I Indonesia Brand Wiki

Tentang fabronfrags

Ikhtisar

fabronfrags adalah merek wewangian Indonesia yang berafiliasi dengan grup Fabron/Fabs.Co, dengan fokus utama pada produk parfum dan wewangian pribadi. Database wewangian publik mencatat rumah wewangian ini berasal dari Indonesia dan berdiri sejak tahun 2022, sementara profil korporat Fabron mengidentifikasi fabronfrags sebagai salah satu merek di bawah naungan Fabs.Co. 1

Kategori Informasi
Merek fabronfrags
Asal Indonesia
Didirikan / aktif sejak 2022
Industri Fragrance / personal care
Induk perusahaan / grup Fabs.Co
Produk utama Parfum / wewangian
Pasar Indonesia
Dikenal karena Wewangian bergaya EDP/extrait, kolaborasi, perfumery lokal yang terjangkau

Perlu dibedakan antara fabronfrags dengan Fabron, yaitu merek grooming/personal-care yang lebih luas. Fabs.Co mendeskripsikan dirinya sebagai perusahaan induk yang menaungi Fabron, fabronfrags, dan KYND.

Sejarah

fabronfrags tampaknya memasuki pasar wewangian Indonesia pada tahun 2022, dengan perilisan awal bernama Johan Malik. Saat ini, katalog Parfumo mencatat tujuh wewangian fabronfrags yang dirilis antara tahun 2022 hingga 2025. 1

Pengembangan merek ini melibatkan kolaborasi dengan berbagai figur publik dan selebritas. Salah satu kolaborasi awal yang dikenali adalah Johan Malik, sementara Bizael diciptakan melalui kerja sama dengan aktor Indonesia Bizael Tanasale.

Sejak saat itu, merek ini telah memperluas katalognya dengan berbagai wewangian seperti Bregas, Bizael, Numa, Pleasure of Jo, Johan Malik, Gori, dan Namu.

Latar Belakang Korporat

fabronfrags terhubung dengan Fabs.Co, sebuah perusahaan konsumen/grooming asal Indonesia. Informasi korporat Fabron menyebutkan bahwa perusahaan bermarkas di Jakarta Timur, dengan lini bisnis yang beroperasi di sektor ritel kesehatan dan perawatan pribadi. LinkedIn mencantumkan Fabron didirikan pada tahun 2016 dan menggambarkan Fabs.Co sebagai perusahaan induk di balik Fabron, fabronfrags, dan KYND.

Hal ini menempatkan fabronfrags bukan sekadar sebagai label parfum independen, melainkan sebagai merek wewangian khusus dalam ekosistem grooming dan kecantikan Indonesia yang lebih besar.

Filosofi Produk dan Posisi Pasar

fabronfrags menempati segmen parfum lokal Indonesia, dengan produk yang umumnya diposisikan jauh di bawah harga parfum desainer mewah atau niche internasional.

Portofolio merek ini menunjukkan campuran dari:

  • Konsep merek orisinal
  • Kolaborasi dengan figur publik/influencer
  • Wewangian maskulin kontemporer
  • Komposisi manis, woody, spicy, dan leathery
  • Formulasi bergaya EDP dan extrait

Produk-produk merek ini umumnya disajikan sebagai wewangian yang bertujuan memberikan pengalaman yang lebih khas atau terasa premium, namun tetap relatif terjangkau bagi konsumen Indonesia.

Johan Malik

Johan Malik dirilis pada tahun 2022 dan dikembangkan melalui kolaborasi dengan influencer Indonesia Johan Malik. Komposisinya berpusat pada rempah-rempah dan tembakau, diikuti oleh kakao, tonka bean, dan vanila, dengan catatan buah kering dan kayu-kayuan sebagai basis. 1

Karya ini merupakan contoh awal dari pendekatan kolaboratif yang diambil oleh fabronfrags.

Bizael

Bizael diciptakan melalui kolaborasi dengan aktor Bizael Tanasale, yang dikenal lewat perannya sebagai Toba dalam film Serigala Terakhir. Liputan media Indonesia terkini menggambarkan wewangian ini terinspirasi dari Parfums de Marly Layton, menggabungkan elemen segar dan manis dengan kulit (leather) dan cedarwood. 4

Informasi produk terbaru menjelaskan strukturnya berbasis bergamot, lavender, dan kapulaga, diikuti oleh dry wood/leather, serta basis cedarwood, amber, dan patchouli.

Bregas

Bregas adalah wewangian lain dalam jajaran fabronfrags yang saat ini dikatalogkan bersama rilis merek lainnya oleh database wewangian dan platform kecantikan Indonesia.

Numa

Numa terdaftar sebagai rilis fabronfrags tahun 2024 dan dipasarkan sebagai Extrait de Parfum. Ini termasuk dalam kategori wewangian baru merek tersebut dan tersedia melalui pengecer wewangian di Indonesia.

Pleasure of Jo

Pleasure of Jo dirilis pada tahun 2024 dan merupakan entri lain dalam katalog rumah wewangian ini yang berorientasi pada kolaborasi. Produk ini saat ini termasuk dalam portofolio wewangian fabronfrags yang terdokumentasi.

Gori

Gori adalah rilis tahun 2025 dan dipasarkan sebagai Extrait de Parfum dalam format 50 ml. Daftar ritel Indonesia saat ini membawa wewangian ini sebagai bagian dari jajaran fabronfrags.

Namu

Namu, dirilis pada tahun 2025, saat ini merupakan salah satu wewangian terbaru yang diasosiasikan dengan rumah wewangian tersebut.

Identitas Merek

Salah satu aspek menarik dari fabronfrags adalah identitas visualnya. Dokumentasi merek dagang Indonesia mencatat fabronfrags sebagai tanda kata dan perangkat (word-and-device mark), dengan desain yang diajukan digambarkan memiliki latar belakang krem, huruf “Fabron” berwarna cokelat muda, dan huruf “frags” berwarna merah tua. 3

Merek dagang ini didaftarkan di Kelas 3, mencakup produk seperti wewangian pribadi, parfum, eau de parfum, minyak parfum, semprotan wewangian tubuh, dan produk kosmetik wewangian terkait.

Catatan merek dagang Indonesia berikutnya juga mendokumentasikan “Fabronfrags Numa” di bawah Kelas 3, yang mencakup produk wewangian pribadi dan parfum.

Hubungan dengan Budaya Wewangian Indonesia

fabronfrags berada dalam pasar wewangian/parfum lokal Indonesia yang berkembang pesat. Alih-alih bersaing semata-mata melalui warisan perfumery mewah tradisional, merek ini menggunakan kombinasi harga yang terjangkau, profil aroma kontemporer, kolaborasi, dan pemasaran yang berorientasi pada media sosial.

Kolaborasi Bizael sangat representatif dari model ini: seorang figur publik yang mudah dikenali dimasukkan langsung ke dalam identitas wewangian, sementara aromanya sendiri merujuk pada gaya parfum mewah yang sudah mapan.

Strategi ini memungkinkan fabronfrags untuk menempati posisi tengah antara:

parfum lokal terjangkau โ†’ wewangian lokal premium โ†’ wewangian terinspirasi kemewahan.

Katalog Saat Ini

Seperti yang didokumentasikan oleh Parfumo, merek ini memiliki tujuh wewangian yang diketahui:

  1. Johan Malik โ€” 2022
  2. Bregas โ€” 2023
  3. Bizael โ€” 2023
  4. Numa โ€” 2024
  5. Pleasure of Jo โ€” 2024
  6. Gori โ€” 2025
  7. Namu โ€” 2025 1

Jumlah pasti produk yang tersedia secara komersial dapat berubah seiring peluncuran wewangian baru oleh merek, sehingga daftar ini harus dianggap sebagai katalog yang terdokumentasi saat ini, bukan daftar permanen yang definitif.

Posisi Pasar

Harga fabronfrags mengilustrasikan posisinya di pasar. Sebagai contoh, daftar harga terkini di Indonesia menempatkan Bizael sekitar kisaran Rp185.000โ€“195.000 untuk ukuran 50 ml, sementara Gori muncul di sekitar Rp252.000 untuk 50 ml, tergantung pada pengecer dan promosi.

Posisi ini menempatkan fabronfrags jauh lebih dekat ke pasar parfum Indonesia yang terjangkau hingga menengah daripada industri perfumery mewah internasional tradisional.

Reputasi dan Penerimaan

fabronfrags memiliki kehadiran di berbagai platform kecantikan dan wewangian Indonesia. Female Daily saat ini mencantumkan beberapa produknya, termasuk Johan Malik, Bregas, Numa, Pleasure of Jo, dan Bizael. 2

Database wewangian independen seperti Parfumo juga mendokumentasikan rilis dan struktur catatannya, meskipun jumlah data ulasan komunitas masih relatif terbatas dibandingkan dengan rumah parfum internasional besar. 1

Oleh karena itu, fabronfrags masih merupakan rumah wewangian yang relatif muda, bukan perusahaan parfum warisan dengan sejarah perfumery selama beberapa dekade.

Referensi

Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait