I Indonesia Brand Wiki

Tentang Avoskin

Avoskin adalah merek perawatan kulit dan kecantikan asal Indonesia yang didirikan pada tahun 2014 di Yogyakarta. Merek ini dikenal melalui pendekatan formulasi yang menggabungkan bahan aktif kosmetik modern dengan bahan botani alami, serta komitmen terhadap prinsip keberlanjutan. Avoskin beroperasi di bawah naungan PT AVO Innovation & Technology (AVO), sebuah perusahaan kecantikan Indonesia yang juga menaungi sejumlah merek lain seperti Looké Cosmetics, Lacoco, Oasea Laboratories, Glow Better, dan My Skin But Better.

Informasi Umum

Kategori Informasi
Merek Avoskin
Industri Kecantikan & Perawatan Diri
Kategori Produk Perawatan Kulit (Skincare) & Perawatan Tubuh
Negara Asal Indonesia 🇮🇩
Tahun Berdiri 2014
Kota Asal Yogyakarta
Induk Perusahaan PT AVO Innovation & Technology
Pendiri Anugrah Pakerti
CEO AVO Saat Ini Anugrah Pakerti
Brand Director Nurtaqi Irzalia
Posisi Utama Perawatan kulit efektif berbasis alam + keberlanjutan
Filosofi Merek “Inspired by Nature, Created for Nurture”
Nilai Inti People, Planet, Profit

Secara korporat, AVO menerapkan filosofi bisnis yang berlandaskan pada pemberdayaan, inspirasi, dan inovasi. Sementara itu, Avoskin secara spesifik menekankan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan praktik kecantikan yang bertanggung jawab.

Sejarah

2014: Awal Mula Pendirian

Sejarah Avoskin bermula di Yogyakarta pada tahun 2014. PT AVO Innovation & Technology resmi didirikan pada tanggal 10 Oktober 2014 oleh Anugrah Pakerti bersama rekan pendiri Ahmad Ramadhan dan Aris Nurul Huda. Avoskin menjadi merek pertama yang diluncurkan oleh perusahaan ini.

Pada masa awalnya, operasional bisnis berjalan dalam skala yang sangat kecil. Berdasarkan catatan sejarah perusahaan, usaha ini dirintis dari sebuah kamar kos di Jalan Kaliurang, Yogyakarta. Pada saat yang bersamaan, Anugrah Pakerti masih menyelesaikan studi universitasnya sambil membangun bisnis tersebut. Kisah awal ini telah menjadi bagian integral dari identitas Avoskin sebagai perusahaan rintisan kecantikan lokal Indonesia yang tumbuh dari operasi berskala mikro menjadi grup kecantikan yang lebih besar.

2015–2017: Ekspansi Awal

Menjelang Desember 2015, AVO berpindah ke kantor di kawasan Citra Graha dengan jumlah karyawan mencapai enam orang. Seiring pertumbuhan perusahaan, ruang kerja pun terus berkembang.

Pada tahun 2017, AVO meluncurkan Looké Cosmetics. Peluncuran ini menandai transisi perusahaan dari entitas yang hanya memiliki satu merek perawatan kulit menjadi grup kecantikan multi-merek.

2018 hingga Kini: Pengembangan Ekosistem AVO

Memasuki tahun 2018, AVO memperkenalkan Lacoco en Nature, yang kemudian diikuti oleh penambahan berbagai merek dan unit bisnis lainnya. Langkah ini mentransformasi AVO menjadi ekosistem kecantikan yang luas seperti saat ini. Di tengah diversifikasi portofolio grup, Avoskin tetap mempertahankan posisinya sebagai merek unggulan (flagship) untuk kategori perawatan kulit.

Pendiri dan Tokoh Kunci

Tokoh sentral di balik Avoskin adalah Anugrah Pakerti, yang mendirikan AVO pada tahun 2014 dan menjabat sebagai CEO hingga kini. Tim pendiri AVO juga mencakup Ahmad Ramadhan dan Aris Nurul Huda.

Latar belakang Anugrah memberikan konteks unik bagi perkembangan Avoskin, mengingat perusahaan ini tidak dimulai sebagai bisnis korporat besar, melainkan tumbuh dari wirausaha muda saat ia masih berstatus mahasiswa. Atas pencapaian kewirausahaannya, Anugrah kemudian mendapatkan pengakuan sebagai salah satu tokoh dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia.1

Identitas dan Filosofi Merek

Tagline utama Avoskin adalah:

“Inspired by Nature, Created for Nurture.”

Konsep ini mencerminkan upaya merek untuk mensinergikan bahan-bahan turunan alam dengan teknologi perawatan kulit modern. Alih-alih memposisikan diri semata-mata sebagai merek “kecantikan alami” tradisional atau merek klinis yang hanya berfokus pada bahan aktif, Avoskin menempati posisi di antara keduanya. Filosofi produknya dapat diringkas sebagai alur: Alam → Sains/R&D → Perawatan Kulit Efektif → Konsumsi Bertanggung Jawab.

Filosofi Produk

Meskipun berevolusi seiring waktu, filosofi produk Avoskin secara konsisten mengusung beberapa tema utama:

Bahan Aktif Kosmetik

Avoskin dikenal luas di kalangan konsumen perawatan kulit Indonesia karena penggunaan bahan aktif kosmetik yang terukur, meliputi:

  • AHA
  • BHA
  • PHA
  • Retinol
  • Niacinamide
  • Salicylic Acid
  • Alpha Arbutin
  • Hyaluronic Acid
  • Vitamin C
  • Panthenol
  • Peptides

Pendekatan formulasi merek ini umumnya mengombinasikan bahan aktif tersebut dengan bahan botani atau turunan alami, sehingga konsep “natural” dan “active” tidak dipandang sebagai hal yang saling meniadakan.1

Bahan Botani dan Alami

Selain bahan aktif sintetis, Avoskin juga menonjolkan penggunaan bahan dari alam. Sebagai contoh, lini Your Skin Bae memadukan bahan aktif dengan ekstrak botani seperti mugwort, ekstrak kiwi, akar ginseng, teh hijau, ekstrak jeruk mandarin, dan centella asiatica.

Personalisasi Perawatan Kulit

Avoskin menekankan bahwa kebutuhan kulit setiap individu berbeda-beda. Hal ini tercermin jelas dalam konsep Your Skin Bae yang menyediakan beragam varian formula untuk masalah kulit yang spesifik, alih-alih menawarkan satu produk serbaguna untuk semua jenis kulit.1

Lini Produk Utama

Portofolio Avoskin telah mengalami berbagai perubahan, namun beberapa seri produk berikut memiliki asosiasi yang kuat dengan identitas merek:

Miraculous Refining Series

Seri ini merupakan salah satu lini paling ikonik dari Avoskin. Produk andalannya, Miraculous Refining Toner, menggabungkan AHA, BHA, PHA, dan PGA dengan niacinamide, tea tree, witch hazel, serta aloe vera. Produk ini diposisikan utamanya sebagai perawatan eksfoliasi.2

Secara keseluruhan, Refining Series ditujukan untuk mengatasi keluhan seperti tekstur kulit tidak rata, penumpukan sel kulit mati, kelebihan minyak, pori-pori tersumbat, dan kulit kusam. Materi edukasi resmi Avoskin membedakan fungsi lini ini dengan produk retinolnya: Refining difokuskan untuk eksfoliasi, sedangkan Retinol ditujukan untuk anti-penuaan dan pembaruan kulit.3

Miraculous Retinol Series

Miraculous Retinol Series berfokus pada perawatan berbasis retinol dan isu anti-penuaan. Seri ini mencakup produk seperti Miraculous Retinol Ampoule dan Miraculous Retinol Toner. Formulasinya menggunakan Actosome Retinol, sebuah sistem penghantaran retinol yang distabilkan dan menjadi poin penting dalam komunikasi formulasi merek ini.1 Kehadiran seri ini membantu memantapkan posisi Avoskin sebagai merek lokal Indonesia yang mampu bersaing dalam kategori perawatan kulit berbahan aktif yang semakin canggih.

Your Skin Bae

Your Skin Bae (YSB) adalah konsep produk yang dirancang agar lebih mudah diakses oleh konsumen. Lini ini menawarkan banyak varian serum dan toner berdasarkan kombinasi bahan dan masalah kulit yang berbeda, bukan satu rutinitas tunggal untuk semua orang.

Seri orisinalnya terdiri dari sembilan varian serum dan lima varian toner yang memadukan bahan aktif dan alami.1 Beberapa contoh kombinasinya meliputi:

  • Salicylic Acid + Zinc
  • Niacinamide + Centella Asiatica
  • Alpha Arbutin + Grapeseed
  • Marine Collagen + Ginseng Root
  • Hyaluronic Acid + Green Tea
  • Panthenol + Mugwort + Cica
  • Vitamin C + Niacinamide

Lini ini sengaja ditargetkan kepada pengguna perawatan kulit pemula atau generasi muda, menjadikan Avoskin lebih inklusif bagi mereka yang belum berpengalaman mendalam tentang skincare.1

Perfect Hydrating Treatment Essence (PHTE)

Perfect Hydrating Treatment Essence (PHTE) adalah produk legendaris lainnya dari Avoskin. Berbeda dengan produk berbahan aktif yang bersifat intensif, PHTE diposisikan untuk hidrasi dan kenyamanan kulit. Produk ini sering digunakan dalam rutinitas berdampingan dengan produk eksfoliasi atau retinol. Konten edukasi Avoskin menjelaskan bahwa PHTE berfungsi mendukung kondisi kulit setelah penggunaan bahan aktif.3 Hal ini menciptakan keseimbangan dalam portofolio merek: Eksfoliasi/retinol/bahan aktif diimbangi dengan hidrasi dan dukungan sawar kulit.

Kategori Produk Lainnya

Seiring perkembangannya, Avoskin telah memperluas jangkauan produknya melampaui kategori inti, mencakup pembersih wajah, toner, esens, serum, ampul, pelembap, masker, perawatan jerawat, tabir surya, hingga perawatan tubuh.

Platform ritel seperti Watsons saat ini mengkategorikan produk Avoskin berdasarkan berbagai masalah kulit, termasuk anti-penuaan, pencerah, jerawat, dan eksfoliasi, yang menunjukkan betapa luasnya portofolio perawatan kulit yang ditawarkan merek ini.4

Keberlanjutan

Keberlanjutan bukanlah sekadar proyek sampingan pemasaran bagi Avoskin, melainkan salah satu dari tiga prinsip fundamental perusahaan yang dirumuskan dalam kerangka People — Planet — Profit.

Planet

Avoskin mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam pemilihan bahan baku, kemasan, pengelolaan limbah, kampanye lingkungan, dan edukasi konsumen. Merek ini telah bekerja sama dengan organisasi seperti Waste4Change, BOS Foundation, dan Lindungi Hutan.

Salah satu inisiatif utamanya adalah program pengembalian kemasan digital (take-back program) yang mendorong konsumen untuk mengembalikan kemasan kosong guna dikelola secara bertanggung jawab. Kampanye seperti #LoveAvoskinLoveEarth dan #MulaiDariMejaRias juga digencarkan untuk membingkai keberlanjutan sebagai praktik yang dapat dimulai dari kebiasaan konsumsi perawatan kulit sehari-hari.

People

Pilar “People” berfokus pada pemberdayaan komunitas, khususnya perempuan. Avoskin menyoroti komunitas RUBI dan kolaborasinya dengan Torajamelo, sebuah organisasi yang mendukung mata pencaharian perempuan di wilayah Indonesia Timur.

Profit

Pilar ketiga merepresentasikan model bisnis yang bertanggung jawab, termasuk pembangunan hubungan kemitraan yang adil (fair trade) dengan mitra di rantai pasok hulu maupun hilir.

Posisi Clean Beauty

Avoskin mendeskripsikan dirinya sebagai penganut konsep clean beauty, namun dengan interpretasi yang lebih luas daripada sekadar “bahan alami”. Penekanannya mencakup seleksi bahan, kemasan berkelanjutan, sumber daya yang bertanggung jawab, riset dan pengembangan, efikasi produk, perdagangan adil, serta tanggung jawab lingkungan.

Materi promosi Your Skin Bae, misalnya, menyebutkan penggunaan kemasan berkelanjutan dan kemitraan dengan petani serta pemasok bahan baku berdasarkan prinsip perdagangan adil.1 Secara konseptual, posisi Avoskin lebih tepat digambarkan sebagai “perawatan kulit efektif dengan inspirasi alam dan tanggung jawab lingkungan”, bukan sekadar “perawatan kulit alami”.

Status Regulasi

Berdasarkan FAQ resmi Avoskin, seluruh produk merek ini telah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, dan perusahaan menyediakan nomor registrasi BPOM untuk setiap produknya. FAQ tersebut juga menyatakan bahwa Avoskin menggunakan bahan yang dianggap halal dan tidak menggunakan material non-halal.

Bagi konsumen di Indonesia, registrasi BPOM sangat penting karena memungkinkan verifikasi legalitas produk melalui sistem regulasi kosmetik resmi pemerintah. Namun, perlu dicatat bahwa status registrasi BPOM dan klaim “halal” merupakan konsep yang berbeda dari efikasi klinis; registrasi regulasi tidak serta-merta menjamin bahwa setiap klaim perawatan kulit terbukti efektif secara independen untuk setiap individu.

Penghargaan dan Pencapaian

Pertumbuhan Avoskin disertai dengan berbagai pengakuan dalam industri kecantikan Indonesia. Berdasarkan riwayat korporat AVO, Avoskin telah menerima atau dikaitkan dengan penghargaan berikut:

  • Pengakuan Local Champion dari Forbes
  • Local Brand of the Year dari Female Daily
  • Pengakuan Best Skincare Brand dari Sociolla
  • Berbagai penghargaan produk kecantikan
  • Masuk dalam jajaran Top 50 Brands di Indonesia
  • Peringkat penjualan e-commerce yang tinggi

AVO juga menyatakan bahwa Avoskin sempat mencapai posisi tiga besar dalam kategori pangsa pasar perawatan kulit digital di Indonesia pada periode yang tercakup dalam riwayat korporatnya. Klaim-klaim ini hendaknya dipahami dalam konteks historisnya, bukan sebagai pernyataan mutlak mengenai posisi pasar Avoskin saat ini.

Distribusi dan Kehadiran Pasar

Avoskin memulai perjalanannya sebagai merek lokal berbasis di Yogyakarta sebelum kemudian memperluas jaringan distribusinya secara signifikan. Riwayat korporat AVO mencatat saluran distribusi yang mencakup e-commerce, peritel kecantikan, Sociolla, Watsons, serta saluran ritel fisik lainnya.4

Perusahaan juga melakukan ekspansi ke luar negeri, termasuk ke Vietnam, dengan rencana memasuki pasar Asia Tenggara tambahan seperti Filipina dan Malaysia pada saat itu. Hal ini mencerminkan transisi penting dalam sejarah Avoskin: dari perusahaan rintisan lokal Indonesia menjadi merek kecantikan nasional, hingga ekspansi ke tingkat regional Asia Tenggara.

Avoskin dalam Grup AVO

Penting untuk membedakan antara Avoskin sebagai merek dan AVO Innovation & Technology sebagai entitas korporat. AVO Innovation & Technology bertindak sebagai perusahaan induk atau organisasi pengelola yang menaungi portofolio merek berikut:

  • Avoskin
  • Looké Cosmetics
  • Lacoco en Nature
  • Oasea Laboratories
  • Glow Better
  • My Skin But Better

AVO mendeskripsikan dirinya sebagai perusahaan yang berfokus pada produk kecantikan dan perawatan diri, dengan keberlanjutan dan konsep “triple bottom line” (Profit, People, Planet) sebagai inti filosofi korporatnya. Dengan demikian, Avoskin adalah merek dagang, sementara AVO adalah perusahaan yang mengelolanya.

Karakteristik Pembeda

Ditinjau dari perspektif pencitraan merek dan pemasaran, terdapat lima pilar utama yang membedakan Avoskin:

  1. Identitas Merek Lokal Indonesia: Avoskin berasal dari Yogyakarta, bukan merupakan merek multinasional asing yang masuk ke Indonesia. Hal ini memberikannya resonansi yang kuat dalam gerakan kecantikan lokal yang sedang berkembang pesat.
  2. Perawatan Kulit Berbasis Bahan Aktif: Avoskin berperan dalam menormalisasi penggunaan bahan seperti AHA, BHA, PHA, retinol, niacinamide, dan salicylic acid di kalangan konsumen perawatan kulit arus utama di Indonesia.
  3. Sinergi Alam dan Sains: Merek ini tidak mempertentangkan bahan alami dengan sains kosmetik modern. Sebaliknya, kombinasi bahan alami, bahan aktif, dan formulasi R&D menjadi identitas produk utamanya.
  4. Keberlanjutan: Isu keberlanjutan memiliki porsi yang sangat menonjol dalam narasi korporat Avoskin, mencakup aspek kemasan, limbah, pengadaan bahan baku, pemberdayaan komunitas, dan kemitraan lingkungan.1
  5. Edukasi Konsumen: Avoskin berinvestasi besar pada konten edukasi yang menjelaskan fungsi bahan, rutinitas perawatan kulit, eksfoliasi, retinol, perawatan jerawat, serta cara mengombinasikan produk. Blog resminya memuat materi edukatif ekstensif yang membedakan berbagai jenis bahan aktif dan menjelaskan keterkaitan antarlini produknya.31

Evolusi Merek

Garis waktu perkembangan Avoskin dapat diringkas sebagai berikut:

  • 2014: Avoskin didirikan di Yogyakarta; PT AVO Innovation & Technology didirikan.
  • 2015: Perusahaan pindah ke kantor pertama yang lebih besar; tim mulai berkembang.
  • 2017: Looké Cosmetics diluncurkan.
  • 2018: Lacoco diperkenalkan.
  • 2019–2020: Pertumbuhan pesat Avoskin; inovasi produk meningkat; pengakuan pasar kecantikan Indonesia menguat; keberlanjutan menjadi semakin sentral.
  • 2020: Miraculous Retinol dan inovasi berbasis bahan aktif lainnya menjadi bagian penting portofolio.3
  • 2021 dst.: Your Skin Bae berkembang menjadi lini multi-varian utama; ekspansi berkelanjutan pada perawatan kulit aktif dan konten edukasi.
  • 2022–2025: Ekosistem AVO meluas; inisiatif keberlanjutan berlanjut; ekspansi ritel/distribusi; fokus meningkat pada peluang regional Asia Tenggara.1
  • 2026: Avoskin tetap menjadi salah satu merek perawatan kulit lokal Indonesia terkemuka dalam ekosistem kecantikan AVO yang lebih luas.

Signifikansi Industri

Dari perspektif bisnis, Avoskin merupakan representasi dari kebangkitan industri kecantikan lokal modern Indonesia. Perkembangannya mengilustrasikan pergeseran lanskap kecantikan di tanah air: dari pasar kecantikan lokal tradisional menuju merek lokal dengan formulasi canggih, budaya perawatan kulit yang berorientasi pada bahan, pertumbuhan yang didorong media sosial dan e-commerce, posisi keberlanjutan dan komunitas, hingga ekspansi ke Asia Tenggara.

Ekuitas merek terkuat Avoskin tampaknya berasal dari irisan antara identitas “merek lokal Indonesia”, “perawatan kulit aktif yang efektif”, dan “kecantikan berkelanjutan”. Meskipun demikian, evaluasi terhadap produk Avoskin sebaiknya didasarkan pada komposisi bahan spesifik, konsentrasi, formulasi, status regulasi, dan bukti efikasi masing-masing produk, bukan semata-mata pada reputasi merek secara keseluruhan.

Secara ringkas, Avoskin dapat didefinisikan sebagai perpaduan antara identitas Indonesia, bahan aktif perawatan kulit, unsur alam, keberlanjutan, dan edukasi. Bermula dari kamar kos kecil di Yogyakarta pada tahun 2014, merek ini berkembang menjadi andalan PT AVO Innovation & Technology dengan portofolio yang mencakup perawatan dasar, eksfoliasi, perawatan jerawat, pencerah, hidrasi, dan anti-penuaan. Lini Miraculous, Your Skin Bae, dan Perfect Hydrating Treatment Essence memegang peranan vital dalam identitasnya, sementara kerangka People–Planet–Profit membedakan posisi korporatnya dari banyak merek perawatan kulit konvensional lainnya.1

References

Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait