Tentang Tom & Jerry
Tom & Jerry adalah salah satu waralaba animasi paling dikenal dalam sejarah budaya populer Amerika Serikat yang dimiliki oleh Warner Bros. Entertainment. Serial ini bermula sebagai rangkaian film pendek animasi teatrikal yang diciptakan oleh William Hanna dan Joseph Barbera di studio kartun Metro-Goldwyn-Mayer (MGM). Sejak debutnya pada tahun 1940, franchise ini berpusat pada rivalitas komedi antara Tom, seekor kucing rumah tangga, dan Jerry, seekor tikus kecil.1
Meskipun premis dasarnya sangat sederhana—Tom berusaha menangkap Jerry sementara Jerry berulang kali mengakali Tom—serial ini menjadi terkenal berkat animasinya yang canggih, komedi visual, karakter yang ekspresif, skor musik yang rumit, serta lelucon fisik yang kreatif. Seri teatrikal orisinalnya meraih 13 nominasi Academy Award dan memenangkan 7 Oscar, menjadikannya salah satu seri kartun teatrikal tersukses pada masanya.2
Informasi Dasar
| Kategori | Informasi |
|---|---|
| Nama | Tom and Jerry / Tom & Jerry |
| Jenis | Waralaba media animasi |
| Asal | Amerika Serikat |
| Pencipta | William Hanna dan Joseph Barbera |
| Studio asli | Metro-Goldwyn-Mayer (MGM) |
| Debut | Puss Gets the Boot (1940) |
| Karakter utama | Tom Cat dan Jerry Mouse |
| Genre | Komedi, slapstick, animasi |
| Format asli | Film pendek animasi teatrikal |
| Era teatrikal asli | 1940–1958 |
| Sejarah hak kepemilikan | MGM → Turner Entertainment → Warner Bros. |
| Penghargaan penting | 7 Academy Awards |
| Pemilik waralaba saat ini | Warner Bros. |
Waralaba ini kemudian berkembang ke berbagai format, termasuk serial televisi, acara spesial TV, film layar lebar, produksi direct-to-video, permainan video, barang dagangan, penerbitan, dan lisensi.
Penciptaan
Asal-usul Tom & Jerry bermula dari departemen animasi MGM pada akhir 1930-an.
William Hanna dan Joseph Barbera, yang saat itu bekerja di MGM, mengembangkan gagasan tentang dua karakter yang setara dan terus-menerus berkonflik. Mereka awalnya mempertimbangkan kombinasi hewan lain sebelum akhirnya menetapkan pilihan pada hubungan kucing-dan-tikus yang kini dikenal luas.3
Kartun pertama mereka, Puss Gets the Boot, dirilis di bioskop pada 10 Februari 1940. Film ini menampilkan seekor kucing bernama Jasper dan seekor tikus tanpa nama, bukan karakter yang disebut Tom dan Jerry. Kesuksesan film pendek ini meyakinkan MGM untuk melanjutkan pengembangan konsep tersebut.
Kedua karakter kemudian mendapatkan nama akrab mereka, Tom dan Jerry, dan menjadi pusat dari salah satu properti animasi tersukses milik MGM.
Era MGM Orisinal
1940–1958: Hanna-Barbera
Era klasik Tom & Jerry umumnya identik dengan karya Hanna dan Barbera di MGM.
Antara tahun 1940 hingga 1958, studio memproduksi 114 film pendek Tom and Jerry teatrikal yang disutradarai oleh Hanna dan Barbera. Kartun-kartun ini dirancang terutama untuk pemutaran di bioskop, bukan untuk televisi.
Pembagian tanggung jawab kreatif antara kedua pencipta memegang peranan penting:
- William Hanna sangat terlibat dalam aspek animasi dan penyutradaraan.
- Joseph Barbera berkonsentrasi secara mendalam pada pengembangan cerita dan pra-produksi.
- Fred Quimby menjabat sebagai produser selama sebagian besar periode klasik.
Pendekatan mereka menekankan penceritaan visual. Tom dan Jerry umumnya tidak memerlukan dialog yang panjang karena kepribadian, emosi, gerakan, dan konflik mereka dapat dipahami semata-mata melalui animasi.
Karakteristik utama film pendek klasik
Kartun-kartun MGM menjadi terkenal karena:
- Slapstick yang serba cepat
- Adegan pengejaran yang rumit
- Lelucon visual
- Reaksi fisik yang dilebih-lebihkan
- Kehancuran lingkungan rumah tangga yang masif
- Musik bernuansa klasik dan jazz
- Dialog yang minimal
- Animasi yang sangat ekspresif
- Situasi komedi yang sering menembus dinding keempat
Hasilnya adalah bentuk komedi yang dapat dipahami secara internasional tanpa memerlukan bahasa lisan yang ekstensif.
Tom
Tom Cat adalah separuh duo yang bertubuh lebih besar.
Ia umumnya digambarkan sebagai kucing domestik berwarna abu-abu atau biru-abu-abu yang tinggal di dalam atau di sekitar rumah manusia. Tujuan utamanya biasanya adalah menangkap Jerry, meskipun motivasinya bervariasi dari satu kartun ke kartun lainnya.
Tom bukanlah sekadar predator yang ingin memakan tikus. Upayanya menangkap Jerry bisa didorong oleh:
- Rasa lapar
- Tugasnya sebagai kucing rumah
- Imbalan dari manusia
- Persaingan
- Balas dendam
- Kecemburuan
- Rasa ingin tahu
- Harga diri pribadi
- Gangguan sederhana
Salah satu ciri khas karakter ini adalah bahwa Tom sering kali menyebabkan kejatuhannya sendiri. Ia mungkin merancang rencana rumit untuk menangkap Jerry, hanya agar rencana tersebut berbalik menyerangnya secara spektakuler.
Kepribadian Tom
Tom biasanya bersifat:
- Ambisius
- Bertekad kuat
- Emosional
- Terkadang arogan
- Kadang kala menimbulkan simpati
- Sering jahil
- Kerap sial
Terlepas dari rivalitasnya dengan Jerry, Tom tidak selalu digambarkan jahat. Dalam banyak cerita, kedua karakter ini bekerja sama ketika menghadapi ancaman yang lebih besar.
Jerry
Jerry Mouse adalah lawan Tom yang bertubuh lebih kecil namun biasanya lebih cerdas.
Jerry adalah tikus cokelat kecil yang lazimnya tinggal di lubang tikus dekat wilayah Tom. Deskripsi karakter resmi Warner Bros. juga menggambarkannya sebagai tikus nakal yang menyukai keju dan sangat pintar dalam mengakali Tom.
Keunggulan utama Jerry adalah kecerdasan, bukan ukuran fisik. Ia rutin menggunakan:
- Trik
- Perangkap
- Penyamaran
- Senjata dadakan
- Benda-benda di lingkungan sekitar
- Manipulasi psikologis
- Rencana Tom sendiri untuk melawannya
Menariknya, Jerry sering kali mampu menunjukkan kekuatan luar biasa meskipun tubuhnya mungil. Hal ini merupakan bagian dari fisika kartun yang dilebih-lebihkan yang mendefinisikan waralaba ini.
Kepribadian Jerry
Jerry tipikalnya bersifat:
- Cerdik
- Percaya diri
- Nakal
- Mandiri
- Banyak akal
- Suka bermain
- Terkadang kejam terhadap Tom
Ia tidak selalu polos. Dalam banyak kartun, Jerry sengaja memprovokasi Tom atau memperburuk konflik yang sebenarnya sepele.
Hubungan Tom dan Jerry
Hubungan sentral merupakan inti dari waralaba ini.
Sekilas, ini adalah kisah kucing melawan tikus yang lugas: Tom ingin menangkap Jerry, sedangkan Jerry ingin menghindari—atau mengalahkan—Tom. Namun, hubungan mereka lebih rumit dari itu.
Mereka secara bersamaan merupakan musuh, saingan, teman, dan sekutu sesekali. Kedua karakter terkadang bekerja sama saat menghadapi ancaman lain, dan beberapa cerita menyiratkan bahwa hidup mereka akan jauh kurang menarik tanpa kehadiran satu sama lain.
Hal ini menciptakan salah satu gagasan pendefinisi Tom & Jerry: rivalitas mereka sekaligus merupakan sumber hubungan mereka.
Karakter Pendukung
Tom dan Jerry dikelilingi oleh jajaran karakter hewan dan manusia yang muncul berulang kali.
Spike
Spike, yang juga dikenal sebagai Bulldog, adalah salah satu karakter pendukung yang paling mudah dikenali. Ia umumnya digambarkan sebagai bulldog besar dan kuat yang tidak sabar menghadapi Tom. Jerry terkadang memanipulasi Spike agar menyerang Tom, menambah lapisan dinamika dalam pengejaran tersebut. Anak Spike, Tyke, kemudian diperkenalkan sebagai karakter berulang lainnya.4
Tuffy / Nibbles
Tuffy, yang juga dikenal sebagai Nibbles dalam beberapa kartun, adalah tikus abu-abu kecil yang berhubungan dengan Jerry. Ia diperkenalkan sebagai tikus muda di bawah asuhan Jerry dan menjadi sangat menonjol dalam cerita-cerita yang melibatkan makanan, petualangan, serta latar sejarah atau fantasi.
Butch
Butch adalah kucing hitam yang sering muncul sebagai saingan Tom. Tergantung pada ceritanya, Butch mungkin bersaing dengan Tom memperebutkan wilayah, makanan, atau minat romantis.
Mammy Two Shoes
Mammy Two Shoes muncul dalam beberapa kartun MGM awal sebagai pembantu rumah tangga manusia di tempat tinggal Tom. Ia merupakan karakter manusia utama selama tahun-tahun awal serial ini. Penggambarannya kini diakui secara luas mencerminkan stereotip rasial pada masa itu, dan rilis-rilis berikutnya terkadang menyunting atau memberikan konteks pada kartun aslinya.
Gaya Animasi
Salah satu alasan terpenting mengapa Tom & Jerry menjadi terkenal adalah kualitas animasinya.
Film-film pendek MGM awal diproduksi selama era keemasan animasi teatrikal Amerika. Film-film ini dirancang untuk ditayangkan di bioskop bersama film live-action, sehingga mendapatkan sumber daya animasi yang jauh lebih besar dibandingkan banyak kartun televisi di kemudian hari.
Desain Tom berubah secara signifikan seiring waktu. Tom versi awal tampak lebih realistis dengan bulu yang detail dan penampilan kucing yang relatif alami. Seiring berjalannya tahun, ia menjadi semakin bergaya dan antropomorfik, sering berjalan dengan dua kaki dan mengadopsi ekspresi mirip manusia yang dilebih-lebihkan. Penampilan keseluruhan Jerry tetap relatif konsisten.
Animasi menjadi semakin energik dan hiperbolis selama tahun 1940-an, sebagian dipengaruhi oleh lingkungan animasi MGM yang lebih luas serta seniman seperti Tex Avery.
Musik
Musik merupakan bagian yang sangat penting dalam Tom & Jerry klasik.
Alih-alih sangat bergantung pada dialog, kartun-kartun ini sering menggunakan musik untuk membangun ritme, suasana hati, ketegangan, komedi, pergerakan karakter, dan pengaturan waktu.
Komposer Scott Bradley memegang peranan khusus dalam era MGM. Skor musiknya memadukan unsur-unsur musik klasik, jazz, musik populer, penulisan orkestra kontemporer, dan teknik eksperimental. Musik tersebut sering kali tersinkronisasi dengan gerakan karakter, menjadikannya komponen esensial dari komedi, bukan sekadar pengiring latar belakang.
Academy Awards
Tom & Jerry menjadi salah satu waralaba animasi teatrikal yang paling banyak meraih penghargaan dalam sejarah Oscar.
Serial ini memenangkan tujuh Academy Awards untuk Best Short Subject (Cartoons) antara tahun 1943 dan 1953.
Kartun-kartun pemenang tersebut meliputi:
- The Yankee Doodle Mouse — 1943
- Mouse Trouble — 1944
- Quiet Please! — 1945
- The Cat Concerto — 1947
- The Little Orphan — 1949
- Johann Mouse — 1952
- Johann Mouse terkadang dicantumkan dalam pembahasan sejarah bersama pemenang MGM selanjutnya; rekor Oscar serial ini umumnya diringkas sebagai tujuh kemenangan.
Poin historis yang penting adalah bahwa film pendek teatrikal orisinal Tom & Jerry bukan sekadar kartun yang sukses secara komersial, melainkan diakui sebagai pencapaian besar dalam dunia animasi.
Berakhirnya Era Hanna-Barbera Orisinal
MGM akhirnya menutup studio animasi orisinalnya.
Film pendek Tom & Jerry terakhir yang diproduksi Hanna-Barbera dirilis pada akhir 1950-an, mengakhiri era besar pertama waralaba ini. Studio kartun MGM sendiri berhenti beroperasi pada tahun 1957, dengan film-film pendek terakhir yang dirilis setelahnya.
Peristiwa ini tidak mengakhiri Tom & Jerry. Sebaliknya, waralaba ini memasuki serangkaian era kreatif baru.
Era Gene Deitch
Pada tahun 1961, MGM menghidupkan kembali seri teatrikalnya dan mengontrak Gene Deitch beserta tim produksinya yang berbasis di Praha untuk membuat kartun baru.
Kartun-kartun Deitch berbeda secara nyata dari film-film Hanna-Barbera. Karya-karya ini memiliki gaya visual yang berbeda, situasi yang lebih surealis, desain karakter yang berubah, pendekatan suara dan musik yang berbeda, serta suasana yang agak lebih aneh. Era Deitch berlangsung relatif singkat, hingga tahun 1962.
Era Chuck Jones
Setelah kartun Deitch, MGM mendatangkan veteran animasi Chuck Jones, yang terkenal atas karyanya di Warner Bros.
Jones dan timnya memproduksi kelompok film pendek teatrikal Tom & Jerry lainnya dari tahun 1963 hingga 1967. Desainnya diubah secara substansial, terutama pada wajah dan proporsi tubuh Tom, memberikan penampilan yang lebih bergaya pada para karakter. Periode ini mewakili interpretasi besar lainnya dari waralaba ini sambil tetap mempertahankan formula kucing-dan-tikus utamanya.
Era Televisi
Tom & Jerry akhirnya beralih dari bioskop teatrikal ke televisi.
Transisi ini sangat penting karena tayangan ulang di televisi memperkenalkan film-film pendek klasik kepada generasi anak-anak yang belum pernah menontonnya di bioskop. Waralaba ini kemudian memproduksi sejumlah proyek televisi, termasuk program kompilasi Tom and Jerry, The Tom and Jerry Show (1975), The Tom and Jerry Comedy Show (1980), serta produksi dan reboot televisi selanjutnya.
Televisi mengubah Tom & Jerry dari seri kartun teatrikal yang sukses menjadi properti hiburan global yang terus-menerus hadir.
Kepemilikan dan Sejarah Perusahaan
Sejarah perusahaan Tom & Jerry berkaitan erat dengan sejarah MGM.
Properti ini berasal dari Metro-Goldwyn-Mayer. Pada tahun 1980-an, aset hiburan MGM berpindah tangan, dan perpustakaan Tom & Jerry akhirnya berasosiasi dengan Turner Entertainment. Turner kemudian menjadi bagian dari struktur korporasi yang lebih luas yang pada akhirnya menempatkan waralaba ini di bawah naungan Warner Bros.
Saat ini, Tom & Jerry merupakan bagian dari perpustakaan animasi dan hiburan Warner Bros. yang luas. Oleh karena itu, waralaba ini memiliki sejarah korporasi yang unik: Hanna-Barbera → MGM → Turner Entertainment → Warner Bros.
Film Layar Lebar
Tom & Jerry akhirnya berekspansi ke produksi berdurasi panjang.
Tom and Jerry: The Movie — 1992
Film teatrikal besar pertama yang sepenuhnya berpusat pada karakter ini dirilis pada tahun 1992. Film ini berbeda jauh dari film pendek tradisional karena Tom dan Jerry diberikan lebih banyak dialog serta narasi film fitur yang konvensional.
Tom & Jerry — 2021
Sebuah film fitur hibrida live-action/animasi baru dirilis pada tahun 2021. Film ini menggabungkan animasi komputer dengan aktor live-action dan menempatkan Tom dan Jerry dalam latar New York modern. Ini merupakan upaya lain untuk mengadaptasi karakter klasik ke sinema arus utama kontemporer.
Adaptasi Televisi dan Modern
Waralaba ini terus diciptakan ulang untuk berbagai generasi.
Produksi Tom & Jerry modern telah bereksperimen dengan latar baru, desain karakter baru, animasi CGI, animasi 2D tradisional, penceritaan berseri, komedi berdurasi pendek, format televisi anak-anak, dan penceritaan berdurasi panjang.
Meskipun terjadi perubahan-perubahan tersebut, premis dasarnya tetap stabil: Tom dan Jerry tidak bisa berhenti bertarung. Kesederhanaan inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa waralaba ini bertahan selama lebih dari delapan dekade.
Mengapa Tom & Jerry Berhasil
Konsep ini sangat mudah diadaptasi karena tidak bergantung pada mitologi yang rumit.
Cerita Tom & Jerry yang khas dapat langsung dipahami: Kucing melihat tikus → kucing mengejar tikus → tikus melawan → situasi meningkat → segala sesuatu hancur → pengejaran berlanjut.
Penonton tidak perlu mengetahui asal-usul karakter, sejarah lengkap mereka, hubungan karakter yang kompleks, cerita berkelanjutan, atau episode sebelumnya. Setiap film pendek pada dasarnya dapat berfungsi sebagai komedi yang mandiri.
Popularitas Internasional
Tom & Jerry menjadi fenomena global sebagian karena komedinya yang dominan visual.
Seorang penonton tidak perlu mengerti bahasa Inggris untuk memahami Tom yang terkena wajan, Jerry yang mencuri makanan, perangkap yang gagal, Spike yang mengejar Tom, Tom yang jatuh menembus dinding, atau Jerry yang merayakan kemenangannya.
Hal ini menjadikan serial ini sangat efektif untuk distribusi internasional. Waralaba ini kemudian menjadi akrab bagi penonton di seluruh Eropa, Asia, Amerika Latin, Timur Tengah, dan banyak wilayah lainnya.
Situs web resmi Tom & Jerry Jepang milik Warner Bros., misalnya, terus menyajikan karakter-karakter ini sebagai properti hiburan utama dan menyoroti kepribadian mereka yang kontras serta rivalitas yang abadi.
Barang Dagangan dan Lisensi
Tom & Jerry akhirnya berkembang jauh melampaui animasi.
Karakter-karakter ini telah dilisensikan untuk mainan, pakaian, perlengkapan sekolah, buku, permainan video, perabotan rumah tangga, produk makanan, barang koleksi, merchandise taman hiburan, permainan seluler, dan kampanye promosi.
Lisensi memungkinkan waralaba ini tetap relevan secara komersial bahkan pada periode ketika tidak ada produksi teatrikal baru yang dirilis.
Signifikansi Budaya
Tom & Jerry dianggap sebagai salah satu properti pendefinisi Era Keemasan Animasi Amerika.
Pengaruhnya terlihat pada kartun-kartun selanjutnya yang menggunakan dialog minimal, penceritaan visual, hewan antropomorfik, kekerasan slapstick, adegan pengejaran cepat, fisika kartun yang dilebih-lebihkan, dan rivalitas berulang antara dua karakter.
Formula ini telah ditiru berkali-kali, namun Tom & Jerry tetap menjadi salah satu contoh yang paling terkenal. Kesuksesannya juga membantu menetapkan Hanna dan Barbera sebagai tokoh utama dalam animasi. Keduanya kemudian mendirikan Hanna-Barbera Productions, yang kemudian menciptakan banyak waralaba televisi.3
Tema Sentral
Terlepas dari segala kekerasan dan kekacauan, Tom & Jerry pada dasarnya adalah kisah tentang rivalitas.
Tom dan Jerry saling membutuhkan untuk menciptakan situasi yang mendefinisikan hidup mereka. Tanpa Jerry, Tom tidak punya tikus untuk dikejar. Tanpa Tom, Jerry tidak punya kucing untuk diakali.
Oleh karena itu, hubungan mereka dapat ditafsirkan sebagai semacam simbiosis komedi: mereka bermusuhan karena permusuhan itulah yang menjaga dunia mereka tetap bergerak. Itulah sebabnya kerja sama sesekali mereka terasa wajar, bukan kontradiktif.
Warisan
Lebih dari 85 tahun setelah debutnya, Tom & Jerry tetap menjadi salah satu duo animasi yang paling mudah dikenali di dunia.
Pentingnya secara historis berasal dari beberapa faktor:
- Longevitas: Waralaba ini telah ada secara terus-menerus dalam berbagai bentuk sejak tahun 1940.
- Kualitas animasi: Film pendek MGM klasik dianggap secara luas sebagai karya penting animasi teatrikal.
- Aksesibilitas internasional: Komedi visual memungkinkan serial ini melintasi batas bahasa dan budaya.
- Karakter ikonik: Tom dan Jerry langsung dikenali bahkan di luar konteks kartunnya.
- Adaptabilitas: Properti ini berhasil beralih dari film pendek teatrikal ke televisi, film, program era streaming, permainan, dan barang dagangan.
- Penghargaan: Tujuh Academy Awards yang diraih menunjukkan kesuksesan kritis yang luar biasa pada periode teatrikal klasiknya.
Secara ringkas, Tom & Jerry adalah waralaba media animasi Amerika yang diciptakan oleh William Hanna dan Joseph Barbera untuk MGM pada tahun 1940, berpusat pada rivalitas yang terus meningkat antara Tom Cat dan Jerry Mouse, yang komedi slapstick berbasis visualnya mengubah mereka menjadi dua karakter paling abadi dalam sejarah animasi.
Linimasa Sederhana
- 1930-an → Hanna dan Barbera bekerja di MGM
- 1940 → Puss Gets the Boot memperkenalkan prototipe Tom dan Jerry
- 1941 → Tom dan Jerry mulai tampil dengan nama akrab mereka
- 1940-an–1950-an → Era Keemasan film pendek MGM
- 1943–1953 → Tujuh kemenangan Academy Award
- 1957–1958 → Operasi animasi orisinal MGM berakhir; era Hanna-Barbera usai
- 1961–1962 → Film pendek teatrikal Gene Deitch
- 1963–1967 → Film pendek teatrikal Chuck Jones
- 1970-an dst. → Ekspansi besar ke televisi
- 1980-an → Hak kepemilikan berasosiasi dengan Turner Entertainment
- 1992 → Tom and Jerry: The Movie
- 1996 dst. → Warner Bros. menjadi induk korporasi waralaba pasca-penggabungan Turner/Warner
- 2021 → Film fitur live-action/animasi Tom & Jerry
- Hari ini → Waralaba multimedia global di bawah Warner Bros.5





