I Indonesia Brand Wiki

Tentang vitalong c

Vitalong C adalah merek suplemen vitamin C asal Indonesia yang diproduksi oleh Bernofarm, sebuah perusahaan farmasi yang berpusat di Sidoarjo, Jawa Timur. Produk unggulan dari lini ini adalah kapsul vitamin C (asam askorbat) 500 mg dengan formulasi lepas berkala (time-release), yang dirancang untuk melepaskan vitamin C secara bertahap, bukan sekaligus dalam satu waktu.1

Tinjauan Umum

Atribut Keterangan
Merek Vitalong C
Jenis produk Suplemen vitamin C / obat bebas
Produsen Bernofarm
Negara asal Indonesia
Zat aktif Asam askorbat (Vitamin C)
Kekuatan 500 mg per kapsul
Bentuk sediaan Kapsul lepas berkala (time-release/sustained-release)
Kegunaan umum Pemenuhan kebutuhan vitamin C dan pemeliharaan fungsi imun
Anjuran pakai 1 kapsul sehari
Nomor registrasi BPOM SD081334451
Kemasan standar Strip isi 4 kapsul dan botol isi 30 kapsul

Informasi produk resmi dari Bernofarm mengklasifikasikan Vitalong C sebagai produk Obat Bebas (OTC) yang mengandung 500 mg asam askorbat dalam bentuk sediaan lepas berkala.2

Sejarah dan Produsen

Vitalong C diproduksi oleh Bernofarm, produsen farmasi Indonesia yang berkantor pusat di Sidoarjo. Oleh karena itu, produk ini identik dengan pasar kesehatan konsumen dan apotek di Indonesia.

Deskripsi resmi produsen menempatkan Vitalong C pada keunggulan teknologi penghantaran lepas berkala, sehingga tidak sekadar bersaing sebagai produk vitamin C konvensional dengan pelepasan segera.3

Komposisi

Zat aktif utama dalam produk ini adalah:

Asam askorbat (Vitamin C) — 500 mg per kapsul.

Menurut Bernofarm, vitamin C dalam produk ini diformulasikan ke dalam granul yang dirancang agar larut secara bertahap. Perusahaan menyatakan bahwa proses pelepasan zat aktif berlangsung selama kurang lebih 12 jam.4

Karakteristik teknis inilah yang menjadi pembeda utama antara Vitalong C dengan kapsul atau tablet vitamin C biasa.

Teknologi Lepas Berkala

Makna “Lepas Berkala”

Pada produk vitamin C konvensional dengan pelepasan segera, zat aktif umumnya tersedia bagi tubuh relatif cepat setelah sediaan larut.

Sebaliknya, Vitalong C mengandung granul vitamin C yang diformulasikan untuk pelarutan bertahap. Penjelasan produsen menyebutkan bahwa granul tersebut larut secara progresif selama sekitar 12 jam, sehingga memberikan pelepasan vitamin C yang lebih lama.5

Konsep ini juga dikenal di kalangan peritel farmasi Indonesia dengan istilah time release, sustained release, atau lepas berkala.6

Penting untuk dipahami bahwa frasa “pelepasan 12 jam” tidak serta-merta berarti tubuh menyerap atau mempertahankan jumlah vitamin C yang sama secara konstan selama durasi tersebut. Istilah ini utamanya menggambarkan karakteristik pelepasan formulasi produk itu sendiri.

Manfaat yang Diharapkan

Vitamin C merupakan vitamin esensial yang larut dalam air dan memiliki berbagai peran fisiologis, termasuk sebagai antioksidan serta pendukung fungsi imun normal dan pembentukan kolagen.

Vitalong C dipasarkan terutama untuk:

  • Membantu memenuhi kecukupan asupan vitamin C;
  • Mendukung fungsi sistem imun normal;
  • Mensuplementasi vitamin C ketika asupan dari makanan kurang memadai; serta
  • Menyediakan vitamin C dalam formulasi lepas berkala.

Bernofarm secara spesifik mencantumkan pemeliharaan sistem imun tubuh sebagai kegunaan produk, serta menyebutkan kondisi seperti pilek, infeksi, luka, kehamilan, masa menyusui, dan sariawan dalam deskripsi produknya.7

Pernyataan-pernyataan tersebut harus dipahami sebagai informasi suplemen/produk, bukan klaim bahwa Vitalong C berfungsi mengobati infeksi atau penyakit tertentu.

Dosis dan Aturan Pakai

Anjuran pemakaian dari produsen adalah:

1 kapsul sehari.8

Beberapa informasi apotek juga mencantumkan dosis satu kapsul per hari.9

Karena kapsul ini diformulasikan untuk pelepasan bertahap, maka sebaiknya ditelan utuh dan tidak dikunyah atau dihancurkan, agar karakteristik pelepasan yang dimaksud tidak terganggu.10

Kemasan dan Ketersediaan

Vitalong C secara tradisional dijual dalam beberapa konfigurasi kemasan.

Halaman produk produsen mencantumkan ketersediaan kemasan berisi 25 strip, di mana setiap strip memuat empat kapsul lepas berkala.

Kemasan botol isi 30 kapsul juga banyak tersedia di apotek fisik maupun apotek daring di Indonesia.11

Format yang umum dijumpai meliputi:

  • Strip isi 4 kapsul
  • Botol isi 30 kapsul
  • Kemasan multi-strip berukuran besar

Ketersediaan dan jenis kemasan dapat bervariasi tergantung distributor dan pasar.

Status Regulasi

Vitalong C terdaftar di Indonesia dengan nomor registrasi BPOM SD081334451. Bernofarm mengidentifikasinya sebagai produk OTC, sementara daftar apotek juga mengklasifikasikannya sebagai vitamin/suplemen yang tidak memerlukan resep dokter.12

Awalan kode registrasi “SD” konsisten dengan klasifikasinya sebagai suplemen kesehatan, bukan obat keras yang memerlukan resep.

Keamanan dan Efek Samping

Vitamin C umumnya dapat ditoleransi dengan baik pada dosis yang sesuai, namun asupan berlebihan dapat menyebabkan gejala gastrointestinal seperti:

  • Mual;
  • Diare;
  • Ketidaknyamanan atau kram perut; serta
  • Iritasi lambung.

Daftar apotek di Indonesia saat ini secara spesifik mencatat diare, mual, kram perut, dan nyeri lambung sebagai efek yang mungkin terjadi, terutama jika digunakan secara berlebihan.

Individu dengan kondisi medis tertentu, mereka yang sedang mengonsumsi obat-obatan lain, atau ibu hamil dan menyusui disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum melakukan suplementasi dosis tinggi secara rutin.

Perbandingan Vitalong C dan Vitamin C Biasa

Nilai jual utama produk ini dapat diringkas sebagai berikut:

Fitur Vitalong C Vitamin C Konvensional (Pelepasan Segera)
Kandungan Vitamin C 500 mg Bervariasi
Pola Pelepasan Bertahap/lepas berkala Umumnya cepat
Bentuk Sediaan Kapsul berisi granul Tablet, kapsul, serbuk, dll.
Durasi Pelepasan ~12 jam menurut produsen Umumnya tidak dirancang untuk pelepasan berkepanjangan
Tujuan Utama Suplementasi vitamin C Suplementasi vitamin C
Dosis Harian 1 kapsul menurut produsen Tergantung produk

Perbedaan utamanya terletak pada teknologi penghantaran, bukan pada jenis vitamin C yang berbeda. Keduanya sama-sama menyuplai vitamin C; fitur pembeda Vitalong C adalah cara formulasinya melepaskan vitamin tersebut.13

Vitalong C + Zinc

Lini Vitalong C juga telah dikembangkan menjadi varian Vitalong C + Zinc. Berbeda dengan produk orisinal yang berfokus pada vitamin C saja, formulasi ini menggabungkan vitamin C dengan zinc.

Referensi medis Indonesia mendeskripsikan kombinasi ini sebagai suplemen vitamin dan mineral yang ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin C dan zinc serta mendukung fungsi imun normal.14

Varian ini memperluas posisi lini Vitalong C dalam kategori suplemen pendukung imunitas.

Posisi Merek

Dari sudut pandang branding, Vitalong C dapat dipahami sebagai produk vitamin C pasar massal Indonesia yang terdiferensiasi melalui teknologi lepas berkala.

Proposisi nilainya pada dasarnya adalah:

Vitamin C 500 mg + penghantaran lepas berkala + kenyamanan konsumsi sekali sehari.

Alih-alih bersaing dengan menawarkan dosis vitamin C yang sangat tinggi, Vitalong C menekankan gagasan bahwa dosis 500 mg-nya dilepaskan secara bertahap dalam periode yang lebih panjang. Posisi ini tercermin secara konsisten dalam deskripsi produsen maupun daftar apotek di Indonesia.15

Merek ini juga telah mencapai distribusi yang luas melalui apotek dan peritel kesehatan daring di Indonesia, di mana varian Vitalong C orisinal maupun Vitalong C + Zinc saat ini terdaftar.

Nama dan Slogan

Deskripsi ritel sering mengaitkan merek ini dengan konsep tetap “FIT A LONG DAY,” yang memperkuat posisi produk sebagai suplemen dengan aksi tahan lama/lepas berkala.

Nama Vitalong sendiri mendukung posisi ini: vita membangkitkan asosiasi vitalitas/kehidupan, sementara long menyiratkan aksi yang berkepanjangan.

Signifikansi Pasar

Vitalong C merupakan contoh menarik tentang bagaimana bahan nutrisi yang relatif umum—yaitu vitamin C—dapat didiferensiasi melalui teknologi formulasi/penghantaran obat.

Vitamin C itu sendiri murah dan mudah didapat di Indonesia. Akibatnya, diferensiasi kompetitif merek ini tidak terlalu bergantung pada bahannya, melainkan pada:

  1. Dosis 500 mg
  2. Formulasi lepas berkala
  3. Pemakaian sekali sehari
  4. Aksesibilitas apotek/OTC
  5. Manufaktur farmasi Indonesia yang mapan

Registrasi dan keberadaannya yang berkelanjutan di saluran apotek Indonesia menunjukkan bahwa produk ini telah menjadi produk kesehatan konsumen yang mapan, bukan sekadar suplemen impor niche.

References

Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait