I Indonesia Brand Wiki

Tentang Dial

Dial adalah merek perawatan diri asal Amerika Serikat yang paling dikenal melalui produk sabun batang, sabun cair tubuh, dan sabun cuci tangan. Merek ini pertama kali diluncurkan pada tahun 1948 di Amerika Serikat dan saat ini dimiliki oleh Henkel, perusahaan multinasional barang konsumsi dan kimia asal Jerman. Dial membangun reputasinya melalui produk pembersih deodoran dan antibakteri, serta menjadi salah satu merek sabun paling ikonik dalam budaya konsumen Amerika.1

Ikhtisar

Bidang Informasi
Merek Dial®
Industri Perawatan diri / perawatan kulit
Produk utama Sabun batang, sabun cair tubuh, sabun cuci tangan cair
Negara asal Amerika Serikat
Didirikan / diluncurkan 1948
Perusahaan awal Armour and Company / lini Gold Seal Company
Pemilik saat ini Henkel
Grup korporat saat ini Henkel Consumer Brands
Pasar utama Amerika Utara, khususnya Amerika Serikat
Dikenal karena Sabun deodoran, pembersih antibakteri, sabun cair tubuh
Slogan klasik “Aren’t you glad you use Dial? Don’t you wish everybody did?”
Situs web Situs resmi Dial

Sejarah

Awal mula

Sejarah Dial bermula dari perusahaan pengolahan daging Amerika Serikat, Armour and Company, yang telah memproduksi sabun sejak akhir abad ke-19. Produksi sabun tersebut memanfaatkan lemak dan lemak hewani yang merupakan hasil sampingan dari operasi pengolahan daging Armour.2

Pada tahun 1948, Dial diperkenalkan di Chicago. Catatan sejarah Henkel menyebutkan bahwa produk ini awalnya diluncurkan oleh Gold Seal Company, yang kemudian diakuisisi oleh Armour dan akhirnya menjadi bagian dari sejarah merek Henkel. Dial dipasarkan sebagai sabun deodoran antibakteri pertama di Amerika Serikat, dengan nama yang diasosiasikan dengan konsep perlindungan bau badan “sepanjang hari”.

Produk ini kemudian didistribusikan secara nasional pada tahun 1949 dan dengan cepat memantapkan posisinya sebagai merek sabun deodoran utama.3

Popularitas

Kesuksesan awal Dial tidak hanya didorong oleh kualitas produk, tetapi juga oleh strategi periklanan yang agresif. Selama dekade 1950-an dan seterusnya, merek ini sangat lekat dengan upaya mengatasi bau badan dan memberikan sensasi segar.

Slogan iklannya yang paling terkenal adalah:

“Aren’t you glad you use Dial? Don’t you wish everybody did?”

Slogan ini digunakan selama beberapa dekade dan menjadi salah satu frasa iklan yang paling mudah dikenali dalam sejarah sabun di Amerika Serikat.

Dial akhirnya menjadi merek sabun deodoran terdepan di Amerika Serikat. Kesuksesan ini juga mendorong ekspansi merek melampaui produk sabun batang aslinya.

Sejarah korporat

Kepemilikan korporat Dial cukup kompleks karena terdapat perbedaan antara merek Dial dan The Dial Corporation.

Armour

Dial awalnya berada di bawah naungan Armour and Company. Karena popularitas Dial yang terus meningkat, aktivitas produk konsumen Armour diorganisir menjadi Armour-Dial, Inc. pada tahun 1967.4

Greyhound

Pada tahun 1970, Greyhound Corporation mengakuisisi Armour and Company. Bisnis produk konsumen, termasuk Dial, tetap beroperasi di bawah nama Armour-Dial.

Greyhound kemudian merestrukturisasi kepentingan bisnisnya. Pada tahun 1985, perusahaan ini menggabungkan Armour-Dial dengan bisnis produk konsumen yang diakuisisi dari Purex Industries, membentuk The Dial Corporation.5

The Dial Corporation independen

Pada pertengahan 1990-an, bisnis produk konsumen Dial dipisahkan dari organisasi Greyhound sebelumnya. Bisnis konsumen ini kemudian menjadi The Dial Corporation yang independen dan berkantor pusat di Scottsdale, Arizona.6

Selama periode ini, perusahaan memiliki atau mengakuisisi berbagai merek konsumen selain sabun Dial, yang mencerminkan makna lebih luas dari “The Dial Corporation” sebagai sebuah perusahaan, bukan sekadar merek sabun.

Akuisisi oleh Henkel

Titik balik modern terbesar terjadi pada tahun 2004, ketika Henkel asal Jerman mengakuisisi The Dial Corporation. Henkel menyatakan bahwa akuisisi ini secara signifikan memperkuat portofolio produk konsumennya di Amerika Utara.

Akuisisi ini membawa Dial ke dalam portofolio internasional Henkel. Hingga saat ini, Dial tetap menjadi salah satu merek konsumen mapan milik Henkel.7

Produk

Saat ini, Dial terutama dikenal melalui produk-produk pembersih diri.

Sabun batang

Produk tradisional Dial adalah sabun batang, kategori yang membangun reputasi merek ini. Sabun klasik Dial sangat identik dengan fungsi deodoran dan pembersihan antibakteri.

Sabun cair tubuh

Sabun cair tubuh telah menjadi bagian penting dari portofolio Dial modern. Merek ini menawarkan rangkaian sabun cair tubuh yang dirancang dengan fokus pada pembersihan, aroma, kenyamanan kulit, dan preferensi konsumen yang beragam.

Pada tahun 2023, Dial merayakan ulang tahun ke-75 dengan memperbarui koleksi sabun cair tubuhnya yang mencakup reformulasi produk dan perubahan kemasan.13

Sabun cuci tangan

Dial juga menjual sabun cuci tangan cair. Menurut Henkel dan Dial, merek ini memperkenalkan apa yang mereka sebut sebagai sabun cuci tangan cair antibakteri pertama pada tahun 1988, sebuah tonggak sejarah penting dalam pengembangan produknya.

Posisi produk

Posisi merek saat ini lebih luas dibandingkan fokus awalnya pada sabun deodoran. Dial mendeskripsikan dirinya melalui konsep pembersihan mendalam yang tetap lembut di kulit, sembari terus menekankan aspek higiene dan kebersihan.9

Sejarah sabun antibakteri

Produk antibakteri merupakan bagian penting dari identitas historis Dial.

Formula asli Dial menggunakan hexachlorophene, senyawa antimikroba, untuk mendukung posisi deodoran dan antibakterinya. Hexachlorophene kemudian dihapus dari produk konsumen biasa setelah munculnya masalah keamanan dan tindakan regulasi pada awal 1970-an.8

Dial kemudian menggunakan bahan antimikroba lainnya. Namun, lingkungan regulasi terkait sabun antibakteri berubah secara substansial seiring berjalannya waktu.

Pada tahun 2016, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menetapkan aturan final mengenai bahan antibakteri tertentu, termasuk triclosan dan triclocarban, dalam produk cuci antibakteri konsumen. Hal ini memaksa terjadinya perubahan di seluruh industri, termasuk reformulasi produk yang dipasarkan sebagai antibakteri.9

Sejarah ini penting karena Dial modern tidak seharusnya dipandang sama dengan produk antibakteri yang ada pada pertengahan abad ke-20. Formulasi dan posisi regulasinya telah berevolusi secara signifikan.

Inovasi utama

Sejarah Dial mencatat sejumlah tonggak produk yang patut diperhatikan.

1948 — Sabun batang Dial: Merek ini diluncurkan di Chicago sebagai sabun antibakteri/deodoran.10

1949 — Ekspansi nasional: Dial berekspansi dari Chicago ke pasar nasional AS.11

1950-an — Kepemimpinan sabun deodoran: Dial menjadi merek sabun deodoran utama, dan akhirnya memimpin pasar di Amerika Serikat.

1988 — Sabun cuci tangan cair antibakteri: Dial memperkenalkan apa yang diklaim sebagai sabun cuci tangan cair antibakteri pertama.

2004 — Akuisisi Henkel: Henkel mengakuisisi The Dial Corporation.12

2023 — Ulang tahun ke-75: Dial menyegarkan portofolio sabun cair tubuhnya dengan formula baru yang lebih baik dan kemasan baru.13

Dial juga mempromosikan klaim historis yang unik: bahwa produk ini merupakan sabun pertama di luar angkasa.14

Identitas merek

Identitas Dial secara historis berpusat pada kebersihan, kesegaran, pengendalian bau, dan higiene.

Merek aslinya sangat terdiferensiasi dari sabun biasa dengan memposisikan diri sebagai produk yang mampu mengatasi bakteri penyebab keringat dan bau badan. Hal ini membantu menetapkan Dial sebagai sabun fungsional yang berorientasi pada kinerja, bukan sekadar produk pembersih beraroma.

Namun seiring waktu, posisinya menjadi lebih luas. Dial modern memadukan warisan pembersihan dan higienenya dengan:

  • Kenyamanan dan kelembutan pada kulit
  • Aroma perawatan tubuh
  • Sabun cair tubuh
  • Higiene tangan
  • Produk berorientasi keluarga
  • Produk antibakteri
  • Inisiatif keberlanjutan dan kemasan

Henkel mendeskripsikan tujuan Dial saat ini sebagai penyedia kulit bersih bagi konsumen dan keluarga di seluruh Amerika Utara.

Dial dan budaya populer

Dial menjadi sangat mudah dikenali melalui iklannya selama masa booming konsumen Amerika pasca-perang. Slogan “Aren’t you glad you use Dial? Don’t you wish everybody did?” digunakan dari tahun 1950-an hingga 1990-an dan menjadi sangat identik dengan merek ini.

Kombinasi antara batang sabun berwarna emas yang khas, aroma kuat, posisi sebagai deodoran, dan iklan yang mudah diingat membantu Dial menjadi lebih dari sekadar komoditas sabun: merek ini bertransformasi menjadi nama rumah tangga Amerika yang sangat dikenal.

Keberlanjutan dan inisiatif sosial

Di bawah naungan Henkel, Dial semakin mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi mereknya. Henkel menggambarkan keberlanjutan sebagai bagian dari pendekatan korporat yang lebih luas, sementara Dial menyoroti perubahan seperti perbaikan kemasan dan upaya mengurangi dampak lingkungan.15

Dial juga mempromosikan inisiatif yang mendukung guru dan akses terhadap kebersihan, termasuk visi yang dinyatakan untuk menyediakan sabun bagi guru yang membutuhkan.16

Kepemilikan saat ini

Saat ini, Dial adalah merek milik Henkel, bukan lagi perusahaan independen.

Perbedaan ini perlu ditekankan:

Dial (merek) → dimiliki oleh Henkel

The Dial Corporation → bekas perusahaan produk konsumen Amerika yang diakuisisi oleh Henkel pada tahun 2004

Setelah akuisisi, Henkel mengintegrasikan Dial ke dalam operasi produk konsumen Amerika Utaranya. Sejarah Henkel di Amerika Utara mengidentifikasi akuisisi tahun 2004 sebagai ekspansi penting bagi portofolio konsumennya.

Signifikansi Dial

Dial memiliki signifikansi dalam sejarah perawatan diri karena beberapa alasan:

  1. Posisi antibakteri awal — Membantu menetapkan pembersihan antibakteri/deodoran sebagai kategori sabun konsumen utama di Amerika Serikat.
  2. Iklan merek yang kuat — Kampanye iklan selama puluhan tahun menjadikan Dial nama yang dikenal luas di rumah-rumah Amerika.
  3. Inovasi produk — Merek ini berekspansi dari sabun batang tradisional ke sabun cuci tangan cair dan sabun cair tubuh.
  4. Longevitas — Dial tetap aktif selama lebih dari 75 tahun.
  5. Evolusi korporat — Sejarahnya menggambarkan bagaimana satu merek konsumen dapat berpindah melalui beberapa pemilik korporat, dari Armour ke Greyhound/Dial, dan akhirnya Henkel.
  6. Pengakuan budaya — Slogan iklan klasiknya menjadi bagian dari sejarah periklanan Amerika.

Ringkasan

Dial bermula sebagai sabun batang deodoran/antibakteri Amerika pada tahun 1948 dan berkembang menjadi merek perawatan diri utama. Merek ini menjadi terkenal karena menjanjikan perlindungan terhadap bau badan, mengembangkan identitas iklan yang sangat mudah dikenali, berekspansi ke sabun cuci tangan dan sabun cair tubuh, serta akhirnya menjadi bagian dari portofolio produk konsumen global Henkel melalui akuisisi The Dial Corporation pada tahun 2004.

Saat ini, ketika orang menyebut Dial, mereka umumnya merujuk pada merek perawatan diri yang menjual sabun batang, sabun cair tubuh, dan sabun cuci tangan, bukan bekas The Dial Corporation yang berdiri sendiri.

References

Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait