I Indonesia Brand Wiki

Tentang Love Beauty and Planet

Love Beauty and Planet adalah merek kecantikan dan perawatan pribadi yang dibangun di atas gagasan bahwa produk harian dapat memadukan perawatan diri, pengalaman sensoris, dan tanggung jawab lingkungan. Merek ini dimiliki oleh Unilever dan dikenal luas melalui rangkaian produk perawatan rambut serta tubuh, meliputi sampo, kondisioner, perawatan rambut, sabun mandi, losion, dan produk terkait lainnya.

Filosofi utama merek ini berpusat pada konsep “small acts of love”, yakni pilihan-pilihan kecil dalam rutinitas kecantikan sehari-hari yang dirancang untuk memberikan dampak positif bagi manusia, hewan, dan bumi.

Tinjauan Umum Merek

Kategori Informasi
Nama Merek Love Beauty and Planet
Industri Kecantikan & perawatan pribadi
Induk Perusahaan Unilever
Asal United States
Tahun Peluncuran 2017
Kategori Utama Perawatan rambut, perawatan tubuh, perawatan kulit/pembersih pribadi
Posisi Merek Vegan, bebas uji coba hewan, terinspirasi alam, dan berorientasi keberlanjutan
Gagasan Inti Produk kecantikan yang lebih ramah bagi manusia dan planet
Fokus Keberlanjutan Kemasan daur ulang, sumber bahan bertanggung jawab, pengurangan karbon, dan program daur ulang
Bahan Khas Kelapa, minyak argan, lavender, mentega murumuru, mawar, tea tree, peppermint, rosemary, air beras, dan ekstrak botani

Dalam laporan tahun 2017, Unilever mencatat Love Beauty and Planet sebagai salah satu peluncuran merek baru di Amerika Utara. Laporan media saat itu menggambarkan merek ini dikembangkan khusus untuk konsumen yang mencari produk kecantikan alami, bertujuan sosial, dan berkelanjutan.1

Sejarah

Love Beauty and Planet diluncurkan oleh Unilever pada tahun 2017. Proposisi awalnya berbeda dari merek kecantikan pasar massal konvensional; alih-alih memperlakukan keberlanjutan sebagai inisiatif perusahaan yang terpisah, merek ini berupaya mengintegrasikannya secara langsung ke dalam produk, komposisi bahan, kemasan, dan pengalaman konsumen.2

Merek ini hadir di tengah meningkatnya minat konsumen terhadap bahan alami, produk vegan, pengadaan etis, dan konsumsi sadar lingkungan. Oleh karena itu, Love Beauty and Planet menempati posisi unik di persimpangan antara kecantikan arus utama dan pasar “kecantikan sadar” yang sedang berkembang.

Materi resmi merek menyebutkan bahwa perjalanannya dimulai dengan komitmen untuk menciptakan produk kecantikan yang efektif sekaligus mengurangi dampak lingkungan. Target keberlanjutan terkini mencakup penggunaan kemasan yang dapat didaur ulang, dikomposkan, atau digunakan kembali, serta pencapaian emisi nol bersih dari pengadaan hingga penjualan pada tahun 2030.3

Linimasa

2017 — Peluncuran Merek
Love Beauty and Planet diluncurkan di bawah naungan Unilever dengan fokus awal pada produk perawatan rambut dan pembersih kulit.4

2018 dan seterusnya — Program Keberlanjutan
Merek mulai mengembangkan platform keberlanjutan yang lebih terstruktur, mencakup aspek kemasan, bahan baku, jejak karbon, dan kemitraan. Pada periode ini, diperkenalkan pula mekanisme pajak karbon mandiri yang bertujuan mendorong pengurangan jejak lingkungan.5

Ekspansi — Merek Kecantikan Global
Portofolio produk berkembang mencakup berbagai kebutuhan perawatan rambut dan tubuh, serta memasuki pasar internasional tambahan. Penawaran produk saat ini bervariasi secara signifikan antar negara.

2030 — Target Jangka Panjang
Merek menetapkan target agar seluruh kemasannya dapat didaur ulang, dikomposkan, atau digunakan kembali, serta mencapai emisi nol bersih di seluruh rantai nilainya pada tahun 2030.6

Kepemilikan Merek

Love Beauty and Planet merupakan merek milik Unilever.

Unilever adalah salah satu perusahaan barang konsumsi terbesar di dunia dengan portofolio yang mencakup kecantikan, perawatan pribadi, makanan, dan produk rumah tangga. Love Beauty and Planet berada di bawah portofolio kecantikan dan perawatan pribadi perusahaan tersebut.

Hubungan kepemilikan ini penting untuk dipahami: Love Beauty and Planet bukanlah perusahaan rintisan “kecantikan hijau” independen, melainkan merek berfokus keberlanjutan yang beroperasi di dalam perusahaan barang konsumsi multinasional. Unilever sendiri mencantumkan Love Beauty and Planet dalam daftar peluncuran merek barunya tahun 2017.7

Filosofi Merek

Filosofi inti merek ini dapat diringkas sebagai berikut:

Anda tidak seharusnya harus memilih antara merawat diri sendiri dan merawat bumi.

Love Beauty and Planet berupaya mewujudkan gagasan tersebut melalui produk harian, bukan dengan menuntut perubahan gaya hidup besar-besaran demi keberlanjutan.

Komunikasi merek sering kali menggunakan konsep “Small Acts of Love”. Gagasan ini menekankan bahwa tindakan-tindakan sederhana—seperti keramas, mandi, memilih botol daur ulang, atau mendaur ulang kemasan kosong—secara kolektif dapat berkontribusi pada perbaikan lingkungan.8

Hal ini membentuk tiga dimensi yang saling terkait:

Kecantikan

Produk dirancang untuk mengatasi masalah kecantikan umum seperti kekeringan, rambut mengembang, kerusakan, masalah kulit kepala, dan kulit kering.

Pengalaman Sensoris

Aroma merupakan bagian penting dari identitas merek. Banyak produk memadukan bahan botani dengan minyak esensial atau pewangi untuk menghasilkan wewangian yang khas.

Keberlanjutan

Merek berupaya mengintegrasikan pertimbangan lingkungan ke dalam pemilihan bahan, kemasan, proses manufaktur, dan rantai pasok yang lebih luas.

Kategori Produk

Love Beauty and Planet utamanya dikenal melalui kategori perawatan rambut dan perawatan tubuh.

Perawatan Rambut

Tergantung pada pasarnya, merek ini menawarkan produk seperti:

  • Sampo
  • Kondisioner
  • Masker rambut
  • Minyak rambut
  • Serum rambut
  • Perawatan kulit kepala
  • Scrub rambut
  • Produk anti-kusut
  • Produk rontok/perawatan kulit kepala
  • Perawatan perbaikan ikatan rambut

Sebagai contoh, portofolio di India saat ini mencakup rangkaian untuk mengatasi rambut kusut, kerontokan, ujung bercabang, rambut keriting, ketombe, perbaikan ikatan rambut, penipisan rambut, dan kesehatan kulit kepala.9

Perawatan Tubuh

Rangkaian produk meliputi:

  • Sabun mandi cair
  • Gel mandi
  • Losion tubuh
  • Scrub tubuh
  • Perawatan tubuh khusus

Secara historis, beberapa kombinasi bahan dan aroma yang paling dikenali dari merek ini meliputi kelapa, vanila, mawar, mentega murumuru, lavender, dan ylang-ylang.

Filosofi Bahan Baku

Salah satu ciri paling menonjol dari Love Beauty and Planet adalah penggunaan bahan-bahan yang diasosiasikan dengan alam.

Merek menyatakan bahwa bahan-bahannya dipilih dari berbagai belahan dunia dengan memperhatikan praktik pertanian etis dan pelestarian ekosistem alami. Contohnya meliputi minyak argan dari Maroko dan air kelapa dari Filipina.10

Pustaka bahan baku saat ini mencakup:

  • Minyak argan
  • Lavender
  • Minyak zaitun
  • Peptida
  • Bawang bombay
  • Minyak blackseed
  • Nilam (Patchouli)
  • Daun kari
  • Biotin
  • Jeruk mandarin
  • Air beras
  • Rosemary
  • Minyak tea tree
  • Peppermint
  • Kelor (Moringa)
  • Mentega murumuru
  • Mawar
  • Kunyit
  • Bunga sakura
  • Bunga mimosa
  • Kopi
  • Air kelapa
  • Chamomile
  • Vetiver11

Penting untuk dicatat bahwa istilah “bahan alami” tidak berarti keseluruhan formula hanya terdiri dari tumbuhan. Ini adalah produk kecantikan komersial yang diformulasikan dengan berbagai komposisi. Bahan botani umumnya merupakan bagian dari formulasi yang lebih luas yang dirancang untuk fungsi kosmetik tertentu.

Posisi Vegan dan Bebas Uji Coba Hewan

Klaim vegan dan bebas uji coba hewan (cruelty-free) merupakan pusat positioning merek ini.

Love Beauty and Planet mendeklarasikan dirinya sebagai 100% vegan dan tersertifikasi cruelty-free oleh PETA. Materi merek menyatakan bahwa produk mereka tidak menggunakan bahan turunan hewani dan tidak diuji coba pada hewan.

Hal ini membedakan merek tersebut dari banyak produk perawatan pribadi pasar massal konvensional dan menyelaraskannya dengan gerakan kecantikan vegan/etis yang lebih luas.

Perlu dibedakan antara kedua istilah tersebut:

  • Vegan → berkaitan dengan bahan/material yang digunakan.
  • Cruelty-free → berkaitan dengan pengujian pada hewan.

Meskipun berkaitan, keduanya secara teknis merupakan klaim yang berbeda.

Positioning “Tanpa Bahan Tertentu”

Love Beauty and Planet juga menekankan formulasi tanpa bahan-bahan tertentu yang sering diasosiasikan konsumen dengan produk kecantikan konvensional.

Materi merek saat ini menyatakan bahwa produknya bebas dari:

  • Sulfat
  • Paraben
  • Pewarna sintetis
  • Ftalat

Formulasi spesifik dapat bervariasi tergantung produk dan pasar, sehingga konsumen tetap disarankan memeriksa daftar komposisi pada masing-masing produk daripada menganggap semua formulasi identik secara global.12

Beberapa komunikasi merek versi lama juga menyoroti formulasi bebas silikon.

Identitas Aroma dan Sensoris

Aroma memegang peranan yang sangat penting bagi Love Beauty and Planet.

Alih-alih menyajikan keberlanjutan sebagai sesuatu yang murni fungsional atau klinis, merek ini berupaya membuat produk ramah lingkungan terasa memanjakan dan menyenangkan.

Merek menyatakan bahwa wewangiannya menggabungkan minyak esensial atau absolut yang bersumber secara etis. Contohnya meliputi:

  • Lavender Prancis
  • Mandarin Italia
  • Ylang-ylang
  • Mawar
  • Vanila
  • Kelapa
  • Nilam
  • Vetiver

Ini merupakan bagian dari strategi merek untuk memadukan asosiasi “alami” dengan pengalaman kecantikan yang menyenangkan.13

Kemasan

Kemasan mungkin merupakan elemen paling terlihat dari strategi keberlanjutan Love Beauty and Planet.

Pada awal kemunculannya, merek ini memelopori penggunaan plastik daur ulang pasca-konsumen (PCR) 100% untuk botol-botolnya. Plastik PCR merujuk pada plastik yang telah digunakan konsumen, dikumpulkan, dan didaur ulang menjadi kemasan baru.14

Merek menjelaskan bahwa plastik PCR dapat terlihat sedikit berbeda dari plastik murni—botol mungkin tampak agak keruh—yang disajikan sebagai konsekuensi wajar dari penggunaan material daur ulang.15

Merek juga telah menetapkan target bahwa 100% kemasannya harus dapat didaur ulang, dikomposkan, atau digunakan kembali pada tahun 2030.16

Signifikansi Kemasan

Aspek kemasan sangat signifikan dalam kategori sampo dan perawatan tubuh karena secara tradisional sangat bergantung pada botol plastik.

Oleh karena itu, Love Beauty and Planet berupaya menjadikan wadah itu sendiri sebagai bagian dari narasi keberlanjutan, bukan hanya berfokus pada formula di dalamnya.

Jejak Karbon

Komponen lain dari program keberlanjutan merek adalah pengurangan karbon.

Love Beauty and Planet melacak emisi gas rumah kaca yang terkait dengan produknya di berbagai tahapan, termasuk produksi dan distribusi. Merek ini juga menerapkan pajak karbon mandiri dengan tujuan menciptakan insentif finansial untuk mengurangi dampak lingkungan serta mendanai program-program lingkungan.17

Ambisi yang dinyatakan saat ini adalah:

Emisi nol bersih dari pengadaan hingga penjualan pada tahun 2030.18

Ini merupakan target korporasi yang ambisius, bukan klaim bahwa produk individual saat ini sudah memiliki dampak lingkungan nol.

Pengadaan Etis

Love Beauty and Planet menekankan penggunaan bahan baku yang diperoleh secara bertanggung jawab dan etis.

Konsep dasarnya adalah bahan botani tidak boleh dipilih hanya berdasarkan daya tarik pemasarannya; proses pengadaannya juga harus mempertimbangkan praktik pertanian, komunitas lokal, dan ekosistem.

Merek menyatakan bekerja sama dengan pemasok dan mitra untuk memperoleh bahan seperti lavender, ylang-ylang, dan vetiver dari sumber yang tersertifikasi berkelanjutan.19

Hal ini menciptakan keterkaitan dalam rantai nilai merek secara keseluruhan:

bahan baku → formulasi → kemasan → manufaktur → distribusi → pembuangan

Alih-alih memperlakukan keberlanjutan sebagai fitur tunggal, Love Beauty and Planet berupaya menangani berbagai titik dalam rantai tersebut.

Positioning Merek

Dari perspektif pemasaran, Love Beauty and Planet menempati posisi tengah yang menarik.

Merek ini tidak diposisikan sebagai rumah mode mewah, dan juga tidak dipasarkan terutama sebagai merek dermatologis klinis.

Sebaliknya, positioning-nya dapat digambarkan sebagai:

Kecantikan yang terjangkau, sensoris, dan terinspirasi alam dengan keberlanjutan sebagai intinya.

Merek ini menarik minat konsumen yang menginginkan:

  • Produk vegan
  • Produk bebas uji coba hewan
  • Bahan botani/terinspirasi alam
  • Aroma yang menarik
  • Harga terjangkau arus utama
  • Kemasan yang lebih berkelanjutan
  • Narasi keberlanjutan yang jelas

Hal ini menjadikannya bagian dari segmen “kecantikan sadar” yang lebih luas.

Konsumen Sasaran

Merek ini diluncurkan sebagian sebagai respons terhadap permintaan yang tumbuh di kalangan konsumen muda akan merek dengan tujuan sosial atau lingkungan yang jelas. Liputan media saat peluncuran tahun 2017 secara spesifik menghubungkan merek ini dengan konsumen milenial serta pertumbuhan perawatan pribadi “alami” dan berbasis tujuan.20

Konsumen inti merek ini dapat dikarakterisasikan sebagai seseorang yang:

peduli pada kecantikan + peduli pada komposisi bahan + peduli pada etika + peduli pada keberlanjutan.

Yang terpenting, merek ini tidak meminta konsumen untuk mengorbankan aspek menyenangkan dari kecantikan. Aroma, tekstur, tampilan, dan kinerja tetap menjadi bagian penting dari proposisi nilai yang ditawarkan.

Inisiatif Keberlanjutan

Program keberlanjutan Love Beauty and Planet secara garis besar dapat dibagi menjadi empat area:

① Kemasan

Penggunaan plastik daur ulang dan upaya menuju kemasan yang dapat didaur ulang, digunakan kembali, atau dikomposkan.21

② Bahan Baku

Pengadaan yang bertanggung jawab dan peningkatan penggunaan bahan turunan alami.

③ Karbon

Pengukuran emisi, penerapan mekanisme pajak karbon, dan pengejaran target emisi nol bersih.22

④ Kemitraan dan Daur Ulang

Dukungan terhadap infrastruktur daur ulang dan inisiatif lingkungan, sembari mendorong partisipasi konsumen melalui tindakan sehari-hari.23

Love Beauty and Planet di Indonesia

Merek ini juga mengembangkan inisiatif keberlanjutan secara spesifik di Indonesia.

Dokumen keberlanjutan Unilever Indonesia menyebutkan ambisi “nol sampah ke TPA” (zero waste to landfill) milik Love Beauty and Planet beserta inisiatif daur ulang konsumen. Laporan tersebut mencatat bahwa merek memperkenalkan Love Box/stasiun daur ulang di supermarket, dengan 17 stasiun pada tahun 2019 dan penambahan 28 lokasi pada tahun 2021, sehingga total yang dilaporkan mencapai 45 stasiun.

Hal ini signifikan karena menunjukkan bagaimana positioning keberlanjutan global merek diterjemahkan menjadi program daur ulang lokal, bukan sekadar pesan pemasaran global semata.

Karakteristik Pembeda Merek

Beberapa karakteristik membuat Love Beauty and Planet mudah dikenali:

🌱 Formulasi Terinspirasi Alam

Merek membangun cerita produk di sekitar bahan botani yang akrab seperti kelapa, minyak argan, lavender, mawar, dan tea tree.

🐰 Vegan & Bebas Uji Coba Hewan

Positioning vegan dan cruelty-free merupakan pusat identitas merek.

♻️ Kemasan Daur Ulang

Penggunaan plastik PCR adalah salah satu fitur keberlanjutan merek yang paling kasatmata.

🌸 Aroma Kuat

Merek memadukan keberlanjutan dengan wewangian yang dirancang agar produk terasa memanjakan, bukan terasa kaku atau terlalu medis.

🌎 Keberlanjutan sebagai Cerita Inti Merek

Berbeda dengan merek sampo konvensional yang mungkin menambahkan kampanye lingkungan di kemudian hari, keberlanjutan telah menjadi bagian dari proposisi asli Love Beauty and Planet sejak awal.

Kritik dan Catatan Penting

Profil bergaya wiki harus membedakan antara klaim merek dan fakta yang terbukti secara independen.

Love Beauty and Planet memasarkan dirinya sebagai produk yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, namun hal itu bukan berarti produknya memiliki dampak lingkungan nol. Sampo, kondisioner, dan sabun mandi tetap memerlukan bahan baku, manufaktur, transportasi, kemasan, dan pembuangan.

Demikian pula, “alami”, “vegan”, “bebas uji coba hewan”, “daur ulang”, dan “berkelanjutan” adalah konsep yang berbeda. Sebuah produk dapat memenuhi satu kriteria tanpa harus memenuhi semuanya.

Merek sendiri mengakui bahwa perjalanan keberlanjutannya masih berlangsung dan beberapa komponen kemasan sebelumnya menghadapi tantangan. Misalnya, artikel merek terdahulu mencatat bahwa meskipun botol menggunakan plastik PCR, tutup botol pada saat itu belum menggunakan material PCR.

Oleh karena itu, lebih akurat menggambarkan Love Beauty and Planet sebagai merek kecantikan berorientasi keberlanjutan daripada sekadar menyebutnya sebagai merek “berdampak nol” atau “100% ramah lingkungan”.

Identitas Merek dalam Satu Kalimat

Jika diringkas dalam satu kalimat bergaya ensiklopedia:

Love Beauty and Planet adalah merek perawatan pribadi milik Unilever yang diluncurkan pada 2017, memadukan produk kecantikan vegan dan bebas uji coba hewan yang terinspirasi alam dengan filosofi merek berfokus keberlanjutan yang menekankan pengadaan bertanggung jawab, kemasan daur ulang, pengurangan karbon, dan aksi lingkungan sehari-hari.

Penilaian Keseluruhan

Proposisi inti Love Beauty and Planet adalah kombinasi dari tiga hal:

KECANTIKAN
→ Perawatan rambut dan tubuh harian yang efektif

ALAM
→ Bahan botani, minyak esensial, dan wewangian terinspirasi alam

PLANET
→ Positioning vegan/bebas uji coba hewan, kemasan daur ulang, pengadaan bertanggung jawab, dan target iklim

Kombinasi tersebut pada dasarnya menjadi alasan di balik nama “Love Beauty and Planet.” Kata “Beauty” merepresentasikan perawatan diri, sementara “Planet” merepresentasikan kepedulian terhadap lingkungan; konsep merek ini menegaskan bahwa keduanya tidak perlu saling bertentangan.

Dalam deskripsi analisis merek yang lebih akademis, Love Beauty and Planet dapat diklasifikasikan sebagai merek perawatan pribadi arus utama yang berorientasi tujuan dan keberlanjutan di bawah Unilever, yang diposisikan di antara kecantikan pasar massal konvensional dan spesialis “kecantikan bersih/sadar”. Identitas kompetitifnya berasal bukan dari satu bahan tunggal, melainkan dari integrasi kinerja produk, aroma, kredensial vegan/cruelty-free, dan keberlanjutan ke dalam satu proposisi merek yang utuh.

References

Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait