Tentang Lacoste
Gambaran Umum
Lacoste merupakan merek fesyen dan gaya hidup premium asal Prancis yang sangat identik dengan logo buaya hijau serta perannya sebagai pencetus kemeja polo modern. Didirikan pada tahun 1933 oleh juara tenis Prancis René Lacoste bersama produsen rajutan André Gillier, merek ini memadukan pakaian olahraga dengan keanggunan klasik, menghasilkan busana dan aksesori yang menggabungkan performa atletis dengan gaya yang sofisticated. Kini, Lacoste diakui sebagai salah satu merek fesyen kasual premium terkemuka di dunia dengan produk yang dipasarkan di lebih dari 90 negara.1
Sejarah
Kisah Lacoste bermula dari René Lacoste, salah satu petenis terbesar pada era 1920-an. Sepanjang kariernya, ia meraih tujuh gelar tunggal Grand Slam dan dikenal berkat determinasi, kecerdasan, serta gaya bermainnya yang elegan. Pada tahun 1923, saat bertanding di Boston, seorang jurnalis Amerika memberinya julukan “The Crocodile” menyusul sebuah cerita tentang koper kulit buaya dan kepribadiannya yang gigih. René menerima julukan tersebut, dan temannya, seniman Robert George, merancang ilustrasi buaya yang kelak menjadi logo perusahaan yang terkenal.2
Pada tahun 1933, René Lacoste bermitra dengan André Gillier, pemilik perusahaan rajutan terbesar di Prancis, untuk mendirikan La Société Chemise Lacoste. Produk pertama mereka adalah kemeja tenis berlengan pendek yang revolusioner, terbuat dari bahan katun petit piqué yang ringan. Berbeda dengan kemeja lengan panjang yang kaku yang lazim dikenakan petenis kala itu, desain baru ini menawarkan kenyamanan, sirkulasi udara, dan kebebasan bergerak yang jauh lebih baik. Kemeja ini pun segera populer, baik di lapangan tenis maupun dalam penggunaan sehari-hari.3
Sulaman buaya di bagian dada mencatatkan sejarah sebagai salah satu logo pertama yang ditempatkan secara terlihat di sisi luar pakaian, membantu mempopulerkan konsep fesyen bermerek yang masih umum hingga saat ini.4
Logo Buaya
Logo buaya hijau termasuk dalam simbol paling mudah dikenali di dunia fesyen. Logo ini melambangkan:
- Determinasi
- Kepercayaan diri
- Keanggunan
- Ketangguhan
- Keunggulan olahraga
Logo ini berasal dari julukan René Lacoste, “The Crocodile”, yang mencerminkan kegigihan dan semangat kompetitifnya di lapangan tenis. Sejak tahun 1930-an, simbol ini telah menjadi representasi fesyen bernuansa olahraga premium di seluruh dunia.5
Filosofi Merek
Lacoste menempatkan dirinya di persimpangan antara olahraga, fesyen, dan keanggunan Prancis. Filosofi merek ini dibangun di atas nilai-nilai berikut:
- Keanggunan
- Inovasi
- Fair play
- Autentisitas
- Kepercayaan diri
- Kreativitas
Misinya adalah menciptakan busana tak lekang waktu yang memungkinkan individu mengekspresikan diri tanpa mengorbankan kenyamanan dan kesan sofisticated. Perusahaan menekankan bahwa keanggunan bukan hanya soal penampilan, melainkan juga sikap, sportivitas, dan rasa hormat terhadap orang lain.6
Produk
Selama beberapa dekade, Lacoste telah mengembangkan lini produknya jauh melampaui kemeja polo. Koleksinya kini mencakup:
Pakaian
- Kemeja polo
- Kaos oblong
- Sweter
- Hoodie
- Jaket
- Kemeja
- Celana panjang
- Celana pendek
- Gaun
- Rok
- Pakaian olahraga
Alas Kaki
- Sneakers
- Sepatu tenis
- Sepatu kasual
- Sandal
- Boots
Aksesori
- Tas
- Dompet
- Ikat pinggang
- Topi baseball
- Topi
- Syal
- Jam tangan
- Kacamata hitam
Wewangian
Lacoste juga memproduksi beragam parfum pria dan wanita, dimulai dengan peluncuran wewangian pertamanya pada akhir tahun 1960-an.7
Warisan Olahraga
Olahraga tetap menjadi inti identitas Lacoste. Merek ini memiliki hubungan erat dengan tenis dan mensponsori berbagai atlet profesional serta turnamen. Duta merek yang pernah bekerja sama meliputi:
- Novak Djokovic
- Daniil Medvedev
Lacoste terus mendukung tenis sembari berekspansi ke golf dan cabang olahraga lainnya, memperkuat warisannya dalam memadukan performa atletis dengan gaya.8
Gaya dan Identitas
Lacoste dikenal dengan estetika minimalis dan bersih yang menampilkan:
- Siluet klasik
- Bahan premium
- Palet warna cerah namun halus
- Potongan busana bernuansa olahraga
- Emblem buaya khas
Busana buatan Lacoste dirancang agar mudah disesuaikan untuk berbagai kesempatan, mulai dari kasual, aktivitas olahraga, hingga semi-formal.
Kehadiran Global
Lacoste beroperasi melalui jaringan butik, toserba, dan saluran ritel daring di seluruh dunia. Merek ini memiliki kehadiran yang kuat di Eropa, Amerika Utara, Asia, Amerika Latin, dan Timur Tengah, melayani pelanggan di lebih dari 90 negara.9
Kepemilikan
Sejak tahun 2012, Lacoste dimiliki oleh MF Brands Group, yang merupakan bagian dari perusahaan keluarga asal Swiss, Maus Frères SA. Akuisisi ini mendukung ekspansi internasional merek yang berkelanjutan sekaligus mempertahankan warisan Prancis dan identitas olahraganya.10
Keberlanjutan
Lacoste semakin berfokus pada fesyen berkelanjutan dengan meningkatkan sumber bahan baku, mengurangi dampak lingkungan, dan mendorong praktik manufaktur yang bertanggung jawab. Melalui Lacoste Foundation yang didirikan pada tahun 2006, perusahaan juga mendukung inisiatif sosial yang memanfaatkan olahraga dan pendidikan untuk membantu kaum muda serta penyandang disabilitas.11
Warisan
Lebih dari 90 tahun sejak pendiriannya, Lacoste tetap menjadi salah satu merek pakaian olahraga paling berpengaruh di dunia. Penemuannya atas kemeja polo modern, penggunaan pionir logo eksternal pada pakaian, serta perpaduan antara performa atletis dan keanggunan Prancis telah menjadikannya ikon abadi dalam fesyen global. Buaya hijau terus melambangkan kualitas, kepercayaan diri, dan gaya yang tak lekang waktu lintas generasi.12
References
- About – Lacoste
- Homepage – Lacoste
- Our History – Lacoste
- Lacoste unveils a new visual identity – Lacoste
- ラコステ(LACOSTE)公式オンラインショップ – 1933年創業のプレミアム ファッションスポーツ ブランド
- スニーカーコレクション – History | ラコステ(LACOSTE)公式オンラインショップ
- ラコステ(LACOSTE)公式オンラインショップ – 1933年創業のプレミアム ファッションスポーツ ブランド
- heritage-work-in-progress
- Lacoste Heritage
- Lacoste Heritage
- Lacoste Heritage
- История марки | Интернет-магазин Lacoste





