I Indonesia Brand Wiki

Tentang Counterpain

Counterpain adalah merek produk analgesik topikal yang digunakan terutama untuk meredakan nyeri otot, sakit sendi, keseleo, ketegangan otot, memar, serta ketidaknyamanan muskuloskeletal lokal lainnya secara sementara. Merek ini sangat dikenal di kawasan Asia Tenggara, khususnya di Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Filipina. Saat ini, Counterpain berada di bawah naungan grup Taisho Pharmaceutical, sebuah perusahaan farmasi asal Jepang.

Counterpain umumnya dikenal sebagai sediaan topikal, yaitu produk yang dioleskan langsung pada area yang sakit, bukan diminum. Bergantung pada pasar dan formulasinya, rangkaian produk ini mencakup krim penghangat, gel pendingin, serta koyo obat.

Profil Merek

Atribut Informasi
Merek Counterpain®
Kategori Analgesik topikal / analgesik anti-inflamasi topikal
Fungsi Utama Meredakan nyeri otot dan sendi serta nyeri ringan terkait secara sementara
Asal / Pasar Utama Asia Tenggara
Diluncurkan 1972, menurut Taisho
Pemilik Saat Ini Taisho Pharmaceutical
Pemilik Sebelumnya di Asia Bristol-Myers Squibb
Pasar Utama Indonesia
Slogan Terkenal di Indonesia “No Pain No Gain”
Bentuk Produk Krim, gel, koyo/plester; ketersediaan bervariasi menurut negara

Taisho mendeskripsikan Counterpain sebagai “ikon Asia lintas generasi” dan menyatakan bahwa merek ini diluncurkan pada tahun 1972.

Sejarah

Pengembangan Awal

Counterpain memiliki sejarah yang panjang dalam sektor kesehatan konsumen di Asia Tenggara. Meskipun saat ini identik dengan Taisho, merek ini sebelumnya merupakan bagian dari portofolio OTC Asia milik Bristol-Myers Squibb.

Di Indonesia, Counterpain telah diproduksi dan dipasarkan oleh organisasi Squibb lokal selama beberapa dekade sebelum Taisho mengakuisisi bisnis tersebut. Materi historis dari Universitas Indonesia mencatat Counterpain sebagai salah satu produk yang diproduksi oleh PT Squibb Indonesia, yang didirikan pada tahun 1970.

Sejarah korporat Taisho sendiri menetapkan tahun 1972 sebagai tahun peluncuran Counterpain.

Era Bristol-Myers Squibb

Pada akhir abad ke-20 hingga awal 2000-an, Counterpain menjadi salah satu merek OTC penting bagi Bristol-Myers Squibb di Asia Tenggara.

Menjelang tahun 2000-an, Counterpain telah mapan di berbagai pasar, termasuk Indonesia dan Thailand. Pengumuman tahun 2009 dari Bristol-Myers Squibb menyebutkan bahwa Counterpain adalah salah satu merek OTC yang hak merek dagang, pendaftaran, dan aset terkaitnya di Asia dijual kepada Taisho.

Akuisisi oleh Taisho

Titik balik utama terjadi pada tahun 2009, ketika Taisho Pharmaceutical mengakuisisi sejumlah aset OTC terpilih milik Bristol-Myers Squibb di kawasan Asia-Pasifik.

Transaksi ini mencakup hak atas Counterpain, beserta merek-merek lain seperti Tempra, Theragran-M, Engran, Ceetrus, dan Keri. Taisho juga mengakuisisi anak perusahaan Bristol-Myers Squibb di Indonesia, PT Bristol-Myers Squibb Indonesia Tbk, yang kemudian berganti nama menjadi PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk. 1

Dengan demikian, kepemilikan modern Counterpain dapat diringkas sebagai berikut:

Squibb → Bristol-Myers Squibb → Taisho Pharmaceutical

Penting untuk dicatat bahwa Taisho bukan pencetus merek ini di Indonesia; perusahaan tersebut memperoleh hak merek Counterpain di Asia beserta bisnis terkaitnya dari Bristol-Myers Squibb pada tahun 2009.

Produk dan Formulasi

Counterpain tidak selalu memiliki formulasi yang identik di seluruh dunia. Komposisi dan produk yang tersedia berbeda-beda tergantung pada negara dan persetujuan regulasi setempat.

Counterpain Cream

Krim Counterpain klasik merupakan analgesik topikal dengan sensasi hangat. Sebagai contoh, informasi produk Taisho Thailand mencantumkan bahan aktif sebagai berikut:

  • Methyl salicylate 10,2%
  • Eugenol 1,36%
  • Levomenthol 5,44%

Produk ini dipasarkan sebagai krim yang dioleskan dan dipijat pada area yang mengalami nyeri otot. 7

Bahan-bahan tersebut memberikan efek sensoris hangat atau dingin yang khas sekaligus memberikan pereda gejala topikal.

Counterpain Cool

Counterpain Cool merupakan formulasi pendingin, berbeda dari krim tradisional yang bersifat menghangatkan. Taisho Thailand mencantumkan levomenthol 4% sebagai bahan aktifnya dan mendeskripsikannya untuk nyeri otot yang berkaitan dengan keseleo, memar, benturan, serta cedera akibat olahraga. 4

Konsep dasar produk ini adalah:

Counterpain → sensasi hangat
Counterpain Cool → sensasi dingin

Counterpain Plus

Beberapa pasar juga menyediakan Counterpain Plus, sebuah formulasi yang lebih khusus. Di Thailand, Taisho mencantumkan piroxicam bersama methyl salicylate, levomenthol, dan eugenol, serta memposisikannya untuk nyeri inflamasi seperti nyeri sendi. 21

Karena mengandung bahan aktif farmasi yang berbeda, produk ini tidak boleh dianggap sama atau dapat dipertukarkan begitu saja dengan krim Counterpain biasa.

Counterpain Patch

Counterpain juga telah berekspansi melampaui krim dan gel menuju kategori koyo atau plester obat.

Portofolio produk Taisho Thailand mencakup Counterpain Medicated Plaster Warm dan Counterpain Medicated Plaster Cool. Koyo hangat menggunakan glycol salicylate dan L-menthol, sedangkan versi dingin menggunakan L-menthol. 5

Di Indonesia, Counterpain Patch dan Counterpain Patch Hot diperkenalkan sebagai bagian dari ekspansi merek ke kategori plester analgesik. Materi laporan tahunan Taisho Indonesia menyebutkan bahwa produk-produk ini telah memasuki tahun kedua di pasar Indonesia pada tahun 2016.

Cara Kerja Counterpain

Counterpain termasuk dalam kategori luas analgesik topikal. Alih-alih menyalurkan obat pereda nyeri ke seluruh tubuh melalui tablet yang ditelan, produk topikal dioleskan pada kulit di atas area yang terasa tidak nyaman.

Formulasi Counterpain tradisional menggunakan bahan-bahan seperti methyl salicylate, menthol/levomenthol, dan eugenol. Bahan-bahan ini menghasilkan sensasi khas—terutama rasa hangat atau dingin—yang dapat membantu mengubah persepsi pengguna terhadap nyeri lokal.

Sebagai contoh:

  • Menthol/levomenthol menghasilkan sensasi dingin.
  • Methyl salicylate adalah golongan salisilat yang digunakan dalam sediaan pereda nyeri topikal.
  • Eugenol berkontribusi pada sifat analgesik formulasi serta aromanya yang khas.

Efek farmakologis yang tepat bergantung pada formulasi Counterpain tertentu, sehingga label produk harus dijadikan acuan untuk menentukan bahan aktif dan indikasi yang disetujui di negara masing-masing.

Counterpain di Indonesia

Indonesia bisa dibilang merupakan pasar yang paling erat kaitannya dengan Counterpain.

PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk menggambarkan Counterpain sebagai salah satu merek OTC andalan perusahaan. Laporan tahunan 2023 menyatakan bahwa Counterpain dan Tempra telah melayani pasar Indonesia selama lebih dari 50 tahun. 6

Hal ini menjadikan Counterpain sebagai merek kesehatan konsumen yang memiliki rekam jejak luar biasa panjang di Indonesia.

Posisioning merek ini secara historis berfokus pada orang-orang yang mengalami nyeri otot sehari-hari, termasuk ketidaknyamanan yang berkaitan dengan:

  • pekerjaan fisik,
  • olahraga,
  • aktivitas atletik,
  • perjalanan,
  • ketegangan dan keseleo,
  • kelelahan otot umum, dan
  • nyeri ringan lainnya.

Oleh karena itu, merek ini menempati posisi unik di antara praktik perawatan diri tradisional dan produk farmasi OTC modern.

“No Pain No Gain”

Salah satu konsep pemasaran Counterpain yang paling mudah dikenali di Indonesia adalah:

“No Pain No Gain”

Taisho Pharmaceutical Indonesia memperkenalkan kampanye ini pada tahun 2016, dengan target khusus konsumen muda. Kampanye ini dirancang untuk menghubungkan Counterpain dengan nilai-nilai kerja keras, aktivitas fisik, pengembangan diri, dan pencapaian tujuan pribadi. Kampanye ini memanfaatkan televisi, media digital, media sosial, serta aktivasi langsung di lapangan. 9

Langkah ini merupakan perubahan penting dalam komunikasi merek.

Alih-alih menyajikan Counterpain sekadar sebagai obat untuk konsumen usia lanjut yang menderita nyeri, merek ini semakin mengasosiasikan dirinya dengan gaya hidup aktif:

olahraga → nyeri otot → Counterpain → kembali beraktivitas

Posisioning tersebut membantu Counterpain tetap relevan bagi konsumen muda sembari mempertahankan reputasinya yang sudah lama terbangun.

Pengenalan Merek di Indonesia

Counterpain telah mencapai tingkat pengenalan merek yang substansial di Indonesia.

Menurut Taisho Pharmaceutical Indonesia, Counterpain menerima Top Brand Award dalam kategori krim otot setiap tahun dari 2015 hingga 2022, meraih delapan penghargaan berturut-turut. Riset penghargaan ini mempertimbangkan parameter termasuk top-of-mind awareness, pangsa pasar, dan komitmen konsumen. 2

Survei tahun 2022 melibatkan lebih dari 12.000 responden di 15 kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, Balikpapan, Denpasar, dan Banjarmasin. 8

Akibatnya, Counterpain lebih dari sekadar produk farmasi di Indonesia: merek ini telah menjadi merek konsumen yang sangat dikenal dalam kategori pereda nyeri topikal.

Pemasaran dan Duta Merek

Pemasaran Counterpain telah berkembang pesat seiring waktu.

Kampanye “No Pain No Gain” tahun 2016 berupaya mengasosiasikan merek dengan konsumen yang lebih muda, ambisius, dan aktif secara fisik. 10

Pada tahun 2022, Taisho Pharmaceutical Indonesia menunjuk selebritas Indonesia Raffi Ahmad dan Nagita Slavina sebagai duta merek untuk Counterpain dan Tempra. Taisho secara eksplisit menghubungkan citra publik mereka tentang kerja keras, ketekunan, kewirausahaan, dan gaya hidup sehat dengan posisioning “No Pain No Gain” milik Counterpain. 3 12

Hal ini mencerminkan evolusi merek yang lebih luas:

obat pereda nyeri tradisional → merek gaya hidup aktif

Kehadiran Internasional

Meskipun sangat menonjol di Indonesia, Counterpain bukanlah merek yang eksklusif hanya ada di Indonesia.

Taisho mengidentifikasi Counterpain sebagai salah satu produk internasionalnya dan mendeskripsikannya sebagai analgesik anti-inflamasi topikal yang dijual di seluruh jaringan bisnis Asiannya. 11

Merek ini ditemukan di beberapa pasar Asia Tenggara, dengan formulasi yang disesuaikan dengan persyaratan regulasi lokal.

Sebagai contoh, portofolio Taisho Pharmaceutical Thailand meliputi:

  • Counterpain
  • Counterpain Cool
  • Counterpain Plus
  • Counterpain Medicated Plaster Warm
  • Counterpain Medicated Plaster Cool
  • formulasi spesifik pasar lainnya. 24

Oleh karena itu, formulasi produk tidak boleh diasumsikan identik antar-negara.

Manufaktur dan Kepemilikan Korporat

Saat ini, Counterpain berafiliasi dengan Taisho Pharmaceutical, yang berkantor pusat di Jepang.

Di Indonesia, perusahaan yang bertanggung jawab adalah PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk. Perusahaan ini menangani operasi farmasi Taisho di Indonesia dan secara historis mengidentifikasi Counterpain sebagai salah satu merek OTC utamanya. 23

Akuisisi bisnis OTC Asia milik Bristol-Myers Squibb oleh Taisho pada tahun 2009 memiliki arti strategis karena memberikan Taisho merek-merek kesehatan konsumen yang sudah mapan serta platform distribusi dan manufaktur yang sudah ada di Asia Tenggara. 14

Counterpain pun menjadi salah satu merek yang membantu Taisho membangun kehadiran OTC jangka panjang di Asia Tenggara.

Signifikansi Merek

Signifikansi Counterpain berasal dari beberapa faktor:

1. Longevitas

Merek ini bermula sejak tahun 1972, memberikannya sejarah lebih dari lima dekade. 20

2. Identitas Asia Tenggara yang Kuat

Berbeda dengan banyak merek farmasi global yang utamanya diasosiasikan dengan Amerika Utara atau Eropa, Counterpain telah mengembangkan identitas yang sangat kuat dalam layanan kesehatan konsumen Asia. Taisho sendiri menyebutnya sebagai “ikon Asia.”

3. Ekuitas Merek di Indonesia

Di Indonesia, merek ini telah hadir selama lebih dari 50 tahun dan menjadi salah satu merek OTC utama PT Taisho Pharmaceutical Indonesia. 13

4. Ekspansi Lini Produk

Counterpain berevolusi dari krim topikal tradisional menjadi gel pendingin dan koyo obat, memungkinkannya bersaing di berbagai bentuk pereda nyeri topikal. 25

5. Familiaritas Budaya

Kehadirannya yang lama di Indonesia membuat nama “Counterpain” sering digunakan hampir sebagai istilah umum untuk pereda nyeri otot topikal, meskipun secara teknis Counterpain adalah merek dagang spesifik, bukan nama generik untuk semua analgesik topikal. 17

Keamanan dan Penggunaan

Produk Counterpain adalah obat, bukan sekadar balsem kosmetik biasa. Oleh karena itu, penggunaan yang tepat bergantung pada formulasi spesifiknya.

Analgesik topikal umumnya harus digunakan sesuai dengan label dan instruksi regulasi setempat. Pengguna perlu memperhatikan peringatan mengenai kulit yang rusak atau iritasi, kontak dengan mata atau selaput lendir, frekuensi pengolesan, serta durasi penggunaan.

Produk Counterpain yang berbeda dapat mengandung bahan aktif yang sangat berbeda. Misalnya, Counterpain hangat biasa dan Counterpain Plus adalah produk yang berbeda secara farmakologis. 22

Oleh sebab itu, “Counterpain” tidak boleh diperlakukan sebagai satu formula universal.

Linimasa Korporat

Tahun Peristiwa
1972 Sejarah korporat Taisho menetapkan tahun ini sebagai tahun peluncuran Counterpain. 18
1970-an–2000-an Counterpain berkembang sebagai analgesik topikal OTC yang mapan di Asia Tenggara di bawah bisnis Squibb/Bristol-Myers Squibb. 14
2009 Taisho mengakuisisi Counterpain dan hak merek OTC Asia lainnya dari Bristol-Myers Squibb serta mengakuisisi bisnis BMS Indonesia. 15
2015–2022 Counterpain menerima Top Brand Award Indonesia delapan kali berturut-turut, menurut Taisho Indonesia. 16
2016 Kampanye “No Pain No Gain” diluncurkan di Indonesia, menargetkan konsumen muda. 9
2022 Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ditunjuk sebagai duta merek Counterpain di Indonesia. 3
2023 Taisho Indonesia melaporkan bahwa Counterpain telah melayani pasar Indonesia selama lebih dari 50 tahun. 6
Saat Ini Counterpain tetap menjadi salah satu merek analgesik topikal Asia utama Taisho, dengan berbagai formulasi di pasar yang berbeda. 19

References

  1. Counterpain – TAISHO PHARMACEUTICAL (THAILAND) CO., LTD.
  2. Taisho Indonesia
  3. Taisho Indonesia
  4. Counterpain: Kandungan, Manfaat & Efek Samping
  5. ກົມອາຫານ ແລະ ຢາ :: ກະຊວງສາທາລະນະສຸກ, ສປປລາວ ::
  6. Manfaat dan Variasi Counterpain untuk Redakan Nyeri Lutut » Klinik Nyeri Lutut Terlengkap di Jakarta
  7. เคาน์เตอร์เพน – TAISHO PHARMACEUTICAL (THAILAND) CO., LTD.
  8. Taisho Indonesia
  9. Taisho Indonesia
  10. Taisho Indonesia
  11. Counterpain Analgesic Balm | Taisho
  12. Taisho Indonesia
  13. FDA Verification Portal
  14. Ivan herivan Christiyanto – BUSINESS MANAGER / NATIONAL SALES MANAGER OTC PT.TAISHO PHARMACEUTICAL INDONESIA | LinkedIn
  15. Herpri Darmansyah – PPIC Section Head PT. Taisho Pharmaceutical Indonesia– | LinkedIn
  16. Surya Saputri – Apoteker | Farmasi | LinkedIn
  17. Dầu xoa, cao xoa Counterpain: Hướng dẫn sử dụng, tác dụng, liều dùng & giá bán | Vinapha.com
  18. Counterpain. Drug Information, Indications & Other Medicaments on Catalog.md – Bristol-Myers Squibb; DKSH; Taisho Pharmaceutical
  19. Counterpain. Drug Information, Indications & Other Medicaments on Catalog.md – Bristol-Myers Squibb
  20. Die Geschichte Von Counterpain Salbe – Counterpain Hot Cool Oder Plus Analgetischer Balsam Von Taisho
  21. mims.com
  22. Counterpain/Counterpain Cool: Uses, Dosage & Side Effect | MIMS
  23. Taisho Pharmaceutical Indonesia Products & Pharmaceutical distributor | MIMS Indonesia
  24. Effective Pain Relief For Muscle & Joint | Counterpain MY
  25. COUNTERPAIN, Analgesic Balm 30g | Watsons Indonesia
Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait