I Indonesia Brand Wiki

Tentang ZM Zaskia Mecca

ZM Zaskia Mecca (sering disingkat ZM) adalah merek busana muslim dan gaya hidup halal asal Indonesia yang identik dengan aktris serta figur publik Zaskia Adya Mecca. Merek ini beroperasi di bawah naungan PT Kals Corpora Indonesia dan berfokus pada penyediaan pakaian sopan kontemporer yang terjangkau, memadukan tren mode modern dengan referensi budaya Nusantara.

Meskipun riwayat bisnis PT Kals Corpora bermula pada tahun 2015, perusahaan menyatakan bahwa ZM Zaskia Mecca baru didirikan pada tahun 2016. Pada awalnya, merek ini diciptakan untuk menyasar segmen pasar menengah ke bawah melalui kemitraan strategis dengan jaringan toseriba Ramayana.

Profil Merek

Atribut Informasi
Nama merek ZM Zaskia Mecca
Singkatan ZM
Industri Fesyen / Busana sopan / Busana muslim
Negara asal Indonesia
Didirikan 2016 (sebagai merek ZM); PT Kals Corpora berdiri sejak 2015
Induk perusahaan PT Kals Corpora Indonesia
Tokoh kunci Zaskia Adya Mecca
Pendiri / Pimpinan bisnis Muhammad Haykal Kamil
Kepemimpinan kreatif Tania Ray Mina (Creative Director)
Target pasar Konsumen urban/muslim modern, terutama perempuan
Posisi pasar Busana sopan kontemporer yang terjangkau
Tagline “Hijab Zaman Now”
Kantor pusat Jagakarsa, Jakarta Selatan, Indonesia
Produk utama Hijab, gamis, tunik, blus, kemeja, celana, rok, luaran, mukena, aksesori, serta setelan keluarga/pasangan
Jangkauan internasional Ekspor ke Malaysia dan Singapura

Katalog fesyen Festival Ekonomi Syariah Indonesia 2022 mendeskripsikan ZM sebagai merek gaya hidup halal bagi perempuan urban modern, dengan Malaysia dan Singapura tercatat sebagai pasar ekspornya.

Sejarah

Awal Mula: 2015

Sejarah ZM tidak dapat dilepaskan dari pembentukan PT Kals Corpora Indonesia. Berdasarkan catatan korporat perusahaan, bisnis ini dirintis pada tahun 2015 dari ruang bawah tanah rumah salah satu pendirinya. Merek pertama yang diluncurkan adalah BIA by Zaskia Mecca, yang menargetkan segmen busana sopan formal.

Wirausahawan Muhammad Haykal Kamil, adik kandung Zaskia Mecca, mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam dunia bisnis sebenarnya telah dimulai jauh sebelum berdirinya Kals Corpora. Ia pernah mencoba berjualan pakaian dan berbagai produk lainnya sebelum mendirikan perusahaan secara resmi. Haykal kemudian melihat peluang besar di industri fesyen muslim, khususnya setelah pengalamannya terkait film Hijab 1.

Haykal dilaporkan memulai usaha ini dengan modal sekitar Rp150 juta. Selanjutnya, ia memperoleh izin dari sang kakak, Zaskia Adya Mecca, untuk menggunakan namanya sebagai identitas merek fesyen tersebut 1.

Catatan Mengenai Pendiri

Terdapat sedikit perbedaan narasi mengenai pendirian ZM dalam berbagai sumber publik:

  • Sejarah korporat Kals Corpora menekankan peran Haykal Kamil beserta tim Kals dan menyebutkan bahwa ZM dibentuk pada tahun 2016.
  • Laporan lain menggambarkan ZM sebagai bisnis yang dibangun melalui kolaborasi Haykal Kamil, Zaskia Adya Mecca, dan Tania Ray Mina, dengan masing-masing memegang peranan berbeda.
  • Haykal kerap disebut sebagai pendiri atau CEO, sementara Tania Ray Mina diidentifikasi sebagai Co-Founder & Creative Director, dan Zaskia menjadi figur sentral yang membentuk identitas merek melalui nama serta persona publiknya.

Dengan demikian, deskripsi yang paling tepat adalah bahwa ZM tumbuh dari bisnis Kals Corpora yang didirikan oleh keluarga Kamil-Mecca, dengan Haykal Kamil memimpin operasional bisnis dan Zaskia Mecca berperan sebagai tokoh utama sekaligus wajah dari merek tersebut.

Peluncuran ZM: 2016

Pada tahun 2016, Kals Corpora meluncurkan ZM Zaskia Mecca sebagai merek fesyen keduanya.

Tujuan peluncuran ini berbeda dari BIA. Jika BIA diposisikan untuk segmen busana sopan premium dan formal, ZM dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pasar menengah ke bawah, terutama lewat kerja sama dengan Ramayana. Kemitraan ini memungkinkan produk ZM terdistribusi secara nasional.

Strategi distribusi ini menjadi bagian penting dari identitas ZM: alih-alih memosisikan busana sopan semata-mata sebagai barang mewah atau karya desainer eksklusif, ZM berupaya menjadikan pakaian muslim kontemporer terjangkau dan mudah diakses oleh konsumen Indonesia yang lebih luas.

Pertumbuhan Awal: 2017–2018

Pada tahun 2017, Kals Corpora mencatat bahwa ZM mencapai tonggak penting dengan menjadi salah satu merek busana sopan pertama yang dijual di toseriba besar di luar musim Ramadan. Perusahaan juga mulai membangun kehadiran daring melalui Shopee.

Memasuki tahun 2018, perusahaan memperluas saluran distribusi daringnya ke berbagai platform seperti Tokopedia, Bukalapak, Hijup, Elevenia, Zilingo, Qoo10, dan Zalora. ZM juga turut berpartisipasi dalam sejumlah acara fesyen dan pameran konsumen, termasuk Indonesia Fashion Week, Muslim Fashion Festival, dan Jakarta Fair.

Periode ini sangat krusial karena ZM mulai bertransformasi dari label pakaian yang bergantung pada ritel konvensional menjadi merek fesyen multichannel, yang mengintegrasikan toseriba, lokapasar, acara luring, hingga ekosistem daring miliknya sendiri.

Filosofi dan Identitas Desain

Filosofi Merek

Secara mendasar, ZM memosisikan busana sopan sebagai perpaduan antara kesopanan, kenyamanan, individualitas, dan gaya kontemporer. Filosofi perusahaan menegaskan bahwa fesyen seharusnya bukan sekadar alat untuk menarik perhatian, melainkan sarana untuk menciptakan rasa nyaman dan percaya diri 2.

Salah satu gagasan yang konsisten diusung merek ini adalah:

“Hijab Zaman Now”

Frasa ini merepresentasikan proposisi asli ZM: fesyen muslim modern untuk konsumen Indonesia masa kini. Alih-alih menganggap busana sopan sebagai kategori yang terpisah atau terlalu konservatif, ZM berusaha agar hijab, gamis, tunik, dan pakaian lainnya dapat menyatu secara alami dalam lemari pakaian modern sehari-hari.

Identitas Desain

Ciri khas utama ZM adalah pemanfaatan warisan budaya Indonesia sebagai sumber inspirasi desain. Kals Corpora mendeskripsikan merek ini sebagai perpaduan antara desain modern dan kekayaan warisan budaya Indonesia.

Hal ini terwujud dalam berbagai bentuk:

  • Pola tradisional Indonesia
  • Motif budaya daerah
  • Flora Nusantara
  • Tokoh sejarah dan narasi budaya
  • Keterkaitan budaya Asia Tenggara
  • Interpretasi kontemporer atas elemen visual tradisional

Merek ini tidak sekadar menempelkan motif tradisional sebagai hiasan, tetapi kerap membangun cerita di balik inspirasi setiap koleksinya. Perusahaan menjelaskan bahwa proses desain melibatkan riset tren dan kebutuhan konsumen, pembuatan sketsa, pemilihan material, produksi sampel, hingga kontrol kualitas sebelum manufaktur. Beberapa desain bahkan didasarkan pada riset yang melibatkan ratusan calon konsumen 2.

Koleksi Utama

Jelita Indonesia

Jelita Indonesia merupakan salah satu koleksi andalan ZM. Konsepnya berpusat pada keberagaman budaya dan warisan Nusantara. Kals Corpora menyebut koleksi ini sebagai upaya untuk menangkap kekayaan budaya negara yang begitu luas serta melestarikan kesadaran akan warisan tersebut melalui medium fesyen. Koleksi ini selaras dengan strategi ZM dalam mentransformasi referensi budaya Indonesia menjadi pakaian kontemporer.

Romansa Khatulistiwa

Romansa Khatulistiwa adalah koleksi utama lainnya dari ZM. Berbeda dengan Jelita Indonesia yang berfokus pada warisan budaya, Romansa Khatulistiwa mengambil inspirasi dari flora tropis dan keanekaragaman botani Indonesia. Bunga-bunga dijadikan sumber simbolisme dan inspirasi utama dalam koleksi ini.

Koleksi ini diluncurkan pada tahun 2021 dengan penekanan pada peningkatan kualitas produk dan material.

Koleksi Lainnya

Katalog terkini menunjukkan bahwa ZM telah memperluas pendekatan berceritanya ke dalam numerous koleksi, antara lain:

  • Aksara Nusantara
  • Aksara Malesung
  • Aksara Pallawa
  • Binar Samudra
  • Teman Serumpun
  • Monogram Series
  • Primadona Series
  • Family Collection
  • Koleksi Rasa Rasa
  • Jejak Teduh
  • Senandung Alam
  • Timun Mas
  • Pashmina Rona

Asortimen aktif dapat berubah sewaktu-waktu seiring dengan peluncuran, penghentian, atau penambahan stok koleksi baru 2.

Rentang Produk

ZM telah berkembang jauh melampaui posisi awalnya yang hanya berfokus pada hijab. Katalog daring saat ini mencakup:

Pakaian Perempuan

  • Gamis/Dress
  • Tunik
  • Blus
  • Kemeja perempuan
  • Celana
  • Rok
  • Blazer
  • Kardigan
  • Jaket
  • Pakaian harian dasar
  • Pakaian ukuran plus

Hijab

  • Hijab segi empat
  • Hijab bermotif
  • Hijab polos
  • Pashmina
  • Inner hijab
  • Ciput/bandana
  • Ninja inner

Pakaian Laki-laki

  • Kemeja laki-laki
  • Kemeja anak laki-laki

Pakaian Ibadah

  • Mukena dewasa
  • Mukena anak

Aksesori

  • Tas
  • Bros
  • Kaos kaki
  • Scrunchie
  • Aksesori fesyen lainnya

Pakaian Serasi

  • Setelan keluarga (Family sets)
  • Setelan pasangan (Couple sets)
  • Sarimbit

Ekspansi ke kategori keluarga dan pasangan sangat signifikan karena memungkinkan ZM bertransformasi dari label hijab perempuan menjadi merek busana sopan keluarga yang lebih komprehensif.

Target Pasar

Target audiens awal ZM adalah perempuan muslim urban yang mencari pakaian dengan kriteria: sopan + modis + terjangkau + praktis.

Asortimen terkini menunjukkan bahwa audiens merek ini telah meluas, meliputi:

  • Perempuan muslim muda
  • Perempuan pekerja
  • Keluarga
  • Pasangan
  • Anak-anak
  • Laki-laki
  • Konsumen yang mencari pakaian serasi untuk Ramadan/Idulfitri
  • Pelanggan yang menyukai fesyen bernuansa Indonesia

Perluasan ini tercermin jelas dalam katalog yang kini menyajikan fesyen perempuan bersanding dengan produk laki-laki, anak-anak, dan keluarga 2.

Hubungan dengan Zaskia Adya Mecca

Nama “Zaskia Mecca” berasal dari aktris dan figur publik Indonesia, Zaskia Adya Mecca.

Meskipun Zaskia menjadi elemen sentral identitas merek, ZM tidak seharusnya dipandang sekadar sebagai label merchandise selebritas. Bisnis ini dikembangkan sebagai perusahaan fesyen profesional di bawah Kals Corpora, dengan Haykal Kamil mengelola sisi bisnis dan Tania Ray Mina menangani arah kreatif.

Penggunaan nama Zaskia memberikan koneksi kuat dengan citra publiknya: perempuan muslim Indonesia modern, seorang ibu, aktris, dan ikon fesyen. Hal ini menjadi fondasi posisi ZM karena konsumen dapat langsung mengasosiasikan merek dengan figur yang sudah dikenal luas di kancah fesyen muslim Tanah Air.

Model Bisnis

Perkembangan ZM dapat dibagi menjadi beberapa fase utama:

  1. Distribusi Toseriba: Kemitraan awal dengan Ramayana memberikan ZM akses ke basis konsumen nasional.
  2. Ekspansi Lokapasar: Perusahaan merambah berbagai platform e-commerce Indonesia.
  3. Kom digital-first: ZM membangun ekosistem daring mandiri, termasuk ZMNow dan kanal resmi di lokapasar.
  4. Storytelling Merek: Koleksi semakin difungsikan sebagai media penceritaan tentang budaya, alam, dan sejarah Indonesia.
  5. Ekspansi Gaya Hidup Keluarga: Rentang produk meluas dari busana perempuan menjadi setelan keluarga, pakaian laki-laki, produk anak, dan aksesori.

ZMNow

Ekosistem daring ZM mencakup ZMNow.id, yang dideskripsikan perusahaan sebagai platform gaya hidup halal bagi perempuan urban modern. Platform ini menawarkan produk dari ZM Zaskia Mecca, BIA by Zaskia Mecca, dan ZAM Cosmetics 2.

Keberadaan ZMNow menegaskan bahwa strategi Kals Corpora melampaui sekadar pakaian. Visi korporat yang lebih luas diposisikan围绕 gaya hidup halal, dengan fesyen dan kecantikan beroperasi sebagai bagian yang saling terkait.

Ekspansi Internasional

ZM juga mengejar pasar di luar Indonesia. Katalog Festival Ekonomi Syariah Indonesia 2022 mengidentifikasi Malaysia dan Singapura sebagai tujuan ekspor ZM.

Pemilihan kedua negara ini dinilai strategis karena keduanya memiliki pasar konsumen muslim yang signifikan serta kedekatan budaya dengan fesyen sopan Indonesia. Strategi e-commerce perusahaan di tahap selanjutnya juga menekankan ekspansi lintas batas dan digital.

Manufaktur dan Produksi

ZM mendeskripsikan proses produksinya dimulai beberapa bulan sebelum manufaktur, dengan melakukan riset tren fesyen dan kebutuhan konsumen muslim sebelum mengembangkan sketsa dan sampel.

Alur produksi meliputi:

riset tren → desain → pemilihan material → sampling → evaluasi → produksi → kontrol kualitas → distribusi

Perusahaan juga menekankan aspek produksi lokal, dengan mitra manufaktur yang merupakan pelaku usaha Indonesia 2. Hal ini memperkuat identitas merek sebagai busana sopan Indonesia yang dibuat untuk pasar Indonesia, bukan sekadar mengadopsi estetika fesyen internasional.

Posisi Budaya

ZM memadukan tiga identitas utama:

1. Fesyen Muslim

Pakaian dirancang dengan prinsip kesopanan dan kebutuhan konsumen muslim.

2. Fesyen Kontemporer

Siluet, warna, dan kategori produk dirancang agar terasa kekinian, bukan semata-mata tradisional.

3. Penceritaan Budaya Indonesia

Motif tradisional, flora, sejarah, dan identitas daerah terus-menerus ditransformasi menjadi desain kontemporer.

Kombinasi ini memberikan ZM posisi yang unik dalam industri busana sopan Indonesia. Dengan kata lain, ZM tidak sekadar menjual “baju muslim”, melainkan menawarkan interpretasi kontemporer dari fesyen muslim Indonesia.

Ekosistem Korporat

ZM merupakan bagian dari ekosistem Kals Corpora yang lebih luas. Merek dan unit bisnis utamanya meliputi:

Merek Fokus
ZM Zaskia Mecca Busana sopan kontemporer yang terjangkau
BIA by Zaskia Mecca Busana sopan yang lebih halus/formal
ZAM Kosmetik dan perawatan kulit halal/alami

Kals Corpora mendeskripsikan BIA sebagai merek yang menekankan busana sopan berkualitas tinggi dengan pengaruh sejarah Islam di Eropa, sementara ZAM bergerak di bidang kecantikan dan perawatan kulit halal. Hal ini menjadikan ZM sebagai komponen fesyen pasar massal/terjangkau dari strategi gaya hidup halal yang lebih komprehensif.

Posisi dalam Industri Fesyen Indonesia

ZM muncul di tengah pertumbuhan pesat industri busana sopan Indonesia. Proposisi kompetitifnya dapat diringkas sebagai:

Busana sopan terjangkau + identitas selebritas yang kuat + penceritaan budaya Indonesia + distribusi pasar massal.

Kombinasi ini membantu membedakannya dari dua ekstrem pasar:

  • Pakaian muslim generik murah tanpa identitas merek yang jelas
  • Label desainer/busana sopan mahal yang menargetkan pasar premium sempit

ZM hadir untuk membuat busana sopan bermerek dapat diakses oleh konsumen Indonesia biasa.

Karakteristik Utama

Keterjangkauan

Merek ini secara historis menekankan harga yang terjangkau. Kals Corpora mendeskripsikan koleksinya sebagai busana bergaya namun tetap ramah di kantong.

Penceritaan Budaya

Koleksi-koleksinya sering kali memiliki narasi di balik motifnya, bukan sekadar desain musiman.

Asosiasi Selebritas

Zaskia Mecca memberikan pengenalan nama yang signifikan dan identitas fesyen personal yang kuat bagi merek.

Asortimen Luas

ZM telah berevolusi dari fokus hijab menjadi penyedia hampir seluruh kebutuhan busana sopan.

Orientasi Keluarga

Koleksi keluarga dan pasangan/sarimbit menjadikan merek ini sangat relevan pada momen Ramadan dan Idulfitri.

Perdagangan Digital

Merek ini secara progresif beralih dari distribusi toseriba menuju lokapasar dan perdagangan daring langsung ke konsumen.

Evolusi Merek Sekilas Pandang

2015 — PT Kals Corpora Indonesia berdiri; BIA by Zaskia Mecca menjadi merek pertamanya.

2016 — ZM Zaskia Mecca dibentuk sebagai merek kedua, awalnya menargetkan pasar menengah ke bawah melalui Ramayana.

2017 — ZM memperluas kehadiran di toseriba dan masuk ke Shopee.

2018 — Ekspansi ke berbagai lokapasar dan partisipasi dalam acara fesyen besar Indonesia.

2019 — Merek mengembangkan konsep desain motif tradisional Indonesia dan pencetakan berbasis riset yang lebih kuat 2.

2021 — ZM meluncurkan Romansa Khatulistiwa, memperluas penceritaan berbasis budaya dan alam.

2022 — ZM tercatat sebagai merek busana sopan/gaya hidup halal mapan dengan ekspor ke Malaysia dan Singapura.

2023 — Perusahaan mendapat sorotan atas ekspansi e-commerce dan logistiknya, sembari terus mengembangkan penjualan digital dan peluang internasional 3.

2026 — ZM melanjutkan operasi bisnis fesyen daringnya dengan asortimen luas yang mencakup busana sopan perempuan, laki-laki, anak-anak, hijab, pakaian ibadah, aksesori, serta koleksi keluarga dan pasangan terkoordinasi 2.

References

Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait