Tentang Anchor
Anchor merupakan merek produk susu asal Selandia Baru yang dikenal luas melalui berbagai varian seperti susu, mentega, keju, krim, dan susu bubuk. Sejak didirikan pada tahun 1886, merek ini berkembang dari produsen mentega lokal menjadi salah satu nama paling terkemuka dalam industri susu global dengan distribusi ke lebih dari 80 negara. Di Filipina, produk Anchor dapat ditemukan dengan mudah di supermarket, toko kelontong, serta platform daring seperti Lazada dalam kategori Groceries.1
Ikhtisar
| Atribut | Informasi |
|---|---|
| Merek | Anchor |
| Tahun Berdiri | 1886 |
| Pendiri | Henry Reynolds |
| Negara Asal | New Zealand |
| Industri | Produk Susu |
| Kategori Produk | Susu Bubuk, Susu Segar, Susu UHT, Mentega, Keju, Krim, Bahan Baku Susu |
| Ketersediaan Global | Lebih dari 80 negara |
| Warisan | Lebih dari 135 tahun produksi susu |
Sejarah
Anchor didirikan oleh Henry Reynolds, seorang imigran Inggris yang menetap di Selandia Baru. Pada dekade 1880-an, Reynolds membangun sebuah pabrik susu di Waikato untuk memproduksi mentega berkualitas tinggi dari susu lokal.
Menurut catatan sejarah perusahaan, logo Anchor terinspirasi dari tato berbentuk jangkar pada lengan salah satu pekerja Reynolds yang sering digambarkan sebagai pelaut atau pekerja pertanian. Simbol jangkar tersebut melambangkan kekuatan, keamanan, dan keandalan, yaitu nilai-nilai yang ingin diasosiasikan Reynolds dengan produk menteganya.2
Tonggak Sejarah Awal
- 1886 – Merek Anchor resmi didirikan.
- 1888 – Mentega Anchor meraih Medali Emas pada Melbourne Centennial Exhibition yang membantu membangun reputasinya.
- 1896 – Reynolds menjual Anchor kepada New Zealand Dairy Association.
- 1901 – Anchor memulai ekspansi ke produksi susu bubuk.
- 1920-an – Anchor menjadi salah satu eksportir mentega utama ke Britania Raya.
- 2001 – New Zealand Dairy Group bergabung membentuk Fonterra Co-operative Group, sehingga Anchor masuk ke dalam portofolio Fonterra.3
Kepemilikan
Selama bertahun-tahun, Anchor merupakan salah satu merek konsumen unggulan dari Fonterra Co-operative Group, koperasi susu milik petani di Selandia Baru.
Pada tahun 2026, Fonterra menyelesaikan penjualan bisnis konsumen globalnya, termasuk merek Anchor di banyak pasar, kepada perusahaan susu asal Prancis, Lactalis. Sementara itu, Fonterra tetap mempertahankan bagian bisnis lain yang berfokus pada bahan baku susu dan layanan makanan. Pengaturan kepemilikan dan merek dapat berbeda-beda tergantung wilayah.4
Filosofi Merek
Anchor mempromosikan produk susu sebagai sumber nutrisi harian dengan menekankan aspek-aspek berikut:
- Kebaikan alami dari produk susu
- Susu berkualitas tinggi dari Selandia Baru
- Perhatian menyeluruh dalam proses produksi
- Nutrisi untuk keluarga
- Keahlian panjang dalam industri susu
Slogan global merek ini berpusat pada gagasan bahwa “goodness feeds greatness.”
Produk
Portofolio Anchor mencakup lebih dari 160 produk susu, meskipun ketersediaannya bervariasi di tiap negara.
Produk Susu
- Full Cream Milk Powder
- Instant Full Cream Milk Powder
- Fresh Milk
- UHT Milk
- Low-fat Milk
- Skim Milk
Mentega
Mentega Anchor adalah salah satu produk paling ikonik dari merek ini dan tetap menjadi komoditas ekspor utama Selandia Baru. Varian yang tersedia meliputi:
- Salted Butter
- Unsalted Butter
- Spreadable Butter
Keju
Anchor memproduksi beragam jenis keju, antara lain:
- Cheddar
- Mozzarella
- Processed Cheese
- Sliced Cheese
- Cream Cheese
Krim
- Whipping Cream
- Cooking Cream
- Fresh Cream
Produk Layanan Makanan
Anchor juga memasok toko roti, restoran, kafe, hotel, dan produsen makanan dengan bahan baku susu seperti mentega, krim, keju, dan susu bubuk.
Anchor di Filipina
Anchor telah hadir di pasar Filipina selama beberapa dekade dan diakui sebagai merek susu premium asal Selandia Baru. Produk yang umum tersedia meliputi:
- Full Cream Milk Powder
- Butter
- Cheese
- UHT Milk
- Fresh Milk
- Cream
Di Lazada Philippines, produk Anchor umumnya terdaftar dalam kategori Groceries dan ditawarkan oleh penjual resmi maupun terotorisasi.
Di Asia Tenggara, Fonterra menyebut Anchor sebagai salah satu merek susu utamanya di pasar termasuk Filipina dan Malaysia.5
Produksi
Anchor memperoleh pasokan susu terutama dari peternakan susu di Selandia Baru. Secara historis, merek ini menekankan penggunaan susu dari sapi yang digembalakan di padang rumput serta penerapan kendali mutu terintegrasi secara vertikal dari peternakan hingga produk jadi.6
Kualitas dan Keamanan
Anchor menonjolkan sejumlah prinsip kualitas, yaitu:
- Manajemen mutu dari peternakan hingga meja makan
- Standar pemrosesan susu yang ketat
- Ketelusuran produk
- Kepatuhan terhadap standar keamanan pangan internasional
- Inovasi berkelanjutan dalam produksi susu
Perusahaan menyebut komitmen ini sebagai “Care at Every Step.”7
Kehadiran Global
Produk Anchor dijual di berbagai wilayah, termasuk:
- New Zealand
- Philippines
- Malaysia
- Singapore
- Indonesia
- China
- South Korea
- Middle East
- Pacific Islands
- Sri Lanka
- Berbagai pasar internasional lainnya
Rangkaian produk yang tersedia dapat berbeda di setiap negara.8
Karakteristik Utama
Anchor dikenal karena:
- Warisan industri susu selama lebih dari 135 tahun
- Asal usul dari Selandia Baru
- Jaringan distribusi internasional yang luas
- Portofolio produk susu yang beragam
- Keberadaan yang kuat di pasar ritel maupun layanan makanan
Linimasa
| Tahun | Peristiwa |
|---|---|
| 1886 | Anchor didirikan oleh Henry Reynolds |
| 1888 | Meraih Medali Emas di Melbourne Centennial Exhibition |
| 1896 | Dijual kepada New Zealand Dairy Association |
| 1901 | Dimulainya produksi susu bubuk |
| 1920-an | Menjadi eksportir mentega utama ke Britania Raya |
| 2001 | Menjadi bagian dari Fonterra Co-operative Group |
| 2026 | Bisnis konsumen, termasuk Anchor di banyak pasar, menjadi bagian dari Lactalis |
Trivia
- Logo Anchor diyakini terinspirasi dari tato jangkar yang terlihat pada lengan salah satu pekerja Henry Reynolds.
- Mentega Anchor merupakan salah satu produk ekspor susu Selandia Baru pertama yang diakui secara internasional.
- Merek ini telah berkembang dari satu produk mentega menjadi portofolio yang mencakup lebih dari 160 produk susu yang dijual di seluruh dunia.





