Tentang Zaskia Sungkar
Zaskia Sungkar adalah label modest fashion asal Indonesia yang didirikan oleh perancang busana dan figur publik Zaskia Sungkar. Merek ini memposisikan diri pada pakaian sopan yang kontemporer, memadukan karya siap pakai yang praktis dengan estetika yang lebih modis. Menurut pihak merek, tujuan utamanya adalah memenuhi kebutuhan pasar modest fashion yang terus berkembang.1
Saat ini, Zaskia Sungkar telah berkembang melampaui lini pakaian tunggal menjadi arsitektur merek fesyen yang lebih luas, mencakup lini utama Zaskia Sungkar, lini premium Zaskia Sungkar Signature, serta ZS Active untuk pakaian olahraga yang tetap menjunjung nilai kesopanan.2
| Bidang | Informasi |
|---|---|
| Merek | Zaskia Sungkar |
| Pendiri / Tokoh Kreatif | Zaskia Sungkar |
| Negara | Indonesia |
| Industri | Fesyen / Modest fashion |
| Didirikan | Sekitar 2011 |
| Kategori Inti | Pakaian wanita muslimah |
| Kategori Produk | Gaun, blus, rok, luaran, abaya, setelan, selendang, aksesori, pakaian olahraga |
| Lini Premium | Zaskia Sungkar Signature |
| Lini Olahraga | ZS Active |
| Posisi Merek | Kontemporer, sopan, elegan, ekspresif |
| Situs Web Resmi | Situs web resmi Zaskia Sungkar |
Perjalanan fesyen merek ini secara umum dimulai pada tahun 2011, ketika Zaskia Sungkar memasuki dunia desain dan mulai mengembangkan label modest fashion-nya sendiri.3
Sejarah
Masuknya Zaskia Sungkar ke industri fesyen berkaitan erat dengan transisinya dari dunia hiburan Indonesia menuju sektor modest fashion. Ia mulai serius mengembangkan kemampuannya sebagai perancang busana sekitar tahun 2011, dengan fokus awal pada pakaian wanita muslimah dan busana siap pakai.4
Ketertarikannya pada desain konon bermula jauh lebih awal. Dalam sebuah wawancara, Sungkar menjelaskan bahwa ia gemar menggambar dan akhirnya mulai merancang serta menjahit pakaiannya sendiri, termasuk busana untuk penampilan di atas panggung maupun acara publik. Ketika banyak orang mulai bertanya di mana ia membeli pakaian yang dikenakannya, gagasan untuk menciptakan label pakaian sendiri pun berkembang menjadi sebuah bisnis.5
Label awalnya berevolusi dari sekadar merancang berdasarkan preferensi pasar menuju identitas desain pribadi yang lebih kuat. Sungkar mendeskripsikan estetikanya sebagai kecenderungan pada warna solid yang tegas serta siluet lurus yang bersih, di mana hitam dan putih menjadi ciri khas yang sangat melekat pada rancangannya.6
Selama satu dekade berikutnya, Zaskia Sungkar menjadi salah satu nama yang paling dikenal dalam industri modest fashion Indonesia yang kian pesat. Jakarta Fashion Week mencatat bahwa ia telah memasuki tahun ke-12 di industri modest fashion lokal Indonesia ketika memperkenalkan lini Zaskia Sungkar Signature.7
Pendiri: Zaskia Sungkar
Merek ini tidak dapat dipisahkan dari sosok pendirinya, Zaskia Rahma Sungkar, yang lahir di Jakarta pada 22 Desember 1990. Sebelum lebih dikenal sebagai wirausahawati dan perancang busana, ia berkarier sebagai aktris dan penyanyi. Ia juga membentuk duo musik The Sisters bersama adik perempuannya, Shireen Sungkar.8
Latar belakangnya di dunia hiburan memberikan label fesyen ini koneksi yang sangat kuat dengan budaya selebritas, penampilan publik, dan budaya populer Indonesia. Namun, seiring berjalannya waktu, fesyen secara bertahap menjadi salah satu komponen sentral dalam identitas profesionalnya.
Alih-alih memposisikan diri hanya sebagai selebritas yang meluncurkan barang dagangan, Sungkar mengembangkan bahasa desain yang mudah dikenali dan membangun mereknya di atas fondasi modest fashion. Pembedaan ini menjadi semakin penting seiring tumbuhnya sektor modest fashion Indonesia menjadi industri kreatif yang signifikan.
Filosofi Merek
Pada intinya, Zaskia Sungkar adalah merek modest fashion, namun konsep kesopanan di sini tidak diperlakukan semata-mata sebagai syarat penutupan aurat.
Koleksi-koleksi merek ini umumnya berupaya memadukan:
- Kesopanan
- Fesyen kontemporer
- Siluet yang kuat
- Keanggunan
- Kemudahan pemakaian (wearability)
- Referensi budaya
- Gaya yang ekspresif
Salah satu karakteristik penting dari merek ini adalah fleksibilitasnya antara pakaian sehari-hari dan karya fesyen yang lebih dramatis.
Situs web resminya saat ini mengkategorikan produk ke dalam pakaian, selendang, dan kebutuhan dasar, sekaligus menyajikan abaya, gaun, blus, rok, luaran, dan setelan.9
Secara historis, merek ini juga memasukkan referensi budaya Indonesia. Koleksi dan presentasi fesyen terdahulu menggunakan elemen-elemen seperti batik dan inspirasi daerah Nusantara, sembari tetap mempertahankan siluet modern. Sebagai contoh, presentasi pada Indonesia Fashion Week 2016 menampilkan potongan asimetris yang tegas serta batik Garutan dalam palet warna hitam, putih, dan merah.
Estetika Desain
Cara termudah untuk mendeskripsikan estetika Zaskia Sungkar adalah:
Modest fashion modern dengan karakter yang kuat, rapi, dan sesekali dramatis.
Estetika ini telah berevolusi seiring waktu, namun beberapa karakteristik yang berulang dapat diidentifikasi.
Siluet yang Kuat
Alih-alih hanya mengandalkan busana muslimah yang bersifat feminin tradisional atau penuh hiasan, Zaskia Sungkar kerap menggunakan siluet yang terstruktur dan cenderung arsitektural.
Pengaruh Monokromatik
Hitam, putih, dan warna solid tegas lainnya secara historis memegang peranan penting dalam identitas visual label ini. Sungkar sendiri telah menyatakan preferensinya terhadap warna-warna yang solid dan berkarakter kuat.10
Proporsi yang Sopan
Panjang busana yang lebih menjuntai, potongan yang rileks, gaun, abaya, luaran, dan teknik lapisan (layering) merupakan pusat dari pendekatan desain merek ini.
Penataan Gaya Kontemporer
Pakaian-pakaian ini dirancang agar tidak hanya berfungsi sebagai busana muslimah tradisional, tetapi juga sebagai karya fesyen kontemporer.
Inspirasi Budaya
Karya-karya awalnya sering kali mengambil inspirasi dari tekstil, bentang alam, dan budaya daerah Indonesia, lalu menerjemahkan referensi tersebut ke dalam garmen modern.
Rentang Produk
Katalog Zaskia Sungkar modern kini jauh lebih luas daripada sekadar gaun dan hijab.
Toko resminya saat ini menawarkan berbagai kategori, meliputi:
- Gaun
- Blus
- Rok
- Luaran (Outerwear)
- Abaya
- Setelan senada
- Selendang
- Hijab
- Aksesori
- Sepatu
- Pakaian pria/koko
- Pakaian olahraga
Katalog resmi saat ini mencantumkan lebih dari 100 produk, menunjukkan bagaimana merek ini telah berkembang menjadi bisnis fesyen berorientasi gaya hidup yang utuh, bukan sekadar label pakaian wanita yang sempit.
Contoh dari koleksi saat ini mencakup karya-karya seperti Aiza Dress, Amma Dress, Arzu Dress, Deyra Blazer, Heritage Outer, Empress Set, Enola Dress, serta berbagai varian selendang dan pakaian olahraga.11
Zaskia Sungkar Signature
Salah satu perkembangan terpenting dalam sejarah terkini merek ini adalah peluncuran Zaskia Sungkar Signature.
Lini Signature merepresentasikan interpretasi yang lebih tinggi dari identitas merek. Jakarta Fashion Week mendeskripsikannya sebagai koleksi yang terinspirasi oleh fesyen berkuda (equestrian) yang sopan, dengan estetika yang dicirikan sebagai elegan, berani, dan bernuansa high-fashion.12
Hal ini secara efektif menciptakan posisi dua tingkat:
Zaskia Sungkar
→ Modest fashion kontemporer yang terjangkau dan pakaian sehari-hari
Zaskia Sungkar Signature
→ Fesyen yang lebih canggih, premium, dan berorientasi pada acara khusus
Perbedaan ini terlihat jelas dalam jajaran produk saat ini. Karya Signature meliputi produk-produk seperti Deyra Blazer, Duchess Set, Empress Set, Heritage Outer, Maliah Set, dan Solene Dress & Blazer, yang berada pada kisaran harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan banyak produk lini utama.
Strategi ini memungkinkan merek untuk menjangkau konsumen modest fashion sehari-hari sekaligus pelanggan yang mencari karya pernyataan (statement pieces) kelas atas.
ZS Active
Merek ini juga telah berekspansi ke ranah pakaian olahraga sopan melalui ZS Active.
ZS Active dirancang khusus di persimpangan antara:
Performa + Kesopanan + Fesyen.
Menurut pihak merek, koleksi ini menggabungkan siluet yang lebih panjang dan longgar, hijab olahraga, serta kain berorientasi performa. Fitur-fitur yang ditonjolkan meliputi sirkulasi udara yang baik, pengendalian kelembapan, perlindungan anti-UV, dan teknologi cepat kering.13
Menariknya, koleksi ini melampaui pakaian gimnasium konvensional dan menyertakan karya khusus berkuda (equestrian), seperti celana breeches dan lapisan dasar (base layers) untuk menunggang kuda.14
Keterkaitan antara modest fashion dan estetika berkuda ini juga melengkapi positioning dari Zaskia Sungkar Signature.
Koleksi
Merek ini telah mengembangkan pendekatan bercerita berbasis koleksi yang relatif kuat.
Arsip koleksinya saat ini mencakup:
- S A P P H I R E
- The Hidden Garden
- ZS ACTIVE #1
- Another Chain
- Majestic Mare
- The Bond – ZS x NASL
- Atacama | Raya 2025
- Nostalgic Avenue
- Cinematic Rubans
- The Chairwoman
- Tropic Night
- Beyond The Grid
- Imperial Reverie
- Retrospective15
Nama-nama ini menunjukkan bahwa merek ini semakin memperlakukan koleksi fesyen sebagai narasi konseptual, bukan sekadar peluncuran produk musiman.
Sebagai contoh, Beyond The Sea mengambil bahasa visual dari kehidupan laut, menggabungkan motif garis, polkadot, dan elemen kelautan untuk menciptakan suasana yang tenang namun ekspresif.
Peragaan Busana dan Kehadiran Industri
Zaskia Sungkar telah aktif di sirkuit peragaan busana Indonesia selama bertahun-tahun, termasuk tampil di berbagai acara fesyen besar nasional.
Partisipasinya dalam Indonesia Fashion Week tercatat setidaknya sejak pertengahan 2010-an. Pada tahun 2016, koleksinya membuka presentasi HIJUP di Indonesia Fashion Week, di mana rancangannya memadukan elemen budaya Indonesia dengan siluet modest fashion kontemporer.
Ia juga telah membangun profil internasional. Berbagai sumber yang mendokumentasikan kariernya mencatat adanya presentasi dan aktivitas fesyen di luar Indonesia, termasuk penampilan yang terkait dengan acara fesyen internasional.
Kehadirannya yang konsisten di Jakarta Fashion Week memiliki signifikansi khusus karena JFW merupakan salah satu platform utama bagi para desainer dan merek Indonesia.
Kolaborasi
Merek ini juga memanfaatkan kolaborasi untuk memperluas identitas kreatifnya.
Salah satu contoh terbaru yang menonjol adalah The Bond, sebuah kolaborasi antara Zaskia Sungkar dan NASL, yang didirikan oleh Nagita Slavina.
Jakarta Fashion Week mendeskripsikan kolaborasi ini sebagai gabungan dua kepribadian merek yang berbeda: karakter Zaskia Sungkar yang berani, edgy, dan elegan bersanding dengan karakter NASL yang lebih unik dan semarak. Koleksi hasil kolaborasi ini menggabungkan pola, garis-garis, elemen geometris, dan motif bunga.
Hal ini mengilustrasikan aspek penting dalam perkembangan merek: Zaskia Sungkar tidak lagi beroperasi murni sebagai label desainer individu, melainkan semakin berfungsi sebagai platform fesyen yang mampu berkolaborasi.
Posisi Ramadan dan Raya
Seperti banyak merek modest fashion Indonesia lainnya, periode Ramadan dan Idul Fitri merupakan momen yang sangat penting bagi Zaskia Sungkar.
Merek ini secara rutin memproduksi koleksi khusus Raya dan presentasi fesyen, termasuk koleksi yang berada di bawah payung cerita musiman mereka yang lebih luas.
Sebagai contoh, acara Return – Ramadan Show tahun 2023 menampilkan 61 tampilan Zaskia Sungkar bersamaan dengan 21 tampilan dari merek terkait, Zashi. Presentasi ini menghubungkan koleksi-koleksi tersebut dengan referensi personal, keluarga, dan budaya.
Hal ini memiliki signifikansi komersial yang besar karena fesyen Ramadan merupakan salah satu periode konsumsi tahunan terpenting di pasar modest fashion Indonesia.
Target Pelanggan
Pelanggan utama merek ini secara luas dapat dideskripsikan sebagai wanita muslimah yang sadar fesyen dan mencari pakaian sopan tanpa mengorbankan gaya kontemporer.
Pelanggan ini tidak selalu mencari pakaian religius tradisional secara eksklusif.
Sebaliknya, rentang produk yang ada menyarankan adanya beberapa kelompok pelanggan yang saling tumpang tindih:
Pelanggan Modest Fashion Sehari-hari
Tertarik pada gaun, blus, rok, selendang, dan setelan praktis.
Pelanggan Profesional / Urban
Tertarik pada siluet terstruktur, blazer, luaran, dan setelan yang canggih.
Pelanggan Acara Khusus
Tertarik pada gaun Signature, setelan, dan abaya yang lebih rumit dan mewah.
Pelanggan Gaya Hidup Aktif
Dilayani oleh pakaian olahraga ZS Active dan karya sopan berorientasi performa.
Penggemar Fesyen
Tertarik pada koleksi terbatas, kolaborasi, dan karya peragaan busana yang konseptual.
Posisi Merek
Cara yang berguna untuk memahami posisi Zaskia Sungkar adalah melalui spektrum berikut:
Fesyen Muslim Pasar Massal
↓
Modest Fashion Kontemporer
↓
Zaskia Sungkar
↓
Zaskia Sungkar Signature
↓
High-Fashion / Designer Modestwear
Lini utama berada di segmen modest fashion kontemporer, sementara Signature secara sengaja mendorong merek menuju fesyen desainer premium. Jakarta Fashion Week secara eksplisit mendeskripsikan Signature sebagai lini yang berorientasi pada high-fashion.
Katalog resmi saat ini mencerminkan segmentasi ini: produk lini utama umumnya berada di kisaran harga ratusan ribu rupiah, sementara karya Signature dapat mencapai sekitar Rp2–3 juta atau lebih.
Identitas Merek
Jika merek ini diringkas menggunakan lima kata kunci identitas, maka kata-katanya adalah:
Sopan — Berani — Elegan — Kontemporer — Indonesia
Identitasnya menjadi sangat menarik karena tidak bergantung pada satu estetika tunggal. Sebaliknya, merek ini menggabungkan beberapa kualitas yang tampak berbeda:
- Sopan namun modis;
- Feminin namun terstruktur;
- Kontemporer namun sadar budaya;
- Terjangkau namun semakin premium;
- Praktis namun mampu menghadirkan presentasi high-fashion.
Fleksibilitas inilah yang membantu label ini berevolusi dari bisnis pakaian sopan yang didirikan selebritas menjadi merek fesyen yang lebih mapan.
Hubungan Antara Zaskia Sungkar dan Merek
Penting untuk membedakan antara Zaskia Sungkar sebagai individu dan Zaskia Sungkar sebagai merek.
Status selebritas sang pendiri undoubtedly membantu membangun kesadaran awal, namun umur panjang merek ini semakin bergantung pada identitas desain, koleksi, dan ekosistem produknya.
Meski demikian, estetika pribadi sang pendiri tetap menjadi pusat. Label ini pada dasarnya berfungsi sebagai perpanjangan dari persona fesyen Sungkar: sopan, canggih, kuat, dan eksperimental, sembari tetap mempertahankan koneksi dengan budaya Indonesia.
Identitas yang dipimpin oleh pendiri ini terlihat jelas dari penggunaan namanya sendiri sebagai nama merek, alih-alih menggunakan nama merek abstrak yang terpisah.
Arsitektur Merek Saat Ini
Hingga tahun 2026, merek ini secara kasar dapat dipahami memiliki tiga pilar yang saling terhubung:
Zaskia Sungkar
Label inti modest fashion, mencakup pakaian wanita sehari-hari dan acara khusus, selendang, serta aksesori.
Zaskia Sungkar Signature
Ekstensi premium/high-fashion, dicirikan oleh siluet yang canggih dan inspirasi equestrian yang sopan.
ZS Active
Divisi pakaian olahraga/aktivitas sopan berperforma, mencakup pakaian olahraga dan pakaian berorientasi berkuda.
Arsitektur ini memberikan ruang bagi perusahaan untuk beroperasi di berbagai tingkat harga dan kesempatan tanpa meninggalkan identitas inti modest fashion-nya.
Signifikansi Budaya
Zaskia Sungkar merupakan bagian dari generasi desainer Indonesia yang lebih luas, yang turut menjadikan modest fashion sebagai kategori fesyen kontemporer, bukan sekadar kategori pakaian religius.
Oleh karena itu, signifikansi merek ini melampaui sekadar penjualan hijab atau gaun muslimah.
Merek ini berpartisipasi dalam transformasi modest fashion Indonesia menjadi sebuah bidang yang melibatkan:
- Label desainer,
- Pekan mode,
- Koleksi premium,
- Kolaborasi,
- Pakaian performa,
- Eksposur internasional,
- Bercerita melalui budaya, dan
- Konsumen muslim yang sadar fesyen.
Karier sang pendiri juga mencerminkan semakin profesionalnya industri modest fashion Indonesia.
Ringkasan
Zaskia Sungkar adalah merek modest fashion Indonesia yang didirikan oleh perancang busana dan figur publik Zaskia Sungkar, yang memulai karier fesyennya sekitar tahun 2011. Label ini berkembang dari busana muslimah siap pakai menjadi bisnis modest fashion kontemporer yang lebih luas, ditandai dengan siluet yang kuat, penataan gaya yang elegan, proporsi modern, dan sesekali menyertakan referensi budaya Indonesia. Ekosistemnya saat ini mencakup lini utama Zaskia Sungkar, koleksi premium Zaskia Sungkar Signature yang terinspirasi oleh fesyen berkuda yang sopan, serta ZS Active, lini pakaian olahraga sopan yang berorientasi pada performa. Melalui peragaan busana, koleksi musiman, kolaborasi, dan diversifikasi produk yang semakin meluas, Zaskia Sungkar telah menetapkan dirinya sebagai salah satu label modest fashion pimpinan desainer yang mudah dikenali di Indonesia.
References
- Zaskia Sungkar
- Collections
- ZSACTIVE VOL.1
- Zaskia Sungkar dan Perjalanannya Merintis Jenama Modest Fashion Lokal Ternama – Halaman 1 – Olenka
- Mau Tampil Cantik dan Keren Seperti Zaskia Sungkar Saat Lebaran? Ini Tutorial Hijabnya
- Jadi Desainer, Zaskia Sungkar dan 4 Artis Ini Makin Sukses
- Zaskia Sungkar Ajak Desainer Hijab Bergandeng Tangan
- Zaskia Sungkar – Jakarta Fashion Week
- Zaskia Sungkar
- Apparels
- Products
- Dress
- Outerwear
- Beyond The Sea
- RETURN – Ramadan Show 2023





