I Indonesia Brand Wiki

Tentang BESTSELLER

Pengantar

BESTSELLER merupakan perusahaan mode internasional asal Denmark yang dimiliki oleh keluarga dan didirikan pada tahun 1975 oleh Troels Holch Povlsen serta Merete Bech Povlsen. Perusahaan ini bukanlah sebuah label busana tunggal, melainkan sebuah grup mode multi-merek yang memiliki dan mengoperasikan lebih dari 20 merek individu, termasuk JACK & JONES, ONLY, VERO MODA, NAME IT, VILA, SELECTED, OBJECT, PIECES, Y.A.S, dan MAMALICIOUS.1

Tinjauan Umum

Kategori Informasi
Perusahaan BESTSELLER A/S
Didirikan 1975
Pendiri Troels Holch Povlsen & Merete Bech Povlsen
Asal Ringkøbing, Denmark
Kantor Pusat Brande, Denmark
Industri Mode, pakaian, ritel, e-commerce & grosir
Kepemilikan Milik keluarga, keluarga Holch Povlsen
CEO & Pemilik Anders Holch Povlsen
Merek 20+
Pasar 90 negara
Toko Bermerek Sekitar 3.100 di 47 negara
Karyawan Sekitar 25.000
Pendapatan 2024/25 DKK 38,1 miliar
Laba Sebelum Pajak 2024/25 DKK 5,9 miliar
Visi Perusahaan “One World, One Philosophy, One Family”

Data di atas didasarkan terutama pada informasi perusahaan terbaru yang dipublikasikan BESTSELLER untuk periode 2024/25.2

Sejarah

BESTSELLER memulai perjalanannya pada tahun 1975 ketika Troels Holch Povlsen dan istrinya, Merete Bech Povlsen, membuka toko pakaian kecil di Ringkøbing, Denmark. Toko awal ini awalnya ditujukan untuk menjual pakaian yang diperoleh melalui paman Troels, namun pasangan tersebut dengan cepat mengembangkan bisnis dengan mengimpor produk mereka sendiri dan menjualnya melalui saluran grosir.3

Pada tahun 1980, pasangan ini mengakuisisi sebuah toko di Aarhus bernama BESTSELLER. Nama tersebut kemudian menjadi nama perusahaan itu sendiri. Lima tahun kemudian, pada tahun 1985, kantor utama perusahaan didirikan di Brande, yang hingga kini tetap menjadi kantor pusat BESTSELLER.4

Perusahaan ini pada awalnya berkonsentrasi pada mode wanita:

  • 1986: EXIT diluncurkan.
  • 1987: VERO MODA diluncurkan.
  • 1988: BESTSELLER membuka toko ritel pertamanya di luar Denmark, yaitu di Norwegia.
  • 1994: VILA bergabung dengan keluarga BESTSELLER.
  • 1995: JACK & JONES diluncurkan sebagai merek pakaian pria utama pertama perusahaan.
  • 1996: Bisnis ini memperkenalkan merek yang akhirnya menjadi NAME IT, lini busana anak-anak mereka.
  • 2006: BESTSELLER memulai transisi ke ritel digital dengan platform e-commerce pertamanya.
  • 2018: Perusahaan memperkenalkan strategi keberlanjutan Fashion FWD.5

Menjelang tahun 2025, apa yang bermula dari satu toko di Denmark telah berkembang menjadi grup mode global dengan sekitar 3.100 toko bermerek, 25.000 karyawan, dan operasi di 90 pasar.6

Kepemilikan dan Kepemimpinan

BESTSELLER tetap dimiliki secara privat oleh keluarga Holch Povlsen dan bukan merupakan korporasi mode yang terdaftar di bursa saham publik.

Pemilik sekaligus CEO saat ini adalah Anders Holch Povlsen, putra dari pendiri Troels Holch Povlsen dan Merete Bech Povlsen. Anders mengambil alih kepemilikan dan posisi Managing Director pada tahun 2001. Ia telah terlibat dengan perusahaan sejak usia muda dan telah mengelola VILA sejak tahun 1996.7

Struktur kepemilikan keluarga sangat signifikan bagi identitas BESTSELLER. Berbeda dengan banyak grup mode internasional besar yang dikendalikan oleh pemegang saham publik, BESTSELLER mendeskripsikan dirinya sebagai bisnis keluarga dengan perspektif jangka panjang.

Budaya perusahaannya diringkas dalam frasa:

One World, One Philosophy, One Family

Hal ini mencerminkan penekanan perusahaan pada kerja sama global, prinsip-prinsip bersama, dan budaya bisnis keluarga.8

Model Bisnis

Karakteristik terpenting BESTSELLER adalah struktur multi-mereknya.

Alih-alih menempatkan semua produk di bawah nama BESTSELLER, perusahaan ini mengoperasikan portofolio merek-merek individu. Setiap merek memiliki:

  • Target pelanggan tersendiri
  • Identitas desain
  • Strategi harga
  • Asortimen produk
  • Pemasaran
  • Strategi ritel
  • Organisasi manajemen

Di tingkat grup, BESTSELLER menyediakan infrastruktur dan fungsi bersama seperti pengadaan global, logistik, teknologi, keuangan, keberlanjutan, SDM, dan e-commerce.9

Struktur ini memungkinkan BESTSELLER menjangkau segmen luas pasar pakaian sambil mempertahankan identitas merek yang berbeda-beda. Produk-produknya mencakup pakaian wanita, pria, dan anak-anak, serta aksesori dan kategori khusus seperti busana hamil, pakaian olahraga, denim, dan busana ukuran plus.10

Merek-Merek Utama

Portofolio BESTSELLER berisi lebih dari 20 merek. Beberapa yang paling dikenal meliputi:

JACK & JONES

Merek mode pria dengan fokus kuat pada denim, jeanswear, dan pakaian pria kontemporer. BESTSELLER menggambarkan JACK & JONES sebagai unit bisnis terbesarnya, dengan lebih dari 800 toko di seluruh dunia.11

ONLY

Merek mode wanita dan denim. ONLY tumbuh dari akarnya di jeanswear dan telah menjadi salah satu merek terbesar BESTSELLER, dengan lebih dari 700 toko dan ribuan karyawan di seluruh dunia.12

VERO MODA

Salah satu merek paling awal dan paling mudah dikenali dari BESTSELLER. Merek ini berfokus pada mode wanita yang terjangkau dan potongan pakaian sehari-hari. BESTSELLER menggambarkannya sebagai label mode pertamanya.13

VILA

Merek mode wanita yang dikenal dengan estetika yang lebih feminin, detail, dan berorientasi tren. VILA menjadi bagian dari BESTSELLER pada tahun 1994.14

NAME IT

Merek busana anak-anak BESTSELLER. Merek ini bermula sebagai EXIT pada tahun 1986, menjadi sub-merek bernama NAME IT pada tahun 1996, dan sepenuhnya berganti nama menjadi NAME IT pada tahun 2008. Merek ini melayani anak-anak dari bayi hingga usia sekitar 16 tahun.15

SELECTED

Merek yang lebih halus dan kontemporer dalam portofolio, menawarkan mode pria dan wanita dengan penekanan pada kebutuhan lemari pakaian modern.

Merek Lainnya

Portofolio yang lebih luas telah mencakup atau masih mencakup merek-merek seperti PIECES, OBJECT, MAMALICIOUS, NOISY MAY, Y.A.S., LMTD, dan lainnya. Portofolio yang tepat dapat berkembang seiring waktu seiring BESTSELLER meluncurkan, merestrukturisasi, atau mengembangkan merek baru.

Kehadiran Global

BESTSELLER telah berkembang dari pengecer Denmark menjadi bisnis mode yang benar-benar global.

Menurut data perusahaan terkini, produk BESTSELLER dijual di sekitar 90 negara di:

  • Eropa
  • Asia
  • Amerika Utara
  • Amerika Selatan
  • Oseania
  • Timur Tengah

Perusahaan ini memiliki sekitar 3.100 toko ritel bermerek di 47 negara. Sekitar 2.800 di antaranya dimiliki oleh BESTSELLER, sementara sisanya dioperasikan oleh mitra.16

BESTSELLER juga memiliki bisnis grosir yang substansial, memasok lebih dari 16.500 toko multi-merek dan toseriba secara global.17

Ini berarti BESTSELLER beroperasi secara efektif melalui tiga saluran utama:

1. Toko ritel milik sendiri → 2. Ritel mitra/franchise → 3. Grosir + e-commerce

Rantai Pasok dan Manufaktur

Seperti kebanyakan perusahaan mode internasional besar, BESTSELLER tidak memproduksi seluruh pakaiannya sendiri. Sebaliknya, perusahaan ini bekerja dengan jaringan pemasok dan pabrik internasional yang luas.

BESTSELLER saat ini melaporkan:

  • 400+ mitra rantai pasok
  • 700+ pabrik
  • Pabrik yang mempekerjakan lebih dari 750.000 orang
  • Produksi di sekitar 15 negara18

Model pengadaan global ini memungkinkan BESTSELLER memproduksi pakaian dalam volume besar dengan harga kompetitif. Hal ini juga menjadikan manajemen rantai pasok, kondisi tenaga kerja, dampak lingkungan, dan ketelusuran sebagai isu utama bagi perusahaan.

BESTSELLER mempublikasikan informasi rantai pasok dan keberlanjutan, termasuk daftar pabrik publik dan pelaporan uji tuntas.19

Skala Keuangan

BESTSELLER telah menjadi salah satu bisnis mode swasta utama di Eropa.

Untuk tahun fiskal 2024/25, perusahaan melaporkan:

  • Omzet bersih: DKK 38,1 miliar
  • Laba sebelum pajak: DKK 5,9 miliar
  • Hasil tahunan: DKK 4,6 miliar

Omzet sebesar DKK 38,1 miliar mewakili peningkatan 7% dan merupakan pendapatan tertinggi dalam sejarah perusahaan hingga saat itu.20

Skalanya patut dicatat karena BESTSELLER tetap dimiliki keluarga dan bersifat privat.

Strategi Ritel

Strategi ritel BESTSELLER sangat bergantung pada pemberian identitas tersendiri bagi setiap merek.

Sebagai contoh, konsumen yang berbelanja di toko JACK & JONES dihadapkan pada proposisi merek yang sangat berbeda dibandingkan dengan mereka yang berbelanja di VERO MODA atau NAME IT. Hal ini memungkinkan BESTSELLER menargetkan berbagai:

Pelanggan → gaya hidup → titik harga → preferensi mode → kelompok usia → kategori produk

Perusahaan ini memadukan ritel fisik dengan perdagangan digital. BESTSELLER mulai berinvestasi di e-commerce pada tahun 2006 dan kemudian memperluas teknologi ritel serta kemampuan onlinenya.21

Tiongkok

Tiongkok merupakan bagian yang sangat menarik dari kisah BESTSELLER.

BESTSELLER mendirikan BESTSELLER Fashion Group China pada tahun 1996. Bisnis di Tiongkok ini beroperasi secara independen dan telah menjadi pengecer mode utama di negaranya sendiri.

Menurut informasi perusahaan BESTSELLER, organisasi Tiongkok mengoperasikan lebih dari 7.000 toko di lebih dari 500 kota di Tiongkok. Organisasi ini juga mengembangkan sebagian besar desain produknya secara khusus untuk konsumen Tiongkok, bukan sekadar mengimpor desain Eropa tanpa perubahan.

Ini adalah perbedaan penting: internasionalisasi BESTSELLER bukan sekadar mengekspor mode Denmark. Di beberapa pasar, perusahaan telah mengembangkan produk dan organisasi yang diadaptasi secara lokal.

Keberlanjutan

Keberlanjutan telah menjadi bagian yang semakin penting dari strategi BESTSELLER.

Pada tahun 2018, perusahaan memperkenalkan Fashion FWD, strategi keberlanjutannya. Perusahaan berfokus pada area-area termasuk:

  • Perubahan iklim
  • Energi terbarukan
  • Material yang bertanggung jawab
  • Efisiensi sumber daya
  • Hak asasi manusia
  • Kondisi rantai pasok
  • Sirkularitas
  • Transparansi

BESTSELLER juga telah berinvestasi dalam inisiatif energi terbarukan yang terhubung dengan rantai pasoknya. Sebagai contoh, perusahaan mendukung proyek energi surya yang melibatkan produsen tekstil di Bangladesh dan berkomitmen pada investasi signifikan untuk pengembangan energi terbarukan.

Pada saat yang sama, keberlanjutan merupakan tantangan signifikan bagi perusahaan sekelas BESTSELLER karena bisnisnya bergantung pada produksi pakaian internasional bervolume besar. Dampak lingkungan dan sosial dari manufaktur, transportasi, dan konsumsi tekstil karenanya tetap menjadi isu penting.

BESTSELLER sendiri mengakui adanya kemajuan maupun tantangan yang berkelanjutan dalam pelaporan keberlanjutannya.

Budaya Perusahaan

BESTSELLER memberikan penekanan yang sangat kuat pada budaya internalnya.

Sepuluh prinsip pendiriannya meliputi:

  1. Bekerja keras
  2. Tidak menganggap remeh apa pun
  3. Berpikir bisnis
  4. Setia
  5. Kooperatif
  6. Ingin melihat hasil
  7. Jujur
  8. Menginginkan solusi sederhana
  9. Selalu menepati janji
  10. Ingin menjadi yang terbaik

Prinsip-prinsip ini mencerminkan asal-usul perusahaan sebagai bisnis keluarga Denmark yang relatif kecil dan tetap menjadi bagian dari identitas korporatnya meskipun telah mengalami ekspansi internasional yang masif.

Apa yang Membedakan BESTSELLER?

Cara paling sederhana untuk memahami BESTSELLER adalah:

BESTSELLER adalah perusahaan mode di balik banyak merek busana, bukan sekadar sebuah merek busana itu sendiri.

Model kompetitifnya menggabungkan:

Kepemilikan keluarga

Portofolio besar merek spesialis

Posisi fast fashion / mode terjangkau

Pengadaan global

Ritel massal + grosir + e-commerce

Teknologi, logistik, dan infrastruktur perusahaan bersama

Struktur ini memungkinkan perusahaan mencapai skala ekonomi yang signifikan sambil membiarkan merek-merek seperti JACK & JONES, ONLY, dan VERO MODA mempertahankan identitas khas mereka.

Ulang Tahun ke-50

Tahun 2025 menandai ulang tahun ke-50 BESTSELLER.

Perusahaan menggunakan momen peringatan ini untuk menyoroti transformasinya dari sebuah toko tunggal di Ringkøbing pada tahun 1975 menjadi grup mode global. Pada titik tersebut, BESTSELLER telah tumbuh hingga memiliki lebih dari 3.100 toko dan 25.000 rekan kerja di seluruh dunia.

Peringatan ini sangat signifikan karena perusahaan telah mempertahankan kepemilikan keluarganya sepanjang perkembangannya.

Ringkasan Profil

BESTSELLER A/S adalah perusahaan mode internasional milik keluarga asal Denmark yang didirikan pada tahun 1975 oleh Troels Holch Povlsen dan Merete Bech Povlsen di Ringkøbing, Denmark. Berkantor pusat di Brande, perusahaan ini telah berevolusi dari pengecer pakaian kecil menjadi grup mode multi-merek global dengan lebih dari 20 merek, termasuk JACK & JONES, ONLY, VERO MODA, VILA, dan NAME IT. Produk-produknya didistribusikan melalui sekitar 3.100 toko bermerek, mitra grosir, dan saluran online di sekitar 90 negara. Dimiliki dan dipimpin oleh Anders Holch Povlsen, BESTSELLER mempekerjakan sekitar 25.000 orang dan menghasilkan pendapatan sebesar DKK 38,1 miliar pada tahun 2024/25. Model bisnisnya menggabungkan diversifikasi merek, pengadaan global, ritel berskala besar, grosir, dan e-commerce, sementara identitas perusahaannya dibangun di atas prinsip “One World, One Philosophy, One Family.”

Secara sederhana, jika Anda melihat merek ONLY, JACK & JONES, VERO MODA, NAME IT, VILA, atau beberapa label mode Skandinavia/Eropa lainnya, Anda sering kali sedang melihat merek-merek yang berada di bawah naungan induk perusahaan yang sama: BESTSELLER. Itulah kunci untuk memahami perusahaan ini: BESTSELLER lebih menyerupai ekosistem mode milik pribadi yang berisi puluhan merek spesialis, bukan sekadar satu label pakaian tunggal.

References

Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait