Tentang elzatta
Elzatta merupakan merek busana muslim asal Indonesia yang identik dengan produk hijab, selendang, serta busana santun. Merek ini didirikan pada tahun 2012 di Bandung, Jawa Barat, dan telah berkembang dari label yang berfokus pada hijab menjadi jenama busana muslim yang lebih luas bagi perempuan dan keluarga di Indonesia. Posisi merek saat ini dirangkum dalam tagline “Pesona Hijab Indonesia”.1 Situs web resmi Elzatta dapat diakses melalui elzatta.com.
Infobox
| Atribut | Informasi |
|---|---|
| Merek | Elzatta |
| Industri | Busana muslim / modest fashion |
| Negara asal | Indonesia 🇮🇩 |
| Tahun berdiri | 2012 |
| Kantor pusat / Asal | Bandung, Jawa Barat |
| Pendiri | Elidawati dan tim pendiri |
| Induk / Grup perusahaan | ELCORPS |
| Produk utama | Hijab, selendang, bergo, gamis, tunik, pakaian wanita, busana anak, sarimbit/pakaian keluarga, perlengkapan ibadah dan umrah/haji |
| Posisi merek | Busana muslim Indonesia |
| Tagline | “Pesona Hijab Indonesia” |
| Situs web resmi | elzatta.com |
| Pasar utama | Indonesia |
Entitas korporasi yang menaungi merek ini adalah PT Bersama Zatta Mulya, sementara Elzatta berada di bawah naungan grup bisnis ELCORPS yang lebih luas.2
Sejarah
Perjalanan Elzatta bermula pada tahun 2012, ketika perusahaan pendirinya didirikan di Bandung dan memasuki industri busana muslim. Fokus awal perusahaan tertuju pada produk yang dikenakan di area kepala, khususnya selendang, bergo, dan syal.3
Menurut catatan sejarah ELCORPS, merek ini mengawali usahanya dengan lima gerai dan 17 karyawan. Strategi awalnya sangat berpusat pada hijab, bertepatan dengan masa perkembangan pesat pasar busana muslim di Indonesia.4
Merek ini pada mulanya lekat dengan nama Zatta, namun kemudian diubah menjadi Elzatta. ELCORPS menyebut perubahan nama pada tahun 2012 tersebut sebagai tonggak awal kehadiran Elzatta sebagai sebuah merek.5
Pertumbuhan awal merek ini tidak hanya didorong oleh ritel konvensional, melainkan juga melalui kemitraan, agen, dan kolaborasi promosi. Hal ini menjadi bagian penting dalam model bisnis Elzatta dan memungkinkan merek tersebut berekspansi melampaui gerai-gerai awalnya.
Pendiri dan ELCORPS
Elzatta memiliki keterkaitan erat dengan Elidawati, seorang wirausahawati busana muslim Indonesia. ELCORPS menyatakan bahwa tim pendirinya terdiri atas Elidawati, Sukaesih, Henda Roshenda Noor, dan Eva Hanura Luziani, dengan perusahaan yang didirikan di Bandung pada tahun 2012.
Elzatta kemudian menjadi fondasi bagi pengembangan grup bisnis yang lebih besar yang dikenal sebagai ELCORPS. Sejarah grup tersebut menggambarkan Elzatta sebagai merek orisinal yang menjadi pusat pengembangan bisnis korporasi yang lebih luas.
Seiring berjalannya waktu, ELCORPS berekspansi ke berbagai merek tambahan dan bisnis gaya hidup muslim lainnya. Salah satu yang pertama adalah Dauky, yang diperkenalkan pada tahun 2013 sebagai upaya diversifikasi yang menargetkan konsumen muslim berusia lebih muda.
Secara ringkas, alur pengembangannya adalah:
2012 → Elzatta → ekspansi bisnis → ELCORPS → portofolio gaya hidup muslim yang lebih luas
Pemasaran Awal dan Budaya Populer
Salah satu aspek paling signifikan dalam perkembangan awal Elzatta adalah pemanfaatan hiburan dan budaya populer sebagai saluran pemasaran.
Elzatta menjalin kolaborasi dengan sinetron religi Indonesia Tukang Bubur Naik Haji dengan menyediakan busana untuk para karakter dalam serial tersebut. ELCORPS mendeskripsikan kolaborasi ini sebagai peluang promosi awal yang penting bagi merek.6
Karakter Rumana, yang diperankan oleh aktris Indonesia Citra Kirana, menjadi sangat identik dengan Elzatta pada periode tersebut. Citra Kirana juga ditunjuk sebagai duta merek Elzatta.
Langkah ini memiliki nilai strategis karena sinetron televisi Indonesia memiliki jangkauan penonton yang sangat luas pada masa itu. Alih-alih sekadar mengiklankan hijab dalam iklan konvensional, Elzatta secara efektif menempatkan produknya dalam budaya visual sehari-hari keluarga muslim Indonesia.
Identitas Merek
Elzatta memposisikan diri utamanya sebagai merek busana muslim Indonesia, bukan sekadar produsen pakaian religius.
Deskripsi resminya menekankan tiga karakteristik utama:
Identitas Indonesia
Merek ini mengambil inspirasi dari budaya dan motif tradisional Nusantara. Elzatta menyebutkan bahwa motif-motif dari berbagai daerah di Indonesia diadaptasi dan disematkan ke dalam rancangannya.
Hal ini memberikan Elzatta identitas visual khas Indonesia, terutama melalui hijab dan selendang bermotif cetak.
Gaya Feminin
Elzatta mendeskripsikan koleksinya memiliki karakter feminin, dengan desain yang ditujukan untuk beragam kepribadian dan kesempatan—mulai dari gaya muda dan trendi hingga klasik dan lebih eksklusif.
Kenyamanan dan Kebutuhan Harian
Merek ini juga menekankan penggunaan material yang nyaman, potongan yang pas, serta detail yang relatif sederhana. ELCORPS menggambarkan Elzatta sebagai pilihan yang sangat sesuai bagi muslimah yang menjalani aktivitas sehari-hari.
Ragam Produk
Meskipun awalnya berkonsentrasi pada penutup kepala, portofolio produk Elzatta telah mengalami ekspansi yang signifikan.
Hijab dan Selendang
Kategori ini tetap menjadi jantung dari merek Elzatta. Produk-produknya meliputi:
- Hijab segi empat
- Selendang
- Bergo / hijab instan
- Hijab syar’i
- Hijab motif cetak
- Hijab jersey
- Aksesoris hijab
- Ciput / dalaman hijab
Toko resmi saat ini menampilkan berbagai koleksi hijab dan selendang, termasuk desain bermotif cetak dan monogram.3
Pakaian Wanita
Elzatta telah merambah ke ranah busana santun yang lebih luas, mencakup:
- Gamis
- Tunik
- Pakaian luar (outerwear)
- Setelan wanita
- Gaun
- Pakaian santun lainnya
Pakaian Pria
Assortmen Elzatta yang lebih luas juga mencakup produk untuk pria muslim, seperti kemeja koko dan kemeja kasual, meskipun busana pria secara historis tidak sepenting hijab dan busana santun wanita dalam identitas Elzatta.
Busana Anak
Produk anak-anak telah menjadi bagian dari assortmen merek yang berorientasi pada keluarga. ELCORPS secara spesifik menyebutkan bahwa Elzatta memiliki koleksi busana anak.
Keluarga / Sarimbit
Kategori penting lainnya adalah sarimbit, yakni pakaian serasi yang dirancang untuk pasangan suami istri atau keluarga.
Katalog daring saat ini memuat beberapa koleksi sarimbit, seperti Satin Asiyah, Satin Maryam, Miryam, Ummumusa, dan Al-Qibtiyah.
Umrah dan Haji
Elzatta juga menyediakan produk yang berkaitan dengan Umrah dan Haji, memperluas cakupan bisnisnya melampaui busana harian menuju pemenuhan kebutuhan perjalanan religius umat muslim.
Filosofi Desain
Ciri khas utama Elzatta terletak pada penggunaan teknik cetak dan ragam motif.
ELCORPS secara khusus menyebutkan bahwa kekuatan merek ini ada pada keberagaman hijab, gamis, dan motif cetak.
Alih-alih hanya mengandalkan hijab polos, Elzatta secara historis membangun pengenalan merek yang kuat melalui selendang berwarna-warni bermotif cetak dan berbagai pola.
Filosofi desainnya dapat diringkas sebagai berikut:
Inspirasi budaya Indonesia + busana santun feminin + busana harian praktis
Merek ini berupaya menempati posisi tengah antara pakaian muslim tradisional dan mode kontemporer.
Target Pasar
Audiens inti Elzatta adalah perempuan muslim Indonesia, khususnya mereka yang mencari busana santun untuk digunakan dalam situasi sehari-hari.
Posisinya mencakup beberapa segmen gaya hidup:
- Perempuan muslim muda
- Wanita pekerja
- Ibu rumah tangga
- Para ibu
- Keluarga
- Konsumen yang mencari busana muslim serasi
- Pelanggan yang bersiap untuk Umrah/Haji
Merek ini sendiri mendeskripsikan koleksinya dirancang untuk berbagai kepribadian perempuan, termasuk gaya muda, klasik, dan lebih eksklusif.
Posisi yang luas ini membantu menjelaskan mengapa Elzatta telah bertransformasi dari sekadar “merek hijab” menjadi label busana muslim keluarga yang lebih komprehensif.
Jaringan Distribusi dan Ritel
Bagian utama dari pertumbuhan Elzatta terletak pada jaringan ritel fisik dan kemitraannya.
Situs web resmi merek ini menyatakan bahwa gerainya telah tersebar di seluruh Indonesia, sementara sejarah korporatnya menekankan peran sistem kemitraan dan keagenan dalam mempercepat ekspansi.
Terdapat perbedaan penting dalam angka yang dilaporkan oleh materi korporat resmi yang berbeda: situs konsumen Elzatta saat ini menyebutkan jaringan yang mencapai sekitar 250 gerai, sedangkan laporan keberlanjutan ELCORPS yang merujuk pada tahun 2023 melaporkan lebih dari 100 outlet. Angka-angka ini kemungkinan mencerminkan periode pelaporan dan/atau definisi gerai serta outlet yang berbeda.
Pencari lokasi toko resmi saat ini mencatat keberadaan gerai di berbagai kota di Indonesia, termasuk Bandung, Bekasi, Banyuwangi, Banjarmasin, dan Banjarbaru.
Kehadiran Daring
Elzatta mulai merambah e-commerce relatif lebih awal.
Menurut sejarah resmi perusahaan, elzatta.com mulai menawarkan pembelian daring pada tahun 2015, dengan situs web yang mengalami peningkatan sistem dan antarmuka utama pada tahun 2018.
Saat ini, merek tersebut menjual produknya melalui situs web sendiri serta saluran e-commerce/sosial-commerce utama di Indonesia. Situs resminya mengidentifikasi platform-platform berikut:
- Elzatta.com
- Shopee
- TikTok
- Lazada
- Tokopedia
Peran Elzatta dalam Busana Muslim Indonesia
Elzatta muncul pada periode yang sangat penting dalam sejarah mode Indonesia.
Sepanjang dekade 2010-an, hijab semakin terintegrasi ke dalam arus utama mode Indonesia. Alih-alih dipandang semata-mata sebagai pakaian religius, hijab bertransformasi menjadi produk fesyen dengan beragam warna, kain, motif cetak, gaya, dan merek.
Elzatta merupakan salah satu perusahaan domestik yang berpartisipasi aktif dalam transformasi ini. Profil perusahaannya sendiri mendeskripsikan merek ini sebagai pelopor dalam busana muslim Indonesia.
Oleh karena itu, signifikansinya bukan sekadar pada penjualan hijab. Elzatta merepresentasikan transisi pasar hijab Indonesia dari ritel tradisional yang relatif terfragmentasi menjadi industri fesyen bermerek yang lebih mudah dikenali.
Perbedaan Posisi Merek dengan Peritel Hijab Umum
Salah satu cara untuk memahami Elzatta adalah dengan membedakannya dari penjual hijab generik.
| Peritel hijab generik | Elzatta |
|---|---|
| Berfokus pada produk | Berfokus pada merek |
| Seringkali menjual banyak label yang tidak berkaitan | Mengembangkan koleksi proprietari |
| Utamanya hijab | Hijab + lemari busana santun lengkap |
| Didorong tren | Paduan tren dan identitas Indonesia |
| Konsumen individu | Individu + keluarga |
| Sebagian besar transaksi produk | Ritel + komunitas + pengalaman merek |
| Identitas budaya terbatas | Posisi budaya Indonesia yang kuat |
Inilah alasan mengapa Elzatta mampu mengembangkan identitas yang melampaui kategori produk tunggal.
Slogan dan Filosofi Merek
Frasa yang paling lekat dengan merek ini adalah:
“Pesona Hijab Indonesia”
Secara harfiah, frasa ini bermakna “The Charm of Indonesian Hijab.”
Ungkapan ini menangkap upaya Elzatta untuk menghubungkan busana muslim dengan identitas budaya Indonesia. Halaman “Tentang Kami” resminya secara eksplisit mengaitkan merek ini dengan motif-motif Nusantara dan pengembangan hijab sebagai bagian dari gaya hidup kontemporer.1
Merek ini juga menggunakan tagar #HijabforEverYou dalam komunikasi daringnya saat ini, yang menekankan ekspresi individu melalui hijab dan fesyen.
Perkembangan Korporasi
Elzatta merupakan titik awal bagi pengembangan grup korporasi berorientasi muslim yang lebih besar.
Perusahaan ini awalnya beroperasi sebagai bisnis busana muslim, namun perkembangan selanjutnya melahirkan merek-merek tambahan dan aktivitas bisnis baru. ELCORPS mendeskripsikan evolusinya sebagai perpindahan dari sebuah perusahaan tunggal menjadi korporasi yang lebih luas yang melayani kebutuhan gaya hidup muslim.
Hal ini menjadikan Elzatta sangat penting dalam memahami sejarah ELCORPS itu sendiri: Elzatta bukanlah sekadar satu merek yang ditambahkan ke dalam konglomerat yang sudah ada—melainkan secara efektif menjadi salah satu fondasi utama grup tersebut.
Kondisi Terkini
Hingga tahun 2026, Elzatta terus beroperasi sebagai merek busana muslim Indonesia dengan kehadiran fisik dan daring yang substansial.
Katalognya saat ini mencakup rentang yang jauh lebih luas dibandingkan assortmen asli tahun 2012, meliputi:
Hijab → selendang → bergo → gamis → busana wanita → anak-anak → sarimbit → aksesoris → produk Umrah/Haji.
Merek ini terus menekankan identitas Indonesia, busana santun feminin, kenyamanan, serta aksesibilitas.
Profil ELCORPS saat ini masih mendeskripsikan Elzatta sebagai merek muslim lokal dan mengidentifikasi hijab, gamis, serta motif cetak sebagai beberapa kekuatan utamanya.
Linimasa
2012 — Elzatta didirikan/diubah namanya di Bandung dan memulai usaha dengan fokus pada produk terkait hijab.
2012 — Memulai operasi dengan lima gerai dan 17 karyawan.
2012 — Kolaborasi dengan Tukang Bubur Naik Haji membantu meningkatkan visibilitas merek; Citra Kirana menjadi sosok yang identik dengan merek ini sebagai duta.
2013 — ELCORPS memperluas portofolionya dengan Dauky, yang menargetkan segmen konsumen busana muslim yang berbeda.
2015 — Elzatta meluncurkan layanan pembelian daring melalui elzatta.com.
2018 — Situs e-commerce menerima peningkatan sistem/antarmuka utama.
2020-an — Elzatta memperluas assortmennya ke busana keluarga, produk anak-anak, sarimbit, dan produk terkait Umrah/Haji.
2026 — Elzatta tetap menjadi bagian dari ELCORPS dan terus mengoperasikan saluran ritel fisik maupun digital di seluruh Indonesia.
Ringkasan
Elzatta adalah merek busana muslim Indonesia yang didirikan di Bandung pada tahun 2012, yang tumbuh dari spesialis hijab dan selendang menjadi label busana santun dan keluarga berskala nasional, dengan penekanan khas pada motif cetak bernuansa Indonesia, gaya feminin, kenyamanan, serta busana harian muslim.





