I Indonesia Brand Wiki

Tentang Umama scarf

Umama scarf merupakan merek fesyen muslim asal Indonesia yang berfokus pada produk hijab, kerudung, serta aksesori busana muslimah. Merek ini dikenal luas melalui jajaran produk hijab dengan rentang harga terjangkau hingga menengah, mencakup segi empat, pashmina, voal, kerudung motif digital, hingga model syar’i. Bermula dari usaha grosir, Umama scarf berkembang menjadi merek ritel dan niaga-el yang lebih luas, lalu meluncurkan lini premium di bawah nama Umama Scarves. 1

Ikhtisar

Kategori Informasi
Merek Umama scarf / Umama Scarves
Industri Fesyen muslim / busana santun
Produk utama Hijab dan kerudung
Asal Indonesia
Basis bisnis awal Tanah Abang, Jakarta
Berdiri Sekitar 2009–2010
Kantor pusat / produksi Bandung, Jawa Barat
Model bisnis awal Grosir dan penjualan daring
Ekspansi lanjutan Galeri ritel, niaga-el, dan distribusi internasional
Nama perusahaan dalam sumber akademik PT Nussel Jaya Mandiri
Pasar internasional Malaysia, Hong Kong, dan Taiwan

Terdapat perbedaan informasi mengenai pendirian merek ini dalam berbagai sumber publik. Catatan akademik dan institusional terdahulu menyebut Herlis Nur sebagai pendiri atau pemilik, sementara laporan lain mengidentifikasi Muhammad Shakeel sebagai wirausahawan di balik Umama scarf. Oleh karena itu, sejarah awal merek ini lebih tepat digambarkan sebagai hasil pengembangan kelompok usaha atau keluarga yang melibatkan para pendiri serta tim manajemen, bukan semata-mata dikaitkan pada satu individu tanpa kualifikasi yang jelas. 1

Sejarah

Asal-usul Umama scarf tidak lepas dari ekosistem perdagangan tekstil dan garmen di Tanah Abang, Jakarta. Berdasarkan catatan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, usaha ini dimulai sekitar tahun 2009–2010 sebagai distributor hijab yang awalnya berfokus pada kerudung segi empat gaya Paris. Bisnis ini kemudian mengembangkan fokus produknya sendiri sekaligus memperluas jaringan distribusi. 1

Penelitian akademik juga mencatat bahwa Umama scarf bermula pada 2009 di Bandung, setelah produknya dipasarkan melalui jalur grosir dan kanal daring. Pada tahap awal, usaha ini berkonsentrasi pada hijab polos sebelum merambah ke berbagai desain hijab lainnya.

Strategi awal perusahaan sangat bertumpu pada distribusi grosir. Pendekatan ini memungkinkan Umama scarf menjangkau para peritel sekaligus memahami preferensi konsumen sebelum berekspansi ke penjualan ritel langsung. Menjelang 2016, perusahaan mulai mengembangkan konsep ritel Umama Gallery, dengan gerai pertama dilaporkan berlokasi di Balubur Town Square, Bandung. Ekspansi selanjutnya membawa outlet Umama scarf ke berbagai kota di Pulau Jawa dan wilayah lain di Indonesia.

Perkembangan Merek

Salah satu aspek penting dalam perjalanan Umama scarf adalah transformasinya dari distributor hijab konvensional menjadi merek konsumen yang mudah dikenali.

Pada tahun-tahun awal, fokus utama merek ini adalah menyediakan hijab terjangkau yang dijual melalui pedagang grosir. Seiring waktu, assortment produk dan kehadiran ritelnya meluas seiring adopsi kanal digital. Universitas Indonesia melaporkan pada 2019 bahwa Umama scarf telah memiliki sembilan cabang grosir dan termasuk salah satu merek hijab awal yang memanfaatkan Instagram sebagai saluran penjualan daring. Perusahaan juga menjual produk melalui situs web resmi dan platform Shopee.

Kombinasi antara grosir, ritel fisik, dan niaga-el ini menjadi pilar penting dalam model bisnis Umama scarf.

Laporan terkini menyebutkan bahwa merek ini telah tumbuh hingga memiliki puluhan cabang di seluruh Indonesia. Satu laporan tahun 2025 mencatat adanya 33 cabang, sementara laporan lain menyebut sekitar 25 cabang, yang menunjukkan bahwa jumlah gerai bersifat dinamis dan dapat berbeda antar-sumber. 5

Rangkaian Produk

Identitas inti Umama scarf tetap lekat dengan produk hijab, namun portofolio produknya kini jauh lebih beragam dibandingkan kerudung segi empat Paris pada masa awal.

Produk yang tersedia saat ini meliputi:

  • Hijab segi empat
  • Pashmina
  • Kerudung voal
  • Kerudung cetak digital
  • Jacquard voile
  • Hijab syar’i
  • Hijab polos/dasar
  • Ciput dan inner hijab
  • Koleksi kerudung kemasan atau edisi hadiah

Toko resmi Umama Scarves saat ini menampilkan produk-produk seperti Jacquard Voile, Digital Scarf, Paris Original Posh Syar’i, Voal Exclusive 4C, dan Ciput Kaos Tali.

Keberadaan merek ini di lokapasar juga memperlihatkan variasi hijab segi empat dan pashmina yang sangat luas, termasuk koleksi berbahan voal, rayon, Paris, maupun motif cetak.

Umama Scarves: Arah Premium

Perkembangan signifikan dalam evolusi merek ini adalah kehadiran Umama Scarves, yang diposisikan sebagai ekstensi kelas atas dari Umama Group.

Menurut sejarah versi merek sendiri, Umama Scarves diciptakan untuk memasuki segmen kerudung mewah dan kelas atas dengan harga yang tetap relatif terjangkau. Perusahaan menyatakan telah menghabiskan waktu lebih dari 1,5 tahun untuk mengembangkan material dan karakteristik kerudung, dengan perhatian khusus pada kelembutan, kemudahan penataan, serta performa bahan.

Lini premium ini juga memberikan penekanan lebih besar pada presentasi dan kemasan. Sebagai contoh, situs resmi menggambarkan sejumlah produk Jacquard Voile dan Digital Scarf yang dilengkapi dengan kotak eksklusif, bros khas merek, serta kartu ucapan terima kasih.

Hal ini mencerminkan pergeseran posisi yang nyata:

Umama awal β†’ hijab terjangkau dan mudah diakses β†’ merek pasar massal yang lebih luas β†’ Umama Scarves β†’ posisi yang lebih premium/mewah.

Posisi Merek

Salah satu ciri utama Umama scarf adalah upayanya memadukan fesyen, kesantunan berpakaian, dan keterjangkauan harga.

Pesan korporat merek ini pada periode awal berfokus pada upaya membantu perempuan muslim tampil menarik tanpa meninggalkan prinsip busana santun Islami. Penelitian akademik juga mencatat ambisi perusahaan, yakni β€œWe lead the fashion, menjadi brand no. 1 di Dunia”. 2

Strategi premium yang diterapkan belakangan mengikuti prinsip serupa: kualitas yang lebih tinggi dan produk yang lebih sofisticated tanpa sepenuhnya melepaskan keterjangkauan. Deskripsi resminya secara eksplisit membingkai Umama Scarves sebagai pendekatan kelas atas yang tetap terjangkau.

Secara garis besar, posisi Umama scarf dapat diringkas sebagai berikut:

Busana kepala muslimah yang modis dengan kombinasi aksesibilitas, variasi pilihan, dan kualitas yang semakin premium.

Distribusi dan Jangkauan Internasional

Umama scarf secara historis menerapkan strategi distribusi multi-kanal.

Kanal distribusinya meliputi:

  1. Distribusi grosir
  2. Gerai ritel Umama Gallery
  3. Penjualan daring
  4. Lokapasar seperti Shopee
  5. Distribusi internasional

Perusahaan menyatakan bahwa produknya didistribusikan tidak hanya di seluruh Indonesia, tetapi juga ke Malaysia, Hong Kong, dan Taiwan. 3

Kehadirannya di lokapasar resmi juga cukup signifikan: Toko Resmi Umama di Shopee menampilkan ratusan ribu pengikut serta ragam produk yang sangat banyak, menegaskan pentingnya peran niaga-el dalam strategi ritel kontemporer merek ini.

Identitas Merek

Identitas Umama scarf memiliki beberapa elemen yang mudah dikenali.

Aksesibilitas Harian

Merek ini lahir dari pasar grosir dan mempertahankan fokus kuat pada produk yang nyaman dikenakan untuk aktivitas sehari-hari. Assortment-nya mencakup kerudung dasar yang relatif murah berdampingan dengan produk yang lebih rumit dan eksklusif. 4

Variasi Produk

Alih-alih berkonsentrasi pada satu siluet khas, Umama scarf menawarkan warna, motif, kain, dan format yang sangat beragam. Hal ini membuat merek ini relevan bagi berbagai kelompok usia dan tingkat preferensi gaya busana santun.

Voal dan Kerudung Cetak

Voal serta kerudung cetak/digital telah menjadi bagian yang sangat menonjol dalam portofolio saat ini. Situs web resmi Umama Scarves secara khusus menyoroti Digital Scarf Premium dan Jacquard Voile sebagai kategori produk penting.

Premiumisasi Terjangkau

Karakteristik strategis yang paling menarik adalah upaya naik kelas tanpa meninggalkan keterjangkauan yang turut membesarkan nama merek ini. Umama Scarves menjadi jawaban perusahaan bagi konsumen yang menginginkan produk dan presentasi yang lebih premium. 4

Pengembangan Korporasi

Riset akademik terdahulu merujuk pada struktur CV dalam operasional awal Umama scarf, sementara catatan yang lebih baru mengidentifikasi entitas korporatnya sebagai PT Nussel Jaya Mandiri.

Perubahan ini mencerminkan evolusi bisnis dari operasi perdagangan skala kecil menjadi perusahaan fesyen yang lebih terstruktur dengan divisi grosir, ritel, produksi, dan operasi daring.

Signifikansi dalam Fesyen Hijab Indonesia

Umama scarf patut dicatat karena pertumbuhannya berjalan paralel dengan perkembangan industri fesyen muslim modern Indonesia secara keseluruhan.

Berbeda dengan rumah mode mewah, Umama scarf tumbuh dari segmen grosir dan pasar massal. Hal ini memberikannya lintasan pertumbuhan yang berbeda dari label hijab yang berorientasi pada desainer. Perusahaan membangun basis pelanggan melalui aksesibilitas dan distribusi, sebelum kemudian menambahkan elemen pencitraan merek, pengalaman ritel, pemasaran media sosial, dan koleksi premium.

Adopsi awal Instagram sebagai kanal penjualan dan pemasaran juga menjadi catatan penting. Pada 2019, Universitas Indonesia mendeskripsikan Umama scarf sebagai salah satu merek hijab pionir yang menggunakan Instagram untuk penjualan daring.

Arsitektur Merek Saat Ini

Saat ini, Umama scarf lebih tepat dipandang sebagai ekosistem merek, bukan sekadar satu lini produk kerudung:

Umama Group
β†’ Umama scarf β€” produk hijab dan kerudung arus utama/terjangkau
β†’ Umama Scarves β€” koleksi kerudung yang lebih premium
β†’ Aksesori β€” seperti ciput/inner hijab dan item terkait
β†’ Distribusi ritel + grosir + niaga-el

Situs web resmi Umama Scarves saat ini menyajikan koleksi yang berkisar dari produk voal terjangkau hingga kerudung digital dan jacquard premium.

Ringkasan

Umama scarf adalah merek hijab dan busana santun Indonesia yang muncul sekitar 2009–2010 dari perdagangan tekstil grosir yang berkaitan dengan Tanah Abang dan Bandung. Awalnya, bisnis ini dibangun di atas fondasi hijab terjangkau dan distribusi grosir, lalu berekspansi ke niaga-el dan ritel fisik melalui Umama Gallery. Seiring waktu, portofolionya meluas mencakup segi empat, pashmina, voal, kerudung cetak digital, dan produk syar’i.

Lini Umama Scarves yang diluncurkan kemudian merepresentasikan langkah sengaja menuju segmen premium dan mewah, dengan penekanan pada material berkualitas lebih tinggi, desain, kemasan, dan presentasi, sembari mempertahankan komitmen lama terhadap harga yang terjangkau. Perusahaan menyatakan bahwa produknya telah meluas melampaui Indonesia ke pasar-pasar seperti Malaysia, Hong Kong, dan Taiwan. 3

References

Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait