Belanja di Lazada
Produk Oneda

Oneda Ivanka Tas Selempang Wanita Woman Bag Sling Bag Wanita
Rp252.000
Beli di Lazada
Oneda Felice Tas Jinjing Bahu Selempang Wanita
Rp585.000
Beli di Lazada
Oneda Claudia Tas Selempang Wanita Slempang Cewek
Rp478.000
Beli di Lazada
Oneda Kiara 3in1 Tas Selempang Wanita Woman Bag Sling Bag Wanita
Rp552.000
Beli di Lazada
Oneda Sachi Tas Jinjing Selempang Wanita Woman Bag Hand bag Wanita Sling bag Wanita
Rp628.000
Beli di Lazada
Oneda Cielle Dompet Lipat Kartu Cash Coin Wanita
Rp98.000
Beli di Lazada
Oneda Liora Dompet Kartu Pria Wanita
Rp98.000
Beli di Lazada
Oneda Poppy Tas Jinjing Selempang Wanita Woman Bag Hand Bag Wanita Sling Bag Wanita
Rp442.000
Beli di LazadaTentang Oneda
Oneda adalah merek aksesori mode asal Indonesia yang secara khusus memproduksi tas selempang, tas bahu, tas jinjing, tas ransel, dan dompet untuk wanita. Merek ini mengidentifikasi dirinya sebagai merek lokal Indonesia yang didirikan pada tahun 2012 dan telah mengembangkan kehadirannya melalui perdagangan elektronik serta lokasi ritel fisik.1
Oneda diposisikan di pasar aksesori mode kontemporer yang terjangkau hingga menengah, menggabungkan fungsionalitas sehari-hari dengan gaya feminin dan minimalis. Produk-produknya dijual melalui kanal daring milik merek sendiri dan lokapasar, termasuk toko resmi di Blibli.2
Ikhtisar
| Bidang | Informasi |
|---|---|
| Merek | Oneda |
| Asal | Indonesia |
| Didirikan | 2012 (berdasarkan deskripsi lokapasar resmi Oneda) |
| Industri | Mode / Aksesori Mode |
| Produk Utama | Tas dan dompet wanita |
| Kategori Produk | Tas bahu, tas selempang, tas jinjing, tas tangan, tas gagang atas, ransel, dompet |
| Pasar Utama | Konsumen Indonesia |
| Situs Web Resmi | |
| Kehadiran Lokapasar Resmi | Blibli dan kanal daring lainnya |
| Kehadiran Ritel | Indonesia |
Situs web resmi Oneda saat ini mencantumkan kategori seperti tas bahu dan selempang wanita, dompet wanita, ransel wanita, tas jinjing, dan tas gagang atas.
Sejarah
Oneda mendeskripsikan dirinya sebagai merek lokal Indonesia sejak tahun 2012. Kehadirannya di lokapasar secara konsisten mengidentifikasi perusahaan sebagai merek lokal yang berfokus pada tas dan dompet wanita.
Pengembangan merek tampaknya berpusat pada tas tangan dan aksesori sehari-hari lainnya, alih-alih mencoba beroperasi sebagai rumah mode yang luas. Seiring waktu, katalognya berkembang ke dalam banyak siluet tas, termasuk tas selempang, tas bahu, tas jinjing, dan tas tangan terstruktur, bersamaan dengan dompet.
Namun, ada catatan penting mengenai sejarah Oneda: sumber sekunder daring memberikan deskripsi yang tidak konsisten tentang asal-usul dan evolusinya. Beberapa materi lokapasar mendeskripsikan Oneda sebagai merek urban dan modern, sementara studi kasus akademis mendeskripsikan Oneda berbasis Semarang yang dikaitkan khususnya dengan tas kulit kambing, motif budaya Indonesia, keberlanjutan, dan pameran internasional.
Oleh karena itu, detail seperti identitas pendiri yang tepat, lokasi pendirian awal, fasilitas produksi awal, dan kepemilikan korporasi sebaiknya tidak diperlakukan sebagai fakta yang mapan tanpa dokumentasi primer tambahan.
Produk
Kategori terkuat Oneda adalah tas tangan wanita.
Rentang produk saat ini mencakup:
- Tas bahu
- Tas selempang / crossbody
- Tas tangan
- Tas jinjing
- Tas gagang atas
- Ransel
- Dompet wanita
- Dompet kartu dan koin
Katalog lokapasar resmi berisi sejumlah besar desain dengan nama individu. Contohnya meliputi Claudia, Giselle, Felice, Evita, Olivia, Beatrix, Blaire, Monica, Raven, Brielle, Annie, Elsa, dan Naomi.
Rentang tersebut menunjukkan strategi menawarkan banyak siluet untuk situasi sehari-hari yang berbeda, daripada mengandalkan satu desain tas tangan tanda tangan.
Filosofi Desain
Produk Oneda umumnya menekankan kombinasi antara mode dan kepraktisan sehari-hari. Deskripsi produk dan pemosisian merek menempatkan penekanan cukup besar pada tas yang dapat berfungsi untuk aktivitas harian sambil mempertahankan penampilan modis.
Sebuah studi akademis yang diterbitkan dalam NuMAS: The Journal of Nusantara Malay Archipelago Scholars menyajikan gambaran yang sedikit berbeda namun komplementer tentang merek tersebut. Studi ini mengidentifikasi Oneda dengan desain modern, narasi budaya, dan produk kulit kambing, berargumen bahwa motif tradisional Indonesia seperti batik dan songket telah dimasukkan ke dalam beberapa desainnya.3
Penelitian tersebut mendeskripsikan filosofi merek sebagai penghubung identitas tradisional Indonesia dengan mode kontemporer, khususnya melalui bahan dan motif dekoratif.
Bahan dan Kerajinan
Salah satu aspek menarik dari sejarah terdokumentasi Oneda adalah asosiasinya dengan kulit kambing.
Studi kasus akademis 2025 mendeskripsikan kulit kambing sebagai bahan penting dalam pengembangan produk Oneda. Studi tersebut berargumen bahwa kulit kambing menawarkan karakteristik seperti bobot yang relatif ringan dan fleksibilitas, serta menghubungkan bahan tersebut dengan praktik budaya Indonesia.
Studi yang sama mendeskripsikan pendekatan Oneda sebagai gabungan kerajinan tradisional dengan desain produk kontemporer. Studi tersebut juga membahas penggunaan motif tradisional Indonesia sebagai bagian dari identitas merek.
Namun, hal ini harus dipahami sebagai satu aspek terdokumentasi dari sejarah merek Oneda, bukan asumsi bahwa setiap produk Oneda saat ini dibuat dari kulit kambing. Katalog komersial saat ini berisi rentang produk dan bahan yang jauh lebih luas.
Pemosisian Pasar
Oneda menempati posisi menarik dalam ekosistem merek mode lokal Indonesia.
Produk-produknya umumnya dihargai di bawah segmen tas mewah. Daftar lokapasar saat ini menunjukkan banyak dompet sekitar Rp100.000–Rp160.000, sementara banyak tas tangan dihargai kira-kira dalam kisaran Rp300.000–Rp700.000+, tergantung pada model dan promosi.
Hal ini menempatkan Oneda secara luas dalam kategori mode kontemporer yang mudah diakses: produk yang dimaksudkan untuk terlihat rapi dan modis tanpa memasuki wilayah harga merek tas mewah internasional.
Merek ini oleh karena itu bersaing terutama berdasarkan kombinasi:
- Desain
- Fungsionalitas
- Varietas
- Keterjangkauan
- Identitas merek lokal
- Kebergunaan sehari-hari
Distribusi
Oneda telah membangun kehadiran ritel daring yang signifikan di Indonesia.
Kehadiran lokapasarnya mencakup Blibli, di mana etalase resminya diidentifikasi sebagai Oneda.id Flagship Store.2
Menurut daftar Blibli saat ini, lokasi fisik Oneda pernah mencakup toko atau titik penjualan di:
- Semarang
- Malang
- Area Sleman/Yogyakarta
- Surakarta/Solo
Daftar tersebut secara khusus menyebutkan lokasi yang terkait dengan CitraLand Semarang, Paragon Mall Semarang, Mustika Olympic Garden Mall, Pakuwon Mall, dan Solo Square.
Kehadiran Internasional
Oneda juga telah dibahas dalam konteks merek-merek Indonesia yang berusaha menjangkau pasar internasional.
Studi kasus akademis 2025 melaporkan bahwa Oneda berpartisipasi dalam pameran internasional di kota-kota termasuk Paris dan Tokyo, di mana kombinasi motif budaya Indonesia dan desain tas kontemporer dipresentasikan kepada audiens internasional.
Studi tersebut mengkarakterisasi hal ini sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk menggunakan identitas budaya lokal sebagai faktor pembeda di pasar global.
Karena klaim-klaim ini terutama berasal dari studi kasus akademis daripada liputan internasional independen yang ekstensif, klaim tersebut paling baik diperlakukan sebagai temuan penelitian terdokumentasi, bukan bukti bahwa Oneda adalah label mode terkemuka yang didistribusikan secara global.
Identitas Merek
Secara garis besar, identitas Oneda dapat diringkas sebagai:
Merek tas tangan Indonesia yang menggabungkan mode wanita kontemporer dengan desain praktis sehari-hari, sementara mengambil—setidaknya sebagian dari sejarah terdokumentasinya—bahan, kerajinan, dan motif budaya Indonesia.
Nama merek tersebut juga telah diberi interpretasi budaya dalam literatur akademis. Satu studi menyatakan bahwa “Oneda” berarti “persembahan” dalam bahasa lokal, mencerminkan ide untuk menyajikan karya yang membawa keindahan, budaya, dan makna.
Interpretasi tersebut menarik, tetapi karena berasal dari penelitian sekunder daripada informasi resmi yang terdokumentasi dengan jelas di situs web resmi saat ini, hal itu dilabeli sebagai interpretasi yang dilaporkan atas nama tersebut, bukan etimologi resmi yang tegas.
Persepsi Merek
Daya tarik kontemporer Oneda tampaknya berasal dari kemampuannya untuk menempati ruang antara aksesori mode dan produk praktis sehari-hari.
Alih-alih memposisikan tasnya secara eksklusif sebagai simbol status, asortimen merek yang besar berorientasi pada wanita yang mencari berbagai bentuk dan kapasitas untuk pekerjaan, aktivitas kasual, belanja, perjalanan, dan penggunaan sehari-hari.
Kinerja lokapasar juga menunjukkan penerimaan konsumen yang bermakna. Toko Blibli resmi, misalnya, saat ini memiliki peringkat penjual tinggi dan sejumlah besar pesanan selesai.
Karakteristik Terkenal
Beberapa karakteristik membedakan Oneda dalam lanskap merek lokal Indonesia:
- Asal Indonesia — Merek ini mengidentifikasi dirinya sebagai merek lokal yang didirikan pada tahun 2012.
- Fokus kuat pada tas wanita — Tas tangan, tas bahu, tas selempang, dan tas jinjing membentuk inti katalognya.
- Harga terjangkau — Produknya umumnya berada di segmen aksesori mode terjangkau hingga menengah.
- Varietas produk besar — Oneda sering merilis banyak desain daripada mengandalkan koleksi permanen kecil.
- Distribusi digital-first — Platform e-commerce memainkan peran besar dalam kehadiran penjualannya saat ini.
- Koneksi budaya Indonesia — Penelitian tentang merek menyoroti motif tradisional, kerajinan, dan kulit kambing sebagai elemen identitasnya.
- Gaya kontemporer — Produk saat ini cenderung ke siluet bersih, feminin, dan serbaguna.
Oneda Saat Ini
Per 2026, Oneda tetap aktif sebagai merek tas tangan dan dompet Indonesia, dengan katalog daring substansial dan toko lokapasar resmi. Asortimen produk saat ini jauh lebih luas daripada label tas tangan kategori tunggal sederhana, mencakup berbagai format tas dan dompet.
Situs web resmi saat ini menampilkan pesan “Coming Soon” sambil mempertahankan struktur kategori produknya, yang menunjukkan bahwa situs web itu sendiri mungkin sedang mengalami persiapan atau pengembangan ulang.





