Belanja di Lazada
Produk WINOD

WINOD Naura Sepatu Ballerina Sneakers Speedcat Slip On Wanita
Rp148.900Rp350.000

WINOD Dissa Sepatu Ballerina Sneakers Speedcat Slip On Wanita
Rp148.900Rp350.000

WINOD Nesca Flatshoes Wanita Slip On Casual Look
Rp109.000Rp250.000

WINOD Akura Sepatu Ballerina Sneakers Speedcat Slip On Wanita
Rp154.000Rp370.000

WINOD Riby Flatshoes Cewe Rajut Slip On
Rp124.000Rp300.000

WINOD Diana Flatshoes Ballerina Wanita Slip On
Rp119.000Rp250.000

WINOD Mary Jeans Flatshoes Wanita Casual Look Slip On
Rp110.000Rp270.000

WINOD Tyra Flatshoes Sepatu Model Two Tone Wanita
Rp99.900Rp171.900
Tentang WINOD
Ringkasan
| Bidang | Informasi |
|---|---|
| Merek | WINOD |
| Perusahaan | PT Winod Ritel Indonesia |
| Industri | Ritel mode / Alas kaki |
| Negara asal | Indonesia |
| Markas besar | Jakarta Barat, Indonesia |
| Pendiri | Christian Dwi Pratikno |
| Pasar utama | Mode wanita |
| Produk utama | Sepatu wanita, sandal, heels, flat shoes, sneakers, tas, dan pakaian |
| Posisi pasar | Mode wanita yang trendi dan terjangkau |
| Dikenal karena | Sandal puffy dan alas kaki wanita |
| Tagline | “Local Pride Women’s Shoes With Affordable Price” |
| Situs resmi | 2 |
WINOD adalah merek mode dan alas kaki Indonesia yang dioperasikan oleh PT Winod Ritel Indonesia. Merek ini terutama dikenal untuk alas kaki wanita, khususnya sepatu datar (flat shoes), sandal, heels, mules, sneakers, dan sepatu platform. Penawaran ritel yang lebih luas juga mencakup pakaian dan tas wanita. WINOD memposisikan dirinya di sekitar desain feminin kontemporer dengan harga yang relatif terjangkau. 1
Sejarah
Profil korporat WINOD mengidentifikasi PT Winod Ritel Indonesia sebagai pengecer mode wanita berbasis online yang berkantor pusat di Jakarta Barat. Profil perusahaan menyebutkan tahun pendirian 2016 dengan fokus pada sepatu dan pakaian wanita. 3
Namun, terdapat beberapa ketidaksesuaian dalam deskripsi publik mengenai sejarah awal WINOD. Profil marketplace dan media umumnya mengaitkan perkembangan besar merek WINOD dengan tahun 2020, ketika mulai memproduksi sandal puffy khas mereka. Sandal ini kemudian menjadi sangat populer sekitar tahun 2021.
Pendiri dan pemimpin korporat merek ini diidentifikasi sebagai Christian Dwi Pratikno. Profil profesionalnya menggambarkan WINOD sebagai produsen dan pengecer alas kaki Indonesia yang tumbuh cepat, dicirikan oleh estetika kontemporer, variasi warna berani, model unik, dan gaya produk lunak/puffy yang menjadi ciri khas. 4
Produk
Meskipun WINOD paling kuat dikaitkan dengan alas kaki wanita, kehadiran ritel resminya mendeskripsikan perusahaan secara lebih luas sebagai penjual sepatu, tas, dan fashion. 5
Portofolio alas kakinya meliputi:
- Sepatu datar (Flat shoes) — gaya sehari-hari, kantor, dan kasual.
- Sandal puffy — salah satu kategori produk yang paling erat kaitannya dengan naiknya popularitas WINOD.
- Sandal platform — sandal modis dengan sol tebal.
- Heels — termasuk mules, slingbacks, dan desain heels wanita lainnya.
- Mules dan slip-ons — gaya kasual dan semi-formal.
- Sneakers — termasuk desain wanita kontemporer dan sporty.
- Sandal lainnya — termasuk gaya datar dan kasual untuk pemakaian harian.
Daftar produk saat ini menunjukkan asortemen alas kaki wanita yang sangat luas, termasuk model-model seperti Diana, Nesca, Ivy, Emily, Lula, Reyi, Filla, dan Jevita.
WINOD juga telah berkembang melampaui alas kaki ke dalam tas dan pakaian wanita, konsisten dengan posisinya sebagai pengecer mode wanita yang lebih luas.
Desain dan Identitas Merek
Identitas produk WINOD sangat terkait dengan mode feminin, kontemporer, dan mudah diakses. Deskripsi korporatnya menekankan:
- Inovasi produk terkini
- Estetika bergaya dan modern
- Pilihan warna berani
- Bentuk produk yang khas
- Konstruksi lembut atau “puffy” pada alas kaki tertentu
- Harga terjangkau
Hal ini menempatkan WINOD lebih dekat ke mode wanita mass-market kontemporer daripada alas kaki premium tradisional.
Posisi merek yang sering dinyatakan adalah “Local Pride Women’s Shoes With Affordable Price,” yang menekankan asal-usul Indonesianya sambil bersaing melalui harga yang mudah diakses.
Fenomena Sandal “Puffy”
Salah satu bagian terpenting dari cerita merek WINOD adalah asosiasinya dengan sandal puffy. Menurut liputan industri, WINOD memproduksi produk sandal puffy mulai tahun 2020. Gaya ini menjadi tren di Indonesia sekitar 2021, membantu menetapkan identitas WINOD di pasar alas kaki wanita.
Konsep ini secara visual berbeda: bagian atas sandal menggunakan konstruksi empuk atau terlihat menggembung, menciptakan penampilan yang lembut dan bervolume. Ini menjadi salah satu karakteristik yang dikenali dari merek tersebut.
Model Bisnis
WINOD beroperasi terutama sebagai pengecer mode dengan kehadiran online yang kuat. Profil korporatnya mendeskripsikan perusahaan sebagai bisnis ritel berbasis online, sementara situs web resminya juga merujuk pada toko-toko yang menjual sepatu, tas, dan fashion.
Strategi distribusinya menggabungkan:
- Marketplace online
- Toko online resmi
- Saluran social-commerce
- Aktivitas ritel/toko fisik
- Pemasaran digital langsung ke konsumen
WINOD memiliki kehadiran marketplace yang signifikan. Toko resminya di berbagai platform menunjukkan jutaan pengikut, dengan produk individual yang telah mengakumulasi ribuan penjualan.
Posisi Pasar
WINOD terutama menargetkan wanita yang mencari alas kaki modis dan kontemporer tanpa harga merek premium. Produk-produknya umumnya berada dalam kisaran harga terjangkau. Daftar produk saat ini menunjukkan banyak model alas kaki sekitar Rp90.000–Rp180.000, meskipun beberapa produk dan koleksi dihargai lebih tinggi.
Proposisi nilai dapat diringkas sebagai:
Alas kaki wanita yang mengikuti tren + identitas merek lokal/Indonesia + harga terjangkau.
Posisi ini juga tercermin langsung dalam deskripsi perusahaan “Local Pride Women’s Shoes With Affordable Price”.
Kehadiran Digital
Perdagangan digital sangat penting bagi pertumbuhan WINOD. Merek ini mempertahankan kehadiran online resmi dan toko marketplace, memungkinkannya menjangkau pelanggan di seluruh Indonesia alih-alih hanya mengandalkan ritel fisik. Situs web resminya menyajikan WINOD sebagai pengecer mode yang menawarkan sepatu, tas, dan pakaian, sementara operasi marketplace menyediakan katalog produk yang jauh lebih besar.
Perusahaan juga telah menggunakan pemasaran media sosial sebagai bagian dari strategi pembangunan mereknya, termasuk konten kreatif, interaktif, dan informatif di platform seperti Instagram dan TikTok.
Penghargaan
WINOD menerima pengakuan melalui Brand Choice Award 2023 dalam kategori Sandal Wanita. Menurut Industry.co.id, penghargaan ini didasarkan pada penelitian yang dilakukan oleh TRAS N CO dan INFOBRAND.ID antara Januari hingga Maret 2023, mempertimbangkan faktor-faktor termasuk kesadaran merek, pilihan konsumen, ulasan, dan penilaian. 5
Laporan yang sama menyatakan bahwa WINOD telah mencatat lebih dari 208.000 transaksi marketplace pada saat itu, dengan kinerja layanan rata-rata 4,8/5.
Logo
Logo korporat WINOD juga telah didokumentasikan dalam studi akademis tentang perusahaan. Logo ini menggunakan bentuk oval/melingkar yang mengelilingi huruf “W” bergaya.
Menurut studi tersebut, bentuk oval terinspirasi oleh kereta labu/casing Cinderella, yang melambangkan transformasi—dari awal yang sederhana menuju posisi yang lebih tinggi atau “seperti putri”. Huruf “W” di tengah berfungsi sebagai representasi visual utama dari nama WINOD dan dimaksudkan untuk mengkomunikasikan identitas, keseimbangan, inovasi, dan profesionalisme.
Secara terpisah, dokumentasi kekayaan intelektual Indonesia mencatat aplikasi merek dagang kata-dan-lambang WINOD yang menampilkan logo “W” lingkaran hitam-putih.
Informasi Korporat
PT Winod Ritel Indonesia terdaftar berkantor pusat di Jakarta Barat. Profil perusahaan LinkedIn-nya menempatkan kantornya di Greenlake City Rukan Sentra Niaga, Duri Kosambi, Jakarta Barat, dan memberikan ukuran perusahaan 51–200 karyawan.
Christian Dwi Pratikno diidentifikasi secara publik sebagai pendiri perusahaan. Profilnya menyatakan bahwa ia telah terkait dengan PT Winod Ritel Indonesia sejak 2015, meskipun profil LinkedIn perusahaan memberikan 2016 sebagai tahun pendirian. Karena adanya perbedaan tanggal ini, lebih aman untuk menggambarkan berdirinya korporat WINOD terjadi pada pertengahan 2010-an, dengan perkembangan besar alas kaki merek terjadi sekitar tahun 2020.
Signifikansi Merek
WINOD mewakili pertumbuhan merek mode direct-to-consumer dan berbasis marketplace di Indonesia. Alih-alih bersaing terutama melalui warisan atau posisi mewah, strateginya berpusat pada adaptasi cepat tren mode, menjaga harga tetap terjangkau, mengembangkan siluet alas kaki yang dikenali, dan menggunakan marketplace digital untuk mencapai jangkauan nasional.
Sandal puffy-nya memainkan peran yang sangat penting dalam membangun pengenalannya, setelah itu perusahaan memperluas katalognya ke sepatu datar, heels, sneakers, sandal, tas, dan produk mode wanita lainnya.
Sekilas
WINOD adalah merek mode dan alas kaki wanita Indonesia di bawah PT Winod Ritel Indonesia, didirikan oleh Christian Dwi Pratikno. Merek ini paling dikenal karena sepatu wanita yang terjangkau dan berorientasi tren serta perannya dalam mempopulerkan sandal puffy di Indonesia sekitar 2020–2021. Sejak itu, perusahaan telah berkembang menjadi pengecer mode yang lebih luas yang menjual sepatu datar, heels, sandal, sneakers, tas, dan pakaian, dengan marketplace online membentuk bagian penting dari strategi distribusi dan pertumbuhannya.
Catatan: Beberapa sumber publik tidak setuju tentang tanggal pendirian WINOD yang tepat—2016 dalam profil LinkedIn perusahaan versus 2020 dalam beberapa deskripsi ritel/media. Perbedaan ini tampaknya terletak antara berdirinya perusahaan dan munculnya merek alas kaki WINOD sebagaimana dikenal hari ini.





