I Indonesia Brand Wiki

Belanja di Lazada

Produk Ultraflu

Lihat di Lazada

Tentang Ultraflu

Ultraflu adalah merek obat bebas terbatas (OTC) asal Indonesia yang digunakan untuk meredakan gejala influenza dan common cold. Merek ini dipasarkan oleh PT Henson Farma, sebuah perusahaan farmasi Indonesia yang didirikan pada tahun 1978. Ultraflu telah dipasarkan di Indonesia selama lebih dari tiga dekade dan menjadi nama yang mapan dalam kategori obat flu dan pilek di negara tersebut.1

Gambaran Umum

Bidang Informasi
Merek Ultraflu
Kategori Obat flu, pilek, dan pereda gejala
Negara/Pasar Indonesia
Produsen/Pemasar PT Henson Farma
Pendirian Perusahaan 1978
Klasifikasi Obat Obat bebas terbatas
Kegunaan Utama Pereda demam, sakit kepala, bersin, hidung meler/tersumbat, dan gejala flu lainnya
Bentuk Sediaan Utama Tablet/Kaplet
Varian Terkenal Ultraflu, Ultraflu PE, Ultraflu Extra / Flu & Batuk
Pasar Utama Konsumen Indonesia

Sejarah

Sejarah Ultraflu terhubung erat dengan PT Henson Farma, yang didirikan pada tahun 1978. Fasilitas manufaktur perusahaan ini dibangun di Karangpilang, Surabaya, Jawa Timur. Menurut Superbrands Indonesia, perusahaan ini didirikan oleh Hendra Joewono, dengan kepemimpinan kemudian diteruskan kepada putranya, Henry Joewono, pada tahun 1994.2

Ultraflu telah berada di pasar Indonesia selama lebih dari 35 tahun pada saat studi kasus Superbrands dilakukan, yang berarti merek ini berasal dari sekitar akhir 1970-an atau 1980-an. Superbrands menggambarkannya sebagai produk yang telah menjangkau setidaknya tiga generasi konsumen Indonesia.

Daya tahan merek ini merupakan salah satu karakteristik utamanya. Alih-alih hanya memposisikan diri sebagai produk farmasi modern, Ultraflu membangun pengakuan melalui penggunaan berulang oleh konsumen, distribusi yang luas, dan iklan jangka panjang.

Produsen: PT Henson Farma

PT Henson Farma adalah perusahaan farmasi nasional Indonesia. Selain Ultraflu, perusahaan ini juga memasarkan produk-produk yang menangani berbagai keluhan kesehatan umum, termasuk flu, batuk, gatal-gatal, kelelahan, dan masalah perut.

Secara historis, Henson Farma mendistribusikan produknya melalui perusahaan distribusi khusus, yaitu PT Surya Medika Perkasa. Superbrands melaporkan bahwa jaringan distribusi memiliki delapan cabang di kota-kota besar Indonesia dan produk-produk Henson Farma didistribusikan melalui apotek, toko obat tradisional, dan gerai ritel modern.

Kegunaan Ultraflu

Ultraflu ditujukan terutama untuk peredaan gejala, bukan untuk mengobati penyebab dasar influenza.

Tergantung pada formulasi tertentu, obat ini dapat membantu meredakan gejala seperti:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot dan pegal-pegal
  • Bersin-bersin
  • Hidung meler
  • Hidung tersumbat
  • Batuk, untuk formulasi yang secara spesifik mengandung penekan batuk
  • Gejala lain dari common cold/flu

Referensi medis mengklasifikasikan Ultraflu sebagai obat bebas terbatas dan menggambarkan tujuannya sebagai pereda gejala flu.

Perbedaan penting adalah bahwa Ultraflu tidak menyembuhkan infeksi virus itu sendiri; tujuannya adalah membuat gejala terkait lebih mudah dikelola.

Varian Produk

Ultraflu dijual dalam beberapa formulasi. Formulasi yang tepat sangat penting karena produk-produk tersebut tidak identik secara kimia.

1. Ultraflu

Formulasi Ultraflu konvensional mengandung:

  • Parasetamol 600 mg — analgesik dan antipiretik, membantu meredakan nyeri dan demam
  • Fenilpropanolamin HCl 15 mg — dekongestan
  • Klorfeniramin maleat 2 mg — antihistamin, membantu mengurangi gejala seperti bersin dan hidung meler

Komposisi ini didokumentasikan oleh referensi medis Indonesia dan studi kasus Superbrands.

2. Ultraflu PE

Ultraflu PE menggunakan dekongestan yang berbeda:

  • Parasetamol 650 mg
  • Fenilefrin HCl 10 mg
  • Klorfeniramin maleat 2 mg

Obat ini ditujukan untuk meredakan gejala termasuk demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin.3

Oleh karena itu, formulasi “PE” tidak boleh dianggap sama persis dengan produk Ultraflu asli.

3. Ultraflu Extra / Flu & Batuk

Formulasi yang diperluas ditujukan untuk flu yang disertai batuk. Sumber-sumber menggambarkan formulasi yang mengandung:

  • Parasetamol
  • Fenilpropanolamin
  • Klorfeniramin maleat
  • Dekstrometorfan

Beberapa referensi juga menggambarkan adanya guaifenesin dalam formulasi Ultraflu Extra, sehingga konsumen harus memeriksa kemasan terkini untuk komposisi produk yang mereka beli.4

Dekstrometorfan bertindak sebagai penekan batuk, sementara guaifenesin, jika ada, adalah ekspektoran yang dimaksudkan untuk membantu mengencerkan dahak.

Cara Kerja Formulasi

Ultraflu pada dasarnya adalah obat multi-gejala: alih-alih menargetkan hanya satu gejala, bahan aktifnya yang berbeda mengatasi berbagai manifestasi dari pilek atau flu.

Parasetamol → demam dan nyeri

Parasetamol bertindak sebagai analgesik dan antipiretik, membantu mengurangi sakit kepala, nyeri tubuh, dan demam.

Dekongestan → hidung tersumbat

Fenilpropanolamin atau fenilefrin, tergantung pada formulasi, bertindak sebagai dekongestan dan dapat mengurangi hidung tersumbat.

Klorfeniramin → bersin/hidung meler

Klorfeniramin adalah antihistamin yang membantu mengurangi bersin dan gejala hidung. Karena merupakan antihistamin generasi pertama, obat ini juga dapat menyebabkan kantuk pada beberapa orang.

Dekstrometorfan → batuk

Dalam varian yang mengandung obat batuk, dekstrometorfan menekan refleks batuk dan khususnya digunakan untuk batuk kering.

Posisi Merek

Kekuatan utama Ultraflu secara historis terletak pada keakraban merek dan aksesibilitas.

Superbrands melaporkan bahwa merek ini tersedia secara luas di seluruh Indonesia dan telah mengembangkan reputasi sebagai pilihan utama untuk pengobatan awal gejala flu dan demam. Distribusinya secara historis meluas ke apotek, toko obat, dan jaringan ritel modern utama.5

Studi kasus Superbrands yang sama mengidentifikasi tiga faktor pemilihan konsumen yang terkait dengan merek ini:

  1. Persepsi kecepatan peredaan gejala
  2. Kemudahan menemukan produk
  3. Kepercayaan konsumen yang dikembangkan melalui keakraban jangka panjang

Hal ini memberi Ultraflu posisi kompetitif yang agak berbeda dari merek farmasi baru: warisan dan keakraban adalah bagian penting dari ekuitas mereknya.

Penghargaan dan Pengakuan

Ultraflu menerima pengakuan substansial dalam program peringkat merek Indonesia.

Menurut Superbrands Indonesia, Ultraflu menerima Indonesia Best Brand Award (IBBA) dalam kategori obat flu mulai dari tahun 2002. Riwayat penghargaan meliputi:

  • 2002–2004: Best Brand
  • 2005–2006: Golden Brand
  • 2007–2013: Platinum Brand

Superbrands juga melaporkan bahwa riset Nielsen pada tahun 2010 mendukung pengakuan Ultraflu sebagai merek top-of-mind dalam kategori obat pereda flu di Indonesia, dengan status Superbrands berlanjut pada 2011–2013.6

Penghargaan-penghargaan ini sangat relevan untuk memahami Ultraflu sebagai merek konsumen, bukan sekadar formulasi farmasi.

Distribusi

Secara historis, Henson Farma mengembangkan jejak distribusi Indonesia yang besar. Studi kasus Superbrands melaporkan jaringan yang menjangkau lebih dari 30.000 outlet, termasuk apotek, toko obat tradisional, dan jaringan ritel modern.

Saat ini, produk Ultraflu tetap banyak dijual melalui apotek-apotek Indonesia dan marketplace online. Daftar marketplace terkini menunjukkan produk seperti Ultraflu biasa dan Ultraflu PE terus tersedia secara komersial di Indonesia.

Signifikansi Merek di Indonesia

Ultraflu menonjol karena mewakili merek farmasi massal Indonesia yang relatif klasik: murah, terdistribusi luas, mudah dikenali, dan berfokus pada gejala sehari-hari daripada perawatan medis khusus.

Usia merek yang panjang telah memungkinkannya menjadi nama rumah tangga yang akrab bagi banyak generasi konsumen. Superbrands secara eksplisit menggambarkan konsumen dari berbagai generasi yang mengandalkan produk ini untuk episode flu, bersin, dan demam.

Dalam pengertian itu, identitas merek Ultraflu dapat dirangkum sebagai:

Merek pereda flu Indonesia yang mapan, dibangun berdasarkan aksesibilitas, keakraban, peredaan gejala multi-aspek, dan kepercayaan konsumen jangka panjang.

Keamanan dan Keterbatasan

Karena produk Ultraflu mengandung beberapa bahan aktif, pengguna harus tidak menganggap varian Ultraflu yang berbeda dapat ditukar. Komposisi dan instruksi usia/penggunaan yang tepat dapat berbeda antara produk.

Secara khusus, konsumen harus berhati-hati tentang mengambil Ultraflu bersama dengan obat lain yang juga mengandung parasetamol, karena menggabungkan produk tanpa sengaja yang mengandung bahan yang sama dapat mengakibatkan asupan berlebihan.

Bahan-bahan tertentu juga bisa tidak cocok untuk orang dengan kondisi medis atau obat-obatan tertentu. Kehamilan dan menyusui memerlukan kewaspadaan tambahan; sumber medis merekomendasikan konsultasi dengan dokter atau apoteker dalam keadaan ini.

Informasi di atas sebaiknya dipahami sebagai gambaran merek/pasar, bukan saran medis individual.

Ringkasan

Ultraflu adalah merek obat flu dan pilek Indonesia yang mapan yang dipasarkan oleh PT Henson Farma. Berasal dari perusahaan farmasi yang didirikan pada tahun 1978, merek ini telah dijual di Indonesia selama beberapa dekade dan telah mengembangkan pengakuan konsumen yang substansial lintas generasi. Produk-produknya dirancang untuk meredakan gejala seperti demam, sakit kepala, bersin, hidung meler atau tersumbat, dan, dalam formulasi tertentu, batuk. Portofolionya mencakup Ultraflu biasa, Ultraflu PE, dan formulasi berorientasi batuk, dengan kombinasi parasetamol, dekongestan, antihistamin, dan obat batuk yang berbeda. Keberadaan pasar yang lama, distribusi yang luas, dan pengakuan merek berulang—termasuk pengakuan Indonesia Best Brand Award/Platinum Brand yang dilaporkan oleh Superbrands—telah menjadikan Ultraflu salah satu merek Indonesia yang paling dikenal dalam kategori obat flu.

Referensi

Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait