I Indonesia Brand Wiki

Tentang HMNS

Ikhtisar

Bidang Informasi
Merek HMNS
Pelafalan “Humans”
Didirikan 2019
Negara Indonesia
Kantor Pusat Jakarta Pusat, Indonesia
Industri Parfum / perawatan pribadi
Dikenal karena Produk parfum dan wewangian
Tagline “Made for Humans”
Pendiri Rizky Arief Dwi Prakoso, Karina Innadindya, Amron Naibaho
Perusahaan Induk PT Hadir Mengharumkan Nusantara (HMNS)
Posisi Pasar Parfum terjangkau dengan kualitas terinspirasi desainer/niche
Produk Terkenal Alpha, Orgsm, Unrosed, Essence of the Sun, The Perfection, The Prestige, Untitled, Unpatched, Ambar Janma

Tiga pendiri bersama diidentifikasi oleh Forbes sebagai Rizky Arief Dwi Prakoso, Karina Innadindya, dan Amron Naibaho. 1

Asal-usul

Kisah HMNS bermula dari sebuah masalah sederhana: mengapa sulit menemukan parfum berkualitas tinggi di Indonesia dengan harga yang terjangkau? Menurut catatan resmi HMNS, para pendiri merasa frustrasi dengan kesenjangan harga antara wewangian murah dan parfum premium desainer atau niche. Halaman sejarah perusahaan mendeskripsikan ide awal tersebut sebagai pertanyaan mendasar mengenai mengapa sebuah parfum berkualitas ukuran 100 ml harus berharga jutaan rupiah. 2

Rizky Arief Dwi Prakoso kemudian memutuskan untuk membangun perusahaan parfum alih-alih bekerja di industri lain. Sebelum mendirikan HMNS, Rizky pernah bekerja di perusahaan alas kaki Brodo dan kemudian menjadi CEO NAH Project. Ia akhirnya memutuskan bahwa ia ingin membangun perusahaan di sekitar produk yang ia bantu ciptakan sendiri. 3

Tim awal terdiri dari Rizky, Amron Naibaho, dan Karina Innadindya. Rizky dilaporkan memulai usaha ini menggunakan tabungan sekitar Rp20 juta. 4

Menemukan Perfumer

Salah satu tantangan utama adalah kurangnya perfumer profesional yang mudah diakses di Indonesia. Para pendiri HMNS menghabiskan waktu berbulan-bulan mencari orang-orang dengan keahlian dalam formulasi wewangian. Mereka akhirnya terhubung dengan perfumer berpengalaman bernama Agil Usman, yang menjadi bagian penting dalam pengembangan wewangian awal HMNS.

HMNS menyatakan bahwa perusahaan diluncurkan secara resmi pada Juni 2019. Strategi awalnya sangat digital: dengan menjual secara daring, perusahaan dapat mengurangi biaya yang biasanya terkait dengan ritel tradisional dan menggunakan penghematan tersebut untuk membuat parfum lebih terjangkau.

Nama

Nama HMNS adalah singkatan bergaya dari kata bahasa Inggris “humans” (manusia). Nama ini mencerminkan salah satu gagasan sentral di balik perusahaan: parfum tidak seharusnya hanya tentang kemewahan, status, atau kategori gender, melainkan tentang orang dan ekspresi individual. Filosofi ini tercermin dalam tagline perusahaan:

“Made for Humans.”

Filosofi Bisnis

HMNS pada awalnya memposisikan dirinya di sekitar tiga ide besar:

1. Pengalaman Premium dengan Harga Terjangkau

Perusahaan mengidentifikasi adanya celah antara wewangian lokal yang murah dan parfum desainer/internasional yang mahal. Tujuannya adalah menciptakan wewangian dengan formulasi dan penyajian yang lebih canggih sambil menjaga harga tetap relatif terjangkau. Forbes menggambarkan HMNS sebagai upaya untuk menjembatani kesenjangan antara parfum mewah dan parfum budget di Indonesia.

2. Storytelling (Penceritaan)

HMNS tidak sekadar menamai produknya berdasarkan catatan aroma. Banyak parfum mereka memiliki nama dan konsep yang sengaja dibuat unik:

  • Orgsm — dikaitkan dengan daya tarik, cinta diri, dan menjadi tak terlupakan.
  • Unrosed — wewangian terinspirasi mawar yang diciptakan tanpa menggunakan formulasi berbasis mawar konvensional.
  • Essence of the Sun — dibangun di sekitar ide menangkap kehangatan dan kilau sinar matahari.
  • The Perfection — dikembangkan di sekitar ide penyempurnaan formula berulang kali.
  • Manusia Tanpa Judul / Untitled — kolaborasi yang berpusat pada individualitas dan kebebasan dari label.

Pendekatan ini mengubah parfum menjadi produk storytelling, bukan sekadar botol berisi aroma yang enak.

3. Identitas Indonesia

Bagian signifikan dari identitas HMNS belakangan ini adalah upayanya untuk menunjukkan bahwa Indonesia dapat berpartisipasi dalam industri wewangian fine-fragrance internasional. Perusahaan secara eksplisit menyatakan bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam terkait parfum yang substansial tetapi secara historis kurang memiliki merek wewangian yang diakui secara internasional. Inisiatif Indonesia Harumkan Paris (IHP) dibuat untuk mengatasi isu ini.

Pengembangan Produk

Katalog HMNS mencakup beberapa gaya wewangian daripada berkonsentrasi pada satu profil aroma tertentu. Beberapa contohnya meliputi:

Alpha

Alpha adalah salah satu produk asli HMNS dan dikarakterisasi oleh teh hijau, citrus, dan catatan hijau. HMNS menggambarkannya sebagai wewangian unisex, dengan citrus dan rumput di pembukaan, cedarwood di tengah, dan teh hijau di dasar.

Orgsm

Orgsm menjadi salah satu wewangian signature HMNS. Profilnya menggabungkan:

  • Apel merah
  • Mawar
  • Melati
  • Peony
  • Vanili
  • Amber

HMNS menggambarkannya sebagai wewangian floral-oriental, manis, dan ambery. Perusahaan juga menyatakan bahwa formula tersebut dikembangkan pada September 2019. Orgsm kemudian menerima pengakuan sebagai Best Indonesian Perfume 2020 dari Female Daily, menurut katalog produk HMNS.

Unrosed

Unrosed adalah salah satu wewangian HMNS yang secara konseptual menarik. Alih-alih sekadar menggunakan mawar sebagai bahan utamanya, HMNS menyatakan menggunakan palmarosa, tanaman yang diasosiasikan dengan Indonesia, dan menerapkan teknik yang dikenal sebagai soliflore untuk menciptakan kesan seperti mawar. Ini mengilustrasikan aspek penting dari filosofi produk HMNS: menggunakan bahan atau teknik tidak konvensional untuk menciptakan impresi olfaktorik yang familiar.

Essence of the Sun

Essence of the Sun (EoS) didasarkan pada apa yang disebut solar accord, yang dimaksudkan untuk membangkitkan kehangatan sinar matahari. Komposisinya termasuk bergamot, biji ketumbar, lada merah muda, melati sambac, mawar, tiare, vanili, tonka bean, ambrette, dan cedarwood. HMNS menyatakan bahwa wewangian ini memenangkan penghargaan Female Daily Awards untuk wewangian terbaik di Indonesia pada tahun 2021.

The Perfection

The Perfection dikembangkan dalam kolaborasi dengan aktor dan pengusaha Indonesia Christian Sugiono. HMNS menyatakan bahwa formula tersebut melewati 145 percobaan dan menggabungkan elemen spicy fougère dengan karakter bersih dan mewah. Catatan yang terdaftar termasuk bergamot, elemi, cengkeh, pala, lavender, driftwood, sandalwood, kulit, dan white musk.

The Prestige

The Prestige mengikuti kolaborasi dengan Christian Sugiono dan dikonsep di sekitar ide pencapaian dan perayaan. Profilnya termasuk tembakau, grapefruit, lada merah muda, patchouli, geranium, orris, vetiver, dan labdanum.

Untitled / Manusia Tanpa Judul

HMNS juga berkolaborasi dengan grup musik Indonesia Maliq & D’Essentials untuk Manusia Tanpa Judul, atau “Untitled”. Konsepnya berpusat pada ide bahwa manusia terlalu kompleks untuk direduksi menjadi sebuah label. Wewangian ini menggunakan catatan termasuk ketumbar, daun violet, ambrette, figolide, rose absolute, sandalwood, cypriol, dan vanili.

Unpatched

Unpatched mewakili arah yang lebih berorientasi teknologi bagi HMNS. Perusahaan menggambarkannya sebagai parfum berbasis bioteknologi pertama mereka, menggabungkan bioteknologi canggih dengan bahan alami berkelanjutan yang berasal dari fraksi minyak patchouli. Profil aromanya berpusat pada patchouli, kayu-kayuan, amber, dan elemen gourmand.

Ambar Janma

Ambar Janma adalah salah satu proyek HMNS yang paling ambisius dan erat kaitannya dengan ambisi internasional mereka. HMNS bekerja sama dengan perfumer Indonesia Karina Mandala, lulusan ISIPCA Paris dan Université de Versailles Saint-Quentin-en-Yvelines, serta PT Mane Indonesia. HMNS menyatakan bahwa proyek tersebut melibatkan hampir dua tahun riset dan pengembangan.

Indonesia Harumkan Paris

Salah satu inisiatif HMNS yang paling menarik adalah Indonesia Harumkan Paris (IHP). Ide dasarnya lebih besar dari sekadar menjual parfum lain: HMNS ingin agar seni parfum Indonesia diakui secara internasional.

HMNS menggambarkan IHP sebagai gerakan yang bertujuan menempatkan Indonesia di peta wewangian global dan akhirnya membangun merek parfum Indonesia yang dihormati secara global. Strateginya termasuk membawa konsep wewangian Indonesia ke Paris, alih-alih menunggu konsumen internasional menemukan merek Indonesia. Untuk IHP, HMNS mengusulkan distribusi setidaknya 2.000 parfum kepada anggota pers dan orang-orang berpengaruh di Paris sebagai cara memperkenalkan seni parfum Indonesia kepada audiens internasional.

Kampanye ini penting karena menunjukkan bagaimana ambisi HMNS berkembang dari “membuat parfum Indonesia yang terjangkau” menjadi “membuat Indonesia relevan dalam dunia parfum global.”

Posisi Merek

HMNS menempati posisi yang menarik di pasar wewangian Indonesia. Ia bukan:

  • Perusahaan wewangian massal tradisional,
  • Rumah parfum mewah Eropa konvensional,
  • Pembuat parfum indie skala kecil saja.

Sebaliknya, HMNS mencoba menggabungkan elemen dari ketiga kategori tersebut. Produk-produknya umumnya menekankan:

  • Harga terjangkau
  • Branding modern
  • Storytelling yang kuat
  • Posisi unisex atau wearable secara luas
  • Konsep wewangian yang khas
  • Bahan dan sumber daya Indonesia
  • Eksperimen dengan teknologi wewangian
  • Presentasi yang terlihat premium

Forbes telah mengkarakterisasi perusahaan ini sebagai pihak yang mengatasi kesenjangan antara parfum mewah dan budget sambil memanfaatkan bahan-bahan lokal dan teknik inovatif.

Penghargaan dan Pengakuan

HMNS menjadi semakin menonjol dalam skena wewangian Indonesia selama awal 2020-an. Perusahaan menyatakan bahwa mereka menerima beberapa penghargaan dari Female Daily dan Tokopedia, termasuk pengakuan sebagai salah satu merek parfum terbaik di Indonesia pada tahun 2022 dan 2023.

Produk individu juga telah menerima pengakuan. Misalnya:

  • Orgsm — Penghargaan parfum Indonesia dari Female Daily pada tahun 2020.
  • Essence of the Sun — Penghargaan wewangian Female Daily pada tahun 2021.

Penghargaan-penghargaan ini membantu memperkuat reputasi HMNS melampaui sekadar startup parfum lokal baru.

Struktur Korporat

HMNS berasosiasi dengan PT Hadir Mengharumkan Nusantara. LinkedIn mencantumkan organisasi ini sebagai perusahaan swasta di industri manufaktur produk perawatan pribadi, berkantor pusat di Jakarta Pusat. Perusahaan ini dicatat didirikan pada tahun 2019 dan spesialisasinya adalah wewangian dan perawatan pribadi. Profil yang sama mengidentifikasi Rizky Arief Dwi Prakoso sebagai CEO dan founder. Forbes mengidentifikasi tiga pendiri bersama sebagai Rizky Arief Dwi Prakoso, Karina Innadindya, dan Amron Naibaho.

Pertumbuhan

Pertumbuhan HMNS cukup signifikan bagi perusahaan wewangian Indonesia. Forbes melaporkan bahwa HMNS mengklaim telah menjual sekitar 800.000 botol dalam setahun sebelumnya pada saat profil mereka dibuat pada tahun 2024. Perusahaan juga sedang berekspansi di luar parfum ke produk seperti pewangi ruangan dan melihat ke arah pasar Malaysia.

Pertumbuhan ini terutama menonjol karena HMNS dimulai dengan model online-first yang kuat, bukan mengandalkan jaringan ritel fisik yang besar. Alasan awal para pendiri adalah bahwa distribusi daring dapat menghilangkan biaya yang tidak perlu dan membantu mempertahankan proposisi harga perusahaan.

Ekosistem Produk Saat Ini

HMNS tidak lagi terbatas pada rilis parfum awal mereka. Katalognya telah berkembang untuk mencakup:

  • Eau de parfum
  • Extrait de parfum
  • Hair & body mist
  • Produk pewangi ruangan/wewangian
  • Wewangian eksperimental dan berbasis bioteknologi
  • Kolaborasi dengan figur publik dan merek kreatif

Katalog saat ini mencakup produk seperti Alpha, Orgsm, Farhampton, Essence of the Sun, Unrosed, The Perfection, The Prestige, Manusia Tanpa Judul, Unpatched, Ambar Janma, Pecandu, dan produk wewangian lainnya.

Rizky Arief Dwi Prakoso

Rizky adalah pendiri HMNS yang paling terlihat secara publik dan menjabat sebagai CEO. Sebelum HMNS, ia bekerja di Brodo dan kemudian menjadi CEO NAH Project. Transisinya ke dunia parfum sebagian dimotivasi oleh keinginan untuk menciptakan dan memiliki produk, bukan sekadar mengelola bisnis yang sudah ada. Ia kemudian menjadi asosiasi dengan kewirausahaan Indonesia secara lebih luas; Forbes memasukkannya dalam daftar 30 Under 30 Asia 2024.

Karina Innadindya

Karina adalah salah satu dari tiga pendiri bersama dan telah dikaitkan dengan pengembangan produk HMNS. Akun-akun awal perusahaan menggambarkannya sebagai Chief of Product.

Amron Naibaho

Amron adalah pendiri bersama lainnya dan telah dikaitkan dengan sisi operasional HMNS, termasuk peran sebagai Chief Operating Officer dalam profil perusahaan sebelumnya.

Signifikansi HMNS dalam Skena Parfum Indonesia

Pentingnya HMNS bukan sekadar karena mereka menjual parfum. Signifikansi yang lebih luas adalah bahwa mereka membantu mendemonstrasikan bahwa perusahaan wewangian Indonesia dapat membangun merek nasional yang dikenali di sekitar parfum, alih-alih bersaing semata-mata pada harga rendah.

Perusahaan ini menggabungkan:
identitas merek lokal + perdagangan digital + storytelling + harga terjangkau + posisi premium + eksperimen wewangian.

Formula tersebut membantu HMNS menjadi salah satu nama yang lebih dikenali dalam gerakan parfum lokal modern Indonesia. Ambisi mereka juga melampaui penjualan domestik. Melalui inisiatif seperti Indonesia Harumkan Paris, HMNS secara eksplisit mempresentasikan dirinya sebagai bagian dari upaya untuk menetapkan fine fragrance Indonesia di panggung internasional.

Referensi

Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait