I Indonesia Brand Wiki

Tentang NYX

NYX Professional Makeup, atau lebih dikenal sebagai NYX, adalah merek kosmetik dan tata rias asal Amerika Serikat yang didirikan di Los Angeles pada tahun 1999. Merek ini dikenal luas karena memadukan tata rias bergaya profesional, warna-warna yang mengikuti tren, harga yang relatif terjangkau, serta pemasaran digital dan komunitas yang kuat. Saat ini, NYX Professional Makeup merupakan bagian dari grup kecantikan Prancis L’Oréal dan beroperasi sebagai salah satu merek kosmetik warna utamanya.1

Nama NYX merujuk pada Nyx (Νύξ), dewi atau personifikasi malam dalam mitologi Yunani kuno. Nama ini dipilih untuk memancarkan kesan keindahan, misteri, dan kekuatan. Materi merek dari L’Oréal secara eksplisit menyebutkan bahwa nama tersebut terinspirasi dari dewi Yunani yang menguasai malam.2

Informasi Dasar

Kategori Informasi
Nama merek NYX Professional Makeup
Nama umum NYX
Tahun berdiri 1999
Pendiri Toni Ko
Asal Los Angeles, California, Amerika Serikat
Induk perusahaan L’Oréal
Industri Kosmetik / Kecantikan
Kategori utama Kosmetik warna
Posisi pasar Tata rias berinspirasi profesional dengan harga terjangkau
Identitas inti Seni tata rias, eksperimen, inklusivitas, dan budaya tren
Distribusi Toko ritel, peritel kecantikan, toko khusus, dan e-commerce
Kehadiran global Lebih dari 70 negara
Klaim bebas kekejaman Merek menyatakan bebas kekejaman terhadap hewan sejak didirikan
Sertifikasi PETA Sejak 2015
Kantor pusat saat ini Los Angeles

L’Oréal saat ini mendeskripsikan NYX Professional Makeup sebagai merek global yang tersedia di lebih dari 70 negara, sementara merek itu sendiri menggambarkan produknya sebagai kecantikan berkinerja tinggi yang bebas dari kekejaman terhadap hewan.

Sejarah

Pendirian Tahun 1999

NYX didirikan di Los Angeles pada tahun 1999 oleh wirausahawan Toni Ko. Gagasan awal Ko adalah menciptakan kosmetik warna berkualitas profesional yang dapat dijual dengan harga yang terjangkau bagi konsumen umum. Hal ini menjadi pembeda penting bagi perusahaan muda tersebut. Alih-alih memposisikan diri sebagai rumah kosmetik mewah di toserba atau merek tata rias dasar di apotek, NYX mencoba mengisi ruang di antara keduanya:

Kinerja tampak profesional + harga terjangkau

Catatan sejarah L’Oréal menggambarkan visi asli Ko sebagai kosmetik warna profesional berkualitas tinggi yang sesuai tren dengan harga menarik.3

Perusahaan ini awalnya sangat berfokus pada pensil mata dan bibir, membangun identitas yang penuh warna dan berorientasi pada eksperimen yang kelak menjadi ciri khas merek tersebut.

Pertumbuhan Awal

NYX berkembang dengan menarik minat para penata rias, penggemar kecantikan, dan konsumen muda yang ingin bereksperimen dengan teknik profesional tanpa harus membayar harga kosmetik mewah. Strategi awalnya terbilang tidak lazim dalam industri kosmetik karena NYX sangat responsif terhadap tren tata rias yang muncul dan permintaan konsumen. Alih-alih hanya mengandalkan iklan tradisional, merek ini semakin mendapat manfaat dari komunitas kecantikan, penata rias, blogger, dan kemudian kreator media sosial. Pada pertengahan 2010-an, L’Oréal menyebut NYX sebagai contoh sukses dari merek kosmetik yang digerakkan oleh dunia digital.4

Akuisisi oleh L’Oréal

Titik balik utama terjadi pada tahun 2014, ketika L’Oréal mengumumkan kesepakatan untuk mengakuisisi NYX Cosmetics. Saat itu, NYX mengalami pertumbuhan yang sangat pesat di Amerika Serikat. L’Oréal menyoroti kombinasi keunggulan perusahaan ini, yaitu:

  • warisan tata rias profesional;
  • harga terjangkau;
  • produk yang berfokus pada tren;
  • pemasaran akar rumput;
  • pengaruh media sosial;
  • dan komunitas yang sangat terlibat.

Pengumuman L’Oréal mencatat bahwa NYX telah menghasilkan penjualan bersih sebesar $72 juta di AS pada tahun 2013, mewakili pertumbuhan 46% dibandingkan tahun 2012, dengan penjualan selama 12 bulan berikutnya mencapai $93 juta.5

Akuisisi ini memungkinkan NYX mempertahankan identitas khasnya sekaligus mendapatkan akses ke infrastruktur internasional L’Oréal yang sangat besar, kemampuan riset, keahlian manufaktur, dan jaringan distribusi. Hal ini secara efektif mengubah NYX dari perusahaan kosmetik Amerika yang tumbuh cepat menjadi merek kecantikan global.

Posisi Merek

Proposisi utama NYX dapat diringkas sebagai:

“Seni profesional tanpa harga mewah.”

Merek ini ingin konsumen merasa dapat bereksperimen layaknya penata rias profesional tanpa memerlukan anggaran tingkat profesional. L’Oréal mendeskripsikan NYX sebagai lini tata rias profesional yang terjangkau, sementara NYX sendiri menekankan “Formula Pro” yang dirancang di Los Angeles untuk hasil pigmen dan kinerja yang tinggi.6

Hal ini memberikan posisi unik bagi NYX di tengah berbagai jenis kompetitor:

Tata rias mewah
→ prestise, eksklusivitas, harga tinggi

Tata rias pasar massal tradisional
→ keterjangkauan, kecantikan sehari-hari

NYX
inspirasi profesional + eksperimen + keterjangkauan + budaya internet

Posisi tengah ini merupakan salah satu aspek terpenting dari merek tersebut.

Kategori Produk

NYX telah berkembang menjadi portofolio kosmetik warna yang luas.

Wajah

Produk meliputi:

  • alas bedak
  • concealer
  • perona pipi
  • bronzer
  • kontur
  • highlighter
  • bedak pengikat
  • semprotan pengikat
  • primer

Mata

Kategori mata mencakup:

  • eyeshadow
  • eyeliner
  • maskara
  • produk alis
  • pigmen mata
  • glitter
  • produk khusus/seni tata rias pro

Bibir

Bibir secara historis menjadi salah satu kategori terkuat NYX, meliputi:

  • lipstik
  • lip gloss
  • pensil bibir
  • pewarna bibir
  • pelembap bibir
  • minyak bibir

Alat dan Seni Tata Rias

NYX juga menawarkan kuas, alat tata rias, dan produk yang ditujukan khusus untuk seni tata rias tingkat lanjut. Pilihan seni tata rias profesional saat ini mencakup produk seperti glitter, pigmen, palet, cat wajah/tubuh, dan tata rias efek khusus.7 Situs web perusahaan saat ini membagi portofolionya secara garis besar menjadi Bibir, Mata, Wajah, Alat, dan Tubuh, di samping rilis baru dan produk terlaris.

Produk Ikonik dan Berpengaruh

NYX telah menghasilkan banyak produk yang menjadi sangat dikenali dalam budaya kecantikan daring. Beberapa contoh paling terkenal meliputi:

Butter Gloss

Butter Gloss menjadi salah satu produk bibir andalan NYX, membantu membangun reputasi perusahaan sebagai penyedia tata rias bibir yang terjangkau dan sangat mudah diakses. Rentang produk saat ini terus menawarkan puluhan pilihan warna.8

Jumbo Eye Pencil

Jumbo Eye Pencil adalah salah satu produk yang melekat pada identitas awal NYX. Produk ini mencerminkan filosofi merek dalam membuat eksperimen warna bergaya profesional menjadi murah dan mudah didekati.

Epic Ink Liner

Produk eyeliner NYX juga berperan penting dalam citra seni tata rias profesionalnya, terutama di kalangan konsumen yang menyukai tata rias mata grafis atau dramatis.

Produk Alis

NYX telah mengembangkan portofolio alis yang substansial, termasuk produk yang dirancang untuk membentuk, mengisi, dan mempertegas alis.

Buttermelt Blush

Buttermelt Blush mewakili generasi baru produk warna NYX yang sangat ramah media sosial, dengan penekanan pada warna-warna cerah dan tata rias yang didorong tren.

Fat Oil

Keluarga produk Fat Oil menjadi bagian dari identitas baru NYX yang berfokus pada bibir, menggabungkan posisi yang terinspirasi dari perawatan kulit dengan warna bibir yang mengkilap. Situs web merek saat ini terus menampilkan produk Fat Oil dan peluncuran lain yang berorientasi tren secara menonjol.9

Strategi Digital dan Media Sosial

Keunggulan kompetitif terbesar NYX mungkin bukanlah produk tertentu, melainkan hubungannya dengan budaya kecantikan internet. NYX merupakan salah satu merek kosmetik awal yang menyadari bahwa konsumen tata rias semakin banyak mempelajari produk dari:

  • YouTube
  • Instagram
  • blogger kecantikan
  • penata rias
  • influencer
  • TikTok
  • komunitas daring

L’Oréal secara khusus mendeskripsikan NYX sebagai pelopor media sosial dan merek yang lahir dari dunia digital.10 Secara historis, perusahaan mendorong kreator kecantikan untuk mencoba produk dan membuat konten mereka sendiri, memungkinkan peluncuran produk menghasilkan diskusi organik. Hal ini sangat efektif karena tata rias adalah kategori yang bersifat visual. Lipstik, teknik eyeliner, atau tampilan eyeshadow dramatis dapat didemonstrasikan secara instan melalui foto dan video pendek. Oleh karena itu, NYX menjadi sangat erat kaitannya dengan kebangkitan ekonomi kreator kecantikan.

NYX dan Gen Z

Saat ini, strategi pemasaran NYX sangat terhubung dengan Gen Z dan budaya internet. L’Oréal menggambarkan merek ini menggunakan pendekatan yang mengutamakan daring dan memelihara komunitas kreator konten global untuk menjangkau konsumen Gen Z yang melek digital.11 Identitas merek saat ini menggunakan konsep-konsep seperti:

  • budaya “baddie”
  • ekspresi diri
  • tren kecantikan viral
  • hiburan
  • permainan
  • budaya pop
  • budaya kreator
  • inklusivitas

Hal ini sangat berbeda dari citra tradisional perusahaan kosmetik yang sekadar menjual tata rias. NYX semakin memposisikan dirinya sebagai platform budaya dan kreatif, bukan hanya produsen tata rias.

Kolaborasi Budaya Pop

Bagian utama lain dari strategi modern NYX adalah kolaborasi dengan hiburan dan budaya populer. L’Oréal menyoroti kolaborasi yang melibatkan properti seperti:

  • Barbie
  • Roblox
  • A Minecraft Movie
  • Bridgerton

Kolaborasi ini memungkinkan NYX menghubungkan tata rias dengan basis penggemar alih-alih memasarkan produk semata-mata melalui iklan kecantikan konvensional.11 Sebagai contoh, koleksi A Minecraft Movie tahun 2025 menggabungkan konsep yang terinspirasi dari permainan, sementara kolaborasi Bridgerton mengambil estetika Regency dari serial tersebut. Hal ini mencerminkan perubahan yang lebih luas dalam pemasaran kosmetik: tata rias semakin berfungsi sebagai bentuk partisipasi dalam budaya populer.

Filosofi Merek

NYX saat ini mengomunikasikan beberapa prinsip utama.

Formula Pro

Perusahaan menyatakan bahwa formulanya dikembangkan bersama profesional tata rias di Los Angeles dan menekankan hasil pigmen yang tinggi serta kinerja yang unggul.12

Formula Vegan

NYX menawarkan produk yang diidentifikasi sebagai vegan dan mendefinisikannya sebagai produk yang tidak mengandung bahan atau turunan hewani.13 Pembedaan penting: tidak semua produk NYX secara otomatis dianggap vegan; perusahaan secara spesifik mengidentifikasi produk/formula yang memenuhi kriteria vegannya.

Bebas Kekejaman

NYX menyatakan bahwa mereka 100% bebas kekejaman terhadap hewan sejak didirikan pada tahun 1999 dan tidak pernah melakukan uji coba pada hewan. Perusahaan juga menyatakan telah tersertifikasi PETA sejak 2015.

Tanpa Retus

Salah satu prinsip NYX adalah “Tanpa Retus Tata Rias.” Konsepnya adalah citra promosi tidak boleh menciptakan ekspektasi yang tidak realistis melalui manipulasi digital, memperkuat pesan perusahaan yang lebih luas tentang autentisitas.14

Keberagaman

NYX memberikan penekanan signifikan pada keberagaman yang mencakup:

  • warna kulit
  • gender
  • orientasi seksual
  • usia
  • identitas
  • gaya tata rias

Posisi merek saat ini pada dasarnya adalah “Seni Tata Rias Bangga untuk Semua.”15

Inklusivitas

Inklusivitas kini menjadi komponen sentral identitas merek NYX. Situs web perusahaan secara eksplisit menyatakan tujuannya menyediakan tata rias profesional yang dapat diakses untuk semua warna dan jenis kulit, gender, dan orientasi seksual.16 NYX juga menyatakan sebagai mitra bangga dari Los Angeles LGBT Center dan menempatkan keberagaman sebagai salah satu nilai inti mereknya.17 Hal ini penting secara strategis karena tata rias semakin dipahami bukan sekadar kategori produk untuk satu demografi, melainkan alat untuk identitas, kreativitas, dan ekspresi diri.

Teknologi

NYX juga telah mengintegrasikan teknologi digital ke dalam pengalaman konsumen. Situs webnya saat ini menawarkan:

  • pencarian warna bertenaga AI
  • coba-coba tata rias virtual
  • rekomendasi alas bedak yang dipersonalisasi
  • kuis alis
  • edukasi tata rias digital

Alat coba-coba virtual merek ini memungkinkan konsumen menguji berbagai warna menggunakan mode swafoto atau kamera langsung. Hal ini memperluas strategi digital merek melampaui pemasaran media sosial hingga ke pengalaman berbelanja yang sebenarnya.

Edukasi dan Seni Tata Rias Profesional

Meskipun memiliki aksesibilitas pasar massal, NYX mempertahankan koneksi kuat dengan seni tata rias profesional. Portofolio seni tata rias profesionalnya mencakup produk untuk aplikasi yang lebih khusus, termasuk:

  • warna dengan pigmen tinggi
  • glitter dan pigmen
  • cat wajah dan tubuh
  • tata rias efek khusus
  • tampilan artistik

Merek ini juga menerbitkan tutorial dan panduan tata rias yang mencakup teknik dan tren, memperkuat gagasan bahwa NYX tidak sekadar menjual kosmetik tetapi mengajarkan konsumen cara menggunakannya secara kreatif.10

Konsumen Sasaran

Audiens NYX sangat luas, namun asosiasi terkuatnya adalah dengan:

Audiens Utama

  • Gen Z
  • Milenial
  • penggemar tata rias
  • konsumen konten kecantikan
  • pengguna media sosial
  • calon penata rias
  • pembeli yang sadar tren

Audiens Sekunder

  • penata rias profesional
  • konsumen yang mencari alternatif terjangkau dari tata rias prestise
  • orang yang tertarik pada tata rias berani/eksperimental
  • konsumen yang tertarik pada opsi vegan atau bebas kekejaman

Benang merahnya lebih berkaitan dengan sikap daripada usia:

“Saya ingin tata rias yang memungkinkan saya bereksperimen.”

Posisi Harga

NYX umumnya diposisikan sebagai tata rias pasar massal/terjangkau, bukan kosmetik mewah. Produk-produknya biasanya dihargai lebih rendah daripada banyak merek prestise sambil berupaya mempertahankan kinerja yang terinspirasi dari standar profesional. Ini adalah bagian mendasar dari model bisnis aslinya: membuat produk yang menyerupai kinerja dan kemungkinan kreatif kosmetik profesional tanpa hambatan harga yang menyertainya. L’Oréal terus mendeskripsikan merek ini berdasarkan kombinasi produk kelas profesional dan titik harga yang terjangkau.12

Distribusi

NYX telah berevolusi dari perusahaan kosmetik independen Amerika menjadi merek ritel global. Menurut L’Oréal, NYX saat ini tersedia di lebih dari 70 negara, melalui ribuan peritel termasuk:

  • toko kecantikan khusus
  • peritel fesyen
  • toko perlengkapan kecantikan
  • toko mandiri
  • saluran daring
  • platform e-commerce NYX sendiri

Kombinasi ritel fisik dan perdagangan digital ini sangat penting karena pelanggan NYX sering menemukan produk secara daring sebelum membelinya di toko—atau menemukannya di toko dan kemudian mendiskusikannya secara daring.

Hubungan dengan L’Oréal

NYX bukan lagi perusahaan independen. Merek ini milik L’Oréal, salah satu perusahaan kecantikan terbesar di dunia. Dalam struktur L’Oréal, NYX beroperasi sebagai bagian dari Divisi Produk Konsumen, bersama merek kecantikan besar lainnya yang面向 konsumen. Hubungan ini dapat dipahami sebagai berikut:

Kekuatan NYX

  • budaya anak muda
  • pemasaran digital
  • sensitivitas terhadap tren
  • komunitas kreator
  • kredibilitas seni tata rias profesional
  • pengembangan produk yang berani

Kekuatan L’Oréal

  • distribusi global
  • riset dan pengembangan
  • manufaktur
  • pemasaran internasional
  • hubungan ritel
  • sumber daya finansial

Hasilnya adalah merek NYX yang mendunia. Laporan L’Oréal saat ini secara khusus menggambarkan NYX sebagai contoh merek “indie” yang telah menjadi fenomena global sambil mempertahankan identitas kreatifnya.17

Identitas Merek

Jika NYX direduksi menjadi beberapa kata kunci, maka kata-katanya kemungkinan adalah:

Profesional
Terjangkau
Berani
Penuh Warna
Inklusif
Digital
Awet Muda
Eksperimental
Didorong Tren
Dipimpin Kreator

Merek ini tidak terutama menjual gagasan tentang kecantikan sempurna. Sebaliknya, pesannya lebih dekat ke:

Tata rias adalah media kreatif.

Pembedaan ini sangat penting untuk memahami NYX.

Apa yang Membedakan NYX?

1. Profesional + Pasar Massal

NYX dengan sengaja menjembatani kesenjangan antara seni tata rias profesional dan kosmetik konsumen yang terjangkau.

2. DNA Daring yang Kuat

Tidak seperti banyak perusahaan kecantikan tradisional, pertumbuhan NYX terjalin erat dengan media sosial dan komunitas kecantikan daring.

3. Kecepatan Tren

Merek ini mengikuti dengan cermat estetika tata rias dan tren internet yang berubah cepat.

4. Aksesibilitas

Harga yang relatif terjangkau mendorong konsumen membeli banyak warna dan bereksperimen.

5. Inklusivitas

NYX secara eksplisit memposisikan dirinya围绕 identitas beragam, warna kulit, dan bentuk ekspresi diri.

6. Hiburan

Kolaborasinya semakin menghubungkan tata rias dengan film, televisi, permainan, dan budaya pop.

7. Seni Tata Rias

Meskipun merek ini telah menjadi arus utama, ia tetap mempertahankan koneksi dengan penata rias profesional dan teknik tata rias kreatif.

Evolusi NYX

Evolusi keseluruhannya dapat diringkas sebagai berikut:

1999
→ Perusahaan kosmetik kecil di Los Angeles

Awal 2000-an
→ Kosmetik warna bergaya profesional yang terjangkau

2010-an
→ Ekspansi pesat + budaya blogger kecantikan/YouTube

2014
→ Diakuisisi oleh L’Oréal

Pertengahan/Akhir 2010-an
→ Ekspansi internasional besar-besaran + kepemimpinan media sosial

2020-an
→ Gen Z, TikTok, budaya kreator, kolaborasi budaya pop, dan teknologi kecantikan digital

Hari Ini
→ Merek tata rias global milik L’Oréal yang memadukan seni tata rias profesional, harga terjangkau, budaya digital, dan ekspresi diri yang inklusif

Bagian menarik dari kisah NYX adalah bahwa L’Oréal tidak sekadar mengubah merek independen menjadi label kosmetik korporat konvensional lainnya. Sebaliknya, kepribadian indie dan DNA digital merek tersebut menjadi bagian dari keunggulan kompetitifnya. L’Oréal sendiri menggambarkan kombinasi semangat indie dan keahlian kecantikan global ini sebagai pusat kesuksesan NYX.17

Skala Merek Saat Ini

Hingga tahun 2026, L’Oréal mendeskripsikan NYX Professional Makeup sebagai:

  • didirikan di Los Angeles pada 1999;
  • tersedia di 70+ negara;
  • diikuti oleh sekitar 30 juta orang di seluruh dunia di akun media sosialnya;
  • bebas kekejaman terhadap hewan sejak didirikan;
  • merek kosmetik warna global utama;
  • dan sangat berpengaruh di kalangan konsumen kecantikan muda yang terlibat secara digital.17

Bahasa pemasarannya saat ini berpusat pada “Seni Tata Rias Bangga untuk Semua” dan gagasan bahwa tata rias berkualitas profesional serta ekspresi diri kreatif harus dapat diakses oleh semua orang.18

Ringkasan

NYX Professional Makeup adalah merek kosmetik Amerika yang didirikan di Los Angeles oleh Toni Ko pada tahun 1999. Awalnya diciptakan untuk menawarkan kosmetik warna berkualitas profesional dengan harga terjangkau, NYX berkembang dari perusahaan tata rias kecil menjadi merek kecantikan global utama melalui rangkaian produk yang luas, koneksi kuat dengan seni tata rias, respons cepat terhadap tren kecantikan, serta penggunaan pionir media sosial dan komunitas kreator. L’Oréal mengakuisisi NYX pada tahun 2014, memberikan skala global bagi merek ini sekaligus memungkinkannya mempertahankan identitas khas yang berorientasi pada anak muda dan berbasis digital. Saat ini, NYX diposisikan围绕 tata rias profesional yang terjangkau, inklusivitas, opsi vegan, praktik bebas kekejaman, ekspresi diri yang berani, budaya Gen Z, dan kolaborasi budaya pop, menjadikannya salah satu merek kosmetik warna konsumen terkemuka milik L’Oréal.18

References

Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait