I Indonesia Brand Wiki

Tentang imperial

Imperial adalah merek makanan dan bakery asal Thailand yang telah lama berdiri, paling dikenal karena biskuit gaya Denmark dalam kemasan kotak merah, serta berbagai produk lainnya seperti biskuit, produk susu, bahan kue, campuran kue dan pancake, selai, dan produk makanan lainnya. Merek ini dimiliki dan dikembangkan oleh KCG Corporation Public Company Limited, yang sebelumnya dikenal sebagai Kim Chua Trading dan kemudian Imperial General Foods Industry.

Imperial sangat identik dengan kaleng dan kotak biskuit merahnya yang khas, yang telah menjadi item hadiah yang familiar di Thailand selama perayaan Tahun Baru, acara-acara festival, dan hari libur lainnya. Perusahaan mendeskripsikan Imperial sebagai merek utamanya yang mewakili kualitas premium dan rasa otentik dalam produk susu dan biskuit.

Catatan: Artikel ini mengacu pada merek makanan Thailand bernama Imperial, bukan perusahaan tembakau Inggris dengan nama serupa, Imperial Brands.

Ikhtisar

Bidang Informasi
Nama merek Imperial
Negara asal Thailand
Industri Produk makanan dan bakery
Pemilik KCG Corporation Public Company Limited
Asal-usul induk perusahaan 1958
Pengembangan merek Imperial Awal 1970-an
Terkenal karena Biskuit gaya Denmark / cookies
Produk unggulan Imperial Cookies, khususnya varian dalam kotak merah
Kategori lain Biskuit, produk susu, bahan kue, campuran kue, campuran pancake, selai, dan makanan terkait
Posisi pasar Merek makanan Thailand premium / mainstream-premium
Pasar utama Thailand, dengan ekspor ke pasar luar negeri

Sejarah korporat KCG mengidentifikasi tahun 1985 sebagai tahun didirikannya perusahaan manufaktur bernama Imperial untuk memproduksi biskuit, kerupuk, dan wafer, sementara laporan korporatnya mencatat pengenalan biskuit gaya Denmark Imperial lebih awal, yaitu pada tahun 1972.

Asal-usul: Kim Chua Trading

Cerita tentang Imperial terhubung erat dengan KCG Corporation, yang asal-usulnya dapat ditelusuri kembali ke tahun 1958. Pada tahun tersebut, dua keluarga pendiri, keluarga Vipawatanakul dan keluarga Dhiranusornkit, mendirikan Kim Chua Trading. Bisnis asli tersebut terutama beroperasi sebagai importir dan distributor produk makanan internasional, termasuk mentega, keju, dan makanan Barat lainnya.1

Perusahaan awalnya berfungsi sebagian besar sebagai distributor, memasok produk ke bisnis-bisnis seperti toko kelontong dan hotel. Namun seiring waktu, perubahan dalam lingkungan impor di Thailand mendorong perusahaan untuk melampaui kegiatan impor dan beralih ke manufaktur domestik.2 Transisi dari importir menjadi produsen menjadi pembuat makanan bermerek merupakan fondasi dasar bagi pengembangan Imperial.

Kelahiran merek Imperial

Titik balik penting terjadi pada tahun 1972, ketika pendahulu KCG mendirikan operasi manufaktur pertamanya di Bangna-Trad Road di bawah United Dairy Foods Co., Ltd. Perusahaan awalnya memproduksi produk susu seperti mentega tetapi kemudian memperluas ke kategori makanan lainnya.

Sekitar periode ini, perusahaan memperkenalkan apa yang disebut dalam sejarah korporatnya sebagai biskuit gaya Denmark pertama di Thailand di bawah merek Imperial. Setelah mendapatkan pengalaman mengimpor biskuit Eropa, perusahaan mengenali peluang untuk memproduksi produk serupa secara domestik dan mendatangkan mesin serta keahlian yang terkait dengan produksi biskuit Denmark. Inisiatif ini meletakkan dasar bagi apa yang akhirnya menjadi salah satu merek biskuit paling mudah dikenali di Thailand.

Kotak biskuit merah yang terkenal

Meskipun Imperial akhirnya mengembangkan portofolio makanan yang jauh lebih luas, identitasnya menjadi sangat terikat pada biskuit dalam kotak merah. Kemasan memainkan peran krusial dalam pengenalan merek. Menurut catatan dari manajemen KCG, perusahaan secara sengaja menggunakan warna merah, sebuah warna yang secara tradisional dikaitkan dengan keberuntungan dalam budaya Thailand, sambil memposisikan biskuit tersebut sebagai hadiah yang cocok untuk perayaan.

Strategi ini menciptakan asosiasi kuat antara Imperial, biskuit, kotak merah, hadiah, dan perayaan. Akibatnya, produk tersebut berevolusi melampaui biskuit kemasan biasa menjadi item hadiah dan perjamuan yang secara budaya dikenali, terutama menjelang Tahun Baru dan acara-acara festival lainnya. KCG menggambarkan membawa pulang biskuit dan cookies terlaris Imperial sebagai praktik tradisional di antara generasi konsumen Thailand.

Ekspansi manufaktur

Pada tahun 1985, perusahaan mendirikan pabrik lain di Bang Phli, Samut Prakan, dengan nama Imperial General Foods Industry Co., Ltd. untuk memproduksi biskuit, kerupuk, dan wafer. Ini menandai langkah penting dalam mengubah Imperial dari merek biskuit yang sukses menjadi bisnis makanan kemasan yang lebih luas.

Portofolio Imperial kemudian berkembang melampaui biskuit untuk mencakup:

  • Biskuit
  • Kerupuk (Crackers)
  • Wafer
  • Produk susu
  • Mentega dan margarin
  • Keju
  • Selai
  • Jeli
  • Campuran kue
  • Campuran pancake
  • Bahan kue
  • Layanan makanan dan produk bakery lainnya

Material korporat KCG mendeskripsikan Imperial sebagai salah satu merek inti premiumnya, khususnya dalam produk susu dan biskuit.3

Imperial dan industri bakery

Karakteristik penting dari Imperial adalah bahwa ia tidak hanya sekadar merek biskuit konsumen. Baik merek maupun perusahaan induknya telah mengembangkan koneksi substansial dengan industri bakery dan layanan makanan di Thailand.

Pada tahun 2007, grup tersebut memperluas ke peralatan bakery melalui Imperial Bakery Equipment. Pada tahun 2008, mereka mendirikan Imperial Bakery & Food Culinary School (IBAF), memperluas aktivitas mereka ke pendidikan kuliner dan bakery.4 Akibatnya, ekosistem Imperial secara historis mencakup baik pasar konsumen (biskuit, produk susu, campuran kue, campuran pancake, selai) maupun pasar profesional (bahan kue, bahan makanan, peralatan bakery, serta pendidikan kuliner dan bakery). Ekosistem yang lebih luas ini membantu menjelaskan mengapa Imperial tetap sangat terkait dengan industri pembuatan kue di Thailand.

Portofolio Produk

Saat ini, Imperial beroperasi di beberapa kategori makanan daripada bergantung sepenuhnya pada biskuit.

Biskuit dan Cookies

Ini tetap menjadi kategori yang paling kuat dikaitkan dengan nama Imperial. Produk meliputi assorted cookies, biskuit gaya Denmark, kerupuk, dan wafer. Aneka klasik dalam kemasan merah sangat mudah dikenali di Thailand.5

Produk Susu

Imperial juga berpartisipasi dalam kategori susu dengan produk-produk termasuk mentega, keju, dan item terkait susu. KCG mendeskripsikan Imperial sebagai merek premium yang mencakup produk susu dan biskuit.

Bahan Kue

Imperial telah mengembangkan produk yang ditujukan tidak hanya untuk konsumsi langsung tetapi juga untuk pembuat kue rumahan, toko roti, dan bisnis makanan. Ini termasuk berbagai bahan dan campuran yang digunakan dalam pembuatan kue dan persiapan hidangan penutup.

Campuran Kue dan Pancake

Merek ini mempertahankan kehadiran dalam produk pembuatan kue yang praktis seperti campuran kue dan pancake. Dokumentasi IPO KCG mengidentifikasi Imperial sebagai merek signifikan dalam kategori campuran pancake dan kue.

Produk Makanan Lainnya

Secara historis, portofolio Imperial juga telah mencakup produk seperti selai dan jeli siap saji, mencerminkan ekspansi perusahaan dari biskuit ke portofolio makanan yang lebih luas.6

Hubungan dengan KCG Corporation

Imperial bukanlah perusahaan independen yang berdiri sendiri; ini adalah merek utama dalam KCG Corporation Public Company Limited. Struktur korporat berevolusi secara signifikan selama beberapa dekade:

  • 1958: Kim Chua Trading didirikan
  • 1970-an: Peralihan ke manufaktur makanan domestik dan peluncuran biskuit gaya Denmark Imperial
  • 1985: Imperial General Foods Industry didirikan
  • 2013: Imperial General Foods Industry mengubah nama korporatnya menjadi KCG Corporation Co., Ltd.
  • 2022: KCG dikonversi menjadi perusahaan publik
  • 2023: KCG Corporation Public Company Limited terdaftar di Bursa Efek Thailand7

Sementara konsumen mengenali kotak biskuit merah sebagai Imperial, organisasi korporat di balik merek tersebut adalah KCG.

Posisi Merek

Imperial secara tradisional menempati posisi antara merek makanan massal sehari-hari dan merek mewah yang sangat terspesialisasi. Posisinya dapat dirangkum sebagai warisan Thailand yang digabungkan dengan makanan bergaya Barat, kualitas premium, dan aksesibilitas. Konsep biskuit Denmark awal merek ini memberikan identitas Eropa, sementara sejarahnya yang panjang dalam produksi domestik mengintegrasikannya secara mendalam ke dalam pasar konsumen Thailand.

Material produk KCG mengkarakterisasi Imperial sebagai merek unggulan yang dikaitkan dengan kualitas premium dan rasa otentik. Keunggulan kompetitif Imperial tidak terletak sederhana pada resep biskuitnya, tetapi pada dekade pengenalan dan pengakuan budaya yang telah diakumulasi oleh merek tersebut.

Signifikansi Budaya di Thailand

Salah satu karakteristik terkuat Imperial adalah asosiasinya dengan pemberian hadiah. Kotak biskuit Imperial merah menjadi sangat terlihat selama perayaan Tahun Baru, Tahun Baru Imlek, pernikahan, kunjungan ke kerabat, pemberian hadiah korporat, acara perjamuan, dan kesempatan festival lainnya. Kemasan membantu mengubah item makanan biasa menjadi hadiah sosial yang dikenali.

Ini mewakili contoh klasik bagaimana merek makanan menjadi bagian dari budaya konsumen; konsumen sering membeli produk tidak hanya untuk memakan biskuit, tetapi karena memberikan kotak biskuit Imperial mengkomunikasikan keramahan, niat baik, atau perayaan. KCG secara spesifik mendeskripsikan biskuit Imperial sebagai item tradisional yang dibawa pulang oleh generasi konsumen Thailand.

Pengaruh Internasional

Meskipun Imperial pada dasarnya adalah merek Thailand, sejarahnya selalu memiliki dimensi internasional. Bisnis asli perusahaan induknya melibatkan impor produk makanan Barat, dan biskuit Imperial itu sendiri didasarkan pada tradisi biskuit gaya Denmark. Perusahaan kemudian memperluas produksi dan distribusi, dan catatan sejarah KCG menyatakan bahwa biskuit, kerupuk, dan wafer Imperial sedang diekspor pada tahun 1997. Oleh karena itu, Imperial paling tepat dideskripsikan sebagai merek makanan bergaya internasional yang dikembangkan di Thailand daripada sekadar tiruan merek asing.

Tonggak Sejarah Korporat

Tahun Tonggak Sejarah
1958 Kim Chua Trading didirikan
1972 Operasi manufaktur pertama didirikan; biskuit gaya Denmark Imperial diperkenalkan
1985 Imperial General Foods Industry didirikan di Bang Phli
1988 Imperial Specialty Foods didirikan
1997 Biskuit, kerupuk, dan wafer Imperial diekspor
2007 Perluasan ke peralatan bakery
2008 Imperial Bakery & Food Culinary School didirikan
2012 Fasilitas produksi/distribusi Thepharak didirikan
2013 Imperial General Foods berganti nama menjadi KCG Corporation
2022 KCG menjadi perusahaan publik
2023 KCG terdaftar di Bursa Efek Thailand
2024 KCG Logistics Park mulai beroperasi penuh dan ekspansi produksi lebih lanjut dimulai

Signifikansi

Pentingnya Imperial di Thailand berasal dari beberapa faktor:

Warisan Panjang

Akar merek ini membentang lebih dari setengah abad, sementara sejarah perusahaan induknya mencapai tahun 1958.8

Pengenalan Produk yang Kuat

Kemasan biskuit Imperial merah adalah salah satu aset visual merek yang paling mudah dikenali.

Manufaktur Lokal

Imperial membantu mempopulerkan gaya biskuit Barat dan Denmark melalui produksi domestik Thailand daripada bergantung sepenuhnya pada impor.

Portofolio Makanan Luas

Merek ini akhirnya berkembang jauh melampaui biskuit ke produk susu, bahan kue, campuran, dan makanan lainnya.

Budaya Hadiah

Biskuit Imperial menjadi sangat terkait dengan pemberian hadiah festival dan sosial di Thailand.

Ekosistem Bakery

Melalui bisnis KCG yang lebih luas, Imperial terhubung tidak hanya dengan makanan konsumen tetapi juga dengan bahan, peralatan, dan pendidikan kuliner.

Imperial vs. KCG

Hubungan antara merek dan perusahaan dapat dipahami sebagai berikut: KCG adalah perusahaan, sedangkan Imperial adalah salah satu merek konsumer utamanya. KCG memiliki dan mengelola portofolio merek daripada hanya mengoperasikan Imperial. Merek dan kemitraan lainnya termasuk Allowrie, Rosy, Violet, dan berbagai merek makanan internasional impor. Dokumen korporat KCG mengidentifikasi Imperial dan Allowrie di antara merek inti premiumnya.

Warisan

Warisan Imperial menonjol karena aset terkuatnya mungkin adalah pengenalan merek daripada produk tunggal. Perusahaan memulai dari impor dan distribusi makanan Barat, beralih ke manufaktur domestik, memperkenalkan biskuit gaya Denmark di bawah Imperial, dan secara bertahap membangun nama menjadi merek makanan Thailand yang luas.

Kotak biskuit merah yang terkenal akibatnya mewakili beberapa konsep secara bersamaan: produk biskuit, merek rumah tangga Thailand, hadiah festival, simbol keramahan, dan bagian dari budaya makanan Thailand modern. Evolusi panjang ini menjelaskan mengapa Imperial tetap dikenali oleh banyak generasi konsumen Thailand.

Sebagai ringkasan, Imperial adalah merek makanan dan bakery Thailand yang didirikan melalui transisi KCG dari importir makanan menjadi produsen, paling dikenal karena biskuit ikoniknya dalam kotak merah bergaya Denmark dan kemudian diperluas ke biskuit, produk susu, bahan kue, dan makanan lainnya, dengan warisan yang berasal dari awal 1970-an dan tempat yang sangat kuat dalam budaya pemberian hadiah dan bakery di Thailand.9

Referensi

Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait