I Indonesia Brand Wiki

Tentang Planet Surf

Planet Surf merupakan perusahaan ritel fesyen dan merek gaya hidup asal Indonesia yang tumbuh dari budaya pakaian selancar (surfwear) serta busana jalanan (streetwear) pada era 1990-an. Didirikan oleh Bruno Tjahjono, bisnis ini membuka gerai pertamanya di Galeria Mall, Yogyakarta, pada 31 Januari 1997. Beroperasi di bawah naungan PT Planet Selancar Mandiri, Planet Surf telah berkembang dari sebuah toko khusus menjadi jaringan ritel fesyen multi-merek berskala nasional.1

Identitas merek ini berakar kuat pada gaya hidup selancar Amerika Serikat dan Australia, namun secara historis Planet Surf melampaui sekadar pakaian untuk peselancar. Gerai-gerainya memadukan surfwear, skatewear, streetwear, alas kaki, tas, aksesori, dan fesyen gaya hidup, sehingga menjadikan merek ini sangat lekat dengan tren fesyen anak muda Indonesia serta budaya kasual.2

Profil Perusahaan

Bidang Informasi
Nama Planet Surf
Industri Ritel fesyen / Pakaian jadi
Didirikan 1997
Gerai Pertama Galeria Mall, Yogyakarta, Indonesia
Pendiri Bruno Tjahjono
Perusahaan Operasi PT Planet Selancar Mandiri
Kantor Pusat Kerobokan, Badung, Bali
Model Bisnis Ritel multi-merek + Merek milik sendiri
Influens Utama Budaya selancar, skate, dan streetwear
Slogan Saat Ini “Your Fashion, Your Values.”
Kehadiran Daring PlanetSurfOnline.com

Profil LinkedIn perusahaan saat ini mendeskripsikan Planet Surf sebagai peritel multi-merek nasional dengan 68 gerai dan 14 merek, yang menjangkau wilayah Indonesia dari Banda Aceh hingga Jayapura. Publikasi terdahulu melaporkan angka yang lebih kecil, yakni lebih dari 59 gerai di 31 kota pada tahun 2022 dan 54 toko di 31 kota dalam publikasi akademis tahun 2023. Perbedaan angka tersebut mencerminkan titik waktu yang berbeda dalam ekspansi perusahaan, bukan kontradiksi data.3

Sejarah

Awal Mula: 1997

Planet Surf didirikan pada masa ketika fesyen selancar mulai berpengaruh kuat di kalangan anak muda Indonesia. Berdasarkan catatan perusahaan, pendiri Bruno Tjahjono memiliki ketertarikan pada fesyen dan gaya hidup yang berkaitan dengan aktivitas selancar di Amerika Serikat dan Australia. Alih-alih memulai bisnis di pusat selancar yang sudah mapan di Indonesia, ia memilih membuka gerai pertama Planet Surf di Yogyakarta.

Gerai perdana tersebut resmi beroperasi di Galeria Mall pada 31 Januari 1997. Lokasi ini menjadi titik awal bagi ekspansi perusahaan ke seluruh penjuru Indonesia.1

Pemilihan Yogyakarta sebagai lokasi pertama memiliki signifikansi strategis. Pada saat itu, Jakarta, Surabaya, dan Bali sudah memiliki persaingan ritel dan fesyen yang ketat. Tjahjono menjelaskan bahwa Yogyakarta memberikan peluang untuk memperkenalkan konsep baru kepada pasar yang berbeda.2

Memperkenalkan Fesyen Selancar ke Indonesia

Salah satu tantangan awal Planet Surf adalah belum meratanya pemahaman mengenai gaya hidup selancar di berbagai wilayah Indonesia. Di daerah seperti Jawa, di mana akses terhadap budaya selancar masih terbatas, tantangan perusahaan bukan sekadar menjual pakaian, melainkan menciptakan pasar untuk fesyen bernuansa selancar.

Oleh karena itu, Planet Surf memposisikan surfwear sebagai gaya hidup, bukan semata-mata pakaian fungsional bagi mereka yang berselancar. Perusahaan juga memanfaatkan kompetisi skateboard dan kegiatan terkait untuk memperkenalkan elemen budaya olahraga papan kepada konsumen di lokasi yang jauh dari pantai atau sulit mengakses ombak.4

Langkah ini membantu membangun identitas merek yang lebih luas, mencakup selancar, skate, budaya anak muda, dan fesyen kasual.

Ekspansi

Setelah mapan di Yogyakarta, Planet Surf berekspansi ke wilayah lain di Pulau Jawa dan kemudian meluas ke luar pulau. Peritel ini akhirnya mengembangkan jaringan toko nasional yang mencakup Indonesia bagian barat, tengah, dan timur.

Dokumen rekrutmen perusahaan tahun 2016 mencatat keberadaan 39 gerai di enam pulau utama Indonesia. Menjelang tahun 2022, laporan yang dipublikasikan menyebutkan adanya lebih dari 59 toko di 31 kota, membentang dari Aceh hingga Papua.5

Profil korporat Planet Surf saat ini mencatat angka yang lebih besar, yaitu 68 gerai, yang mengindikasikan kelanjutan ekspansi setelah periode pelaporan sebelumnya.6

Posisi perusahaan saat ini jauh lebih luas dibandingkan toko selancar konvensional. Planet Surf mendeskripsikan dirinya sebagai peritel multi-merek nasional, dengan jaringan yang bertujuan menghadirkan fesyen gaya hidup dan selancar kepada konsumen di seluruh Indonesia.9

Model Bisnis

Ciri khas Planet Surf adalah perannya sebagai peritel sekaligus platform merek.

Alih-alih beroperasi eksklusif sebagai perusahaan fesyen label tunggal, Planet Surf secara historis menghimpun berbagai merek selancar, skate, streetwear, dan gaya hidup dalam satu jaringan ritel. Model ini memungkinkan pelanggan menemukan beragam gaya dan rentang harga dalam satu toko, serta memungkinkan Planet Surf merespons perubahan tren fesyen tanpa bergantung sepenuhnya pada satu label milik sendiri.

Perusahaan mengkhususkan diri pada:

  • Ritel multi-merek
  • Toko ritel fisik
  • Distribusi nasional
  • Fesyen selancar dan gaya hidup
  • Streetwear
  • Pakaian berorientasi anak muda

Profil korporat terkini mencantumkan sejumlah merek mitra, antara lain Spyderbilt, Volcom, Rip Curl, Insight, Voxfly, Planet Surf Clothing, Dragon Alliance, Juice Ematic, No Fear, Chimpanzees, Vans, Deus Ex Machina, Liive Vision, Vissla, dan Oakley.212324 Portofolio merek dapat berubah seiring waktu, sehingga sumber lama mungkin memuat nama-nama yang tidak lagi menonjol dalam asortimen saat ini.

Planet Surf Clothing

Penting untuk membedakan antara Planet Surf dan Planet Surf Clothing, karena keduanya merujuk pada entitas yang berbeda dalam ekosistem bisnis ini.

Planet Surf adalah bisnis ritel yang lebih luas dan platform multi-merek. Sementara itu, Planet Surf Clothing adalah salah satu label pakaian milik perusahaan yang dijual melalui jaringan ritel tersebut.

Toko daring resmi saat ini memiliki koleksi khusus Planet Surf Clothing yang mencakup produk-produk seperti kaos, kemeja lengan panjang, topi, gaun, dan pakaian lainnya.4 Asortimen terkini meliputi:

  • Kaos (T-shirts)
  • Kaos oversized
  • Kemeja lengan panjang
  • Kemeja
  • Gaun
  • Celana panjang dan pendek
  • Topi
  • Tas
  • Jaket
  • Sweter
  • Sandal
  • Aksesori

Katalog daring yang lebih luas juga mencakup alas kaki, dompet, ransel, ikat pinggang, pakaian dalam, topi, dan produk gaya hidup lainnya.56

Portofolio Merek

Portofolio merek Planet Surf telah mengalami evolusi sepanjang sejarahnya. Pada tahap awal perkembangan, peritel ini identik dengan merek selancar dan skate internasional seperti Billabong, Rip Curl, Roxy, Rusty, Quiksilver, Globe, Volcom, Oakley, dan lainnya.10

Katalog daring resmi yang lebih baru menonjolkan merek-merek berikut:

  • Spyderbilt
  • Voxfly
  • Insight
  • Dragon
  • Juice Ematic
  • Planet Surf Clothing21222324

Profil korporat yang lebih luas menunjukkan kelompok mitra merek yang bahkan lebih banyak, menegaskan bahwa asortimen Planet Surf melampaui kategori “selancar” yang sempit.11

Identitas Gaya dan Desain

Estetika Planet Surf secara umum dapat dideskripsikan sebagai pakaian kasual bernuansa selancar yang dipadukan dengan streetwear kontemporer.

Identitas historisnya berasal dari bahasa visual budaya selancar Amerika dan Australia: siluet santai, kaos bergambar, celana pendek papan (board shorts), alas kaki kasual, aksesori, dan pencitraan merek yang menyasar anak muda. Seiring berjalannya waktu, perusahaan menyesuaikan asortimennya dengan preferensi fesyen yang berubah. Produk Planet Surf kontemporer mencakup siluet oversized, kaos polos dan bergambar, gaun, tas, jaket, serta item fesyen harian lainnya.20

Pemasaran Planet Surf menekankan pada individualitas dan gaya hidup, bukan hanya memposisikan diri sebagai penyedia peralatan selancar teknis. Pesan merek saat ini adalah:

“Your Fashion, Your Values.”10

Kualitas Produk dan Teknik Cetak

Salah satu fitur yang secara spesifik diasosiasikan dengan produk Planet Surf adalah karya desain dan cetak grafisnya.

Pada tahun 2024, Manajer Pemasaran Planet Surf Rafael Michael membahas upaya perusahaan untuk membuat produknya khas dan sulit ditiru, khususnya melalui teknik pencetakan dan desain. Perusahaan memandang desain unik sebagai bagian penting dalam mempertahankan identitas produk di tengah pasar fesyen yang semakin kompetitif.7

Hal ini signifikan karena pakaian bergambar secara historis menjadi inti dari fesyen selancar dan skate. Alih-alih bersaing semata-mata melalui kinerja fungsional, Planet Surf menggunakan grafis, siluet, material, dan branding untuk mendiferensiasi produknya.

Pengalaman Ritel

Planet Surf secara tradisional beroperasi sebagai toko fesyen khusus (specialty store), bukan departemen store konvensional. Toko-tokonya menghimpun berbagai merek dan kategori produk, memungkinkan konsumen menelusuri pakaian dan aksesori dalam lingkungan surf/streetwear yang terpadu.

Perusahaan terus memodifikasi konsep ritelnya. Pada tahun 2024, misalnya, Planet Surf merancang ulang gerainya di Plaza Malioboro, Yogyakarta, guna menciptakan pengalaman belanja yang lebih modern serta memudahkan pelanggan melihat dan memilih produk. Perwakilan perusahaan menggambarkan perubahan ini sebagai upaya adaptasi terhadap perilaku konsumen yang berubah dan tren gaya hidup modern.8

Transformasi ini mencerminkan pergeseran dari toko selancar tradisional menuju peritel fesyen gaya hidup yang lebih kontemporer.

Bisnis Daring

Planet Surf juga telah mengembangkan kehadiran penjualan digital yang signifikan. Toko daring resminya, PlanetSurfOnline.com, menjual produk dari beberapa merek dan menyediakan kategori yang mencakup pakaian, alas kaki, tas, dan aksesori.9

Operasi daring perusahaan saat ini menawarkan:

  • Belanja daring
  • Koleksi produk berdasarkan merek
  • Koleksi produk berdasarkan kategori
  • Dukungan pelanggan
  • Kebijakan penukaran tujuh hari
  • Gratis ongkir dengan minimum pembelian tertentu
  • Kemasan plastik biodegradable10

Planet Surf juga mengoperasikan toko resmi di Shopee, tempat produk dan merek mitranya dijual langsung kepada pelanggan daring.12 Langkah menuju e-commerce ini penting karena keunggulan kompetitif historis perusahaan—toko fisik di pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia—kini semakin dilengkapi dengan ritel digital.

Struktur Korporat

Planet Surf beroperasi di bawah PT Planet Selancar Mandiri, sebuah perseroan terbatas Indonesia. Sumber korporat dan ketenagakerjaan mengidentifikasi PT Planet Selancar Mandiri sebagai perusahaan di balik operasi ritel Planet Surf.13

Kantor pusat korporat perusahaan saat ini tercatat berlokasi di Kerobokan, Badung, Bali, tepatnya di Jl. Mertasari.19

Meskipun bisnis ini bermula di Yogyakarta dan kota tersebut tetap menjadi bagian penting dari sejarahnya, Bali kini menjadi basis korporat utamanya. Hal ini mencerminkan pentingnya posisi Bali dalam industri selancar, pariwisata, dan gaya hidup di Indonesia.

Pendiri: Bruno Tjahjono

Bruno Tjahjono diidentifikasi dalam berbagai sumber sebagai pendiri dan pemilik yang terkait dengan Planet Surf. Strateginya bukan sekadar mengimpor konsep fesyen asing yang sudah ada. Bagian sentral dari pendekatannya adalah melokalisasi budaya selancar untuk konsumen Indonesia.

Ini berarti menyadari bahwa sebagian besar calon pelanggan tidak harus menjadi peselancar. Pakaian selancar justru dapat bertransformasi menjadi bentuk fesyen anak muda sehari-hari. Tjahjono juga menggambarkan filosofi manajemennya dengan memperlakukan pelanggan sebagai teman, bukan sekadar “raja”, guna menekankan hubungan jangka panjang dan rasa hormat antara peritel dan konsumennya.14

Signifikansi Budaya di Indonesia

Planet Surf menempati posisi unik dalam sejarah fesyen Indonesia. Selama akhir 1990-an dan 2000-an, fesyen selancar dan skate menjadi sangat lekat dengan budaya anak muda. Merek-merek yang berasal dari Australia, Amerika Serikat, dan pasar internasional lainnya menjadi incaran konsumen Indonesia.

Planet Surf berperan dalam menerjemahkan estetika selancar internasional tersebut ke dalam lingkungan ritel domestik. Pentingnya perusahaan ini melampaui sekadar penjualan pakaian; Planet Surf membantu menormalisasi estetika gaya hidup tertentu—selancar, skate, kasual, dan streetwear—bagi konsumen Indonesia yang mungkin memiliki koneksi langsung minim dengan aktivitas selancar.

Hal ini khususnya relevan di kota-kota pedalaman seperti Yogyakarta, di mana skateboard dapat berfungsi sebagai ekspresi budaya olahraga papan yang lebih mudah diakses.16

Posisi Pasar

Planet Surf dapat dipahami berada di antara beberapa kategori ritel yang berbeda:

  • Toko selancar tradisional: karena koneksi historisnya dengan budaya selancar dan olahraga papan.
  • Peritel streetwear: karena penekanannya pada pakaian bergambar, budaya anak muda, dan pakaian kasual.
  • Peritel fesyen multi-merek: karena membawa banyak label independen dan internasional.
  • Peritel gaya hidup: karena asortimennya meluas ke tas, alas kaki, aksesori, dan fesyen harian.
  • Perusahaan fesyen Indonesia: karena bisnis ini didirikan dan dikembangkan di Indonesia, meskipun banyak menarik inspirasi dari budaya selancar internasional.

Kombinasi ini bisa dibilang menjadi kunci keberlangsungan Planet Surf.

Keberlanjutan

Toko daring Planet Surf saat ini menyatakan penggunaan plastik biodegradable 100% sebagai bagian dari komitmen keberlanjutannya.10 Ini merupakan inisiatif lingkungan dalam kemasan ritelnya, meskipun tidak boleh ditafsirkan sebagai bukti bahwa seluruh rantai pasok atau rangkaian produk perusahaan telah berkelanjutan secara komprehensif. Informasi yang tersedia secara publik jauh lebih kuat mengenai inisiatif kemasan dibandingkan metrik yang lebih luas seperti emisi, persentase material daur ulang, atau sertifikasi rantai pasok.

Pertumbuhan dan Evolusi

Evolusi Planet Surf secara garis besar dapat dibagi menjadi empat fase:

1. Fase Toko Selancar — Akhir 1990-an

Perusahaan memperkenalkan pakaian berorientasi selancar dan merek selancar internasional kepada konsumen Indonesia, dimulai dengan toko Yogyakarta pada tahun 1997.

2. Ekspansi Nasional — 2000-an

Planet Surf berekspansi ke luar Yogyakarta dan Jawa, memantapkan dirinya sebagai peritel fesyen khusus yang mudah dikenali di seluruh Indonesia.

3. Fase Gaya Hidup Multi-merek — 2010-an

Bisnis ini semakin bergerak melampaui identitas selancar yang sempit, menggabungkan skatewear, streetwear, dan fesyen kasual yang lebih luas.

4. Fase Omnichannel — 2020-an

Planet Surf semakin memadukan toko fisik dengan e-commerce serta menyegarkan konsep tokonya untuk beradaptasi dengan perilaku belanja modern. Profil korporat saat ini mendeskripsikan jaringan yang terdiri dari 68 gerai dan 14 merek.1718

Identitas Terkini

Saat ini, Planet Surf paling tepat dipahami bukan sekadar sebagai merek pakaian selancar Indonesia, melainkan sebagai peritel fesyen dan gaya hidup multi-merek Indonesia yang telah bertahan lama, dengan identitas yang berasal dari budaya selancar.

Proposisi historisnya pada dasarnya adalah:

budaya selancar internasional → anak muda Indonesia → ritel fesyen

Selama hampir tiga dekade, proposisi tersebut telah meluas menjadi:

selancar + skate + streetwear + fesyen kasual + ritel gaya hidup

Perusahaan tetap mempertahankan warisan selancarnya, namun pelanggan Planet Surf modern tidak perlu menjadi peselancar. Asortimen dan posisi ritelnya saat ini dirancang untuk konsumen fesyen sehari-hari.15

Linimasa

Tahun Perkembangan
1997 Toko Planet Surf pertama buka di Galeria Mall, Yogyakarta
Akhir 1990-an Konsep surfwear dan merek selancar internasional diperkenalkan kepada anak muda Indonesia
2000-an Ekspansi ke luar Yogyakarta dan Jawa
2010-an Berkembang menjadi peritel surf/skate/streetwear multi-merek yang lebih luas
2022 Laporan mencatat 59+ toko di 31 kota di Indonesia
2023 Publikasi akademis mencatat 54 toko di 31 kota pada saat studi dilakukan
2024 Konsep toko terus dimodernisasi, termasuk gerai Plaza Malioboro
2026 Profil korporat perusahaan saat ini menyatakan 68 gerai dan 14 merek

Jumlah gerai historis yang berbeda-beda sebaiknya diperlakukan sebagai cuplikan dari tahun yang berbeda, bukan sebagai total historis definitif tunggal.2526272829

References

  1. Planet Surf, Brand dan Toko Surfing Lokal yang Eksis Sejak 1997 – MerahPutih
  2. Kisah Sukses Planet Surf, Pegang Teguh Filosofi Jawa
  3. Planet Surf | LinkedIn
  4. PLANET SURF CLOTHING – Planet Surf Indonesia
  5. Collections – Planet Surf Indonesia
  6. Products – Planet Surf Indonesia
  7. Desain Printing Sulit Dijiplak Jadi Ciri Khas Legenda Fashion Jogja Planet Surf
  8. Planet Surf Ubah Konsep Gerai di Plaza Malioboro, Ceritakan Kiat Agar Produknya Berkualitas dan Sulit Ditiru – Krjogja
  9. Planet Surf Indonesia
  10. About Us – Planet Surf Indonesia
  11. Harga Baju Planet Surf Terbaru 2025
  12. ‎App Planetsurf Order Management – App Store
  13. PT. Planet Selancar Mandiri (Planet Surf) – SPORTSMATTERS.TV
  14. Cerita Bos Planet Surf yang Membangun Bisnis Di Yogyakarta Dari Nol – Krjogja
  15. Bisnis Fesyen Semakin Bergeliat, Planet Surf Tampil Kian Fresh
  16. Planet Surf, Brand dan Toko Surfing Lokal yang Eksis Sejak 1997 – MerahPutih
  17. Lowongan Kerja Planet Surf penempatan Banda Aceh – Lowongan Kerja Aceh
  18. Bekerja di Planet Surf: Profil dan informasi perusahaan | Jobstreet
  19. Contact – Planet Surf Indonesia
  20. New Arrival – Planet Surf Indonesia
  21. SPYDERBILT – Planet Surf Indonesia
  22. Insight Kaos lengan pendek Pria Morgan Planet Surf – Planet Surf Indonesia
  23. insight – Planet Surf Indonesia
  24. spyderbilt – Planet Surf Indonesia
  25. Bursa Lowongan Kerja Kota Denpasar
  26. Promosi Kartu Kredit Planet Surf – Cermati.com
  27. 〖公式〗プラネットサーフジャパン
  28. PT Planet Selancar Mandiri | Jobplanet
  29. PT Planet Selancar Mandiri | Jobplanet
Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait