Tentang Lotte
Gambaran Umum
Lotte merupakan salah satu grup bisnis multinasional terbesar dan paling terdiversifikasi di Asia. Bermarkas di Seoul, Korea Selatan, dengan operasi signifikan di Jepang, grup ini mempertahankan portofolio yang sangat luas yang mencakup makanan dan minuman, ritel, hotel, pariwisata, bahan kimia, konstruksi, hiburan, keuangan, dan e-commerce. Di tingkat internasional, Lotte dikenal luas karena produk kembang gula, toko serba ada, jaringan hotel, dan gedung ikonik Lotte World Tower.
- Nama Perusahaan: Lotte Group
- Didirikan: 1948 (Jepang)
- Pendiri: Shin Kyuk-ho (juga dikenal sebagai Takeo Shigemitsu di Jepang)
- Markas Besar: Seoul, Korea Selatan (Grup); Tokyo, Jepang (Operasi Jepang)
- Industri: Konglomerat (Chaebol)
- Karyawan: Sekitar 160.000 secara global
- Operasi: Sekitar 35 negara dan wilayah
- Bisnis Inti: Makanan, ritel, hotel, bahan kimia, konstruksi, keuangan, hiburan, logistik, dan bioteknologi1
Sejarah
Lotte didirikan di Tokyo, Jepang, pada tahun 1948, tak lama setelah berakhirnya Perang Dunia II. Produk perdana perusahaan ini adalah permen karet, yang dengan cepat mendapatkan popularitas di pasar Jepang.
Nama “Lotte” berasal dari Charlotte, tokoh sentral dalam novel Johann Wolfgang von Goethe berjudul The Sorrows of Young Werther. Pendiri Shin Kyuk-ho mengagumi karya sastra tersebut dan memilih nama itu untuk usaha barunya2.
Pada tahun 1960-an, menyusul normalisasi hubungan diplomatik antara Korea Selatan dan Jepang, Shin memperluas bisnis ke negara asalnya dengan mendirikan Lotte Confectionery pada tahun 1967. Entitas ini menjadi fondasi bagi apa yang akhirnya berkembang menjadi salah satu konglomerat terbesar di Korea Selatan3.
Selama beberapa dekade berikutnya, Lotte melakukan diversifikasi dengan cepat ke berbagai sektor, termasuk manufaktur makanan, toko serba ada, hotel, taman bertema, bahan kimia, konstruksi, jasa keuangan, pusat perbelanjaan, e-commerce, bioskop, dan bioteknologi. Saat ini, Lotte diakui sebagai salah satu grup bisnis keluarga besar atau chaebol utama di Korea Selatan4.
Makanan & Minuman
Divisi makanan tetap menjadi segmen bisnis Lotte yang paling menonjol secara global. Kategori produk utamanya meliputi cokelat, biskuit, permen, permen karet, es krim, minuman, produk susu, makanan instan, dan kopi.
Merek-merek terkenal di bawah divisi ini termasuk Pepero, Ghana Chocolate, Xylitol Gum, Choco Pie, Crunky, Koala’s March, dan rantai makanan cepat saji Lotteria. Produk makanan Lotte didistribusikan di seluruh Asia, Amerika Utara, Eropa, dan Timur Tengah5.
Ritel
Lotte mengoperasikan salah satu jaringan ritel terbesar di Asia. Portofolio ritelnya mencakup toko serba ada, hypermarket, toko bebas bea, pusat perbelanjaan, supermarket, minimarket, dan platform belanja online. Divisi ini melayani jutaan pelanggan setiap tahun melalui berbagai format tokonya.
Hotel & Pariwisata
Grup ini memiliki jaringan perhotelan yang luas yang menampilkan hotel mewah, hotel bisnis, resor, fasilitas belanja bebas bea, dan pusat konvensi. Merek unggulan termasuk Lotte Hotel dan Lotte City Hotel, dengan properti yang terletak di seluruh Asia dan pasar internasional lainnya.
Hiburan
Lotte telah melakukan investasi signifikan dalam sektor rekreasi dan hiburan. Bisnis utamanya termasuk Lotte World, taman bertema, akuarium, dek observasi, bioskop, dan tempat konser. Perusahaan ini mengoperasikan salah satu jaringan bioskop terbesar di Korea bersama dengan destinasi atraksi keluarga utama.
Bahan Kimia
Lotte Chemical menempati peringkat di antara perusahaan petrokimia terbesar di Asia. Lini produknya mencakup plastik, bahan kimia industri, bahan kemasan, material canggih, dan material baterai. Divisi bahan kimia memasok input penting untuk industri seperti otomotif, elektronik, dan konstruksi.
Konstruksi
Lotte Engineering & Construction mengembangkan pencakar langit, apartemen hunian, bangunan komersial, infrastruktur, dan proyek konstruksi luar negeri. Pencapaian paling notably-nya adalah Lotte World Tower, yang berdiri sebagai salah satu gedung tertinggi di dunia.
Keuangan
Arm layanan keuangan grup menawarkan kartu kredit, asuransi, pembiayaan modal, dan layanan investasi, mendukung klien konsumen maupun korporat.
E-commerce & Teknologi
Lotte telah berekspansi ke sektor digital termasuk ritel online, pembayaran digital, kecerdasan buatan, logistik cerdas, transformasi digital, dan bioteknologi.
Kehadiran Global
Lotte mempertahankan operasinya di sekitar 35 negara dan wilayah. Pasar utamanya meliputi Korea Selatan, Jepang, Vietnam, Indonesia, Filipina, Malaysia, Amerika Serikat, India, Kazakhstan, Rusia, dan Tiongkok, di mana mereka secara historis mempertahankan operasi yang signifikan. Perusahaan terus memperluas jejaknya di seluruh Asia dan pasar internasional tertentu.
Merek Terkenal
Portofolio Lotte mencakup banyak merek yang mudah dikenali di berbagai industri:
- Pepero
- Ghana Chocolate
- Xylitol Gum
- Koala’s March
- Crunky
- Lotteria
- Lotte Hotel
- Lotte Department Store
- Lotte Duty Free
- Lotte Cinema
- Lotte World
- Lotte Mart
- Lotte Chemical
Tonggak Sejarah Utama
- 1948 – Didirikan di Tokyo sebagai produsen permen karet.
- 1967 – Mendirikan Lotte Confectionery di Korea Selatan.
- 1970-an – Berekspansi ke minuman, hotel, ritel, dan bahan kimia.
- 1980-an – Masuk ke pariwisata, hiburan, dan manufaktur maju.
- 1990-an – Meluncurkan bisnis logistik, e-commerce, dan bioskop.
- 2000-an – Berekspansi secara internasional melalui akuisisi dan usaha baru.
- 2017 – Membuka Lotte World Tower dan merayakan ulang tahun ke-50 grup di Korea Selatan6.
Filosofi Korporat
Visi korporat Lotte menekankan peningkatan kualitas hidup melalui inovasi dan praktik bisnis yang bertanggung jawab. Nilai-nilai inti grup berfokus pada kepuasan pelanggan, inovasi, integritas, pertumbuhan berkelanjutan, tanggung jawab sosial, dan daya saing global. Prinsip-prinsip ini memandu operasi di semua segmen industri yang beragam.
Keberlanjutan
Lotte telah meningkatkan investasi dalam inisiatif keberlanjutan, termasuk pengurangan karbon, energi terbarukan, program ekonomi sirkular, kemasan berkelanjutan, manajemen lingkungan, hak asasi manusia, tata kelola etis, dan etika AI. Perusahaan menerbitkan laporan lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dan telah mengadopsi kebijakan yang mendukung praktik bisnis yang bertanggung jawab.
Fakta Menarik
- Lotte dimulai sebagai perusahaan permen karet sebelum berkembang menjadi konglomerat multinasional.
- Nama merek berasal dari Charlotte, karakter dalam novel Goethe The Sorrows of Young Werther.
- Lotte mengoperasikan salah satu pencakar langit tertinggi di dunia, yaitu Lotte World Tower.
- Ini adalah salah satu konglomerat terkendali keluarga terbesar di Korea Selatan, yang membentang dari industri kembang gula hingga petrokimia dan perhotelan.
- Produk dan jasanya menjangkau pelanggan di puluhan negara di seluruh Asia dan sekitarnya.
Ringkasan
Lotte adalah konglomerat multinasional terdiversifikasi yang tumbuh dari perusahaan permen karet kecil di Jepang yang didirikan pada tahun 1948 menjadi salah satu grup bisnis paling berpengaruh di Asia. Dengan operasi utama di bidang makanan, ritel, perhotelan, hiburan, bahan kimia, konstruksi, keuangan, dan teknologi, Lotte melayani jutaan pelanggan di seluruh dunia dan mempertahankan kehadiran signifikan di sekitar 35 negara dan wilayah. Kombinasi merek konsumen, infrastruktur skala besar, dan ekspansi internasional telah menetapkannya sebagai salah satu grup korporat paling terkenal di Korea Selatan dan nama terkemuka di seluruh Asia.





