I Indonesia Brand Wiki

Tentang tatuis

Tatuis adalah merek busana muslim dan perlengkapan ibadah asal Indonesia yang dikenal luas melalui produk mukena dan sajadah. Perusahaan ini memposisikan diri sebagai “pelopor mukena & sajadah fashion” di Indonesia, dengan memadukan kebutuhan ibadah tradisional dengan sentuhan mode kontemporer, baik dari segi warna, material, maupun desain.1

Profil Perusahaan

Jenis Merek busana muslim / perlengkapan ibadah
Negara Indonesia
Industri Mode, Busana Muslim, Perlengkapan Ibadah
Dikenal karena Mukena dan sajadah
Entitas Korporat PT Tatuis Cahaya Internasional
Kantor Pusat Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Pendiri / Tokoh Kunci Rina Kartina, Diansyah Sukmana, Mira Gartina Sumawijaya
Posisi Merek Busana ibadah Islami yang modis
Situs Web Resmi Tatuis.com

PT Tatuis Cahaya Internasional tercatat sebagai perusahaan swasta yang berkantor pusat di Nanggewer Mekar, Cibinong, Bogor, Jawa Barat. LinkedIn mencatat perusahaan ini berdiri pada tahun 2009, meskipun beberapa sumber lain menyebutkan bahwa kegiatan usaha pendirinya telah dimulai lebih awal.2

Tinjauan Umum

Tatuis menempati posisi unik dalam industri busana muslim Indonesia. Alih-alih langsung bersaing di pasar busana modest/fashion yang sangat padat, para pendiri memilih untuk fokus pada kategori pendukung: perlengkapan ibadah Islam, khususnya mukena.

Deskripsi perusahaan menekankan tiga pilar utama:

  1. Mode — menjadikan pakaian ibadah memiliki daya tarik estetika;
  2. Fungsi — mempertahankan kenyamanan dan kepraktisan saat beribadah;
  3. Inovasi — terus menghadirkan desain, material, warna, dan gaya baru.

Tatuis menyatakan ambisinya untuk menjadi merek nomor satu di Indonesia untuk mukena dan sajadah, serta menyebut dirinya sebagai pencetus tren mukena dan sajadah fashion.7

Posisi ini signifikan karena pasar mukena konvensional di Indonesia secara historis didominasi oleh pakaian ibadah berwarna putih atau pastel yang relatif sederhana. Tatuis berperan mengubah persepsi mukena menjadi produk yang sekaligus berfungsi sebagai kebutuhan religius, barang mode, dan produk hadiah. Laporan media mengenai perusahaan ini secara khusus menyoroti upaya mereka menggeser citra mukena dari sekadar pakaian putih polos menjadi desain yang lebih modis.3

Sejarah

Awal Berdiri

Kronologi pasti pendirian Tatuis memiliki beberapa versi.

Sebuah laporan dari Kontan menyebutkan bahwa Rina Kartina dan Diansyah Sukmana mulai fokus pada bisnis mukena dan sajadah sekitar tahun 2007, dengan modal awal sekitar Rp14 juta. Usaha ini awalnya dijalankan dari garasi rumah dan dimulai dengan produksi sajadah sebelum berkembang ke mukena.4

Sementara itu, profil korporat PT Tatuis Cahaya Internasional mencantumkan tahun 2009 sebagai tahun berdirinya perusahaan.5

Berdasarkan data tersebut, interpretasi yang paling tepat adalah bahwa asal-usul bisnis Tatuis mendahului pembentukan entitas korporat PT Tatuis Cahaya Internasional. Perbedaan tanggal kemungkinan merujuk pada tahapan yang berbeda: aktivitas perdagangan/produksi awal pendiri, pengembangan merek Tatuis, dan formalisasi perusahaan di kemudian hari.

Para Pendiri

Tatuis erat kaitannya dengan tiga anggota keluarga yang sama:

Rina Kartina

Rina Kartina merupakan tokoh sentral dalam pengembangan awal perusahaan dan digambarkan bertanggung jawab khusus pada desain dan produksi mukena.

Menurut publikasi tahun 2021 dari Badan Standardisasi Nasional (BSN), Rina Kartina teridentifikasi sebagai Direktur/pemilik PT Tatuis Cahaya Internasional dan memimpin perusahaan yang telah berkembang dari usaha kecil menjadi produsen yang mampu menghasilkan lebih dari 50.000 produk per bulan pada saat itu.7

Diansyah Sukmana

Diansyah Sukmana, yang juga dikenal sebagai Dion, adalah salah satu pendiri yang berperan penting dalam operasional bisnis dan keuangan selama masa pengembangan.8

Perannya sangat krusial dalam melihat peluang di sektor pakaian ibadah. Para pendiri memandang pasar pakaian muslim sangat kompetitif, sementara kategori perlengkapan ibadah dinilai sebagai segmen mode yang belum banyak digarap.9

Mira Gartina Sumawijaya

Mira Gartina Sumawijaya adalah rekan pendiri lainnya yang terlibat terutama dalam bidang pemasaran dan produksi. Profil profesionalnya juga mencantumkan statusnya sebagai co-owner PT Tatuis Cahaya Internasional.5

Ketiganya berjasa mengubah usaha keluarga berskala kecil menjadi merek busana muslim Indonesia yang dikenal luas.

Asal Usul Nama “Tatuis”

Salah satu aspek unik dari sejarah perusahaan ini adalah asal usul namanya.

Nama “Tatuis” dilaporkan tidak memiliki arti kamus yang spesifik. Nama tersebut konon berasal dari pengucapan anak Rina terhadap kata bahasa Indonesia “tulis” yang terdengar sebagai “Tatuis.”

Keluarga kemudian mengadopsi kata tersebut sebagai nama merek, menganggap pengucapan sang anak berpotensi membawa makna positif atau simbolis bagi bisnis mereka.11

Berbeda dengan banyak merek mode yang namanya sengaja dikonstruksi untuk menyampaikan makna bahasa asing tertentu, Tatuis tampaknya lahir dari sebuah anekdot keluarga.

Dari Sajadah Menuju Mukena

Fokus produk awal perusahaan adalah sajadah.

Para pendiri awalnya menganggap sajadah relatif mudah diproduksi, dan produk awal Tatuis mencakup sajadah dekoratif dengan bordir. Seiring waktu, permintaan dan peluang pasar mendorong perusahaan untuk beralih lebih berat ke mukena.12

Transisi ini menjadi titik balik dalam perkembangan Tatuis.

Perusahaan menyadari bahwa mukena menawarkan peluang inovasi estetika. Alih-alih memperlakukan mukena semata-mata sebagai pakaian religius fungsional, Tatuis mulai mendekatinya sebagai produk mode.

Hal ini mencakup eksperimen pada:

  • warna;
  • motif cetak;
  • bordir;
  • jenis kain;
  • siluet;
  • detail dekoratif;
  • kemasan;
  • set terkoordinasi; dan
  • koleksi musiman.

Langkah ini pada dasarnya menjadi fondasi identitas merek Tatuis.

Konsep “Mukena Fashion”

Kontribusi terbesar Tatuis terhadap kategorinya adalah upayanya mendefinisikan ulang tampilan mukena.

Posisi perusahaan secara eksplisit menyebutnya sebagai pelopor “mukena & sajadah fashion.”13

Secara historis, banyak konsumen Indonesia mengasosiasikan mukena dengan pakaian putih yang relatif standar. Tatuis justru memperlakukan produk tersebut sebagai bagian dari estetika pribadi konsumen.

Hal ini menciptakan persimpangan antara:

agama + mode + gaya hidup + pemberian hadiah.

Distingsi ini penting untuk memahami Tatuis. Produk mereka dirancang agar pengalaman membeli pakaian ibadah terasa serupa dengan membeli produk gaya hidup atau mode lainnya.

Kategori Produk

Meskipun mukena tetap menjadi asosiasi terkuat merek ini, Tatuis telah berekspansi secara signifikan.

Katalog resmi saat ini mencakup kategori seperti:

  • Mukena
  • Sajadah
  • Hijab
  • Bergo
  • Produk Haji & Umroh
  • Produk Pria
  • Sarong / saroong
  • Koko
  • Produk Anak
  • Aksesori
  • Hampers
  • Produk hadiah bertema ibadah

Katalog saat ini juga membagi mukena ke dalam beberapa koleksi, termasuk Diva, Nova, Shiva, Tiara, Shafwa, Pesona, dan lainnya.6

Merek ini telah berevolusi dari spesialis mukena/sajadah menjadi merek gaya hidup muslim yang lebih luas.

Mukena

Mukena tetap menjadi jantung bisnis Tatuis.

Katalog saat ini mencakup produk dari koleksi yang relatif terjangkau hingga desain premium yang lebih rumit. Misalnya, rangkaian produk terkini meliputi koleksi Shiva dan Tiara serta seri Pesona yang lebih tinggi.8

Merek ini juga menawarkan:

  • mukena dewasa;
  • mukena anak;
  • set ibu dan anak;
  • produk sarimbit/terkoordinasi;
  • mukena Haji & Umroh; dan
  • koleksi khusus atau musiman.21

Kelengkapan ini memungkinkan Tatuis menjawab berbagai kebutuhan acara, bukan memperlakukan mukena sebagai produk tunggal yang seragam.

Sajadah

Sajadah secara historis merupakan kategori produk asli perusahaan dan tetap menjadi bagian dari identitas intinya.

Tatuis saat ini memasarkan beberapa kategori sajadah, termasuk koleksi Tatuis Signature, Tiara, dan Tenun.15

Hal ini penting secara strategis karena memungkinkan merek menjual produk pelengkap: konsumen yang membeli mukena dapat sekaligus membeli sajadah yang serasi atau terkoordinasi.

Hijab dan Busana Muslim

Tatuis kemudian berekspansi melampaui produk khusus ibadah.

Katalog saat ini mencakup kategori Hijab khusus, termasuk produk dengan nama D’Amour. Salah satu contohnya adalah hijab segi empat premium berbahan voal premium dengan detail laser-cut dan perangkat keras emas.10

Dengan demikian, perusahaan berada di antara spektrum:

merek pakaian ibadah → merek busana muslim → merek gaya hidup muslim

alih-alih tetap eksklusif sebagai produsen pakaian ibadah semata.

Ekspansi ke Produk Pria dan Keluarga

Tatuis juga memperluas target audiensnya melampaui wanita.

Katalog saat ini mencakup Tatuis Man, dengan produk seperti Hugo Saroong dan Hugo Koko, serta produk anak laki-laki dan kategori berorientasi pasangan/keluarga.11

Ini merupakan ekstensi alami dari konsep awal: alih-alih hanya menjual pakaian ibadah wanita, Tatuis menyediakan produk untuk pria, wanita, anak-anak, dan keluarga.

Haji dan Umrah

Kategori penting lainnya adalah Haji & Umroh.

Situs web saat ini secara eksplisit mencantumkan produk Haji & Umroh dan menampilkan Official Mukena Haji 2026, menunjukkan bahwa perusahaan menyesuaikan rangkaian produknya dengan kebutuhan perjalanan religius yang spesifik.17

Ini memberikan Tatuis pasar musiman dan berbasis momen tambahan di luar pakaian ibadah harian.

Hampers dan Hadiah

Tatuis juga mengembangkan hampers dan produk berorientasi hadiah.

Hal ini relevan dalam pasar Indonesia, di mana mukena, sajadah, dan aksesori ibadah lainnya sering dibeli sebagai hadiah untuk:

  • Ramadan;
  • Idul Fitri;
  • pernikahan;
  • perayaan keagamaan;
  • acara keluarga; dan
  • hadiah korporat.

Situs web saat ini mencantumkan beberapa Raya Hampers di samping koleksi regulernya.19

Akibatnya, Tatuis tidak hanya bersaing untuk pembelian “mukena apa yang harus saya pakai?”; tetapi juga bersaing untuk pembelian “hadiah Islami apa yang harus saya berikan?”.

Filosofi Merek

Tatuis menggambarkan filosofinya围绕 kualitas, desain kreatif, dan inovasi berkelanjutan.

Pernyataan “About Us” resminya menyebutkan bahwa perusahaan bertujuan menyediakan produk berkualitas tinggi dengan desain kreatif, serta menekankan desain mukena dan sajadah eksklusif menggunakan material nyaman yang cocok untuk penggunaan sehari-hari.18

Filosofi merek ini dapat diringkas sebagai:

Produk religius fungsional + desain kontemporer + kenyamanan + kualitas yang dipersepsikan.

Kombinasi tersebut pada dasarnya menjadi fondasi proposisi mereknya.

Manufaktur dan Pertumbuhan

Kisah pertumbuhan Tatuis patut dicatat karena dimulai dari kondisi yang sangat sederhana.

Bisnis ini dilaporkan dimulai di lingkungan rumah/garasi, awalnya dengan jumlah pekerja yang sangat sedikit. Satu laporan menggambarkan operasi awal hanya memiliki satu penjahit setelah periode restrukturisasi yang sulit.

Perusahaan kemudian memprofesionalkan sistem produksinya.

Publikasi BSN tahun 2021 melaporkan bahwa Tatuis telah mencapai kapasitas produksi lebih dari 50.000 produk per bulan dengan sekitar 50 karyawan, mengilustrasikan skala ekspansi dari asal-usul industri rumahan.7

Angka-angka ini bersifat historis, namun menggambarkan trajektori bisnis perusahaan.

Distribusi

Tatuis mengembangkan strategi distribusi multi-saluran.

Saat ini, Tatuis mempertahankan kehadiran daring resmi dan mencantumkan toko luring di seluruh Indonesia, sambil juga mengarahkan pelanggan ke berbagai saluran e-niaga.13

Halaman tautan resminya saat ini merujuk platform termasuk:

  • Zalora
  • Shopee Indonesia
  • Tokopedia
  • TikTok Shop
  • Lazada
  • Blibli

selain situs webnya sendiri.12

Ini memberikan Tatuis model ritel omnichannel: situs web direct-to-consumer + marketplace + toko luring + distributor.

Identitas Korporat

Perusahaan operasionalnya adalah PT Tatuis Cahaya Internasional.

Perusahaan ini berkantor pusat di Nanggewer Mekar, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, dan dikategorikan dalam industri pakaian/mode. LinkedIn menggambarkannya sebagai perusahaan swasta dengan ukuran 201–500 karyawan, meskipun angka ukuran perusahaan di LinkedIn sebaiknya dianggap sebagai perkiraan.2

Profil perusahaan yang dipublikasikan melalui marketplace ekspor mengidentifikasi PT Tatuis Cahaya Internasional sebagai produsen pakaian ibadah dan sajadah Indonesia, sekaligus menggambarkan ekspansinya ke selendang, kerudung, syal, dan produk tekstil lainnya.14

Kualitas dan SNI

Tatuis memiliki keterkaitan menarik dengan sistem Standar Nasional Indonesia (SNI).

Selama pandemi COVID-19, perusahaan melakukan diversifikasi ke masker kain dan berpartisipasi dalam program sertifikasi SNI. Publikasi BSN menggambarkan Tatuis sebagai UKM yang menjalani proses sertifikasi dan berhasil menyelesaikannya pada tahun 2021.7

Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan manufaktur perusahaan tidak terbatas secara eksklusif pada pakaian ibadah.

Posisi Pasar

Jika ditempatkan dalam pasar mode Indonesia yang lebih luas, posisi Tatuis kira-kira adalah:

Segmen Pasar Posisi Tatuis
Pakaian Konvensional Sekunder
Busana Muslim Kuat
Hijab Berkembang/Sekunder
Mukena Kategori Inti
Sajadah Kategori Inti
Hadiah Islami Kuat
Produk Haji/Umrah Kategori Mapan
Produk Muslim Keluarga Berkembang
Pakaian Ibadah Premium Kuat
Pakaian Ibadah Massal Juga Hadir

Pembeda utamanya bukanlah sekadar “produk Islami.”

Melainkan:

Produk ibadah Islami yang disajikan melalui bahasa dan estetika mode.

Estetika Merek

Estetika Tatuis bervariasi antar koleksi, namun bahasa visual keseluruhannya cenderung menekankan:

  • keanggunan feminin;
  • detail dekoratif;
  • warna lembut dan kontemporer;
  • pola bunga/geometris;
  • finishing yang tampak premium;
  • set terkoordinasi;
  • kemasan yang layak dijadikan hadiah; dan
  • keseimbangan antara identitas Islami tradisional dan mode modern.

Asortimen produk saat ini mendemonstrasikan rentang tersebut, dari mukena harian yang relatif sederhana hingga koleksi premium dengan titik harga yang jauh lebih tinggi.20

Posisi Harga

Tatuis beroperasi di beberapa tingkatan harga alih-alih menempati satu segmen mewah saja.

Toko resmi saat ini menampilkan produk di kisaran ratusan ribu rupiah bagian bawah serta produk Pesona premium yang dihargai jauh lebih tinggi.16

Sebagai contoh, katalog saat ini mencakup:

  • mukena harian di kisaran Rp200.000–400.000;
  • hijab premium di level Rp200.000+; dan
  • mukena premium terpilih yang mencapai di atas Rp1 juta.

Harga berfluktuasi sesuai koleksi dan promosi, sehingga angka-angka ini harus dipahami sebagai contoh arsitektur harga merek saat ini, bukan kategori MSRP tetap.

Pendekatan multi-tier ini memungkinkan Tatuis menjangkau konsumen pasar menengah maupun pelanggan yang mencari pakaian ibadah premium.

Target Konsumen

Konsumen inti tradisional Tatuis adalah wanita muslim Indonesia, khususnya mereka yang menginginkan pakaian ibadah yang sesuai secara religius sekaligus menarik secara estetika.

Target yang lebih luas kini mencakup:

  • wanita muslim muda;
  • wanita dewasa;
  • ibu dan anak;
  • pria;
  • keluarga;
  • jamaah Haji/Umrah;
  • pembeli hadiah;
  • konsumen busana muslim; dan
  • pembeli hadiah korporat atau institusional.

Ekspansi produk yang terlihat dalam katalog saat ini sangat mendukung posisi yang lebih luas ini.

Model Bisnis

Pada tingkat tinggi, Tatuis dapat dipahami sebagai perusahaan mode konsumen yang dipimpin desain, bukan sekadar produsen tekstil.

Model bisnisnya melibatkan:

Desain → pengembangan produk → manufaktur → branding → distribusi → ritel/e-commerce

Perusahaan secara historis menggabungkan kemampuan produksi sendiri dengan mitra produksi luar/makloon, sementara distribusi melibatkan distributor, bazar, ritel fisik, dan saluran daring.

Model saat ini juga menekankan perdagangan digital langsung dan marketplace utama Indonesia.22

Tatuis Saat Ini

Hingga tahun 2026, Tatuis tidak lagi terbatas pada identitas aslinya sebagai perusahaan mukena.

Katalog resminya menunjukkan ekosistem yang jauh lebih luas yang mencakup:

Mukena → Sajadah → Hijab → Busana Muslim Pria → Produk Anak → Sarong → Koko → Haji/Umrah → Hampers → Aksesori

Perusahaan terus menggambarkan dirinya berdasarkan konsep asli sebagai pelopor mukena dan sajadah fashion, sekaligus berekspansi ke penawaran gaya hidup muslim yang lebih luas.23

Linimasa

Periode Perkembangan
Awal 2000-an Beberapa sumber menelusuri bisnis produk ibadah awal pendiri ke periode ini.24
2007 Laporan lain mengidentifikasi ini sebagai titik ketika Rina dan Diansyah mulai fokus pada mukena dan sajadah di bawah Tatuis, awalnya dengan sekitar Rp14 juta.4
2009 PT Tatuis Cahaya Internasional tercatat didirikan dalam informasi profil korporat.5
2010-an Ekspansi melalui distributor, saluran daring, bazar, dan pengembangan produk yang lebih luas.25
2020–2021 Diversifikasi ke masker kain dan partisipasi dalam sertifikasi SNI; BSN melaporkan keberhasilan sertifikasi pada 2021.7
2020-an Ekspansi ke hijab, produk pria, produk anak, Haji/Umrah, hampers, dan kategori gaya hidup muslim lainnya.
2026 Katalog saat ini mencakup berbagai koleksi mukena, hijab, busana pria, sarong, produk Haji/Umrah, hampers, dan kategori lainnya.

References

  1. About Us – Tatuis – Pionir Mukena Sajadah Fashion Indonesia
  2. PT Tatuis Cahaya Internasional | LinkedIn
  3. Dari Mukena, Tatuis Kini Beromzet Rp 400 Juta | Dream.co.id
  4. Kisah Rina Kartina dan Diansyah Sukmana mengembangkan bisnis Tatuis Mukena
  5. Mira Gartina Sumawijaya – @mirasumawijaya | Founder Yogaland Studio | Co-Founder Tatuis | Part of PT. Ciung Wanara Utama | Full time moms of two | LinkedIn
  6. Categories – Tatuis – Pionir Mukena Sajadah Fashion Indonesia
  7. Tatuis – Pionir Mukena Sajadah Fashion Indonesia
  8. Products – Tatuis – Pionir Mukena Sajadah Fashion Indonesia
  9. Hijab – Tatuis – Pionir Mukena Sajadah Fashion Indonesia
  10. D Amour Style 002 Green – Tatuis – Pionir Mukena Sajadah Fashion Indonesia
  11. Tatuis – Pionir Mukena Sajadah Fashion Indonesia – Hugo Saroong 002 Black
  12. Links – Tatuis – Pionir Mukena Sajadah Fashion Indonesia
  13. Offline Store – Tatuis – Pionir Mukena Sajadah Fashion Indonesia
  14. PT Tatuis Cahaya Internasional – Prayer Dress, Prayer Jooba, Prayer Cloaks, Prayer Robe, Prayer Sets
  15. Tatuis 🔥 – Terlengkap & Harga Terbaru Juni 2026
  16. Tatuis 🔥 – Terlengkap & Harga Terbaru Juni 2026
  17. Tatuis – Apps on Google Play
  18. About Us – Tatuis – Pionir Mukena Sajadah Fashion Indonesia
  19. Tatuis – Pionir Mukena Sajadah Fashion Indonesia
  20. Featured Products – Tatuis – Pionir Mukena Sajadah Fashion Indonesia
  21. Products – Tatuis – Pionir Mukena Sajadah Fashion Indonesia
  22. Gustin Riyatni – I’m open to work. | LinkedIn
  23. Pt Tatuis Cahaya Internasional Technographics, Software Purchases, AI and Digital Transformation Initiatives
  24. Supplier Ethnic Clothing | Inaexport
  25. | Perpustakaan FISIB
Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait