Tentang FOX’S
FOX’S adalah merek biskuit asal Inggris dengan sejarah yang dapat ditelusuri hingga tahun 1853, ketika seorang pembuat roti bernama Michael Spedding mendirikan toko roti kecil di Batley, West Yorkshire, Inggris. Selama lebih dari 170 tahun, bisnis ini berkembang dari toko roti lokal menjadi salah satu produsen biskuit paling dikenal di Britania Raya, memproduksi berbagai jenis biskuit cokelat, kue kering (cookies), biskuit isi krim, bar biskuit, dan produk panggang manis lainnya.1
Saat ini, FOX’S beroperasi sebagai bagian dari Fox’s Burton’s Companies (FBC UK), sebuah produsen biskuit besar asal Inggris yang terbentuk melalui penggabungan FOX’S dan Burton’s Biscuits. FBC UK secara afiliasi berada di bawah naungan grup konfeksi Italia, Ferrero.1
Ikhtisar
| Kategori | Informasi |
|---|---|
| Merek | FOX’S |
| Industri | Manufaktur makanan / biskuit |
| Negara asal | Inggris Raya |
| Didirikan | 1853 |
| Pendiri | Michael Spedding |
| Asal | Batley, West Yorkshire, Inggris |
| Organisasi saat ini | Fox’s Burton’s Companies (FBC UK) |
| Grup induk | Kepemilikan terafiliasi Ferrero |
| Produk utama | Biskuit, cookies, biskuit cokelat, bar biskuit |
| Merek/produk terkenal | Rocky, Crunch Creams, Party Rings, Echo, Chocolatey biscuits |
| Markas/hub historis | Batley, West Yorkshire |
| Warisan | Lebih dari 170 tahun |
Pendirian: 1853
Sejarah FOX’S dimulai pada tahun 1853 ketika Michael Spedding mulai membuat roti di lokasi kecil di 17 Whitaker Street, Batley, West Yorkshire. Usaha awalnya menghasilkan produk panggang dan permen yang dijual di pasar malam lokal, pameran, toko-toko, dan kepada pedagang di seluruh Inggris utara.1 Pada awalnya, operasi tersebut adalah toko roti lokal berskala relatif kecil, bukan produsen industri berskala besar seperti yang kemudian menjadi identitasnya.
Keluarga Fox dan asal-usul nama
Nama Fox mulai dikaitkan dengan bisnis ini pada akhir abad ke-19. Putri Spedding, Hannah, menikahi Fred Ellis Fox, yang mengambil alih bisnis tersebut pada tahun 1897. Perusahaan kemudian berganti nama menjadi F. E. Fox & Co., yang menandai asal-usul nama FOX’S yang digunakan oleh merek hingga saat ini.1 Meskipun bisnis ini berdiri sejak 1853, branding spesifik FOX’S baru ditetapkan pada akhir abad ke-19.
Ekspansi di abad ke-20
Seiring pertumbuhan perusahaan, mereka bergerak melampaui toko roti aslinya untuk menjadi produsen industri yang lebih besar. Pada tahun 1927, FOX’S mendirikan pabrik rotinya saat ini di Wellington Street, Batley, sebuah ekspansi yang memungkinkan peningkatan produksi dan jangkauan produk yang lebih luas.1 Pada pertengahan abad ke-20, distribusi telah meluas ke seluruh wilayah Inggris, tidak lagi terbatas hanya pada pasar lokal Yorkshire. Pada tahun 1960, bisnis ini resmi terdaftar sebagai perseroan terbatas dan mengadopsi nama FOX’S.2
Kepemilikan korporat
FOX’S mengalami beberapa perubahan kepemilikan seiring konsolidasi industri makanan di Inggris. Pada tahun 1977, perusahaan ini dijual kepada Northern Foods. Setelah restrukturisasi internal di Northern Foods, FOX’S menjadi bagian dari 2 Sisters Food Group pada tahun 2011.1
Pada tahun 2020, perusahaan yang terafiliasi dengan Ferrero mengakuisisi FOX’S dengan nilai sekitar £246 juta, mengintegrasikan merek tersebut ke dalam ekosistem bisnis Ferrero yang lebih luas.2
Merger dengan Burton’s
Perubahan struktural signifikan terjadi pada awal 2020-an ketika kepemilikan terafiliasi Ferrero juga mengakuisisi Burton’s Biscuits, produsen bersejarah Inggris lainnya. Pada tahun 2022, FOX’S dan Burton’s Biscuits digabungkan untuk membentuk Fox’s Burton’s Companies (FBC UK). Merger ini menyatukan dua bisnis biskuit bersejarah di Inggris beserta portofolio masing-masing.1
FBC UK menggambarkan entitas gabungan ini memiliki warisan yang membentang kembali hingga tahun 1853 dan menyatakan bahwa mereka telah menjadi pembuat biskuit manis bermerek terbesar kedua di Inggris.1
Produk
Secara historis, FOX’S memproduksi berbagai jenis biskuit, mulai dari biskuit teh sehari-hari hingga produk berlapis cokelat dan camilan anak-anak. Produk dan keluarga produk utamanya meliputi:
- Rocky – Bar biskuit berlapis cokelat.
- Crunch Creams – Biskuit sandwich dengan isian krim.
- Party Rings – Biskuit berbentuk cincin berwarna-warni yang identik dengan pesta anak-anak.
- Echo – Biskuit berlapis cokelat.
- Classic – Produk biskuit tradisional FOX’S.
- Chocolatey biscuits and cookies – Serangkaian produk berbasis cokelat.
- Viennese – Biskuit kaya rasa yang berasosiasi dengan cokelat.
- Shortcake products.
- Bourbon biscuits.
- Cream biscuits dan varietas tradisional Inggris lainnya.
Portofolio produk telah berevolusi seiring waktu, dengan pengenalan rasa-rasa baru di samping produk-produk mapan yang tetap menjadi inti identitas merek.2
Rocky
Rocky adalah salah satu merek bar biskuit FOX’S yang paling mudah dikenali, menggabungkan dasar biskuit dengan cokelat dan komponen rasa lainnya. Produk ini mencerminkan strategi merek untuk berkembang melampaui biskuit konvensional menuju produk berlapis cokelat dan bergaya camilan.
Party Rings
Party Rings termasuk dalam produk FOX’S yang paling khas. Biskuit kecil berbentuk cincin ini secara tradisional dilapisi glasir warna-warni. Daya tarik visual dan asosiasinya dengan perayaan membuatnya sangat mudah dikenali di pasar biskuit, dan FOX’S terus mengidentifikasi produk ini sebagai ikon merek.1
Produksi
FOX’S mempertahankan koneksi historis yang kuat dengan Yorkshire, khususnya Batley. Organisasi FBC UK yang lebih luas kini mengoperasikan beberapa lokasi manufaktur di seluruh Inggris Raya. Situs produksi tersebar dari Dorset dan Batley hingga Isle of Arran, mencerminkan jejak operasional hasil penggabungan aktivitas FOX’S dan Burton’s.1
FBC UK melaporkan bahwa organisasi gabungan tersebut mengoperasikan sembilan lokasi di seluruh Inggris, mempekerjakan lebih dari 3.800 orang, menjual produk di lebih dari 55 negara, dan memanggang lebih dari 13 miliar biskuit setiap tahun.1
Kepemilikan dan struktur korporat
FOX’S tidak lagi merupakan perusahaan milik independen. Garis keturunan korporatnya adalah sebagai berikut:
- Toko roti Michael Spedding (1853)
- Keluarga Fox / F. E. Fox & Co.
- FOX’S
- Northern Foods (1977)
- 2 Sisters Food Group (2011)
- Kepemilikan terafiliasi Ferrero (2020)
- Fox’s Burton’s Companies / FBC UK (2022)
Entitas korporat Inggris saat ini, FOX’S BURTON’S COMPANIES (FBC) UK LIMITED, terdaftar di Inggris Raya. Kegiatan usaha yang tercatat mencakup pembuatan rusks dan biskuit, pastry awetan dan kue, serta konfeksi kakao/cokelat.3
Branding dan identitas
Branding FOX’S erat kaitannya dengan warisan Inggris, biskuit cokelat, produk berorientasi keluarga, dan budaya minum teh tradisional. Perusahaan sering menggunakan slogan “Since 1853” untuk menekankan usianya yang panjang, memposisikan dirinya sebagai elemen longstanding dalam budaya pembuatan roti Inggris, bukan sekadar produsen camilan.1
Aspek penting dari sejarah iklan merek ini adalah Vinnie, karakter fiktif anjing-panda yang diperkenalkan pada tahun 2008 sebagai penggemar antusias merek tersebut. Karakter ini muncul dalam kampanye besar yang dirancang untuk memberikan kepribadian yang lebih ceria dan mudah diingat bagi FOX’S.2
Signifikansi budaya
Biskuit menempati posisi penting dalam budaya kuliner Inggris, terutama disandingkan dengan teh dan kopi. FOX’S memanfaatkan tradisi ini dengan menawarkan produk yang diposisikan untuk waktu istirahat minum teh, acara keluarga, perayaan, bekal makan siang, dan camilan sehari-hari. Keawetan merek ini patut dicatat; asal-usulnya mendahului banyak perusahaan makanan modern, dan produk-produknya telah berevolusi dari toko roti lokal abad ke-19 menjadi portofolio internasional massal.
Kehadiran internasional
Meskipun pada dasarnya merupakan merek Inggris, produk FOX’S didistribusikan secara global. Ekspor mencapai pasar di Eropa, Amerika Utara, Asia, dan tempat lain, mempertahankan kehadiran internasional sambil tetap menjaga identitas Inggris.2 FBC UK saat ini melaporkan penjualan di lebih dari 55 negara.1
Hubungan dengan Ferrero
Sejarah korporat FOX’S kini terhubung dengan Ferrero, multinasional Italia yang dikenal dengan merek-merek seperti Nutella, Kinder, dan Ferrero Rocher. Akuisisi tahun 2020 adalah bagian dari strategi Ferrero untuk memperluas posisinya di pasar camilan manis dan biskuit global. Integrasi subsequent dengan Burton’s membawa merek-merek seperti Jammie Dodgers, Wagon Wheels, dan Maryland ke dalam organisasi Inggris yang sama dengan FOX’S.1
Penting untuk membedakan antara FOX’S sebagai merek konsumen dan FBC UK sebagai organisasi operasional yang mengelola beberapa merek biskuit utama.
Warisan
Signifikansi FOX’S terletak pada sejarahnya yang luas. Dari toko roti kecil di Batley yang didirikan oleh Michael Spedding pada tahun 1853, ia berkembang menjadi produsen yang diakui secara nasional sebelum menjadi bagian dari grup konfeksi internasional. Merek ini telah bertahan melalui berbagai perubahan dalam kepemilikan, teknologi, selera konsumen, dan struktur industri. Merger tahun 2022 dengan Burton’s menandai tahap lain dalam evolusi ini, menciptakan bisnis biskuit Inggris yang lebih besar sambil mempertahankan FOX’S sebagai merek konsumen yang berbeda.1





