I Indonesia Brand Wiki

Tentang PRIMAAX

PRIMAAX adalah merek ban sepeda motor asal Indonesia yang diproduksi oleh PT Surabaya Kencana Anugrah (SKA), sebuah perusahaan manufaktur ban yang berpusat di Jawa Timur. Merek ini menitikberatkan produksinya pada ban dan ban dalam sepeda motor, dengan lini produk yang mencakup penggunaan harian untuk skuter matik dan bebek, serta aplikasi khusus seperti sport, trail, semi-cross, klasik, dan off-road.4

Catatan: PRIMAAX tidak memiliki keterkaitan dengan PRIMAAX®, sistem suspensi truk berat milik Hendrickson dari Amerika Serikat. Keduanya merupakan entitas yang sepenuhnya berbeda.1

Infobox

Bidang Informasi
Merek PRIMAAX
Industri Otomotif / Ban sepeda motor
Negara asal Indonesia
Perusahaan terkait PT Surabaya Kencana Anugrah (SKA)
Alamat pusat/perusahaan Sengon Agung, Purwosari, Pasuruan, Jawa Timur
Produk utama Ban sepeda motor, ban dalam
Jenis produk Tubeless dan tube-type
Pasar Domestik Indonesia dan ekspor
Seri terkemuka SK-01, SK-02, SK-03, SK-06, SK-16, SK-21, SK-51, SK-53, SK-62, SK-65, SK-67, SK-68, SK-72, dll.
Posisi pasar Merek ban sepeda motor berskala luas dengan harga terjangkau
Status merek dagang Terdaftar di Indonesia untuk kategori produk ban

Basis data LAMANSITU Kementerian Perdagangan Republik Indonesia mencatat PRIMAAX dalam kategori ban sepeda motor dan ban dalam kendaraan bermotor. Catatan merek dagang Indonesia juga menunjukkan bahwa merek terkait PRIMAAX telah terdaftar atau diajukan dalam Kelas 12, yang meliputi roda, ban dalam, ban luar, dan ban kendaraan.2

Sejarah

Sejarah PRIMAAX berkaitan erat dengan perkembangan PT Surabaya Kencana Anugrah. Berdasarkan informasi perusahaan yang dipublikasikan pada tahun 2025, SKA memulai usahanya sejak 1993. Pada awalnya, perusahaan memproduksi ban sepeda dengan merek SUPERSTONE sebelum berekspansi ke segmen ban sepeda motor. PRIMAAX kemudian dihadirkan sebagai merek khusus untuk lini ban sepeda motor mereka.

Hal ini menempatkan PRIMAAX sebagai bagian dari evolusi produsen ban tradisional Indonesia menjadi bisnis yang berfokus pada ban sepeda motor. Kronologi perkembangannya dapat diringkas sebagai berikut:

1993 → Berdirinya SKA → Produksi ban sepeda SUPERSTONE → Ekspansi ke ban sepeda motor → Pengembangan PRIMAAX → Distribusi nasional → Pasar ekspor

Tahun pasti peluncuran komersial merek PRIMAAX belum terdokumentasi secara jelas dalam sumber publik yang tersedia, sehingga penetapan tahun rilis spesifik tanpa dokumen primer yang kuat dapat menimbulkan ketidakakuratan.

Produsen

PRIMAAX diproduksi oleh PT Surabaya Kencana Anugrah dengan alamat terdaftar pada dokumen merek dagang sebagai berikut:

Jl. Raya Surabaya–Malang KM 59.5, Sengon Agung, Purwosari, Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia.

Dalam beberapa materi ritel, perusahaan terkadang disebut sebagai PT Surabaya Kencana Tyre Industry, namun dokumen merek dagang terkini menegaskan pemohon/pemilik sah adalah PT Surabaya Kencana Anugrah.3

Fokus utama bisnis SKA adalah manufaktur ban, dengan PRIMAAX berfungsi sebagai andalannya di segmen ban sepeda motor.

Produk

Lini produk PRIMAAX jauh lebih beragam daripada sekadar ban skuter murah. Katalog ritel Indonesia saat ini menampilkan produk untuk berbagai jenis kendaraan:

  • Skuter matik
  • Sepeda motor bebek
  • Sepeda motor sport
  • Sepeda motor trail
  • Sepeda motor semi-cross/off-road
  • Sepeda motor klasik
  • Aplikasi tubeless
  • Aplikasi tube-type
  • Ban dalam sepeda motor

Sebagai contoh, daftar produk terkini mencakup SK-03 Carnage, SK-06, SK-33, SK-51, SK-53, SK-62, SK-68 King Cross, SK-16 Flying-V, serta sejumlah model lainnya.4

Keluarga produk utama

Seri Posisi umum / aplikasi
SK-01 Penggunaan harian / standar
SK-02 Rain Attack Jalanan aspal, tipe tube-type
SK-03 Carnage Berorientasi sport, dominan tubeless
SK-06 Ant Man Jalanan / skuter matik
SK-16 Flying-V Sepeda motor / modifikasi custom
SK-21 Sepeda motor klasik
SK-51 Trail / off-road
SK-52 Trail / semi-cross
SK-53 Trail / cross
SK-62 Collosus Jalanan / performa
SK-65 Trail / semi-cross
SK-67 Trail / tubeless
SK-68 King Cross Trail / cross / off-road
SK-72 Skuter matik dan jalanan
SK-89 Sepeda motor tipe tube-type

Klasifikasi ini didasarkan pada deskripsi katalog peritel saat ini, bukan katalog resmi tunggal PRIMAAX, sehingga nama model dan peruntukan aplikasinya dapat bervariasi tergantung pasar dan generasi produksi.4

PRIMAAX SK-03 Carnage

SK-03 Carnage merupakan salah satu produk PRIMAAX yang paling menonjol di pasar Indonesia saat ini. Model ini tersedia dalam banyak pilihan ukuran dan umumnya dipasarkan sebagai ban sepeda motor tubeless untuk skuter matik maupun motor sport. Daftar ukuran yang beredar mencakup spesifikasi untuk NMAX, PCX, Aerox, Scoopy, Vario, serta berbagai motor sport kelas 150cc.3

Rentang ukuran yang luas memungkinkan PRIMAAX bersaing di berbagai segmen sepeda motor, tidak hanya terbatas pada motor komuter kecil.

PRIMAAX SK-62

SK-62, yang terkadang dipasarkan dengan nama Collosus, juga menjadi produk penting dalam portofolio PRIMAAX. Ban ini tersedia dalam ukuran untuk skuter matik maupun sepeda motor berukuran lebih besar. Beberapa ukuran yang tercatat di pasaran meliputi:

  • 80/90-14
  • 90/90-14
  • 110/70-13
  • 130/70-13
  • Ukuran lain menyesuaikan pasar dan aplikasi

Model ini ditawarkan dalam konstruksi tubeless dan ditujukan untuk sepeda motor otomatis yang umum digunakan di Indonesia.3

PRIMAAX SK-72

SK-72 sangat populer di segmen skuter matik. Ban ini dijual dalam ukuran yang kompatibel dengan berbagai motor seperti:

  • Honda PCX
  • Honda ADV
  • Honda Scoopy
  • Yamaha NMAX
  • Yamaha Aerox
  • Sepeda motor otomatis lainnya

Katalog penjualan menyediakan opsi pembelian satuan maupun set depan-belakang.3

Lini trail dan off-road

Salah satu karakteristik unik PRIMAAX adalah portofolionya yang merambah hingga ke ban trail dan off-road. Lini ini mencakup model-model seperti:

  • SK-51
  • SK-52
  • SK-53
  • SK-65
  • SK-67
  • SK-68 King Cross

Katalog ritel mendeskripsikan ban-ban ini untuk penggunaan trail, semi-cross, cross, dan off-road, dengan sebagian model menggunakan konstruksi tube-type dan sisanya menawarkan konfigurasi tubeless. Kelengkapan lini ini memberikan cakupan produk yang jarang dimiliki oleh merek ban Indonesia di kelas harganya.

Posisi pasar

PRIMAAX menempati segmen value-to-mid-market dalam industri ban sepeda motor Indonesia. Data ritel tahun 2026 menunjukkan kisaran harga sekitar Rp130.000 hingga Rp550.000+ per ban, sangat bergantung pada model, konstruksi, ukuran, dan aplikasinya.4

Sebagai perbandingan, ban skuter matik arus utama PRIMAAX berada di kisaran Rp200.000–Rp300.000, sementara ban trail dan sport berukuran besar dibanderol lebih tinggi.3 Strategi ini mencerminkan pendekatan yang mengutamakan:

Harga terjangkau + Pilihan ukuran lengkap + Cakupan jenis motor yang luas

alih-alih memposisikan diri sebagai merek performa premium bergaya Eropa atau Jepang.

Distribusi di Indonesia

PRIMAAX memiliki kehadiran yang signifikan dalam saluran distribusi ritel dan daring di Indonesia. Katalog merek Blibli saat ini mencatat lebih dari 200 produk PRIMAAX dengan ketersediaan yang menjangkau berbagai wilayah, termasuk:

  • Jawa Barat
  • Jawa Timur
  • Jawa Tengah
  • Jabodetabek
  • Banten
  • Sumatera Selatan
  • Palembang
  • Bekasi
  • Depok
  • Bandung
  • Tangerang
  • Banyumas
  • Bangkalan

Meskipun tidak semua model tersedia di setiap daerah, hal ini membuktikan jejak distribusi yang cukup luas.3 Produk PRIMAAX juga didistribusikan melalui peritel otomotif dan industri seperti MonotaRO Indonesia.4

Pasar ekspor

PRIMAAX bukan sekadar merek domestik. Sumber data perdagangan mencatat ekspor ban sepeda motor PRIMAAX oleh Surabaya Kencana Anugrah, termasuk pengiriman ke Vietnam. Salah satu catatan pengiriman pada Agustus 2024 melibatkan ban sepeda motor PRIMAAX SK-18.

Deskripsi distributor juga menyebutkan bahwa PRIMAAX telah didistribusikan ke negara-negara seperti Australia, Singapura, dan Filipina.3 Bukti yang ada mengindikasikan adanya kehadiran ekspor internasional, meskipun informasi publik belum memadai untuk mengukur skala pasti bisnis luar negerinya.

Merek dagang dan pengembangan merek

PRIMAAX memiliki rekam jejak pendaftaran merek dagang yang panjang di Indonesia. Catatan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual menunjukkan pendaftaran terkait PRIMAAX di Kelas 12, yang mencakup:

roda untuk kendaraan darat, ban dalam, ban luar, velg, dan ban kendaraan.

Pengajuan merek dagang yang lebih baru juga menunjukkan pengembangan berkelanjutan dari lini produk bernama PRIMAAX, antara lain:

  • PRIMAAX THOR
  • PRIMAAX WOLVERINE
  • PRIMAAX TRANSFORMER
  • PRIMAAX NEO
  • PRIMAAX CYCLOPS

Langkah ini menegaskan bahwa perusahaan terus mengembangkan PRIMAAX sebagai keluarga nama produk otomotif/ban, bukan sekadar produk tunggal yang statis.

Manufaktur dan pengembangan bisnis

Perkembangan signifikan terjadi ketika PT Surabaya Kencana Anugrah mengimplementasikan SAP Business One pada tahun 2025. Deskripsi proyek tersebut mengkarakterisasi SKA sebagai produsen ban mapan di Indonesia dan secara spesifik menyebut PRIMAAX sebagai merek ban sepeda motornya. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan induk PRIMAAX memiliki infrastruktur manufaktur dan bisnis yang matang, bukan sekadar operasi perdagangan kecil.

Identitas merek

Penamaan produk PRIMAAX terbilang khas. Alih-alih hanya mengandalkan kode teknis, banyak modelnya memiliki nama yang mudah diingat:

  • Carnage
  • Ant Man
  • Collosus
  • King Cross
  • Flying-V
  • Godzilla
  • The Crow
  • Daredevil
  • Wolverine
  • Thor
  • Transformer

Strategi penamaan ini memberikan identitas yang agresif dan berorientasi performa, terutama di segmen sport dan off-road, berbeda dengan merek ban konservatif yang umumnya hanya memakai kode numerik.

Teknologi dan spesifikasi

Produk PRIMAAX ditawarkan dengan konstruksi dan kompon yang bervariasi tergantung modelnya.

Konstruksi

Model tubeless tersedia secara luas, khususnya untuk sepeda motor otomatis modern dan motor sport. Sementara itu, model tube-type tetap dipertahankan untuk:

  • Sepeda motor klasik
  • Motor trail
  • Sepeda motor tua
  • Aplikasi off-road tertentu
  • Motor komuter kecil

Kompon

Spesifikasi ritel mendeskripsikan beberapa model dengan:

  • Medium compound
  • Soft compound

Contohnya, daftar SK-62 menyebutkan produk tersebut sebagai ban tubeless medium-compound, sedangkan beberapa daftar SK-72 dipasarkan sebagai produk soft-compound.3 Karena formulasi kompon berbeda antar-model, tidak tepat jika menyamaratakan seluruh ban PRIMAAX memiliki campuran karet yang sama.

Keselamatan dan sertifikasi

Ban PRIMAAX yang dijual di Indonesia tunduk pada regulasi produk dan ban yang berlaku. Beberapa daftar ritel mencantumkan informasi terkait SNI, meskipun kelengkapan data sertifikasi yang ditampilkan penjual bervariasi. Misalnya, satu listing SK-62 menyertakan referensi SNI/NPB, sementara listing lain membiarkan kolom tersebut kosong.3

Basis data LAMANSITU Kementerian Perdagangan saat ini mengelompokkan PRIMAAX di bawah ban sepeda motor dan ban dalam kendaraan bermotor, namun halaman publiknya melaporkan nol produk dengan registrasi NPB/K3L yang ditampilkan di sana.2 Oleh karena itu, klaim sertifikasi sebaiknya diverifikasi langsung melalui tanda fisik pada ban dan dokumen resmi, bukan digeneralisasi untuk seluruh lini PRIMAAX.

Posisi kompetitif

Di Indonesia, PRIMAAX bersaing di pasar ban sepeda motor yang sangat padat bersama merek-merek seperti:

  • IRC
  • FDR
  • Swallow
  • Corsa
  • Zeneos
  • Maxxis
  • Michelin
  • Pirelli
  • Aspira
  • Federal
  • Dunlop

Diferensiasi utama PRIMAAX terletak pada kombinasi harga, variasi model, dan cakupan aplikasi. Portofolionya membentang dari ban komuter murah hingga ban trail dan performa yang relatif terspesialisasi, memungkinkan merek ini menargetkan berbagai komunitas pengguna sepeda motor di Indonesia.

Keunggulan

1. Rentang produk luas

PRIMAAX memiliki model yang mencakup skuter matik, bebek, sport, klasik, dan trail.4

2. Harga kompetitif

Banyak model utamanya berada di kisaran harga yang lebih terjangkau dibandingkan merek internasional premium.3

3. Ketersediaan ukuran lengkap

Merek ini menawarkan kombinasi diameter velg, lebar, dan rasio aspek yang sangat beragam.

4. Pilihan tubeless dan tube-type

Memungkinkan PRIMAAX melayani platform sepeda motor modern maupun lawas.

5. Latar belakang manufaktur Indonesia

Merek ini terhubung dengan produsen yang telah beroperasi sejak 1993.

6. Kapabilitas ekspor

PRIMAAX tercatat dalam pengiriman ban internasional, membuktikan produknya tidak terbatas pada pasar domestik saja.

Keterbatasan

PRIMAAX memiliki sejumlah keterbatasan dari sisi informasi dan posisi pasar:

Pertama, informasi teknis resmi yang terperinci relatif sulit ditemukan secara publik dibandingkan merek global seperti Michelin atau Bridgestone.

Kedua, sebagian besar informasi yang mudah diakses berasal dari marketplace dan distributor, bukan dokumentasi korporat PRIMAAX sendiri.

Ketiga, penamaan produk dan spesifikasi bisa berbeda antar-penjual, sehingga pembeli perlu memverifikasi model, ukuran, kompon, dan tanggal produksi secara mandiri.

Keempat, PRIMAAX belum memiliki pengakuan merek global setara produsen ban utama Jepang dan Eropa.

Representasi PRIMAAX

Secara sederhana, PRIMAAX dapat didefinisikan sebagai:

Merek ban sepeda motor Indonesia yang dikembangkan oleh PT Surabaya Kencana Anugrah, menawarkan rangkaian ban terjangkau yang luas untuk motor harian, skuter matik, sport, klasik, serta aplikasi off-road/trail.

Identitasnya sangat lekat dengan pasar sepeda motor Indonesia, di mana keterjangkauan harga, ketersediaan stok, dan kompatibilitas dengan beragam jenis motor menjadi faktor pembelian utama.

PRIMAAX hari ini

Hingga 2026, PRIMAAX tetap aktif sebagai merek ban sepeda motor dengan katalog besar di saluran ritel Indonesia. Daftar terkini mencakup lebih dari 200 produk, sementara pengajuan merek dagang baru mengindikasikan ekspansi berkelanjutan dari keluarga produk PRIMAAX.3

Perkembangan merek ini dapat dirangkum sebagai:

Warisan manufaktur ban Indonesia → Spesialisasi sepeda motor → Distribusi domestik luas → Diversifikasi produk → Ekspansi ekspor → Pengembangan merek/produk berkelanjutan.

Ringkasan

PRIMAAX adalah merek ban sepeda motor Indonesia di bawah PT Surabaya Kencana Anugrah yang dibangun di atas kompatibilitas motor yang luas, harga kompetitif, serta jajaran produk yang mengejutkan kelengkapannya, mencakup ban komuter, skuter, sport, klasik, hingga off-road.

References

Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait