I Indonesia Brand Wiki

Tentang La senza

La Senza merupakan merek lingerie dan pakaian intim yang berasal dari Kanada, didirikan pada tahun 1990 di Montreal, Quebec. Merek ini berkembang menjadi salah satu peritel lingerie spesialis paling terkenal di Kanada sebelum melakukan ekspansi internasional melalui gerai milik perusahaan dan kemitraan waralaba. Saat ini, La Senza dimiliki oleh Regent, sebuah perusahaan investasi swasta yang berbasis di Amerika Serikat.1

Tinjauan Umum

Kategori Informasi
Merek La Senza
Industri Fesyen / Pakaian intim
Didirikan 1990
Tempat pendirian Montreal, Quebec, Kanada
Pendiri Laurence Lewin dan Irving Teitelbaum
Kategori Produk Lingerie wanita, pakaian intim, pakaian tidur & aksesori
Pemilik saat ini Regent
Pemilik sebelumnya L Brands (2006/07–2019)
Model bisnis Ritel + waralaba internasional
Pasar utama historis Kanada
Kehadiran internasional Timur Tengah, Asia Tenggara, Amerika Latin, Eropa Timur, dan pasar lainnya

Regent saat ini mendeskripsikan La Senza sebagai “Bold. Playful. Unapologetically feminine.” dan menyatakan bahwa rangkaian produk merek ini mencakup lingerie, pakaian tidur, serta aksesori.2

Sejarah

Pendirian: 1990

La Senza didirikan di Montreal pada tahun 1990 oleh wirausahawan Laurence Lewin dan Irving Teitelbaum. Konsep awalnya adalah mengisi posisi menengah dalam pasar lingerie, yakni menyediakan pakaian intim yang menarik, penuh warna, dan modis, namun tetap terjangkau bagi konsumen umum.3

Posisi ini membantu La Senza berkembang melampaui peritel pakaian dalam konvensional. Merek ini semakin memposisikan lingerie sebagai bagian dari fesyen dan ekspresi diri, bukan sekadar pakaian fungsional semata.

Ekspansi di Kanada

Sepanjang dekade 1990-an dan 2000-an, La Senza berekspansi dengan cepat di seluruh Kanada dan menjadi salah satu peritel lingerie paling terkemuka di negara tersebut.

Pertumbuhannya mencapai puncaknya pada Januari 2009, ketika La Senza memiliki sekitar 322 gerai yang dioperasikan langsung oleh perusahaan di Kanada, ditambah ratusan lokasi waralaba internasional. Pada saat itu, jaringan globalnya dilaporkan mencapai sekitar 819 gerai di seluruh dunia.4

Keberhasilan merek ini sebagian didorong oleh posisinya yang berada di antara peritel pakaian dalam dasar dan merek lingerie yang lebih mewah atau teatrikal.

Akuisisi oleh L Brands

Titik balik penting terjadi pada tahun 2006, ketika L Brands—grup ritel Amerika yang juga menaungi Victoria’s Secret—menyetujui akuisisi La Senza dengan nilai sekitar C$710 juta. Transaksi ini diselesaikan pada Oktober 2006.5

Di bawah naungan L Brands, La Senza menjadi bagian dari portofolio pakaian intim internasional yang jauh lebih besar. Akuisisi ini memberikan akses bagi merek tersebut terhadap sumber daya dan pengalaman internasional L Brands, sekaligus menciptakan tumpang tindih dengan Victoria’s Secret.

Catatan sejarah dari Regent menyebutkan akuisisi terjadi pada tahun 2007, sementara catatan sejarah kontemporer umumnya menempatkan transaksi tersebut pada tahun 2006; perbedaan ini mencerminkan rentang waktu antara pengumuman dan penyelesaian transaksi.6

Penyusutan dan Penutupan Gerai

La Senza kemudian mengalami penyusutan signifikan dalam jaringan ritelnya di Kanada.

Menjelang tahun 2013, perusahaan telah menutup lebih dari dua pertiga lokasinya di Kanada dibandingkan dengan jumlah puncak sebelumnya. Penurunan ini dikaitkan dengan meningkatnya persaingan, perubahan preferensi konsumen, serta keputusan strategis dalam portofolio L Brands yang lebih luas.7

Persaingan datang dari perusahaan lingerie spesialis maupun merek fesyen baru yang berorientasi pada anak muda dan digerakkan oleh platform digital. Pada saat yang sama, L Brands semakin memusatkan perhatiannya pada Victoria’s Secret dan Bath & Body Works.

Penjualan kepada Regent

Pada Desember 2018, L Brands mengumumkan perjanjian untuk mengalihkan La Senza kepada Regent, dengan transaksi yang diperkirakan selesai pada awal 2019. Kesepakatan ini memindahkan bisnis La Senza—termasuk organisasi kantor pusat, gerai di Amerika Utara, operasi e-commerce, dan kemitraan internasional—kepada afiliasi Regent.

Regent selanjutnya menjadi pemilik La Senza dan tetap memegang kepemilikan hingga saat ini.8

Identitas Merek

Identitas La Senza secara historis berpusat pada lingerie yang feminin, menyenangkan, dan mudah diakses.

Alih-alih memposisikan diri secara eksklusif sebagai lingerie mewah, merek ini umumnya beroperasi di segmen pasar massal hingga premium-mass-market. Produk-produknya memadukan tren fesyen, sensualitas, dan kenyamanan pemakaian sehari-hari.

Regent mendeskripsikan proposisi asli La Senza sebagai penyedia lingerie yang:

  • penuh warna dan ekspresif secara visual;
  • feminin tanpa terkesan terlalu formal;
  • berorientasi pada fesyen;
  • dirancang untuk wanita sehari-hari;
  • lebih terjangkau dibandingkan rumah mode lingerie mewah.

Filosofi ini tetap menjadi bagian dari posisi merek di era kontemporer.9

Produk

Asortimen La Senza secara tradisional meliputi:

Lingerie

Kategori inti mencakup:

  • bra;
  • celana dalam;
  • set lingerie;
  • bodysuit;
  • kamisol;
  • lingerie fesyen;
  • shapewear.

Merek ini juga telah mengembangkan lini produk khusus dan merek dagang围绕 konsep lingerie tertentu. Sebagai contoh, basis data merek dagang Kanada mencatat pendaftaran merek La Senza termasuk “La Senza Shapewear” dan “No Show by La Senza.”10

Pakaian Tidur

Pakaian tidur dan pakaian santai juga merupakan bagian penting dari asortimen produk. Regent saat ini mengidentifikasi sleepwear sebagai salah satu kategori produk utama merek ini.11

Aksesori

Merek ini juga menjual berbagai aksesori terpilih dan produk pelengkap pakaian intim.

Posisi Pasar

La Senza paling tepat dipahami sebagai peritel pakaian intim spesialis, bukan rumah mode mewah tradisional.

Ruang kompetitif historisnya mencakup merek-merek seperti:

  • Victoria’s Secret
  • La Vie en Rose
  • Aerie
  • Triumph
  • Calvin Klein Underwear
  • berbagai spesialis lingerie lokal

Celah pasar khusus La Senza secara tradisional adalah lingerie yang modis dan feminin dengan harga yang relatif terjangkau.

Identitas Kanadanya juga merupakan faktor penting: meskipun perusahaan kemudian menjadi milik internasional, asal-usul merek dan signifikansi budaya historisnya sangat erat kaitannya dengan sektor ritel spesialis Kanada.

Ekspansi Internasional

La Senza berekspansi ke luar Kanada melalui kombinasi gerai yang dioperasikan perusahaan dan kemitraan waralaba.

Pada berbagai titik dalam sejarahnya, operasi internasional meluas ke wilayah-wilayah termasuk:

  • Timur Tengah;
  • Afrika Utara;
  • Asia Tenggara;
  • Amerika Latin;
  • Eropa Timur;
  • Britania Raya.

Hingga tahun 2019, jaringan waralaba internasional La Senza dilaporkan menjangkau 36 negara.12

Pendekatan yang sangat bergantung pada waralaba ini menjadi semakin penting seiring dengan pengurangan jaringan gerai yang dioperasikan langsung di Amerika Utara.

La Senza di Indonesia

La Senza memiliki kehadiran ritel yang substansial di Indonesia, di mana merek ini beroperasi melalui pengaturan distribusi dan manajemen merek lokal.

Salah satu mitra regional yang penting adalah FJ Benjamin, sebuah perusahaan manajemen merek dan distribusi yang berbasis di Singapura. FJ Benjamin saat ini mencantumkan La Senza di antara portofolio mereknya dan mengidentifikasi keberadaan gerai di beberapa kota di Indonesia.

Daftar lokasi terkini mencakup gerai di:

  • Jakarta
  • Bandung
  • Surabaya
  • Bali
  • Medan
  • Karawang

Beberapa contoh lokasi meliputi gerai La Senza di Central Park, Senayan City, Kota Kasablanka, Pondok Indah Mall, Grand Indonesia, Paris Van Java Bandung, Summarecon Mall Bandung, Tunjungan Plaza, Kuta Beachwalk, dan Deli Park Podomoro City.13

Kehadiran di Indonesia ini mengilustrasikan strategi internasional La Senza yang lebih luas: alih-alih mengandalkan sepenuhnya pada gerai milik sendiri, merek ini memanfaatkan mitra regional serta struktur waralaba atau lisensi untuk menjangkau konsumen di luar Amerika Utara.

Kepemilikan

Sejarah korporat La Senza dapat diringkas sebagai berikut:

1990 → Didirikan di Montreal

1990-an–2000-an → Ekspansi pesat di Kanada dan internasional

2006/07 → Diakuisisi oleh L Brands

2000-an–2010-an → Ekspansi diikuti oleh penyusutan besar-besaran di Amerika Utara

2019 → Dijual oleh L Brands kepada Regent

Saat ini → Dimiliki oleh Regent, dengan pasar internasional dioperasikan melalui mitra/pewaralaba

Regent mendeskripsikan dirinya sebagai pemilik saat ini dan mencantumkan La Senza di antara perusahaan portofolio sektor konsumennya.

Perbandingan La Senza dan Victoria’s Secret

Hubungan antara La Senza dan Victoria’s Secret memiliki signifikansi khusus.

Kedua merek ini dimiliki oleh L Brands selama lebih dari satu dekade, namun secara historis memiliki identitas yang agak berbeda:

La Senza Victoria’s Secret
Asal Kanada Amerika Serikat
Didirikan 1990 1977
Kategori Inti Lingerie Lingerie & kecantikan
Posisi Historis Menyenangkan, terjangkau, feminin Lebih aspiratif/glamor
Pasar Utama Historis Kanada Amerika Serikat
Hubungan Kepemilikan Mantan merek L Brands Merek pakaian intim unggulan L Brands

Kepemilikan bersama menciptakan peluang untuk ekspansi internasional tetapi juga tumpang tindih strategis. Penjualan La Senza selanjutnya memungkinkan merek ini beroperasi secara independen dari Victoria’s Secret.

Strategi Ritel

Model bisnis La Senza telah berevolusi secara signifikan.

Model awal:
Jaringan fisik yang luas, khususnya di Kanada.

Model terkini:
Jejak operasional langsung yang lebih kecil di Amerika Utara dikombinasikan dengan:

  • e-commerce;
  • pewaralaba internasional;
  • lisensi/kemitraan merek;
  • mitra ritel regional.

Pergeseran ini mencerminkan transformasi industri lingerie secara lebih luas, di mana peritel spesialis harus menghadapi tantangan e-commerce, fast fashion, perubahan ekspektasi konsumen, dan merek direct-to-consumer.

Status Korporat Saat Ini

Hingga tahun 2026, La Senza tetap menjadi merek lingerie aktif di bawah naungan Regent. Halaman portofolio Regent saat ini mengidentifikasi merek ini sebagai entitas yang didirikan pada tahun 1990, secara historis berkantor pusat di Montreal, dan beroperasi di pasar-pasar utamanya dengan produk lingerie, pakaian tidur, serta aksesori.14

Oleh karena itu, penting untuk tidak mendeskripsikan La Senza sekadar sebagai “merek L Brands.” L Brands adalah mantan induk perusahaan; Regent adalah pemilik saat ini.

Signifikansi Budaya dan Komersial

La Senza patut dicatat karena merepresentasikan babak penting dalam perkembangan peritel lingerie spesialis modern.

Signifikansinya bersumber dari beberapa faktor:

  1. Warisan ritel Kanada — Berkembang dari perusahaan berbasis Montreal menjadi jaringan ritel utama di Kanada.
  2. Spesialisasi lingerie pasar massal — Membantu menjadikan lingerie modis lebih mudah diakses oleh konsumen arus utama.
  3. Waralaba internasional — Perusahaan berhasil mengekspor konsepnya ke berbagai pasar internasional.
  4. Koneksi dengan L Brands — Akuisisinya membawa merek ini ke dalam keluarga korporat yang sama dengan Victoria’s Secret.
  5. Restrukturisasi besar-besaran — Penurunannya di Kanada mengilustrasikan tantangan yang dihadapi peritel spesialis berbasis mal tradisional.
  6. Kehadiran internasional yang berkelanjutan — Meskipun jejak Amerika Utaranya menyusut, merek ini terus bertahan melalui mitra internasional dan operasi waralaba.

Dalam satu kalimat, La Senza adalah merek lingerie dan pakaian intim asal Kanada yang didirikan di Montreal pada tahun 1990, tumbuh menjadi peritel spesialis internasional utama, dimiliki oleh L Brands selama sekitar satu dekade, dan telah dimiliki oleh Regent sejak 2019, dengan bisnis saat ini yang menggabungkan lingerie, pakaian tidur, aksesori, e-commerce, dan operasi waralaba internasional.15

References

Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait