
1919 Dimulainya aktivitas perangkat instalasi listrik
Abad ke-20 Transformasi menjadi produsen peralatan listrik
1968 Peluncuran logo modern dua huruf “L”
2006 Legrand kembali melantai di bursa / Euronext Paris
2011 Bergabung dengan indeks CAC 40
2014 Pembentukan Legrand Foundation
2015 Peluncuran program bangunan terhubung/IoT Eliot
2020-an Fokus meningkat pada pusat data, infrastruktur digital, dan transisi energi
2025 Penjualan โ‚ฌ9,48 miliar; pusat data menyumbang 26% pendapatan
2026 Pertumbuhan kuat paruh pertama; strategi Ambition 2030 berjalan

Informasi historis di atas didasarkan terutama pada sejarah korporat Legrand sendiri.1

Penilaian Umum

Legrand lebih tepat dipahami sebagai perusahaan teknologi infrastruktur daripada sekadar produsen aksesori listrik.

Kekuatan historisnya terletak pada distribusi listrik dan perangkat instalasi, namun kisah pertumbuhan modernnya semakin berpusat pada:

elektrifikasi + digitalisasi + bangunan terhubung + pusat data + efisiensi energi

Perjalanan unik perusahaanโ€”dari bengkel porselen abad ke-19 di Limoges menjadi grup infrastruktur listrik dan digital multinasionalโ€”merupakan salah satu aspek paling khas dalam sejarahnya.1

Hingga tahun 2026, tema strategis terkuatnya meliputi pusat data, transisi energi, akuisisi, infrastruktur terhubung, dan inovasi. Hasil keuangan terbarunya menunjukkan momentum yang sangat kuat di pasar yang berkaitan dengan pusat data dan transisi energi.1

Secara ringkas, Legrand adalah grup teknologi dan industri global asal Prancis yang merancang infrastruktur listrik, manajemen daya, jaringan, dan konektivitas yang memungkinkan bangunan modern serta pusat data beroperasi secara aman, efisien, dan cerdas.1

References

Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait