Tentang Casablanca
Casablanca adalah rumah mode mewah asal Prancis-Maroko yang didirikan pada tahun 2018 oleh desainer kelahiran Paris, Charaf Tajer. Merek ini dikenal luas melalui estetiknya yang penuh warna dan terinspirasi oleh suasana liburan, menggabungkan jahitan mewah, pakaian resor, pakaian olahraga, serta budaya visual Maroko. Koleksi-koleksinya kerap membangkitkan nuansa klub tenis, resor Mediterania, hotel-hotel megah, dunia penerbangan, perjalanan, serta gagasan tentang liburan abadi yang ideal. 1
Rumah mode ini awalnya berfokus sebagai label busana pria sebelum kemudian berekspansi ke busana wanita dan aksesori. Casablanca tumbuh menjadi salah satu label mewah muda yang paling mudah dikenali pada akhir 2010-an hingga awal 2020-an, terutama berkat kemeja sutra berwarna cerah, motif khasnya, potongan yang santai, serta konsep “après-sport” yang diusungnya. 2
Tinjauan Umum
| Detail | |
|---|---|
| Nama merek | Casablanca |
| Didirikan | 2018 |
| Pendiri | Charaf Tajer |
| Latar belakang pendiri | Prancis-Maroko |
| Asal | Paris, France |
| Industri | Mode mewah |
| Fokus awal | Busana pria |
| Busana wanita | Diperkenalkan mulai 2020; koleksi wanita pertama untuk AW21–22 |
| Direktur Kreatif | Charaf Tajer |
| Direktur Seni | Steve Grimes |
| Estetika | Pakaian santai mewah, pakaian resor, après-sport |
| Pengaruh utama | Maroko, Paris, tenis, perjalanan, hotel, gaya hidup Mediterania |
| Penghargaan utama | Penerima bersama LVMH Prize 2020 |
| Situs web resmi | Casablanca Paris |
Fédération de la Haute Couture et de la Mode saat ini mencatat Tajer sebagai direktur kreatif dan Steve Grimes sebagai direktur seni, serta menetapkan tahun pendirian Casablanca pada 2018.
Sejarah
Pendirian
Casablanca didirikan pada 2018 oleh Charaf Tajer, seorang desainer kelahiran Paris keturunan Maroko. Sebelum mendirikan label ini, Tajer telah membangun reputasi di kancah kreatif dan streetwear Paris. Ia menempuh pendidikan arsitektur dan terlibat dalam berbagai proyek yang berkaitan dengan Pigalle, label streetwear Paris yang diasosiasikan dengan Stéphane Ashpool, serta tempat hiburan malam dan ruang kreatif Le Pompon yang didirikannya pada 2010.
Pengalaman-pengalaman tersebut sangat berpengaruh terhadap identitas Casablanca di kemudian hari. Tajer tidak hanya tertarik pada pakaian semata, melainkan ingin menciptakan sebuah dunia dan gaya hidup yang utuh di sekitarnya.
Saat diluncurkan, proposisi Casablanca sengaja dibuat berbeda dari budaya streetwear yang mendominasi kala itu. Alih-alih berfokus pada logo, sepatu sneaker, atau utilitas urban, Tajer membayangkan sosok pengelana yang elegan: seseorang yang berpindah antarhotel, klub tenis, teras pribadi, bandara, dan resor-resor Mediterania.
Vogue menggambarkan konsep orisinal ini sebagai “après-sport”—pakaian yang dirancang untuk periode setelah aktivitas olahraga namun sebelum acara malam hari dimulai.
Asal Usul Nama Casablanca
Nama Casablanca memiliki makna yang sangat personal bagi Tajer.
Kedua orang tuanya bertemu saat bekerja bersama di sebuah atelir pakaian di Casablanca, Maroko, dan Tajer menghabiskan masa kecilnya di kota tersebut selama liburan musim panas. Oleh karena itu, Casablanca merepresentasikan warisan budaya Marokonya sekaligus kenangan pribadinya tentang perjalanan, keluarga, dan musim panas.
Nama ini juga secara sempurna mengomunikasikan fantasi di balik merek tersebut.
Alih-alih memperlakukan Casablanca sekadar sebagai referensi geografis, Tajer menggunakannya sebagai simbol pelarian—sinar matahari, perjalanan, keanggunan, romansa, dan liburan yang diidealkan.
Hal inilah yang memungkinkan merek ini merujuk secara bersamaan pada Maroko, Paris, Italia, klub tenis, dan hotel-hotel mewah tanpa berusaha mewakili satu lokasi harfiah semata.
Identitas Prancis-Maroko
Salah satu karakteristik utama Casablanca adalah perpaduan referensi budaya Prancis dan Maroko.
Sisi Prancis terlihat pada:
- Teknik jahit (tailoring)
- Budaya mode Paris
- Konstruksi bergaya Neapolitan
- Busana pria klasik
- Tradisi kemewahan Eropa
Sementara itu, sisi Maroko muncul melalui:
- Warna-warna yang semarak
- Motif geometris dan ornamen
- Referensi arsitektur
- Lanskap Maroko
- Citra Mediterania/Afrika Utara
- Warisan pribadi Tajer
Fédération de la Haute Couture et de la Mode mendeskripsikan siluet Casablanca sebagai perpaduan antara bentuk klasik Paris dengan motif bermotif Maroko dan warna-warna yang mencolok.
Kombinasi budaya ini merupakan elemen sentral bagi merek, bukan sekadar hiasan dekoratif belaka.
Filosofi Desain
Filosofi Casablanca pada dasarnya dapat diringkas sebagai:
Kemewahan tanpa mengorbankan kenyamanan.
Merek ini menggabungkan material dan konstruksi yang secara tradisional mewah dengan pakaian yang identik dengan relaksasi dan olahraga.
Deskripsi resminya mengkarakterisasi Casablanca sebagai fusi antara kemewahan dan pakaian santai, dengan siluet terinspirasi olahraga yang disempurnakan melalui teknik jahit dan kain premium.
Potongan-potongan khasnya meliputi:
- Kemeja sutra
- Jaket berstruktur
- Celana panjang longgar
- Jaket trek dan setelan olahraga
- Celana pendek
- Rajutan
- Kaos oblong
- Gaun
- Pakaian resor
- Barang kulit
- Aksesori
Hasil akhirnya secara sengaja bukanlah pakaian formal konvensional maupun pakaian olahraga biasa.
Gaya ini lebih mendekati “apa yang Anda kenakan setelah bermain tenis di sebuah resor mewah.”
Estetika Casablanca
Casablanca sangat mudah dikenali berkat bahasa visualnya yang kuat.
Warna
Merek ini sering menggunakan palet warna:
- Terakota
- Oranye
- Kuning lemon
- Merah muda
- Hijau
- Turquoise
- Biru langit
- Krem
- Putih
- Nuansa pastel
Deskripsi resmi rumah mode ini secara khusus merujuk pada warna terakota Afrika Utara dan lapangan tenis tanah liat, yang dipadukan dengan warna putih tenis dan warna-warna pastel.
Motif
Motif cetak merupakan salah satu tanda tangan terkuat Casablanca.
Motif-motif ini dapat menggambarkan atau merujuk pada:
- Lanskap alam
- Pohon palem
- Arsitektur
- Tenis
- Mobil
- Perjalanan
- Hewan
- Taman eksotis
- Pemandangan Mediterania
- Motif geometris dekoratif
Alih-alih tampil halus, motif-motif ini sering kali membuat pakaian itu sendiri terasa seperti suvenir dari liburan mewah imajiner.
Tenis dan Konsep “Après-Sport”
Tenis bisa dibilang sebagai salah satu referensi berulang yang paling penting dalam narasi Casablanca.
Merek ini mengambil elemen-elemen pakaian tenis yang mudah dikenali—setelan olahraga, polo, celana pendek, siluet sporty, dan warna putih bersih—lalu mentransformasikannya menjadi mode mewah.
Perbedaan pentingnya adalah Casablanca tidak benar-benar menjual pakaian yang dirancang utamanya untuk bermain tenis.
Merek ini menjual fantasi di sekitar olahraga tersebut:
klub pedesaan → pertandingan → sampanye → matahari terbenam → hotel → malam hari.
Itulah makna dari konsep après-sport yang diusung merek ini.
Deskripsi merek secara eksplisit menyebutkan Casablanca sebagai reinterpretasi modern dari estetika “après-sport”, yang menggabungkan potongan terinspirasi tenis dengan jahitan ala Neapolitan.
Material dan Keahlian Tangan
Meskipun identitas visualnya terasa menyenangkan, Casablanca menempatkan dirinya dalam kategori mode mewah melalui pemilihan material dan kualitas konstruksinya.
Material penting yang digunakan meliputi:
- Sutra
- Katun
- Kain terry
- Kasmir
- Kulit
- Kain jahit (tailoring)
Kontras ini disengaja.
Sebuah garmen Casablanca mungkin memiliki grafis cetak yang sangat mewah namun dibuat dari kain mewah tradisional.
Kombinasi itulah yang memberikan ketegangan khas pada merek ini:
keahlian tangan yang serius + citra yang menyenangkan.
Busana Pria
Casablanca awalnya diluncurkan sebagai label busana pria.
Koleksi-koleksi awalnya menetapkan banyak karakteristik yang kemudian identik dengan rumah mode ini:
- Jahitan yang santai
- Kemeja sutra
- Setelan olahraga mewah
- Motif berwarna-warni
- Pakaian terinspirasi olahraga
- Siluet lebar dan nyaman
- Referensi resor yang kuat
Alih-alih menyajikan maskulinitas melalui jahitan yang kaku, Tajer menciptakan lemari pakaian pria yang lebih ekspresif dan glamor.
Hal ini sangat signifikan pada periode ketika mode pria semakin bergerak menjauh dari ide-ide konservatif mengenai warna dan ornamen.
Vogue Business kemudian menggambarkan popularitas Casablanca sebagai bagian dari pergeseran yang lebih luas menuju keberanian pria dalam berpakaian di Eropa dan Amerika Serikat.
Busana Wanita
Casablanca kemudian berekspansi melampaui busana pria.
Sebuah koleksi kapsul busana wanita muncul sekitar tahun 2020, diikuti dengan pengembangan koleksi wanita yang lebih luas. Fédération de la Haute Couture et de la Mode mencatat koleksi wanita pertama merek ini pada musim AW21–22.
Koleksi wanita tetap mempertahankan kosakata inti Casablanca:
- Warna-warna cerah
- Sutra
- Jahitan terstruktur
- Siluet resor
- Referensi olahraga
- Motif dekoratif
- Glamor vintage
Alih-alih menciptakan identitas yang sepenuhnya terpisah untuk wanita, Tajer sebagian besar menerjemahkan semesta Casablanca yang sudah ada ke dalam busana wanita.
Ketenaran
Kenaikan popularitas Casablanca tergolong sangat cepat untuk sebuah label mewah muda.
Merek ini mendapat manfaat dari beberapa faktor:
- Estetika yang sangat mudah dikenali
- Adopsi kuat oleh selebritas
- Kebangkitan kembali busana pria yang ekspresif
- Motif dan warna yang ramah media sosial
- Konsep gaya hidup yang jelas
- Jaringan kreatif Tajer yang sudah mapan di Paris
Label ini menarik perhatian para selebritas dan tokoh mode, termasuk Kendall Jenner, Burna Boy, dan Jeff Goldblum, di antaranya.
Yang patut dicatat, Tajer menyatakan bahwa Casablanca pada awalnya beroperasi praktis tanpa anggaran pemasaran konvensional, dengan sangat mengandalkan peragaan busana, film kreatif, promosi dari mulut ke mulut, dan visibilitas organik.
LVMH Prize
Salah satu tonggak utama dalam sejarah awal Casablanca terjadi pada 2020, ketika Charaf Tajer menjadi penerima bersama LVMH Prize.
LVMH Prize mengakui para desainer yang sedang naik daun dan merupakan salah satu penghargaan paling bergengsi dalam industri mode internasional.
Profil resmi LVMH Prize menggambarkan Tajer sebagai desainer dan wirausahawan otodidak yang label Casablanca-nya memadukan keanggunan dan kenyamanan.
Pengakuan ini membantu menetapkan Casablanca bukan sekadar pendatang baru yang modis, melainkan memposisikan merek ini sebagai rumah mode mewah baru yang serius.
Kolaborasi
Kolaborasi telah menjadi bagian penting dari ekspansi Casablanca.
Di antara kolaborasi ternamanya adalah kemitraan dengan:
New Balance
Casablanca berkolaborasi secara ekstensif dengan New Balance, menghasilkan interpretasi sneaker dan pakaian olahraga yang berorientasi pada mode. Proyek-proyek ini membantu menghubungkan estetika mewah Casablanca dengan budaya sneaker arus utama.
Bulgari
Merek ini juga berkolaborasi dengan Bulgari, membawa bahasa visual Casablanca yang penuh warna dan menyenangkan ke dalam dunia perhiasan dan aksesori mewah.
Kolaborasi-kolaborasi ini selaras dengan filosofi Tajer: mengambil sesuatu yang akrab, atletis, atau tradisional lalu mengubahnya menjadi sesuatu yang mewah dan sangat bergaya.
Peragaan Busana dan Presentasi
Casablanca telah membangun reputasi dalam memperlakukan presentasi mode sebagai bagian dari pembangunan dunianya yang lebih luas.
Koleksi-koleksinya sering kali terasa kurang seperti presentasi pakaian konvensional dan lebih menyerupai fantasi perjalanan.
Lingkungan yang berulang meliputi:
- Lapangan tenis
- Bandara
- Hotel
- Lanskap Mediterania
- Klub pedesaan
- Arsitektur Maroko
- Resor mewah
Tujuannya bukan sekadar memamerkan jaket atau kemeja, melainkan mengomunikasikan gaya hidup di mana pakaian-pakaian tersebut berada.
Rumah mode ini terus terwakili dalam ekosistem mode Paris; FHCM saat ini mencatat Casablanca beserta koleksi dan peragaan busananya.
Filosofi Merek
Inti dari Casablanca adalah gagasan tentang keindahan dan pelarian.
Tajer telah menggambarkan ambisinya dalam hal menyebarkan keindahan, kepercayaan diri, dan apresiasi terhadap hal-hal indah di dunia. Ia juga mengungkapkan aspirasinya agar Casablanca bergabung dengan warisan rumah-rumah mode mewah besar Prancis.
Hal ini menjelaskan mengapa Casablanca sering kali terasa sengaja optimistis.
Merek ini pada dasarnya bukan tentang distopia, pemberontakan, atau minimalisme.
Sebaliknya, ia membayangkan:
Bagaimana jika kehidupan sehari-hari terasa seperti sedang berlibur?
Gagasan tersebut bisa dibilang merupakan proposisi intelektual dan komersial terpenting dari merek ini.
Posisi Casablanca dalam Mode Modern
Casablanca muncul pada momen yang menarik dalam dunia mode.
Selama dekade 2010-an, streetwear telah menjadi sangat berpengaruh dalam mode mewah. Merek-merek menekankan pada:
- Sepatu sneaker
- Hoodie
- Logo
- Siluet kebesaran
- Budaya anak muda
- Referensi jalanan
Casablanca mengambil jalur yang berbeda.
Merek ini mempertahankan sebagian sikap santai ala streetwear namun memadukannya dengan:
jahitan tradisional + pakaian resor + kain mewah + glamor vintage + pakaian olahraga.
Dalam pengertian ini, Casablanca membantu mempopulerkan gagasan berbeda tentang busana pria mewah kontemporer: nyaman, penuh warna, dan flamboyan alih-alih kaku dan bersahaja.
Karakteristik Pembeda
Beberapa karakteristik membedakan rumah mode ini dari merek mewah lainnya.
1. Dunia visual yang mudah dikenali
Anda sering kali dapat mengidentifikasi Casablanca tanpa melihat logonya berkat warna, motif, dan citra resornya.
2. Pakaian santai mewah
Merek ini menempati ruang antara kemewahan formal dan pakaian olahraga kasual.
3. Hibriditas budaya
Jahitan Prancis dan citra Maroko hidup berdampingan alih-alih diperlakukan sebagai pengaruh yang terpisah.
4. Pelarian
Perjalanan dan liburan bukanlah tema sesekali—melainkan fondasi utama merek ini.
5. Optimisme
Palet warna cerah dan citranya secara sengaja mengomunikasikan kesenangan, kehangatan, dan kepercayaan diri.
6. Bercerita yang kuat
Hampir setiap koleksi dapat dipahami sebagai bagian dari perjalanan imajiner yang lebih besar.
Pengembangan Bisnis
Casablanca telah berekspansi jauh melampaui proposisi busana pria aslinya.
Pada awal 2020-an, Vogue Business melaporkan bahwa merek ini tersedia melalui ratusan akun grosir secara internasional dan bahwa busana wanita telah menjadi bagian signifikan dari bisnisnya.
Semesta produknya juga telah meluas melampaui pakaian ke dalam kategori seperti:
- Tas
- Perhiasan
- Kacamata
- Alas kaki
- Aksesori
- Produk gaya hidup
Ambisi jangka panjangnya lebih besar daripada sekadar menjadi label mode lain. Tajer telah membahas berbagai kemungkinan termasuk hospitality, interior, dan hotel, sejalan dengan penekanan Casablanca pada penciptaan semesta gaya hidup yang utuh.
Casablanca Saat Ini
Hingga tahun 2026, Casablanca tetap menjadi rumah mode mewah muda yang mapan dengan kehadiran kuat dalam sistem mode internasional.
Situs web resmi merek ini menggambarkan identitas terkini di sekitar gagasan fundamental yang sama: warna Afrika Utara, tenis, pakaian santai mewah, jahitan Neapolitan, serta atmosfer jam-jam antara aktivitas siang hari dan malam hari. Situsnya saat ini sudah menampilkan musim Spring/Summer 2026.
FHCM terus mencatat Casablanca sebagai rumah mode beserta acara-acara mendatangnya, termasuk presentasi Paris yang dijadwalkan pada 2 Oktober 2026.
Identitas Merek dalam Satu Kalimat
Jika harus menjelaskan Casablanca kepada seseorang yang belum pernah mendengarnya:
Casablanca adalah rumah mode mewah Prancis-Maroko yang mengubah fantasi liburan elegan, penuh warna, dan selalu cerah menjadi pakaian.
Atau, lebih sederhana lagi:
Casablanca = Jahitan Paris × Warisan Maroko × Tenis × Kehidupan Resor × Kemewahan × Pelarian.
Warisan dan Signifikansi
Kepentingan Casablanca bukan berasal dari usianya—karena masih merupakan rumah mode yang relatif muda—melainkan dari seberapa cepat ia membangun bahasa visual dan budaya yang khas.
Charaf Tajer mengambil elemen-elemen yang secara tradisional berasal dari dunia berbeda:
- Streetwear
- Jahitan Prancis
- Budaya Maroko
- Pakaian olahraga
- Glamor era 1970-an/1980-an
- Budaya resor Mediterania
- Keahlian tangan mewah
lalu mengubahnya menjadi identitas mode yang koheren.
Pada akhirnya, itulah yang direpresentasikan Casablanca dalam mode kontemporer: transformasi waktu luang menjadi kemewahan, dan kemewahan menjadi fantasi pelarian.





