I Indonesia Brand Wiki

Tentang Cavit-D3

Gambaran Umum

Cavit-D3 adalah suplemen yang menggabungkan kalsium dan vitamin D3. Produk ini terutama digunakan untuk melengkapi asupan kalsium, termasuk selama masa kehamilan dan menyusui, serta untuk mendukung kesehatan kerangka tubuh. Dosis umum yang tercantum untuk orang dewasa adalah satu tablet sehari sebagai suplemen untuk membantu memenuhi kebutuhan kalsium dan menjaga kesehatan tulang. Di Indonesia, produk ini diproduksi oleh Merck Indonesia dan terdaftar sebagai suplemen vitamin/mineral bebas (over-the-counter). 1

Bidang Informasi
Merek Cavit-D3
Jenis produk Suplemen Kalsium + Vitamin D3
Produsen di Indonesia Merck Indonesia
Bentuk sediaan Tablet
Kemasan standar 1 strip × 10 tablet; tersedia juga dalam kemasan 100 tablet
Zat aktif Kalsium hidrogen fosfat 500 mg + koleksiferol (vitamin D3) 133 IU per tablet
Registrasi BPOM Indonesia SD021520071
Klasifikasi umum Suplemen vitamin/mineral; terdaftar sebagai produk bebas
Arah penggunaan umum 1 tablet sekali sehari, setelah makan

Informasi komposisi dan registrasi dilaporkan oleh sumber apotek Indonesia, sementara MIMS mengidentifikasi produsen produk tersebut sebagai P&G Health dalam entri basis data saat ini—sehingga informasi produsen/pemasaran dapat bervariasi tergantung pasar atau basis data dan harus diperiksa terhadap kemasan untuk produk tertentu.

Apa itu Cavit-D3?

Cavit-D3 menggabungkan kalsium dengan vitamin D3 (koleksiferol).

Dasar pemikiran di balik kombinasi ini cukup jelas:

  • Kalsium adalah mineral utama yang diperlukan untuk struktur tulang dan gigi normal, serta berpartisipasi dalam fungsi otot dan saraf.
  • Vitamin D3 membantu tubuh menyerap kalsium dari saluran gastrointestinal.
  • Secara bersama-sama, asupan kalsium dan vitamin D yang memadai mendukung pemeliharaan mineralisasi tulang normal.

Penting untuk dicatat bahwa Cavit-D3 bukan sekadar produk vitamin D dosis tinggi. Formulanya mengandung kalsium hidrogen fosfat sebagai sumber kalsium, dengan jumlah vitamin D3 yang relatif kecil—133 IU per tablet.

Komposisi

Menurut informasi farmasi Indonesia dan MIMS, satu tablet mengandung:

Kalsium hidrogen fosfat — 500 mg
Koleksiferol (vitamin D3) — 133 IU

2

Jumlah kalsium diekspresikan sebagai jumlah kalsium hidrogen fosfat, bukan necessarily 500 mg kalsium elemental. Perbedaan ini penting ketika membandingkan Cavit-D3 dengan suplemen kalsium lainnya, karena garam kalsium yang berbeda mengandung proporsi kalsium elemental yang berbeda pula.

Kegunaan Utama

Cavit-D3 umumnya diposisikan sebagai suplemen kalsium bagi mereka yang memiliki peningkatan kebutuhan kalsium atau mungkin memerlukan tambahan kalsium dan vitamin D.

Kegunaan yang dilaporkan meliputi:

  • Mendukung kebutuhan kalsium selama kehamilan.
  • Mendukung kebutuhan kalsium selama menyusui/menetek.
  • Mendukung kesehatan tulang, terutama dalam keadaan yang terkait dengan hilangnya kepadatan tulang.
  • Mendukung asupan kalsium pada wanita sekitar atau setelah menopause.
  • Melengkapi asupan kalsium dan vitamin D dalam makanan ketika asupan diet tidak memadai. 3

MIMS secara spesifik mencantumkan suplementasi kalsium selama kehamilan dan menyusui serta pencegahan osteoporosis pada wanita menopause di antara kegunaan produk tersebut.

1. Kalsium

Kalsium dimasukkan ke dalam struktur mineral tulang dan gigi. Kalsium juga esensial untuk proses fisiologis termasuk kontraksi otot, pensinyalan saraf, dan pembekuan darah.

Ketika asupan kalsium dalam makanan tidak memadai, tubuh dapat memobilisasi kalsium dari tulang untuk mempertahankan konsentrasi kalsium dalam darah. Oleh karena itu, mempertahankan asupan kalsium yang memadai merupakan bagian dari menjaga kesehatan kerangka tubuh.

2. Vitamin D3

Vitamin D3, atau koleksiferol, adalah bentuk vitamin D. Salah satu peran pentingnya adalah memfasilitasi penyerapan kalsium usus.

Jadi, konsep dasar di balik Cavit-D3 adalah:

Asupan kalsium → vitamin D membantu penyerapan kalsium → kalsium tersedia untuk fungsi fisiologis dan kerangka tubuh.

Hal ini tidak berarti bahwa mengonsumsi lebih banyak kalsium atau vitamin D secara otomatis menghasilkan tulang yang lebih kuat; nutrisi keseluruhan, aktivitas fisik, usia, status hormonal, dan kondisi medis yang mendasari juga berperan penting.

Dosis dan Pemberian

Arah penggunaan umum yang tercantum untuk Cavit-D3 adalah:

Orang dewasa: 1 tablet sekali sehari, diminum setelah makan.

Dosis yang tepat dapat berbeda tergantung pada asupan makanan individu, usia, status kehamilan/menyusui, fungsi ginjal, status vitamin D, dan obat atau suplemen lain.

Oleh karena itu, tidak disarankan untuk meningkatkan dosis hanya karena kalsium atau vitamin D dianggap bermanfaat.

Kehamilan dan Menyusui

Cavit-D3 secara historis diposisikan khususnya untuk suplementasi kalsium selama kehamilan dan menyusui.

Namun, kehamilan tidak secara otomatis berarti seseorang harus mengambil suplemen kalsium tambahan. Total asupan kalsium dari makanan, suplemen prenatal, dan produk lain harus dipertimbangkan secara bersamaan.

Demikian pula, selama menyusui, kebutuhan kalsium dan vitamin D harus dipertimbangkan dalam konteks diet dan suplementasi keseluruhan individu.

Untuk kehamilan, menyusui, atau orang dengan kondisi medis, bijaksana untuk mengonfirmasi rejimen suplementasi yang tepat dengan dokter atau apoteker.

Efek Samping dan Peringatan

Cavit-D3 umumnya dianggap sebagai suplemen daripada obat resep yang poten, tetapi asupan kalsium atau vitamin D yang berlebihan masih dapat menyebabkan masalah.

Kekhawatiran yang dilaporkan meliputi:

  • Hiperkalsemia — kadar kalsium darah abnormal tinggi.
  • Hiperkalciuria — ekskresi kalsium berlebih dalam urin.
  • Gejala gastrointestinal dapat terjadi pada beberapa individu dengan suplementasi kalsium.
  • Asupan vitamin D jangka panjang yang berlebihan dapat berkontribusi pada kadar kalsium tinggi.

Informasi produk Indonesia secara spesifik mencantumkan kondisi seperti hiperkalsemia, hiperkalciuria, batu ginjal kalsium, nefrokalsinosis, hipervitaminosis D, gangguan ginjal berat, dan gagal ginjal di antara kontraindikasi/peringatan penting. 4

Siapa yang Harus Berhati-hati?

Saran medis sangat penting bagi orang-orang dengan:

  • Penyakit ginjal atau gangguan fungsi ginjal
  • Riwayat batu ginjal yang mengandung kalsium
  • Kadar kalsium darah tinggi
  • Gangguan yang mempengaruhi metabolisme vitamin D
  • Kondisi yang memerlukan pembatasan asupan kalsium
  • Beberapa suplemen kalsium/vitamin D yang diminum secara bersamaan

Mengambil beberapa produk yang mengandung kalsium atau vitamin D dapat secara tidak sengaja menghasilkan total asupan yang jauh lebih tinggi.

Interaksi Obat dan Suplemen

Kalsium dapat mengganggu penyerapan obat-obatan tertentu jika diminum pada waktu yang sama. Tergantung pada obatnya, pemisahan dosis mungkin diperlukan.

Contoh dapat mencakup:

  • Antibiotik tertentu
  • Obat tiroid seperti levotiroksin
  • Bifosfonat yang digunakan untuk osteoporosis
  • Suplemen mineral yang mengandung zat besi atau mineral lainnya

Interval pemisahan yang tepat bergantung pada obatnya, jadi siapa pun yang minum obat resep rutin harus memeriksa dengan apoteker atau dokter daripada berasumsi semua produk dapat diminum bersama.

Kemasan

Cavit-D3 umumnya dijual sebagai:

  • 10 tablet per strip
  • Kemasan 100 tablet yang lebih besar juga didokumentasikan.

Daftar ritel Indonesia saat ini menunjukkan strip 10 tablet banyak dijual melalui apotek, meskipun harga bervariasi secara signifikan tergantung penjual dan lokasi.

Status Regulasi di Indonesia

Sebuah daftar apotek Indonesia mengidentifikasi Cavit-D3 dengan nomor registrasi BPOM SD021520071 dan mengidentifikasi produsennya sebagai Merck Indonesia.

Dokumentasi pengadaan pemerintah juga mencantumkan tablet Cavit D3 sebagai produk non-generic.

Karena status regulasi dan formulasi dapat berubah, registrasi BPOM dan pelabelan pada kemasan aktual adalah referensi terbaik untuk produk spesifik yang saat ini dijual.

Sejarah Merek dan Produsen

Cavit-D3 dikaitkan dengan portofolio farmasi Merck di beberapa basis data informasi obat. Catalog.md, misalnya, mencantumkan Cavit-D3 di bawah Merck dan mengidentifikasi bahan aktifnya sebagai kalsium fosfat dan vitamin D3.

Namun, ada perbedaan penting antara kepemilikan merek, otorisasi pemasaran, manufaktur lokal, dan distribusi. Basis data yang berbeda dapat melaporkan perusahaan yang berbeda—misalnya, MIMS saat ini menampilkan P&G Health sebagai produsen, sementara informasi apotek Indonesia mengidentifikasi Merck Indonesia.

Oleh karena itu, jika Anda meneliti Cavit-D3 untuk profil bisnis, farmasi, regulasi, atau akademis, informasi BPOM saat ini pada kemasan dan catatan regulasi resmi harus diutamakan daripada basis data pihak ketiga.

Cavit-D3 vs. Suplemen Vitamin D Biasa

Cavit-D3 agak berbeda dari produk yang dipasarkan terutama sebagai “Vitamin D3”.

Produk vitamin D dosis tinggi tipikal mungkin mengandung ratusan atau ribuan IU vitamin D per dosis dan sedikit atau tanpa kalsium.

Cavit-D3 sebaliknya menyediakan kombinasi kalsium + vitamin D, dengan 133 IU vitamin D3 per tablet.

Akibatnya, seseorang yang secara khusus mencari untuk memperbaiki defisiensi vitamin D yang didiagnosis secara klinis mungkin memerlukan rejimen vitamin D yang berbeda yang ditentukan oleh profesional kesehatan. Cavit-D3 tidak boleh secara otomatis dianggap dapat ditukar dengan preparat vitamin D dosis tinggi.

Ringkasan Wiki

Cavit-D3 adalah suplemen tablet kalsium-dan-vitamin-D3 yang dikaitkan dengan portofolio farmasi Merck dan dipasarkan di Indonesia sebagai produk vitamin/mineral bebas. Setiap tablet mengandung kalsium hidrogen fosfat 500 mg dan koleksiferol 133 IU. Produk ini terutama digunakan untuk melengkapi asupan kalsium, termasuk selama kehamilan dan menyusui, serta untuk mendukung kesehatan kerangka tubuh. Pemberian orang dewasa yang biasanya tercantum adalah satu tablet setiap hari setelah makan. Orang dengan hiperkalsemia, penyakit ginjal, batu ginjal yang mengandung kalsium, atau gangguan relevan lainnya harus mencari saran medis sebelum penggunaan.

Catatan: Ini adalah ikhtisar produk, bukan saran medis individual. Untuk penggunaan aktual—terutama selama kehamilan, menyusui, penyakit ginjal, atau ketika mengambil obat lain—brosur kemasan saat ini dan apoteker/dokter harus digunakan sebagai referensi akhir.

Referensi

Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait