Tentang Giorgio Armani
Profil Merek
Giorgio Armani merupakan rumah mode mewah asal Italia sekaligus nama utama dari grup mode dan gaya hidup Armani yang lebih luas. Didirikan di Milan pada tahun 1975 oleh Giorgio Armani dan Sergio Galeotti, merek ini menjadi salah satu pilar utama dalam sejarah mode modern Italia, terutama melalui pendekatan jahitan yang santai, jaket tanpa struktur kaku, palet warna yang tenang, serta konsep kemewahan yang tidak mencolok.1
Nama Giorgio Armani sangat lekat dengan gagasan “kemewahan yang senyap” jauh sebelum istilah tersebut populer. Material berkualitas tinggi dan konstruksi pakaian yang canggih tetap menjadi prioritas, namun logo, ornamen, maupun pamer kekayaan secara visual ditempatkan di bawah kepentingan siluet, kain, proporsi, dan kenyamanan gerak.
Catatan: Istilah “Giorgio Armani” dapat merujuk secara spesifik pada lini mewah Giorgio Armani, sementara Armani atau Armani Group mengacu pada perusahaan induk yang menaungi berbagai merek dan unit bisnis.
| Kategori | Informasi |
|---|---|
| Merek | Giorgio Armani |
| Pendiri | Giorgio Armani |
| Rekan pendiri/mitra bisnis | Sergio Galeotti |
| Tahun berdiri | 1975 |
| Tempat berdiri | Milan, Italy |
| Industri | Mode mewah, aksesori, kecantikan, dan gaya hidup |
| Induk/perusahaan | Giorgio Armani S.p.A. / Armani Group |
| Pasar inti | Mode mewah pria dan wanita |
| Kantor pusat | Milan, Italy |
| Tokoh pendiri/ikon gaya | Giorgio Armani (1934–2025) |
| CEO saat ini | Giuseppe Marsocci |
| Ketua saat ini | Pantaleo “Leo” Dell’Orco |
| Estetika khas | Minimalisme, jahitan santai, keanggunan yang bersahaja |
| Logo ikonik | Emblem elang dengan inisial “GA” yang saling berkait |
| Kategori utama | Pakaian siap pakai, tata busana, adibusana, barang kulit, sepatu, kacamata, jam tangan, wewangian, kecantikan, dan gaya hidup |
Giorgio Armani meninggal dunia pada 4 September 2025 dalam usia 91 tahun, setelah lebih dari lima dekade memimpin perusahaan yang didirikannya. Pasca-kematiannya, Armani Group memulai proses suksesi yang dirancang untuk menjaga independensi serta identitas kreatif perusahaan.2
Sosok Pendiri: Giorgio Armani
Giorgio Armani lahir pada 11 Juli 1934 di Piacenza, Italy. Menariknya, dunia mode bukanlah ambisi karier pertamanya. Ia sempat menempuh pendidikan kedokteran di University of Milan, namun memutuskan berhenti setelah menyelesaikan wajib militer. Keterlibatan seriusnya di industri mode bermula ketika ia bekerja di toserba La Rinascente di Milan, menangani bagian merchandising dan penataan etalase. Selanjutnya, ia bergabung dengan desainer Italia Nino Cerruti sebagai perancang busana pria sebelum akhirnya menjalani karier sebagai desainer lepas.14
Pengalaman selama periode tersebut membekalinya dengan pemahaman mendalam mengenai bagaimana pakaian dikonstruksi, diproduksi, dipasarkan, hingga dikenakan dalam kehidupan nyata. Pada tahun 1975, bersama Sergio Galeotti, ia mendirikan perusahaannya sendiri, yang menandai awal mula perjalanan Giorgio Armani.
Sejarah Pendirian Rumah Mode
Tahun 1975 menjadi tonggak sejarah bagi merek ini. Armani dan Galeotti mendirikan Giorgio Armani S.p.A. di Milan dan memperkenalkan koleksi pakaian siap pakai pertama untuk pria dan wanita. Filosofi awal perusahaan ini berbeda secara radikal dari tradisi jahitan formal pria yang umumnya kaku dan sangat terstruktur.3
Gagasan dasar Armani sebenarnya sederhana: membuat jahitan terasa lebih lembut, ringan, dan alami. Alih-alih memperlakukan jas seperti pelindung arsitektural yang kaku, ia bereksperimen dengan:
- Bahu yang lebih lembut
- Konstruksi yang lebih ringan
- Lapisan bantalan internal yang lebih sedikit
- Siluet yang lebih longgar
- Kain yang jatuh secara alami
- Celana dengan potongan santai
- Warna-warna yang redup
- Proporsi yang tidak konvensional
- Pakaian yang mengikuti pergerakan tubuh
Pendekatan ini kemudian dikenal sebagai jahitan terdekonstruksi. Arsip Armani menggambarkan revolusi awal ini sebagai perpaduan antara pengalaman prêt-à-porter industrial dengan keringanan teknik jahit tradisional Napoli.4
Revolusi Estetika Armani
Sebelum era Armani, setelan jas bisnis konvensional identik dengan kombinasi struktur + otoritas + kekakuan. Armani mengubah persamaan tersebut menjadi struktur + kelembutan + dinamika gerak. Jas rancangannya tetap terlihat formal, namun tidak lagi terasa kaku saat dikenakan.
Perubahan ini sangat relevan pada akhir 1970-an dan 1980-an, ketika sikap sosial terhadap pekerjaan, gender, dan maskulinitas sedang bertransformasi. Armani menciptakan jenis baru lemari pakaian profesional yang menawarkan kekuatan tanpa kekakuan yang berlebihan. Busana prianya membuat pria tampil sofisticated tanpa terkesan terlalu formal, sementara jahitan wanitanya mengadopsi elemen pakaian pria tradisional dan mengubahnya menjadi sesuatu yang elegan sekaligus sensual.
Vogue mendeskripsikan teknik jahitannya sebagai “un-constructed”, menekankan bagaimana ia mengubah hubungan konvensional antara jaket dan tubuh pemakainya secara fundamental.5
Karakteristik Estetika Armani
Filosofi desain Giorgio Armani dapat diringkas sebagai keanggunan Italia yang bersahaja. Karakteristik utamanya meliputi:
Warna Netral
Armani sangat identik dengan penggunaan palet warna seperti charcoal, abu-abu, greige, taupe, krem, ivory, hitam, navy, dan cokelat. Daripada mengandalkan warna cerah, Armani menciptakan kesan mewah melalui perbedaan halus pada tonalitas dan tekstur.
Jahitan Lembut
Jaket klasik Armani cenderung tidak sekaku jahitan tradisional Inggris. Bagian bahu dibuat lebih lembut, konstruksinya lebih ringan, dan siluetnya lebih mengalir.
Fluiditas
Aspek pergerakan sangatlah penting. Pakaian Armani dirancang untuk jatuh secara alami mengikuti bentuk tubuh, bukan memaksa tubuh masuk ke dalam siluet yang direkayasa secara ketat.
Minimalisme
Desainnya kerap menghilangkan dekorasi yang tidak perlu. Filosofinya berpusat pada pengurangan ornamen demi menonjolkan material, proporsi, dan konstruksi.
Sensualitas Tanpa Eksposur Berlebihan
Khususnya pada busana wanita, Armani mencapai kesan sensual melalui teknik draping, kain yang mengalir, siluet memanjang, bahu terbuka, transparansi yang terkontrol, jahitan lembut, serta definisi tubuh yang halus, alih-alih melalui hiasan yang mencolok.
Merek ini mendeskripsikan identitas modernnya sebagai keseimbangan antara ketegasan dan kebebasan, dengan kesederhanaan dan kecanggihan sebagai intinya.6
Era 1980-an: Ketertarikan Internasional Melalui Sinema
Dekade 1980-an mengubah Armani dari rumah mode Italia yang sukses menjadi nama mewah global. Salah satu faktor pendorong utamanya adalah sinema.
American Gigolo — 1980
Armani merancang seluruh busana yang dikenakan Richard Gere dalam film American Gigolo tahun 1980. Film ini menjadi momen penting dalam sejarah mode. Karakter yang diperankan Gere mengenakan setelan Armani dengan jaket santai, warna-warna redup, kemeja sofisticated, jahitan lembut, serta penataan gaya yang sensual namun tidak berlebihan. Hal ini mengaitkan Armani dengan citra baru seksualitas maskulin.
Film ini dianggap luas sebagai salah satu contoh terpenting kolaborasi antara mode dan Hollywood dalam membangun identitas global seorang desainer.7 Ini bukan sekadar product placement; Hollywood secara efektif menjadi bagian dari bahasa merek Armani.
Hubungan Armani dengan Hollywood
Pasca-American Gigolo, Armani membangun hubungan yang sangat kuat dengan dunia sinema dan selebritas. Pakaiannya menjadi identik dengan aktor Hollywood, acara karpet merah, upacara penghargaan, pemutaran perdana film, televisi, serta busana pria selebriti. Hal ini membantu menetapkan norma yang kini lazim di industri mode: merek desainer dapat menjadi bagian dari identitas publik seorang selebriti.
Armani berperan besar dalam membentuk hubungan modern antara desainer dan selebriti. Karyanya untuk film dan hiburan meluas jauh melampaui American Gigolo, menjadikannya salah satu nama paling dikenali dalam dunia kostum film dan penataan busana selebriti.8
Ekspansi Lini Merek
Salah satu pencapaian bisnis terbesar Armani adalah mentransformasi label desainer menjadi kerajaan gaya hidup multi-merek. Semesta Armani akhirnya mencakup beberapa lini berbeda:
Giorgio Armani
Merupakan label mewah unggulan yang merepresentasikan ekspresi paling murni dari estetika asli Armani, menempati posisi tertinggi dalam hierarki mode grup. Lininya mencakup pakaian pria dan wanita, tata busana, aksesori, alas kaki, barang kulit, kacamata, wewangian, serta produk gaya hidup. Koleksi Giorgio Armani saat ini terus menekankan material halus, palet warna yang terkendali, dan jahitan yang tak lekang waktu.9
Armani Privé
Sisi adibusana (haute couture) dari semesta Armani. Lini ini mewakili kreasi mode paling rumit dan eksklusif, khususnya busana malam dan karya couture.
Emporio Armani
Didirikan pada 1981, Emporio Armani dikonsepkan sebagai interpretasi estetika Armani yang lebih muda dan mudah diakses.23 Lini ini memainkan peran penting dalam menjaga relevansi Armani di mata konsumen muda, dengan gaya yang umumnya lebih kontemporer, kasual, dan urban dibandingkan label utama Giorgio Armani.
A|X Armani Exchange
Armani Exchange dikembangkan sebagai proposisi mode yang lebih terjangkau dan berorientasi pada anak muda, dengan harga dan positioning yang berbeda signifikan dari lini unggulan Giorgio Armani.
Armani Sebagai Perusahaan Gaya Hidup
Armani pada akhirnya berekspansi jauh melampaui pakaian. Semesta Armani yang lebih luas mencakup mode, adibusana, aksesori, kacamata, jam tangan, wewangian, kosmetik, perabotan rumah, desain interior, restoran, kafe, hotel, hospitalitas, bunga, serta produk gaya hidup lainnya.
Ini merupakan salah satu ide strategis terpenting Giorgio Armani: Jangan hanya menjual pakaian. Juallah sebuah estetika utuh. Seorang pelanggan berpotensi mengalami rangkaian pengalaman Armani mulai dari pakaian → parfum → kosmetik → furnitur → restoran → hotel, semuanya dengan bahasa desain yang konsisten.
Armani Beauty
Nama Armani juga meraih kesuksesan signifikan di sektor kosmetik dan wewangian. Bisnis kecantikannya mencakup produk seperti foundation, concealer, blush on, lipstik, riasan mata, perawatan kulit, dan wewangian. Salah satu produk paling terkenalnya adalah Luminous Silk Foundation, yang menjadi standar dalam kategori kecantikan mewah.19
Bisnis kecantikan ini dijalankan melalui perjanjian lisensi, bukan sekadar ekstensi langsung dari atelier mode; L’Oréal telah menjadi mitra kecantikan utama Armani selama beberapa dekade.22
Armani/Casa
Armani/Casa memperluas filosofi Armani ke ranah desain interior. Prinsip desain yang sama diterapkan pada furnitur, pencahayaan, tekstil, dapur, kamar tidur, ruang tamu, dan objek dekoratif. Estetikanya menekankan warna netral, material halus, bentuk bersih, dan kemewahan yang tidak mencolok. Hal ini membuktikan bahwa bahasa desain Armani tidak terbatas pada mode semata.
Armani Hotels
Armani juga merambah industri hospitalitas dengan contoh paling terkenal berupa Armani Hotel Dubai dan Armani Hotel Milano. Kedua hotel ini dirancang dengan konsep kemewahan minimalis yang sama dengan rumah modenya. Ini menegaskan bahwa Armani bukan sekadar label pakaian, melainkan filosofi desain yang diterapkan pada berbagai aspek kehidupan.
Logo GA
Logo ikonik Armani terdiri dari emblem geometris berbentuk elang yang menyatukan inisial “GA”. Logo ini sengaja dibuat simetris dan bersahaja. Menurut deskripsi Armani sendiri, logo ini merepresentasikan keanggunan, keseimbangan, minimalisme, dan kecanggihan. Desain logo yang tidak berlebihan mencerminkan filosofi merek secara keseluruhan: kemewahan yang mudah dikenali tanpa gangguan visual yang berlebihan.10
Perbedaan Lini Merek Armani
Perbedaan antar-lini sering kali membingungkan konsumen. Berikut adalah panduan positioning masing-masing merek:
| Merek | Positioning | Estetika Umum |
|---|---|---|
| Giorgio Armani | Mewah / Unggulan | Halus, sofisticated, bersahaja |
| Armani Privé | Adibusana | Eksklusif, artistik, sangat rumit |
| Emporio Armani | Premium Kontemporer | Modern, muda, metropolitan |
| A|X Armani Exchange | Lebih Terjangkau | Kasual, trendi, urban |
| Armani/Casa | Interior Mewah | Minimalis, sofisticated |
| Armani Beauty | Kecantikan Mewah | Kosmetik & Wewangian |
Ketika seseorang menyebut “membeli Armani”, itu belum tentu berarti mereka membeli Giorgio Armani. Setiap label beroperasi pada tingkat harga yang berbeda dan menargetkan segmen konsumen yang berbeda pula.
Hubungan Armani dengan Milan
Milan adalah fondasi identitas Giorgio Armani. Perusahaan ini didirikan di sana pada 1975, dan Milan tetap menjadi pusat dunia kreatif serta korporat Armani. Kantor pusat merek ini beserta ruang arsitektural pentingnya—termasuk Armani/Teatro—merupakan bagian tak terpisahkan dari lanskap mode Milan. Identitas Armani karenanya sangat terhubung dengan Milan, keahlian pengrajin Italia, arsitektur modern, mode, dan desain. Perusahaan sendiri menyebut Milan sebagai pusat visi Giorgio Armani yang berkelanjutan.21
Peran dalam Mode Italia
Armani adalah salah satu desainer yang membantu menempatkan Milan sebagai ibu kota mode global utama berdampingan dengan Paris, London, dan New York. Kesuksesannya membuktikan bahwa mode Italia mampu bersaing di kancah internasional melalui kombinasi desain, manufaktur, disiplin bisnis, budaya selebriti, branding, dan keahlian pengrajin. Ia termasuk dalam generasi yang menciptakan apa yang kini dikenal sebagai sistem mode mewah Italia.16
Filosofi Bisnis: Independensi
Salah satu aspek unik Giorgio Armani adalah keteguhannya mempertahankan independensi. Berbeda dengan banyak rumah mode besar yang akhirnya bergabung dengan konglomerat mewah, Armani tetap dikendalikan secara independen selama puluhan tahun. Independensi ini bukan sekadar masalah finansial, melainkan bagian dari filosofi Armani untuk mempertahankan kendali penuh atas desain, branding, manufaktur, distribusi, strategi korporat, serta identitas jangka panjang perusahaan. Armani Group sendiri menekankan independensi sebagai salah satu karakteristik penentu perusahaan.12
Kematian Giorgio Armani dan Suksesi
Giorgio Armani meninggal pada 4 September 2025, setelah 50 tahun membangun perusahaannya. Armani Group menyatakan bahwa ia terus mengerjakan koleksi dan proyek perusahaan hingga hari-hari terakhirnya.15 Setelah kematiannya, perusahaan memasuki proses suksesi formal.
Giuseppe Marsocci diangkat sebagai CEO, sementara kolaborator lama Armani, Pantaleo “Leo” Dell’Orco, menjabat sebagai ketua. Dell’Orco telah bekerja bersama Armani selama puluhan tahun dan terlibat mendalam dalam kepemimpinan kreatif perusahaan.11 Struktur suksesi ini dirancang untuk mempertahankan pengaruh signifikan bagi Giorgio Armani Foundation sekaligus memungkinkan perusahaan untuk terus berkembang.
Masa Depan Kepemilikan
Surat wasiat Armani menetapkan strategi suksesi bertahap alih-alih penjualan langsung perusahaan. Berdasarkan rencana yang dilaporkan setelah kematiannya, saham sebesar 15% direncanakan untuk dijual terlebih dahulu, dengan calon pembeli potensial meliputi LVMH, L’Oréal, dan EssilorLuxottica. Transaksi yang lebih besar atau kemungkinan pencatatan saham di bursa efek dapat menyusul kemudian, sementara Giorgio Armani Foundation dimaksudkan untuk tetap memegang saham dan pengaruh yang signifikan.10
Hingga Agustus 2026, proses ini masih berjalan. Reuters melaporkan pada 11 Agustus 2026 bahwa rencana penjualan 15% tersebut mungkin melampaui target Maret 2027, karena perusahaan memprioritaskan persyaratan yang tepat dan tidak menutup kemungkinan pencatatan saham di masa depan.12
Poin penting yang perlu dicatat adalah: Giorgio Armani tidak lagi dipimpin secara pribadi oleh Giorgio Armani, namun merek ini tetap aktif beroperasi di bawah struktur suksesi yang bertujuan melestarikan warisannya.
Warisan Desain
Pengaruh Giorgio Armani dapat dirangkum melalui beberapa kontribusi utama:
- Mengubah Setelan Jas: Ia mentransformasi jas dari simbol otoritas yang kaku menjadi sesuatu yang lebih lembut dan alami.
- Mengubah Mode Pria: Ia membantu menetapkan definisi maskulinitas yang lebih santai.
- Mengubah Jahitan Wanita: Ia mengadaptasi teknik jahit tradisional pria untuk wanita, menciptakan alternatif sofisticated bagi mode wanita yang sangat dekoratif.
- Mempopulerkan Kemewahan Bersahaja: Armani menunjukkan bahwa kemewahan tidak harus selalu mencolok.
- Menghubungkan Mode dengan Hollywood: Karyanya mendemonstrasikan bagaimana sinema dan selebriti dapat mengubah seorang desainer menjadi figur budaya global.
- Menciptakan Semesta Gaya Hidup: Ia memperluas label mode ke interior, kecantikan, hospitalitas, dan bidang lainnya.
- Mempertahankan Bahasa Visual yang Konsisten: Filosofi desain Armani tetap dapat dikenali lintas dekade.
Arsip resmi Armani kini mendokumentasikan lebih dari 50 tahun aktivitas, 200+ koleksi, sekitar 5.500 tampilan runway, dan lebih dari 30.000 item arsip individual, menggambarkan skala luar biasa dari output kreatifnya.17
Posisi Kemewahan Armani
Positioning mewah Armani dibangun dari kombinasi beberapa faktor:
- Material: Wol halus, sutra, kasmir, kulit, dan tekstil canggih.
- Konstruksi: Teknik jahit dan rekayasa garmen menjadi inti merek.
- Desain: Estetika yang sangat terkontrol, tidak bergantung pada tren sesaat.
- Warisan: Rumah mode dengan sejarah lebih dari lima dekade.
- Kelangkaan: Koleksi unggulan Giorgio Armani beroperasi pada level harga tinggi.
- Pengenalan Merek: Nama Armani memiliki signifikansi budaya global.
- Konsistensi: Bahasa visual yang tetap koheren secara luar biasa.
Kombinasi ini menciptakan apa yang bisa disebut sebagai kemewahan yang diskret.
Karakter Emosional Merek
Jika rumah mode mewah lain dapat direduksi menjadi gagasan emosional tertentu, Giorgio Armani dapat dideskripsikan sebagai kecanggihan yang tampak mudah. Bukan tentang “Lihat betapa mahalnya saya,” melainkan lebih kepada “Saya tidak perlu membuktikan bahwa saya mahal.” Distingsi ini fundamental bagi Armani. Merek ini cenderung mengomunikasikan rasa percaya diri, bukan keinginan untuk menarik perhatian.
Perbandingan dengan Rumah Mode Italia Lain
| Rumah Mode | Identitas Inti |
|---|---|
| Giorgio Armani | Keanggunan bersahaja, jahitan lembut |
| Prada | Intelektual, konseptual, modern |
| Gucci | Eklektik, ekspresif, maksimalis |
| Versace | Glamor, sensualitas, keberanian |
| Dolce & Gabbana | Sensualitas Mediterania, glamor Italia yang berhias |
| Bottega Veneta | Keahlian pengrajin, kulit, kemewahan diskret |
| Valentino | Keanggunan romantis, couture |
| Brioni | Busana pria kelas atas tradisional |
| Zegna | Busana pria mewah, tekstil, jahitan |
Kategori ini bukan bersifat mutlak, namun membantu mengilustrasikan posisi Armani dalam lanskap kemewahan Italia.
Profil Pelanggan Armani
Pelanggan tradisional Giorgio Armani umumnya mencari:
- Jahitan yang sofisticated
- Material berkualitas tinggi
- Branding yang diskret
- Desain yang tak lekang waktu, bukan yang sangat musiman
- Keanggunan profesional
- Busana formal
- Busana malam mewah
- Aksesori yang halus
Secara historis, merek ini sangat menarik bagi mereka yang menginginkan kemewahan tanpa tampilan logo yang mencolok. Pelanggannya tidak selalu berusaha terlihat modis, melainkan berusaha terlihat elegan.20
Armani Hari Ini
Hingga tahun 2026, merek Giorgio Armani tetap aktif dengan koleksi pria dan wanita, aksesori, serta layanan made-to-measure dan made-to-order. Koleksi saat ini terus menekankan garis-garis esensial, material halus, palet seimbang, dan desain yang tahan lama.18
Rumah mode ini juga menggunakan proyek ARMANI/Archivio untuk melestarikan dan mempelajari sejarahnya, sekaligus menjadikan warisan kreatifnya dapat diakses oleh peneliti, desainer, dan publik.24 Hal ini signifikan karena era pasca-Giorgio Armani bukan sekadar tentang menjaga kelangsungan finansial perusahaan, melainkan menjawab pertanyaan yang jauh lebih sulit: Bisakah estetika Armani bertahan tanpa sosok Giorgio Armani sendiri? Ini kemungkinan akan menjadi salah satu cerita penentu dalam mode Italia pada paruh kedua dekade 2020-an.
Ringkasan
Giorgio Armani adalah rumah mode mewah Italia yang didirikan di Milan pada 1975 oleh Giorgio Armani dan Sergio Galeotti. Merek ini meraih ketenaran internasional karena mentransformasi jahitan tradisional melalui konstruksi yang lebih lembut, siluet yang mengalir, warna-warna redup, dan keanggunan yang bersahaja. Desain Armani untuk Richard Gere dalam American Gigolo membantu menjalin hubungan terobosan antara mode dan Hollywood, sementara ekspansi selanjutnya menciptakan kerajaan gaya hidup global yang mencakup mode, adibusana, aksesori, kecantikan, interior, dan hospitalitas. Filosofi rumah mode ini berpusat pada kesederhanaan, keseimbangan, keahlian pengrajin, dan kemewahan yang diskret. Menyusul kematian Giorgio Armani pada September 2025, perusahaan memasuki fase suksesi di bawah CEO Giuseppe Marsocci dan ketua Pantaleo Dell’Orco, dengan Giorgio Armani Foundation memainkan peran sentral dalam menjaga independensi dan warisan perusahaan.13
References
- The History and Identity of the Giorgio Armani Fashion House TH
- Five iconic Giorgio Armani looks from the V&A collections · V&A
- Giorgio Armani group names long-time executive Marsocci as CEO
- Giorgio Armani News, Collections, Fashion Shows, Fashion Week Reviews, and More | Vogue
- The History and Identity of the Giorgio Armani Fashion House
- Giorgio Armani biography | UNHCR Asia Pacific
- Giorgio Armani’s Living Legacy | Archivio Armani
- Men’s Spring/Summer Collection | Giorgio Armani TH
- Women’s Spring/Summer Collection | Giorgio Armani TH
- Armani after Giorgio Armani: key details of his will
- Armani names new board to steer company through succession plan
- Armani stake sale could be delayed beyond March 2027 deadline, report says
- fosl-20260103
- Giorgio Armani: Biography, Fashion Designer, Olympic Tribute
- Announcement
- The Histiory of Italian Fashion: Giorgio Armani • Camera Nazionale della Moda Italiana
- La Living Legacy di Giorgio Armani | Archivio Armani
- Men’s Fall/Winter Collection | Giorgio Armani
- 13.25 DEEP – NEUTRAL GOLDEN, Luminous Silk Natural Glow Blurring Foundation with 24- Hour Wear 30ML | Giorgio Armani US
- Women’s Collection – Clothing and Accessories | Giorgio Armani TH
- Storia e Identità della Maison Giorgio Armani IT
- Face, eye and lip Makeup – Giorgio Armani Beauty TH
- The History, Values, and Mission of Emporio Armani US
- Giorgio Armani Archivio





