I Indonesia Brand Wiki

Tentang AlteaCare

Gambaran Umum

AlteaCare merupakan sebuah platform kesehatan digital asal Indonesia yang dirancang untuk menghubungkan pasien dengan rumah sakit, dokter, apotek, laboratorium, dan layanan kesehatan lainnya melalui satu antarmuka digital. Platform ini tidak hanya diposisikan sebagai aplikasi telemedisin biasa, melainkan sebagai gerbang digital yang menghubungkan pasien dengan ekosistem layanan kesehatan offline yang sudah ada. 1

Poin penting mengenai status AlteaCare saat ini adalah bahwa aplikasi tersebut tidak lagi beroperasi sebagai aplikasi konsumen mandiri. Aplikasi resmi dihentikan operasinya pada 31 Mei 2024, dan pengguna diarahkan untuk menggunakan aplikasi MIKA guna melanjutkan akses terhadap layanan yang sebelumnya disediakan oleh AlteaCare. 2

Informasi Dasar

Item Detail
Merek AlteaCare
Industri Kesehatan Digital / Healthtech / Telemedisin
Pasar Indonesia
Markas Besar Jakarta, Indonesia
Didirikan 2020–2021
Peluncuran Platform 2021
Pendiri / CEO Mikaela Astari Oen
Co-founder / mantan COO William Suryawan
Afiliasi Korporat Awalnya beroperasi di bawah PT Sehat Digital Nusantara; kemudian menjadi bagian dari ekosistem digital Mitra Keluarga
Proposisi Inti Menghubungkan pasien dengan penyedia layanan kesehatan secara digital
Status Aplikasi Asli Dihentikan pada 31 Mei 2024
Ekosistem Penerus MIKA / Layanan Digital Mitra Keluarga

Beberapa deskripsi korporat mengenai AlteaCare bervariasi antar sumber karena perusahaan ini berevolusi dari operasi healthtech bergaya startup menjadi komponen integral dari ekosistem layanan kesehatan digital Mitra Keluarga. 3

Sejarah

Asal-usul AlteaCare dapat ditelusuri hingga akhir tahun 2020, ketika Mikaela Astari Oen dan William Suryawan mulai mengembangkan konsep tersebut. Platform ini kemudian mulai beroperasi pada tahun 2021 dan diluncurkan secara resmi pada akhir tahun yang sama.

Oen memiliki latar belakang yang terhubung erat dengan dunia kesehatan dan menempuh studi ilmu kognitif dengan spesialisasi interaksi manusia-komputer di University of California, San Diego. Bersama Suryawan, ia melihat peluang untuk menggabungkan keahlian di bidang kesehatan dengan teknologi digital guna memudahkan akses terhadap layanan medis.

Ide awal perusahaan ini cukup unik: alih-alih mencoba menggantikan fungsi rumah sakit, AlteaCare ingin mendigitalisasi dan memperluas jangkauan layanan rumah sakit, klinik, laboratorium, dan penyedia layanan kesehatan eksisting lainnya.

Hal ini membuat model bisnisnya sedikit berbeda dari platform telemedisin murni yang hanya mengandalkan konsultasi chat dengan dokter.

Masalah yang Ingin Diselesaikan

Akses terhadap layanan kesehatan di Indonesia sering kali melibatkan banyak friksi atau hambatan administratif. Seorang pasien mungkin perlu:

  • Mencari dokter atau spesialis yang tepat.
  • Menentukan rumah sakit mana yang menyediakan layanan yang dibutuhkan.
  • Membuat janji temu.
  • Melakukan perjalanan fisik ke rumah sakit.
  • Mendapatkan layanan laboratorium atau diagnostik.
  • Memperoleh obat sesuai resep.
  • Mengkoordinasikan perawatan lanjutan (follow-up).

AlteaCare berupaya menyatukan banyak langkah tersebut ke dalam satu perjalanan pasien digital (digital patient journey) yang terpadu.

Para pendiri mendeskripsikan platform ini sebagai gerbang digital antara penyedia layanan kesehatan dan pasien, terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan secara langsung. 4

Ini merupakan pembeda penting dalam pemosisian AlteaCare: teknologi digital dimaksudkan untuk membuat navigasi ekosistem layanan kesehatan fisik menjadi lebih mudah, bukan untuk menghilangkan kebutuhan akan rumah sakit.

Layanan Utama

Selama periode operasionalnya, AlteaCare mengembangkan portofolio layanan kesehatan yang relatif luas.

Konsultasi Jarak Jauh (Teleconsultation)

Salah satu fitur paling menonjol adalah konsultasi dokter melalui panggilan video.

Pembeda utamanya adalah penekanan pada akses ke dokter spesialis, alih-alih membatasi platform hanya pada konsultasi chat dengan dokter umum. Perusahaan secara spesifik memposisikan konsultasi video dengan spesialis sebagai keunggulan kompetitif.

Fitur ini sangat berguna bagi pasien di luar kota-kota besar Indonesia yang menginginkan konsultasi awal dengan spesialis yang mungkin tidak tersedia secara lokal di daerah mereka.

Janji Temu Rumah Sakit

AlteaCare memungkinkan pasien untuk membuat janji temu dengan dokter di rumah sakit dan klinik.

Deskripsi aplikasi versi akhirnya mencakup kemampuan untuk memesan janji temu tanpa harus melewati proses registrasi tradisional di rumah sakit.

Obat Resep

Platform ini berkembang melampaui sekadar konsultasi ke arah pemenuhan resep dan pengiriman obat.

Konsepnya adalah menghubungkan sesi konsultasi dengan apa yang terjadi setelahnya: daripada membiarkan pasien mencari apotek dan mengurus resep secara mandiri, obat dapat dipesan dan dikirimkan melalui platform.

Toko Kesehatan

AlteaCare akhirnya memperkenalkan komponen “Toko Kesehatan”.

Aplikasi ini menawarkan produk-produk seperti:

  • Obat bebas (Over-the-counter medicines)
  • Obat rutin
  • Obat resep
  • Vitamin
  • Produk kesehatan anak dan dewasa

Produk-produk tersebut dapat dikirimkan langsung ke rumah pasien.

Layanan Laboratorium dan Diagnostik

Platform ini juga memperluas layanannya ke pemesanan laboratorium dan layanan kesehatan lainnya, sehingga melampaui definisi konvensional dari sebuah aplikasi telemedisin.

Layanan Kesehatan Mental

Portofolio layanan akhirnya mencakup akses ke psikolog dan psikiater, termasuk asesmen psikologis dan pemesanan janji temu.

Perawatan di Rumah (Home Healthcare)

AlteaCare juga mencantumkan layanan seperti perawatan di rumah dan perawatan luka diabetes, menunjukkan upayanya untuk membangun marketplace layanan kesehatan yang lebih luas, bukan hanya fokus pada konsultasi online.

Vaksinasi

Salah satu kasus penggunaan awal yang penting adalah pendaftaran vaksinasi. Selama periode pandemi COVID-19, AlteaCare bekerja sama dengan fasilitas kesehatan dan terlibat dalam memfasilitasi pendaftaran vaksin.

Model Bisnis dan Ekosistem

Model strategis AlteaCare dapat diringkas sebagai berikut:

Pasien → AlteaCare → Penyedia Layanan Kesehatan → Perawatan/Layanan → Apotek/Diagnostik/Tindak Lanjut

Alih-alih memiliki jaringan rumah sakit sendiri secara nasional, AlteaCare mengejar kemitraan dengan pemain industri kesehatan yang sudah ada.

Ekosistemnya meliputi:

  • Rumah Sakit
  • Klinik
  • Dokter
  • Laboratorium
  • Apotek
  • Penyedia Asuransi
  • Penyedia layanan kesehatan lainnya

William Suryawan menggambarkan tujuan perusahaan sebagai upaya memberdayakan pelaku industri kesehatan—termasuk rumah sakit, klinik, penyedia radiologi/laboratorium, dan asuransi—melalui digitalisasi.

Model berbasis mitra ini merupakan inti dari identitas AlteaCare.

Hubungan dengan Mitra Keluarga

Salah satu aspek terpenting dalam sejarah korporat AlteaCare adalah hubungannya dengan Mitra Keluarga.

AlteaCare dikembangkan sebagai bagian dari transformasi digital di sekitar ekosistem layanan kesehatan Mitra Keluarga. Iklan lowongan kerja kontemporer mendeskripsikan AlteaCare sebagai bagian dari tim digital Mitra Keluarga, sementara daftar Google Play Store untuk versi final aplikasi mengidentifikasi PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk sebagai pengembangnya.

Hubungan ini memberikan AlteaCare akses ke infrastruktur kesehatan yang mapan, sementara AlteaCare menyediakan antarmuka digital bagi pasien untuk mengakses layanan tersebut.

Dalam hal ini, AlteaCare dapat dipahami sebagai salah satu inisiatif kesehatan digital dari Mitra Keluarga.

Mikaela Astari Oen

Mikaela Astari Oen adalah co-founder dan CEO perusahaan.

Latar belakangnya menggabungkan pengalaman di bidang kesehatan dengan teknologi dan interaksi manusia-komputer. Ia belajar ilmu kognitif di UC San Diego dengan spesialisasi interaksi manusia-komputer.

Motivasi utamanya adalah menggunakan teknologi untuk meningkatkan cara pasien menavigasi sistem layanan kesehatan.

William Suryawan

William Suryawan adalah figur kunci lain dalam penciptaan perusahaan dan menjabat sebagai COO dan co-founder.

Latar belakangnya mencakup pengalaman dalam platform dan operasional kesehatan. Perannya khususnya terkait dengan pengembangan jaringan penyedia layanan kesehatan AlteaCare dan model operasionalnya.

Kemitraan

Strategi AlteaCare sangat bergantung pada kemitraan.

Pada Juni 2022, perusahaan melaporkan kemitraan dengan 17 rumah sakit, sementara aplikasinya telah melampaui 100.000 unduhan.

Perusahaan juga berkolaborasi dengan Garda Medika, produk asuransi kesehatan dari Asuransi Astra, untuk memberikan pasien akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan rawat jalan. 5

Kemitraan ini menggambarkan bagaimana AlteaCare berusaha membangun ekosistem kesehatan multi-pihak, alih-alih beroperasi semata-mata sebagai penyedia telemedisin yang berorientasi pada konsumen.

Teknologi

Platform AlteaCare dibangun menggunakan infrastruktur cloud Amazon Web Services (AWS). Perusahaan menyebutkan dukungan teknis, kontrol biaya, dan keamanan sebagai pertimbangan penting dalam pemilihan infrastruktur cloud tersebut.

Secara teknologi, platform ini berevolusi dari layanan konsultasi jarak jauh yang relatif terfokus menjadi platform kesehatan yang lebih luas yang mencakup:

  • Aplikasi mobile untuk pasien
  • Antarmuka untuk dokter
  • Fungsi apotek
  • Integrasi rumah sakit
  • Sistem janji temu
  • Pemesanan layanan kesehatan
  • Pembayaran dan transaksi digital
  • Informasi pasien/rekam medis

Deskripsi awal platform juga menyoroti ambisi untuk menghubungkan konsultasi online dengan layanan rumah sakit offline dan informasi medis pasien.

Pemosisian dan Diferensiasi

AlteaCare memasuki pasar kesehatan digital Indonesia yang kompetitif pada saat adopsi telemedisin sedang meningkat pesat.

Diferensiasi utamanya meliputi:

1. Posisi Spesialis Pertama

Alih-alih hanya mengandalkan dokter umum, AlteaCare menekankan konsultasi video dengan dokter spesialis.

2. Model Berpusat pada Rumah Sakit

AlteaCare bekerja langsung dengan rumah sakit dan berusaha mengintegrasikan layanan digital dengan operasi mereka yang sudah ada.

3. Kesehatan Online-to-Offline

Platform ini dirancang untuk membawa pasien dari interaksi digital menuju layanan kesehatan di dunia nyata.

4. Perjalanan Pasien End-to-End

Konsultasi, pemesanan janji temu, layanan laboratorium, resep, dan pengiriman obat dapat terhubung dalam satu ekosistem yang sama.

5. Orientasi B2B2C

Selain mengakuisisi konsumen individu, AlteaCare juga menciptakan nilai bagi rumah sakit, klinik, laboratorium, dan perusahaan asuransi.

Kombinasi ini menjadikan AlteaCare lebih dekat ke definisi infrastruktur/platform kesehatan digital daripada sekadar aplikasi “chat dokter”.

Filosofi Merek

Komunikasi perusahaan sering menggunakan frasa “#AlteaLebihNgerti”, yang kurang lebih berarti “Altea lebih mengerti.”

Ide merek yang mendasarinya adalah bahwa layanan kesehatan bisa membingungkan dan menakutkan. AlteaCare ingin membuat perjalanan pasien lebih mudah dipahami dan dinavigasi.

Perusahaan mendeskripsikan tujuannya sebagai pemberdayaan pasien untuk menavigasi perjalanan kesehatan mereka masing-masing dengan percaya diri.

Jadi, proposisi merek dapat disimpulkan sebagai:

AlteaCare = membuat layanan kesehatan lebih mudah dipahami, diakses, dan dinavigasi secara digital.

Pertumbuhan

AlteaCare mengalami ekspansi cepat selama awal dekade 2020-an.

Hingga Juni 2022, laporan kontemporer menyatakan bahwa perusahaan telah:

  • Diluncurkan pada tahun 2021
  • Berkolaborasi dengan 17 rumah sakit
  • Melebihi 100.000 unduhan aplikasi
  • Menghubungkan pasien dengan dokter rumah sakit melalui konsultasi video

Platform ini kemudian memperluas set fiturnya secara signifikan, menambahkan layanan kesehatan mental, laboratorium, perawatan di rumah, perawatan luka, produk kesehatan, dan pengiriman obat resep.

Akhir Era Aplikasi AlteaCare

Perkembangan paling penting dalam sejarah akhir AlteaCare adalah transisinya dari aplikasi mandiri.

Daftar Google Play Store mengumumkan bahwa aplikasi AlteaCare akan berhenti beroperasi pada 31 Mei 2024 dan menginstruksikan pengguna untuk mengunduh aplikasi MIKA guna mengakses layanan yang sebelumnya tersedia melalui AlteaCare. 2

Oleh karena itu, tidak akurat jika mendeskripsikan AlteaCare pada tahun 2026 sebagai aplikasi telemedisin konsumen yang beroperasi secara independen.

Deskripsi yang lebih tepat adalah:

AlteaCare adalah platform kesehatan digital pionir Indonesia yang layanannya subsequently dialihkan ke ekosistem digital MIKA/Mitra Keluarga.

Garis Waktu

  • Akhir 2020 — Konsep AlteaCare dikembangkan oleh Mikaela Oen dan William Suryawan.
  • Maret 2021 — Platform mulai beroperasi.
  • 2021 — AlteaCare diluncurkan dan berpartisipasi dalam inisiatif digitalisasi kesehatan/vaksinasi.
  • 2021–2022 — Perluasan kemitraan rumah sakit dan layanan konsultasi jarak jauh.
  • Juni 2022 — Melaporkan 17 kemitraan rumah sakit dan lebih dari 100.000 unduhan.
  • 2022 — Perluasan kemitraan, termasuk kolaborasi dengan Garda Medika/Asuransi Astra.
  • 2023–2024 — Ekspansi ke farmasi, laboratorium, kesehatan mental, perawatan di rumah, dan layanan kesehatan lainnya.
  • 31 Mei 2024 — Aplikasi asli AlteaCare dihentikan; pengguna diarahkan ke MIKA. 2

Warisan

Signifikansi AlteaCare lebih terletak pada model yang direpresentasikannya untuk digitalisasi layanan kesehatan Indonesia, daripada pada umur panjang aplikasi mandirinya.

Perusahaan ini mendemonstrasikan pendekatan platform kesehatan di mana teknologi dapat menghubungkan:

pasien + spesialis + rumah sakit + apotek + laboratorium + asuransi

alih-alih memperlakukan telemedisin sebagai produk konsultasi dokter yang terisolasi.

Evolusinya juga mencerminkan tren yang lebih luas dalam industri healthtech Indonesia: layanan digital semakin terintegrasi dengan jaringan rumah sakit yang mapan, alih-alih beroperasi sepenuhnya secara independen.

Dalam Satu Kalimat

AlteaCare adalah platform healthtech Indonesia yang didirikan oleh Mikaela Oen dan William Suryawan sekitar tahun 2020–2021, yang bertujuan menjadi gerbang digital menghubungkan pasien dengan dokter spesialis, rumah sakit, apotek, laboratorium, asuransi, dan layanan kesehatan lainnya, sebelum aplikasi mandirinya dihentikan pada Mei 2024 dan layanannya dialihkan ke ekosistem MIKA/Mitra Keluarga.

Referensi

Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait