Tentang EVERNEXT
EVERNEXT adalah merek gaya hidup dan fesyen asal Indonesia yang didirikan pada tahun 2021 oleh Dwi Atmasari. Merek ini awalnya berkembang melalui ekosistem pasar digital di Indonesia dan dikenal secara luas melalui produk tas ransel, tas selempang, tas laptop, serta berbagai produk fungsional untuk penggunaan harian. EVERNEXT memposisikan diri sebagai merek gaya hidup lokal yang memadukan desain kontemporer, fungsi, ketahanan, dan harga yang terjangkau, dengan slogan “Discover The New You.”1
Kategori produk EVERNEXT telah berkembang melampaui tas ransel hingga mencakup tas selempang, tas laptop, jaket, dompet, pakaian, serta aksesori gaya hidup lainnya. Merek ini menargetkan konsumen dengan gaya hidup urban yang aktif, termasuk pelajar, profesional muda, pekerja komuter, pelancong, serta konsumen yang peduli terhadap tren fesyen.1
Sejarah
Pendirian
EVERNEXT didirikan pada tahun 2021, di tengah masa pandemi COVID-19. Menurut pendirinya, Dwi Atmasari, bisnis ini dimulai sebagai upaya memasuki perdagangan daring pada periode yang menantang bagi pelaku usaha di Indonesia. Strategi awal merek ini berfokus pada generasi milenial dan Generasi Z, serta memanfaatkan produksi katalog digital untuk memperkuat penjualan di berbagai platform pasar daring utama di Indonesia.1
Pada awal pengembangannya, EVERNEXT lebih mengutamakan saluran pasar daring dibandingkan ritel fisik konvensional. Pendekatan ini memungkinkan merek tersebut menjangkau pelanggan di seluruh Indonesia sekaligus membangun identitas yang berpusat pada fesyen fungsional dan produk gaya hidup yang terjangkau.
Ekspansi
Pada tahun 2022, EVERNEXT memperluas kehadirannya baik di pasar daring maupun luring. Merek ini berpartisipasi dalam berbagai acara yang terkait dengan Tokopedia, termasuk kegiatan di Tokopedia Tower, menjadi tenant di BINUS University, mengikuti Jakcloth × Tokopedia Tour di beberapa kota di Indonesia, serta berpartisipasi dalam acara Generasi Happy yang diselenggarakan oleh penyedia layanan telekomunikasi 3. Perusahaan juga mencatatkan diri sebagai penjual Top 20 kategori Fesyen di Lazada selama tahun 2022.1
Memasuki tahun 2023, EVERNEXT memperluas aktivitas komunitas dan pemasarannya melalui kolaborasi yang melibatkan seni lukis, sepeda motor, bersepeda, skateboard, seni urban, dan komunitas kreatif lainnya. Merek ini juga mengembangkan kolaborasi produk serta berpartisipasi dalam kegiatan yang berorientasi pada mahasiswa dan kaum muda. Catatan sejarah resmi perusahaan menyebutkan bahwa EVERNEXT meraih penghargaan Best Rising Star in Men’s Fashion dari Blibli Awards pada tahun 2023.1
Laporan independen dari Kontan menggambarkan EVERNEXT sebagai merek lokal Indonesia yang sedang berkembang, dengan produk utama meliputi tas ransel, tas selempang, tas laptop, dompet pria, jaket, kaos, celana panjang, sandal, dan kaus kaki. Publikasi tersebut melaporkan bahwa pada tahun 2024 perusahaan memiliki sekitar 200 tenaga kerja dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 200 tas per hari.2
Pengakuan dan pengembangan
Pada tahun 2024, EVERNEXT menerima Brand Indonesia Excellence Award 2024. Laporan media saat itu menggambarkan perusahaan sebagai merek Indonesia yang relatif muda namun berhasil menempatkan diri di pasar fesyen dan aksesori lokal yang kompetitif. Dwi Atmasari, yang disebut dalam laporan sebagai pemilik dan direktur merek, menyatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas perkembangan perusahaan serta ambisinya untuk membuktikan bahwa merek Indonesia mampu bersaing dengan produk impor.
Pada periode yang sama, EVERNEXT melanjutkan pengembangan kolaborasi dengan seniman dan tokoh kreatif. Salah satu kolaborasi yang dilaporkan melibatkan Never Too Lavish, yang menggabungkan desain artistik dengan tas fungsional untuk penggunaan sehari-hari.
Sejarah resmi perusahaan juga mencatat penyelesaian Lazada–Alibaba Executive Education Program dan kelanjutan program tersebut pada tahun 2025, yang mencerminkan upaya perusahaan dalam memperkuat kemampuan e-niaga dan bisnisnya.1
Produk
EVERNEXT utamanya diasosiasikan dengan tas dan produk gaya hidup fungsional. Kategori produk resmi saat ini meliputi:
- Tas Ransel (Backpacks)
- Tas Selempang (Crossbody bags)
- Tas Sling (Sling bags)
- Tas Laptop
- Clutch bags
- Jaket
- Pakaian dan aksesori fesyen
Perusahaan mengorganisir produknya berdasarkan konteks gaya hidup yang berbeda, bukan semata-mata sebagai aksesori fesyen. Situs web resminya mengidentifikasi empat konsep gaya hidup utama: Work Enthusiast, Hype of School, Traveling Mode, dan Casual as Usual.1
Work Enthusiast berfokus pada produk untuk lingkungan kerja profesional dan harian, dengan penekanan pada organisasi, utilitas, dan gaya minimalis.
Hype of School menargetkan pengguna sekolah dan universitas dengan produk yang dirancang untuk mendukung gaya hidup siswa yang aktif.
Traveling Mode berfokus pada produk orientasi perjalanan dan luar ruangan, termasuk tas ransel dan pakaian pendukung.
Casual as Usual mencakup produk seperti tas selempang, clutch bag, dan aksesori harian berukuran kecil yang ditujukan untuk aktivitas urban kasual.1
Filosofi Desain
EVERNEXT mendeskripsikan filosofi desainnya melalui tiga gagasan utama: gaya, kualitas, dan relevansi. Perusahaan menyatakan bahwa produknya ditujukan untuk menyeimbangkan estetika kontemporer dengan fungsi dan ketahanan, sambil tetap terjangkau bagi konsumen harian.1
Posisi ini menempatkan EVERNEXT di antara merek fesyen konvensional dan produsen tas atau koper yang murni utilitarian. Produknya dirancang untuk melayani tujuan praktis—seperti membawa laptop, perlengkapan sekolah, peralatan kerja, dan kebutuhan perjalanan—sekaligus berfungsi sebagai bagian dari gaya pribadi penggunanya.
Perusahaan secara khusus menekankan desain yang kompak, kasual, dan kontemporer. Dalam wawancara tahun 2024 dengan Kontan, pendiri Dwi Atmasari menjelaskan bahwa tujuan merek ini adalah menciptakan tas multifungsi dan tahan air dengan desain yang mampu menarik minat Generasi Z, milenial, maupun konsumen yang lebih tua.2
Target Pasar
Audiens inti EVERNEXT terdiri dari konsumen Indonesia yang mencari produk gaya hidup dan fesyen yang relatif terjangkau dengan fungsi praktis.
Secara historis, perusahaan berfokus terutama pada milenial dan Generasi Z, meskipun posisi produknya kini telah meluas. Pada tahun 2024, Kontan melaporkan bahwa target pasar EVERNEXT mencakup pria dan wanita berusia sekitar 18–38 tahun, dengan penjualan signifikan di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.2
Model bisnis yang berorientasi pada pasar daring juga memungkinkan merek ini menjangkau konsumen di luar pusat ritel fisik utama di Indonesia.
Model Bisnis
EVERNEXT berkembang terutama sebagai merek konsumen Indonesia yang mengutamakan digital. Ekosistem resminya mencakup toko dan saluran di platform e-niaga utama Indonesia, termasuk Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, Lazada, dan Blibli.1
Menurut situs web perusahaan saat ini, EVERNEXT telah menjual lebih dari 1 juta item dan mengelola operasi pasar resmi di lima platform utama. Perusahaan melaporkan audiens dan volume penjualan pasar yang besar, meskipun angka-angka ini dilaporkan sendiri dan harus diperlakukan sebagai data kinerja yang disediakan perusahaan, bukan statistik yang diaudit secara independen.1
Strategi pemasarannya menggabungkan e-niaga konvensional dengan konten media sosial, perdagangan siaran langsung (livestream), kolaborasi dengan pemengaruh dan kreator, pemasaran afiliasi, aktivitas komunitas, serta promosi berbasis kampanye.
Komunitas dan Kolaborasi
Kolaborasi merupakan bagian penting dari identitas merek EVERNEXT. Perusahaan mendeskripsikan dirinya bukan sekadar sebagai produsen produk, melainkan sebagai wadah kolaborasi antara merek, seniman, kreator, dan komunitas.1
Kolaborasi dan aktivasi yang terdokumentasi melibatkan komunitas kreatif dan gaya hidup yang terhubung dengan:
- Seni urban
- Seni lukis
- Sepeda motor
- Bersepeda
- Skateboard
- Fesyen
- Universitas
- Kreator digital
- Seniman lokal
Perusahaan juga telah bekerja sama dengan nama-nama kreatif dan organisasi seperti PayPayPow, Never Too Lavish, Jakcloth, T-South, Beehive, dan lainnya.1
Strategi ini memungkinkan EVERNEXT memposisikan produknya dalam komunitas budaya urban dan kaum muda yang lebih luas, alih-alih memasarkan tas hanya berdasarkan spesifikasi praktisnya.
Manufaktur dan Aktivitas Ekonomi Lokal
EVERNEXT digambarkan dalam media Indonesia sebagai merek lokal dengan aktivitas produksi di Jawa Barat. Kontan melaporkan pada tahun 2024 bahwa perusahaan melibatkan pekerja lokal dalam proses pemotongan, penjahitan, dan kontrol kualitas, termasuk warga yang tinggal di sekitar area produksinya.2
Laporan yang sama menyatakan bahwa sekitar 40 perempuan dari masyarakat sekitar terlibat dalam aktivitas menjahit dan kontrol kualitas. Dengan demikian, perusahaan menyajikan sebagian identitasnya tidak hanya seputar desain produk Indonesia, tetapi juga produksi dan penyerapan tenaga kerja lokal.2
Keberadaan Korporat
Situs web resmi EVERNEXT saat ini mencantumkan kantor pusatnya di Ruko Arcadia, Jl. Raya Daan Mogot No. 17, Batuceper, Tangerang, Banten, sementara lokasi kreatifnya berada di Sawangan, Depok, Jawa Barat.1
LinkedIn mengidentifikasi Evernext ID sebagai bisnis ritel pakaian dan fesyen Indonesia yang berkantor pusat di Tangerang dan mencatat tahun pendiriannya pada 2021.3
Catatan merek dagang yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Indonesia juga memuat permohonan terkait EVERNEXT yang diasosiasikan dengan Dwi Atmasari, termasuk merek EVERNEXT untuk tas dan barang terkait.
Identitas Merek
Identitas EVERNEXT saat ini berpusat pada frasa:
“Discover The New You.”
Frasa ini mencerminkan penekanan merek pada ekspresi diri, pergerakan, dan perjalanan harian. Alih-alih menyajikan produknya secara eksklusif sebagai tas atau pakaian, EVERNEXT membingkainya sebagai alat yang menemani berbagai tahap dan aktivitas dalam gaya hidup konsumen.1
Posisi merek yang lebih luas dapat diringkas sebagai:
Indonesia + Kontemporer + Fungsional + Terjangkau + Berorientasi Pemuda + Didorong Gaya Hidup.
Kombinasi ini membedakan EVERNEXT dari label yang murni berorientasi fesyen maupun merek perlengkapan luar ruangan teknis. Penekanannya terletak pada produk yang dapat berpindah antar aktivitas sekolah, kuliah, kerja, komuting, perjalanan, dan kegiatan kasual.
Tonggak Sejarah
| Tahun | Tonggak Sejarah |
|---|---|
| 2021 | EVERNEXT didirikan oleh Dwi Atmasari dan mulai berkembang melalui ekosistem pasar digital Indonesia. |
| 2022 | Memperluas kehadiran pasar dan berpartisipasi dalam acara Tokopedia, BINUS, Jakcloth, dan lainnya; mencapai Top 20 penjual Fesyen Lazada menurut catatan perusahaan. |
| 2023 | Memperluas kolaborasi komunitas dan menerima pengakuan sebagai Best Rising Star in Men’s Fashion di Blibli Awards. |
| 2024 | Menerima Brand Indonesia Excellence Award 2024 dan memperluas kolaborasi kreatif. |
| 2025 | Melanjutkan pendidikan dan pengembangan e-niaga melalui Lazada–Alibaba Executive Education Program. |
| 2026 | Terus memposisikan diri sebagai merek gaya hidup lokal Indonesia dengan ekosistem pasar dan produk gaya hidup yang diperluas. |
Penghargaan dan Pengakuan
Di antara pengakuan penting yang terkait dengan EVERNEXT adalah:
- Best Rising Star in Men’s Fashion — Blibli Awards 2023
- Brand Indonesia Excellence Award 2024
- Pengakuan sebagai penjual/performer kategori berkinerja tinggi di berbagai platform e-niaga utama Indonesia
- Partisipasi dalam Lazada–Alibaba Executive Education Program1
Beberapa peringkat pasar dan angka kinerja disajikan oleh EVERNEXT sendiri, sehingga harus dipahami sebagai pencapaian yang dilaporkan merek, bukan peringkat industri yang diverifikasi secara universal.1
Posisi dalam Industri Fesyen Indonesia
EVERNEXT mewakili generasi baru merek asli digital Indonesia yang tumbuh melalui e-niaga, bukan mengandalkan jaringan toko fisik yang besar sejak awal. Perkembangannya mencerminkan semakin pentingnya peran pasar daring, perdagangan sosial, pemasaran kreator, dan strategi langsung ke konsumen dalam industri fesyen dan gaya hidup Indonesia.
Asosiasi terkuatnya tetap pada tas dan ransel, namun perusahaan semakin mengembangkan ekosistem yang mencakup pakaian, produk perjalanan, aksesori, kolaborasi, dan pemasaran berbasis komunitas.
Lintasan merek ini—dari bisnis daring yang didirikan saat pandemi pada 2021 hingga menjadi merek gaya hidup lokal yang diakui dengan kehadiran pasar yang substansial—mengilustrasikan potensi pertumbuhan merek konsumen Indonesia yang digerakkan oleh teknologi digital.2
Lihat Juga
- Fesyen Indonesia
- Merek lokal Indonesia
- E-niaga di Indonesia
- Merek tas dan koper
- Streetwear dan fesyen urban





