Tentang POP MART
POP MART (secara resmi bernama Pop Mart International Group Limited) merupakan perusahaan hiburan budaya pop dan mainan desainer asal Tiongkok yang paling dikenal karena mempopulerkan koleksi blind box, yakni kemasan tertutup berisi satu figur acak dari sebuah seri bertema. Didirikan pada tahun 2010 dengan kantor pusat di Beijing, Tiongkok, perusahaan ini telah berkembang menjadi salah satu merek mainan kolektibel terbesar di dunia, dengan bisnis yang berpusat pada penciptaan, pelisensian, dan pengelolaan kekayaan intelektual (IP) orisinal.1
Ikhtisar
| Kategori | Informasi |
|---|---|
| Nama Perusahaan | Pop Mart International Group Limited |
| Nama Tionghoa | ε京泑泑ηηΉζεεζζιε ¬εΈ |
| Tahun Berdiri | 2010 |
| Pendiri | Wang Ning |
| Kantor Pusat | Beijing |
| Industri | Mainan Desainer, Barang Koleksi, Hiburan |
| Bursa Efek | Bursa Saham Hong Kong (HKEX: 9992) |
| Produk | Blind box, figur vinil, boneka plush, aksesori, karya seni kolektibel |
| Pasar | Seluruh dunia |
| Slogan Resmi | “To light up passion and bring joy.”2 |
Sejarah
POP MART didirikan pada tahun 2010 oleh Wang Ning sebagai toko ritel gaya hidup yang menjual berbagai produk, termasuk komik, gawai, dan cenderamata. Toko pertama dibuka di kawasan Zhongguancun, Beijing.
Sekitar tahun 2014, perusahaan mengubah strateginya secara menyeluruh ke arah mainan desainer setelah melihat meningkatnya minat konsumen terhadap figur seni kolektibel.
Titik balik terjadi pada tahun 2016, ketika POP MART bekerja sama dengan seniman Kenny Wong untuk meluncurkan MOLLY dalam format blind box. Popularitas produk ini menjadikan blind box sebagai format koleksi arus utama di Tiongkok.
Pada tahun 2020, POP MART mencatatkan sahamnya di Bursa Saham Hong Kong, menghimpun dana sekitar US$676 juta dan menjadi salah satu merek konsumen dengan pertumbuhan tercepat di Tiongkok.
Sejak saat itu, perusahaan berekspansi dengan cepat ke Asia, Eropa, Amerika Utara, dan Australia, dengan membuka ratusan toko fisik serta ribuan mesin penjual otomatis “Robo Shop”.3
Model Bisnis
POP MART beroperasi sebagai perusahaan IP (Kekayaan Intelektual), bukan sekadar produsen mainan biasa.
Cakupan bisnisnya meliputi:
- Penciptaan karakter orisinal
- Kemitraan dengan seniman global
- Pelisensian waralaba ternama
- Produksi mainan kolektibel
- Pengoperasian toko ritel
- Penjualan daring
- Pengelolaan Robo Shop bergaya mesin penjual otomatis
- Penyelenggaraan pameran dan acara penggemar
Strategi perusahaan berfokus pada pembangunan ikatan emosional antara penggemar dan karakter kolektibel, alih-alih bersaing semata-mata melalui fungsi mainan.4
Konsep Blind Box
Blind box merupakan produk unggulan POP MART.
Konsumen membeli kotak tertutup tanpa mengetahui figur mana yang ada di dalamnya.
Satu koleksi umumnya terdiri atas:
- 12 desain reguler
- 1 figur “secret” tersembunyi (langka)
- Kadang kala terdapat edisi ultra-langka
Format ini mendorong aktivitas pengumpulan, pertukaran, dan pembelian berulang karena pembeli sering kali ingin melengkapi seluruh seri atau mendapatkan figur langka.5
Karakter Orisinal (IP)
POP MART memiliki atau mengelola sejumlah merek karakter kolektibel.
Beberapa yang paling populer meliputi:
THE MONSTERS
Rumah bagi Labubu, salah satu kesuksesan global terbesar POP MART.
MOLLY
Karakter gadis kecil bermata biru besar karya seniman Kenny Wong.
SKULLPANDA
Dikenal dengan desain artistik yang terinspirasi dari dunia mode.
DIMOO
Karakter fantasi penuh mimpi yang diciptakan oleh seniman Ayan Deng.
HIRONO
Karakter minimalis dengan narasi yang sarat emosi.
CRYBABY
Figur kolektibel ekspresif yang mengangkat tema-tema emosional.
IP terkenal lainnya mencakup:
- HACIPUPU
- PUCKY
- AZURA
- PINO JELLY
- Nyota
- Peach Riot
- KUBO
- Twinkle Twinkle6
Kolaborasi Lisensi
Selain karakter orisinal, POP MART juga berkolaborasi dengan banyak merek yang diakui secara global, antara lain:
- Disney
- Harry Potter
- Care Bears
- Teletubbies
- The Powerpuff Girls
Kolaborasi ini menghasilkan barang koleksi edisi terbatas yang menampilkan karakter-karakter familiar dalam gaya mainan desainer khas POP MART.7
Produk
Lini produk POP MART meliputi:
- Figur blind box
- Mainan seni vinil
- Boneka plush
- Gantungan tas
- Gantungan kunci
- Patung mini
- Aksesori kolektibel
- Dekorasi rumah
- Pakaian
- Karya seni kolektibel edisi terbatas
Banyak produk dirilis sebagai koleksi musiman atau bertema khusus dan dihentikan produksinya setelah periode tertentu, sehingga meningkatkan daya tariknya di kalangan kolektor.
Kehadiran Ritel
POP MART melakukan penjualan melalui:
- Toko ritel resmi
- Robo Shop (mesin penjual otomatis)
- Toko daring
- Aplikasi seluler
- Platform e-niaga
- Distributor internasional
Hingga tahun 2025, perusahaan melaporkan pengoperasian lebih dari 550 toko dan lebih dari 2.500 Robo Shop, dengan produk yang tersedia di lebih dari 90 negara dan wilayah.8
Ekspansi Global
POP MART telah berekspansi ke berbagai pasar, termasuk:
- Tiongkok
- Jepang
- Korea Selatan
- Singapura
- Malaysia
- Thailand
- Filipina
- Australia
- Selandia Baru
- Amerika Serikat
- Kanada
- Inggris
- Prancis
Perusahaan terus berinvestasi pada pembukaan toko di luar negeri serta kapasitas rantai pasok guna mendukung pertumbuhan internasional.9
Popularitas Labubu
Salah satu kesuksesan internasional terbesar POP MART adalah Labubu, karakter mirip peri yang jahil dari seri THE MONSTERS, karya seniman Hong Kong Kasing Lung.
Labubu meraih popularitas global melalui:
- Media sosial
- Paparan dari selebritas
- Rilis terbatas
- Gantungan kunci plush
- Koleksi blind box
Karakter ini menjadi pendorong utama pertumbuhan internasional dan pengenalan merek POP MART.10
Filosofi Perusahaan
POP MART mendeskripsikan dirinya sebagai perusahaan hiburan dan budaya pop, bukan hanya pembuat mainan. Strateginya mencakup:
- Menemukan bakat seniman
- Membangun IP orisinal
- Menciptakan produk kolektibel
- Memupuk komunitas penggemar
- Menyajikan pengalaman imersif melalui ritel, pameran, dan hiburan digital
Misi yang diusungnya adalah “To light up passion and bring joy.”11
Dampak
POP MART diakui luas berjasa dalam membantu membentuk pasar mainan desainer dan blind box modern di Tiongkok, serta telah memengaruhi budaya mainan kolektibel di tingkat global. Penekanannya pada karakter orisinal, kolaborasi dengan seniman, dan rilis edisi terbatas telah menginspirasi model bisnis serupa di seluruh industri barang koleksi.12
References
- Pop Mart
- ε ³δΊζ们
- POP MART | LinkedIn
- POP MART INTERNATIONAL
- China’s Pop Mart expands supply chain amid global push
- Labubu not the first toy craze, and certainly won’t be the last
- BLACKPINK’s Lisa Found the Cutest Bag Charm at POP MART – See Photos
- Chinese brands coming for Starbucks, Nike, and your wallet
- Pop Mart International Group | Company Overview & News
- Pop Mart | S1 | Terakreditasi | Universitas STEKOM Semarang
- POP MART | LinkedIn
- POP MART | LinkedIn





