Tentang 3CE
3CE, singkatan dari 3 Concept Eyes, adalah merek kosmetik asal Korea Selatan yang dikenal luas karena pendekatan riasan berbasis fesyen, identitas warna yang kuat, bahasa visual bergaya editorial, serta pengaruhnya terhadap pasar K-beauty modern. Merek ini awalnya dikembangkan pada tahun 2009 sebagai bagian dari Stylenanda, perusahaan fesyen dan gaya hidup yang berkantor pusat di Seoul. Saat ini, 3CE berada di bawah Divisi Produk Konsumen L’Oréal Groupe dan telah bertransformasi dari fenomena budaya fesyen Korea menjadi merek riasan berskala internasional.1
Informasi Dasar
| Bidang | Informasi |
|---|---|
| Nama merek | 3CE |
| Nama lengkap | 3 Concept Eyes |
| Asal | Seoul, South Korea |
| Tahun berdiri | 2009 |
| Pendiri / Asal induk | Kim So-Hee / Stylenanda |
| Induk perusahaan awal | Nanda Co., Ltd. / Stylenanda |
| Grup induk saat ini | L’Oréal Groupe |
| Industri | Kosmetik / Kecantikan |
| Kategori utama | Kosmetik warna / Riasan |
| Dikenal karena | Produk bibir, eyeshadow, blush on, riasan berorientasi fesyen |
| Posisi merek | K-beauty yang modis, penuh warna, kreatif, dan mengikuti tren |
3CE diciptakan di dalam ekosistem Stylenanda pada tahun 2009, awalnya berfungsi sebagai pelengkap konsep pakaian dan penataan gaya secara keseluruhan. Kini, L’Oréal mendeskripsikan merek ini melalui tiga pilar utama: fashion forward, made of color, dan playfully creative.2
Makna Nama “3CE”
Nama 3CE merupakan singkatan dari 3 Concept Eyes. Penamaan ini mencerminkan hubungan erat merek dengan estetika fesyen Stylenanda. Alih-alih memperlakukan riasan sebagai kategori yang terpisah dari fesyen, 3CE dirancang sebagai elemen penyempurna tampilan utuh—sebuah ekstensi dari penataan gaya, busana, warna, dan ekspresi diri.
Keterkaitan ini tetap menjadi fondasi identitas merek hingga kini. L’Oréal menggambarkan 3CE sebagai merek yang “lahir dari fesyen” dan beroperasi lebih menyerupai merek kecantikan/fesyen berorientasi gaya hidup daripada label kosmetik konvensional.2
Sejarah
2004 — Awal Mula Stylenanda
Sejarah 3CE tidak dapat dilepaskan dari Stylenanda. Perusahaan ini didirikan di Seoul pada tahun 2004 oleh Kim So-Hee. Bermula sebagai bisnis fesyen, Stylenanda segera identik dengan estetika fesyen jalanan Korea yang muda dan tidak konvensional.
Latar belakang Kim So-Hee di bidang fesyen dan penataan gaya memegang peranan krusial. Pendekatannya berfokus pada penciptaan tampilan yang menyeluruh, bukan memandang pakaian, aksesori, rambut, dan riasan sebagai kategori yang terisolasi satu sama lain.
2009 — Peluncuran 3CE
3CE diluncurkan pada tahun 2009 sebagai lini riasan milik Stylenanda. Gagasan awalnya cukup sederhana: jika Stylenanda menciptakan pakaian dan estetikanya sendiri, maka mereka juga perlu menyediakan riasan yang sesuai untuk menyempurnakan tampilan tersebut.
Strategi ini terbukti sangat sukses. Menurut L’Oréal, 3CE bermula sebagai label internal yang kemudian berkembang pesat menjadi fenomena budaya populer di Korea.
Era 2010-an — Kebangkitan 3CE
Sepanjang dekade 2010-an, 3CE semakin dikenal berkat sejumlah karakteristik khas:
- Pilihan warna yang berani dan tidak biasa
- Kemasan yang sangat terkoordinasi
- Fotografi bergaya editorial fesyen
- Tekstur matte dan velvet
- Produk unggulan berbahan dasar bibir
- Palet eyeshadow
- Pengaruh fesyen jalanan Korea
- Kolaborasi dan koleksi edisi terbatas
Produk-produk ini sangat relevan dengan minat internasional yang meningkat pesat terhadap K-beauty. Berbeda dengan citra “rias alami Korea” yang umum kala itu, 3CE menawarkan interpretasi kecantikan Korea yang lebih modis, editorial, dan eksperimental.
Akuisisi oleh L’Oréal
Titik balik utama terjadi pada tahun 2018. Pada tanggal 2 Mei 2018, L’Oréal mengumumkan akuisisi 100% saham Nanda Co., Ltd., perusahaan induk di balik Stylenanda dan 3CE.
Pada saat akuisisi berlangsung, 3CE telah menjadi pilar bisnis utama Stylenanda. L’Oréal menyatakan bahwa merek riasan ini mewakili lebih dari 70% portofolio bisnis perusahaan, dengan Nanda mencatatkan pendapatan sebesar €127 juta pada tahun 2017.
Akuisisi ini memiliki signifikansi strategis bagi L’Oréal karena memberikan akses langsung kepada raksasa kecantikan Prancis tersebut atas merek riasan Korea dengan relevansi budaya yang kuat di kalangan konsumen muda Asia. L’Oréal secara khusus menyebut 3CE sebagai merek kecantikan Korea pertama dalam portofolionya dan menegaskan bahwa akuisisi ini akan mendorong ekspansi internasional merek tersebut.
Perlu dicatat bahwa 3CE bukanlah merek ciptaan L’Oréal. Merek ini sudah mapan sebagai entitas Korea sebelum bergabung ke dalam grup tersebut.
Hubungan 3CE dan Stylenanda
Memahami dinamika antara Stylenanda dan 3CE sangatlah penting. Secara struktural, hubungannya dapat digambarkan sebagai berikut:
Stylenanda → merek fesyen/gaya hidup → merek riasan 3CE
Stylenanda memulai kiprahnya dari fesyen, sementara 3CE dikembangkan sebagai divisi kosmetiknya. Hal inilah yang membuat 3CE secara historis terasa berbeda dari perusahaan kosmetik konvensional. Identitas visualnya banyak diserap dari budaya fesyen, bukan semata-mata dari dunia riasan. Hingga kini, L’Oréal masih mendeskripsikan 3CE sebagai merek yang lahir dari ekosistem fesyen Seoul milik Stylenanda.
Filosofi Merek
Filosofi merek 3CE saat ini bertumpu pada tiga konsep utama.
Fashion-forward
3CE memperlakukan riasan sebagai bagian tak terpisahkan dari fesyen dan gaya hidup. Kampanye pemasarannya cenderung menyerupai editorial fesyen ketimbang iklan kosmetik tradisional. Produk-produknya dirancang untuk berpartisipasi dalam sebuah estetika yang lebih luas, bukan sekadar menjanjikan manfaat fungsional kecantikan semata.2
Made of Color
Warna bisa dibilang sebagai jantung dari 3CE. Merek ini sangat identik dengan kombinasi warna yang sofisticated, terutama:
- Pink lembut (muted pinks)
- Dusty rose
- Merah bata
- Cokelat hangat
- Terakota
- Koral
- Beige
- Mauve
- Warna bumi netral
L’Oréal menempatkan 3CE sebagai pemimpin pasar riasan berwarna di Asia, khususnya untuk kategori mata, bibir, dan blush on.3
Playfully Creative
3CE tidak memosisikan riasan murni sebagai alat untuk tampil menarik secara konvensional. Identitasnya menekankan pada eksperimentasi, individualitas, kreativitas, dan kesenangan. Fleksibilitas ini memungkinkan merek untuk bergerak dinamis antara warna harian yang mudah dipakai hingga konsep editorial yang lebih avant-garde.
Identitas Visual
Salah satu faktor terbesar yang membuat 3CE mudah dikenali secara global adalah branding visualnya. Kemasan, fotografi, desain toko, kampanye, dan palet warna produk dirancang sebagai satu sistem visual yang koheren.
Kemasan
3CE dikenal dengan kemasan yang selaras dengan warna produk dan tema koleksinya. Hal ini terbilang unik di pasar kosmetik Korea yang saat itu didominasi estetika lucu, feminin, atau berbasis karakter. 3CE justru mengusung tampilan yang minimalis, kontemporer, dan berorientasi fesyen.
Fotografi
Kampanye 3CE kerap menggunakan:
- Fotografi bergaya editorial
- Pose yang tidak lazim
- Color blocking yang tegas
- Penataan gaya fesyen
- Komposisi yang tidak konvensional
- Fotografi riasan jarak dekat (close-up)
- Pencahayaan yang khas
Pendekatan ini mempertegas gagasan bahwa 3CE adalah merek fesyen yang diekspresikan melalui medium riasan, bukan sekadar perusahaan kosmetik yang menjual produk modis.
Kategori Produk
Bisnis inti 3CE adalah kosmetik berwarna.
Bibir
Produk bibir secara historis merupakan salah satu kategori terpenting bagi merek ini. Format produk yang menonjol meliputi:
- Lipstik
- Lip tint
- Produk bibir bertekstur velvet/matte
- Gloss
- Pensil bibir dan produk terkait
Popularitas 3CE meroket berkat rangkaian warna bibir bergaya Korea yang sofisticated dan beragam.
Mata
Kategori mata mencakup:
- Palet eyeshadow
- Single shadow
- Produk glitter
- Eyeliner
- Riasan mata lainnya
Palet buatan 3CE sering kali menggabungkan beberapa warna yang terkoordinasi, memungkinkan konsumen menciptakan tampilan utuh dari satu koleksi saja.
Wajah
3CE juga menyediakan produk untuk:
- Blush on
- Contouring
- Highlighter
- Complexion
- Riasan wajah lainnya
Blush on memegang peranan vital dalam mendukung identitas merek yang berfokus pada warna.
Alat Rias
Rangkaian produk yang lebih luas juga mencakup alat rias seperti kuas dan berbagai aksesori pendukung.
Estetika Khas
Estetika riasan khas 3CE dapat dirangkum sebagai perpaduan antara:
Korea Modern + Editorial Fesyen + Warna Sofisticated + Eksperimen Anak Muda
Posisinya berada di tengah-tengah antara riasan natural Korea dan riasan editorial yang teatrikal. Sebagai contoh, tampilan khas 3CE mungkin mengombinasikan:
Kulit matte lembut + blush on samar + eyeshadow monokromatik + bibir velvet yang blur
Namun, tergantung pada tema koleksinya, merek ini juga mampu menghadirkan konsep yang jauh lebih eksperimental.
Faktor Pengaruh dan Popularitas
Kesuksesan 3CE bukan hanya karena produknya yang menarik, melainkan juga akibat kemampuannya memanfaatkan berbagai tren yang terjadi secara bersamaan.
Gelombang K-beauty
Selama dekade 2010-an, kecantikan Korea semakin berpengaruh di kancah global. Konsumen di luar Korea mulai menaruh minat besar pada perawatan kulit, teknik merias, bahan baku, kemasan, tren kecantikan, hingga budaya selebritas Korea. 3CE hadir sebagai salah satu representatif kosmetik berwarna yang paling menonjol dalam gelombang K-beauty ini.
Konvergensi Fesyen dan Kecantikan
3CE memahami pergeseran perilaku konsumen muda: riasan adalah bagian dari identitas dan fesyen, bukan sekadar kosmetik. Hubungannya dengan Stylenanda memberikan keunggulan kompetitif karena merek ini telah menguasai merchandising fesyen, styling, fotografi, dan budaya visual.
Ramah Media Sosial
Produk 3CE bersifat sangat visual. Kombinasi kemasan berwarna, shade yang unik, fotografi editorial, dan branding yang konsisten membuat produk-produknya secara alami cocok untuk platform berbasis gambar seperti Instagram. Hal ini membantu mentransformasi 3CE dari perusahaan kosmetik lokal Korea menjadi merek gaya hidup yang diakui secara global.
Kolaborasi dan Koleksi Spesial
Strategi penting lainnya adalah peluncuran koleksi terbatas dan kolaborasi. Arsip koleksi resmi merek ini mencakup proyek-proyek seperti:
- Disney Collection8
- Maison Kitsuné Collection
- TOILETPAPER collection
- sMILEY collaboration
- Pink Space Hotel
- Edisi musiman dan terbatas
Kolaborasi-kolaborasi ini memperkuat posisi merek di persimpangan antara kecantikan, fesyen, seni, desain, dan budaya pop. Inilah sebabnya peluncuran produk 3CE sering kali terasa lebih mirip fashion drop atau edisi kreatif daripada rilis kosmetik biasa.
Pengalaman Ritel
Secara historis, 3CE berinvestasi besar-besaran pada ritel fisik sebagai bagian dari strategi branding. Salah satu ikon terkenalnya adalah Stylenanda Pink Hotel / Pink Pool, selain lokasi-lokasi lain dengan interior yang sangat stilistik.
Dalam pengumuman akuisisi tahun 2018, L’Oréal menyoroti sejumlah lokasi ikonik Stylenanda/3CE, termasuk flagship Hongdae, Myeongdong Pink Hotel & Pink Pool, Garosu-gil 3CE Cinema, dan Stylenanda Harajuku di Tokyo. Toko-toko ini berfungsi bukan sekadar tempat transaksi, melainkan sebagai pengalaman merek dan lingkungan yang sangat fotogenik.
Ekspansi Internasional
Meskipun bermula sebagai merek domestik Korea, jejak internasional 3CE telah meluas secara signifikan. Bahkan sebelum diakuisisi L’Oréal, Stylenanda telah beroperasi di Korea dan Jepang, serta berekspansi ke pasar-pasar seperti Hong Kong, Singapura, Malaysia, dan Thailand.4
Di bawah naungan L’Oréal, ekspansi internasional terus berlanjut. Laporan kinerja tahunan L’Oréal maupun laporan semester pertama secara spesifik menyebutkan ekspansi 3CE di kawasan Asia Tenggara sebagai kontributor positif terhadap performa merek. Dengan demikian, 3CE kini bukan lagi sekadar merek kosmetik domestik Korea, melainkan merek K-beauty yang berekspansi global dengan kehadiran yang sangat kuat di Asia.
Posisi Pasar
| Dimensi | Posisi 3CE |
|---|---|
| Negara asal | 🇰🇷 South Korea |
| Segmen kecantikan | Kosmetik berwarna |
| Posisi harga | Terjangkau / Masstige |
| Target audiens | Konsumen muda, khususnya Gen Z & Milenial |
| Gaya | Fashion-forward |
| Filosofi warna | Berbasis tren, sofisticated |
| Kepribadian merek | Kreatif, muda, eksperimental |
| Kekuatan geografis utama | Asia |
| Induk global | L’Oréal |
| Warisan | Fesyen Korea + K-beauty |
Posisi ini membedakan 3CE dari rumah mode mewah tradisional seperti Chanel atau Dior, sekaligus membedakannya dari merek riasan pasar massal murni. Identitasnya lebih tepat dikategorikan sebagai “kecantikan kontemporer yang modis”.
Signifikansi Budaya
3CE memegang peranan penting dalam sejarah K-beauty karena membuktikan bahwa riasan Korea bisa memiliki identitas di luar stereotip “bersih, alami, dan awet muda”. Merek ini berhasil memadukan fesyen jalanan Korea, budaya pemuda Seoul, riasan editorial, eksperimen warna, dan estetika media sosial. Kombinasi ini menjadikan 3CE sangat berpengaruh di kalangan konsumen muda Asia. Singkatnya, 3CE tidak hanya ikut serta dalam gelombang K-beauty, tetapi turut mendefinisikan wujud K-beauty yang berorientasi fesyen.
Pendiri: Kim So-Hee
Kim So-Hee adalah pendiri Stylenanda dan sosok di balik arahan kreatif orisinal yang melahirkan 3CE. Latar belakangnya di bidang fesyen menjadi DNA fundamental merek ini. Deskripsi L’Oréal mengenai 3CE menekankan bahwa Kim So-Hee adalah seorang stylist fesyen yang dikenal mampu menciptakan tampilan utuh yang berani namun tetap bisa dipakai sehari-hari, serta menghubungkan busana dengan riasan.5
Hal ini menjelaskan karakteristik paling khas dari 3CE: merek ini berpikir layaknya seorang fashion stylist. Logika kreatifnya tidak dimulai dari pertanyaan “produk rias apa yang harus dijual?”, melainkan:
Tampilan, cerita warna, atau suasana hati apa yang ingin kita ciptakan?
Produk kemudian diposisikan sebagai alat untuk mewujudkan visi tersebut.
Diferensiasi Merek
Beberapa karakteristik membedakan 3CE dari merek riasan K-beauty lainnya:
- Warisan Fesyen: Tidak lahir murni dari industri kosmetik, melainkan dari perusahaan fesyen.
- Storytelling Warna yang Kuat: Produk sering kali diorganisir berdasarkan palet warna dan suasana hati.
- Branding Editorial: Citra visualnya menyerupai majalah dan kampanye fesyen.
- Kemasan Distinctive: Kemasan diperlakukan sebagai elemen vital identitas visual.
- Budaya Edisi Terbatas: Koleksi dan kolaborasi menjaga dinamika budaya merek.
- Identitas Seoul: Merek secara eksplisit menampilkan dirinya sebagai produk dari energi, budaya jalanan, subkultur, dan kreativitas kota Seoul.6
Evolusi Merek
Sejarah perkembangan 3CE dapat dibagi menjadi empat tahap utama:
- 2004: Stylenanda didirikan sebagai bisnis fesyen Korea.
- 2009: 3CE diluncurkan sebagai lini riasan.
- 2010-an: 3CE menjadi merek kosmetik berwarna utama di Korea dan mulai berekspansi internasional.
- 2018: L’Oréal mengakuisisi 100% saham Nanda/Stylenanda.
- 2020-an: 3CE berkembang lebih lanjut sebagai merek K-beauty internasional, dengan fokus khusus pada Asia dan Asia Tenggara.
- 2026: 3CE tetap menjadi bagian dari Divisi Produk Konsumen L’Oréal dan melanjutkan ekspansi internasionalnya.7





