I Indonesia Brand Wiki

Tentang manzone

Manzone merupakan merek fesyen dan pakaian pria asal Indonesia yang didirikan pada tahun 2005. Merek ini memposisikan diri sebagai destinasi belanja satu pintu (one-stop shopping) untuk kebutuhan busana pria, dengan memadukan tren fesyen internasional terkini bersama gaya yang sesuai untuk aktivitas sehari-hari. Manzone berada di bawah naungan PT Mega Perintis Tbk, sebuah perusahaan ritel dan garmen Indonesia yang juga menaungi sejumlah merek lain seperti MOC, Minimal, dan Men’s Top.1

Ikhtisar

Atribut Informasi
Merek Manzone
Negara asal Indonesia
Tahun berdiri 2005
Industri Ritel fesyen / pakaian jadi
Pasar utama Pria
Induk perusahaan PT Mega Perintis Tbk
Posisi pasar Fesyen pria harian yang bergaya dan kontemporer
Filosofi produk Adaptasi tren internasional untuk aktivitas sehari-hari
Jaringan ritel Lebih dari 100 gerai di seluruh Indonesia
Kehadiran daring Toko resmi daring dan saluran marketplace
Kantor pusat Karet Kuningan, Jakarta Selatan, Indonesia

Berdasarkan profil perusahaan, Manzone memulai operasional toko andalannya pada tahun 2005 dan kini telah berkembang hingga memiliki lebih dari 100 gerai di seluruh Indonesia, dengan pembaruan stok barang yang dilakukan setiap minggu.6

Sejarah

Perjalanan Manzone tidak dapat dilepaskan dari perkembangan induk usahanya, PT Mega Perintis Tbk. Perusahaan ini bermula dari usaha industri rumahan di bidang konfeksi sebelum membuka gerai pertamanya di ITC Kuningan pada tahun 1999. Pada tahun 2005, perusahaan secara resmi didirikan dan meluncurkan Manzone bersamaan dengan merek MOC dan Ollo.

Dalam catatan sejarah perusahaan selanjutnya, Manzone disebutkan dibentuk secara khusus untuk memenuhi kebutuhan sandang pria serta berfungsi sebagai “destinasi belanja satu pintu untuk pakaian pria.”

Tonggak pencapaian penting

  • 1999 β€” Pembukaan gerai ritel pertama di ITC Kuningan.
  • 2005 β€” Berdirinya PT Mega Perintis dan peluncuran merek Manzone.
  • 2014 β€” Manzone membuka gerai ke-100 di Bintaro Plaza.
  • 2017 β€” PT Mega Perintis meraih Marketing Award dan mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia.
  • 2018–sekarang β€” Perusahaan memperluas kapasitas manufaktur serta portofolio merek fesyennya.2

Meskipun terdapat beberapa informasi sekunder yang menyebutkan tanggal pendirian lebih awal, situs web resmi Manzone dan materi korporat PT Mega Perintis secara konsisten menetapkan tahun 2005 sebagai tahun pendirian/peluncuran, sehingga tahun tersebut menjadi rujukan yang paling valid.3

Konsep Merek

Secara mendasar, Manzone dirancang dengan konsep fesyen harian pria modern. Produk-produknya mengambil inspirasi dari tren internasional terbaru yang kemudian dipadukan dengan kebutuhan aktivitas harian konsumen. Tujuannya adalah menyediakan pakaian berkualitas baik dengan harga yang relatif terjangkau.4

Hal ini menempatkan Manzone di antara kategori:

pakaian dasar harian β†’ kasual rapi (smart casual) β†’ busana pria kontemporer

Alih-alih hanya berfokus pada pakaian formal, katalog Manzone saat ini mencakup berbagai situasi, mulai dari kaos, polo, kemeja, celana, batik, jaket, busana muslim, hingga aksesori.5

Ragam Produk

Katalog Manzone saat ini sangat luas dan mencakup beberapa kategori utama berikut:

1. Kaos

Kaos merupakan bagian besar dari penawaran kasual merek ini, meliputi:

  • Kaos regular/slim-fit
  • Kaos relaxed-fit
  • Kaos katun
  • Kaos bergambar (graphic T-shirts)
  • Desain bernuansa olahraga
  • Desain kolaborasi atau berlisensi

Sebagai contoh, katalog saat ini memuat produk berbahan katun 100% dengan konstruksi seperti single jersey.6

2. Polo Shirt

Polo shirt memegang peranan penting dalam identitas kasual rapi Manzone, menjembatani gaya antara kaos dan kemeja konvensional. Koleksi terkini menawarkan beragam potongan, warna, dan desain.7

3. Kemeja

Merek ini menjual berbagai jenis kemeja, antara lain:

  • Kemeja Oxford
  • Kemeja kasual
  • Kemeja lengan panjang
  • Kemeja lengan pendek
  • Kemeja comfort-fit
  • Kemeja slim-fit
  • Kemeja batik

Katalog terkini menampilkan perpaduan antara kemeja bergaya Barat kontemporer dan desain batik bernuansa Indonesia.18

4. Batik

Batik menjadi kategori istimewa karena menghubungkan posisi Manzone sebagai penyedia busana pria kontemporer dengan fesyen budaya Indonesia. Katalog saat ini menyediakan produk batik pria berlengan panjang maupun pendek.

5. Bawahan

Manzone juga menawarkan beragam pilihan bawahan:

  • Celana jin
  • Celana chino
  • Celana panjang
  • Celana pendek
  • Celana Bermuda

Tersedia berbagai potongan, termasuk slim, regular, serta relaxed/tapered.

6. Jaket dan Pakaian Luar

Koleksi Manzone mencakup jaket dan pakaian luar lainnya, yang memperkuat daya saing merek di luar kategori kemeja dan celana dasar.

7. Busana Muslim

Busana muslim merupakan kategori khusus dalam katalog terkini, mencerminkan permintaan pasar Indonesia akan pakaian sopan dan busana musim religius.18

8. Aksesori dan Wewangian

Manzone telah berekspansi melampaui pakaian dengan menyediakan aksesori dan parfum/wewangian, mendukung posisinya sebagai peritel gaya hidup dan fesyen pria yang lebih luas.11

Target Konsumen

Manzone utamanya menyasar pria Indonesia yang menginginkan pakaian harian modis namun praktis. Proposisi nilai bagi pelanggan dapat diringkas sebagai:

Gaya modern + kepraktisan + harga terjangkau

Merek ini tidak memposisikan diri sebagai rumah mode mewah. Sebaliknya, Manzone beroperasi di segmen pasar massal hingga menengah terjangkau, berupaya membuat fesyen kontemporer dapat diakses oleh kalangan luas konsumen Indonesia. Hal ini sejalan dengan penekanan merek pada produk berkualitas dengan harga terjangkau.12

Bahasa Desain

Bahasa desain Manzone cenderung luas dan tidak terpaku pada satu estetika kaku. Koleksinya dapat mencakup:

  • Pakaian minimalis/dasar
  • Busana kasual rapi
  • Pakaian kasual kontemporer
  • Desain grafis bernuansa muda
  • Desain inspiratif Indonesia
  • Batik
  • Koleksi musiman
  • Kolaborasi fesyen

Saat ini, katalog Manzone memuat koleksi seperti ESSENTIALS, BATIK, MUSLIMWEAR, Manzone Tech, Indonesia Juara, serta berbagai koleksi kolaborasi.2 Strategi ini memungkinkan merek mempertahankan asortimen produk yang besar alih-alih bergantung pada satu siluet khas semata.

Harga

Manzone umumnya beroperasi pada tingkat harga menengah yang terjangkau. Contoh harga yang terpampang di toko resminya meliputi:

  • Kaos sekitar Rp159.900–299.900
  • Polo shirt sekitar Rp199.900–259.900
  • Kemeja sekitar Rp179.900–399.900
  • Celana sekitar Rp259.900–329.900
  • Jaket sekitar Rp559.900

Harga aktual dapat bervariasi tergantung pada koleksi dan promosi yang berlaku.14 Merek ini juga kerap menerapkan harga promosi, termasuk kampanye diskon dan program harga khusus.12

Jaringan Ritel

Salah satu kekuatan utama Manzone terletak pada jaringan ritel fisiknya. Perusahaan secara historis berekspansi melalui pusat perbelanjaan dan sentra ritel utama di seluruh Indonesia. Situs web Manzone menyatakan bahwa gerainya tersebar di seluruh Indonesia, sementara materi korporat mencatat pencapaian 100 gerai selama masa ekspansi awalnya.15

Laporan tahun 2024 juga menyebutkan bahwa Manzone memiliki lebih dari 100 gerai di berbagai pusat perbelanjaan Indonesia, bersanding dengan saluran penjualan daringnya.16 Kehadiran fisik ini sangat vital karena pembelian pakaian sangat bergantung pada faktor:

  • Kesesuaian ukuran (fit)
  • Tekstur kain
  • Warna
  • Ukuran
  • Pengalaman mencoba langsung

Manufaktur

Berbeda dengan banyak peritel fesyen lainnya, induk perusahaan Manzone telah mengembangkan kapabilitas manufaktur garmen sendiri. Manzone menyatakan memiliki produsen garmen internal, yang memungkinkan mereka memproduksi pakaian dengan tetap menjaga kualitas dan posisi harga yang diinginkan.17

PT Mega Perintis kemudian mendirikan PT Mega Putra Garment beserta pabrik garmen di Pemalang, memperkuat integrasi vertikal perusahaan dalam produksi pakaian jadi.18 Model bisnis ini memberikan kendali lebih besar atas rantai nilai:

desain β†’ produksi β†’ distribusi β†’ ritel

dibandingkan harus bergantung sepenuhnya pada pemasok pakaian pihak ketiga.

Perdagangan Digital

Di samping toko fisik, Manzone telah membangun kehadiran ritel daring yang signifikan. Situs web resminya menawarkan katalog produk dan kategori yang lengkap, sementara merek ini juga beroperasi melalui berbagai saluran marketplace.11

Perusahaan juga menyediakan aplikasi seluler khusus Manzone Store bagi pengguna iPhone, yang dirancang untuk memudahkan penjelajahan dan pembelian serta menyampaikan informasi kampanye promosi.8 Selain itu, aplikasi Manzone Store ID juga tersedia untuk platform Android guna menjangkau basis pengguna yang lebih luas.10 Hal ini membentuk model omnichannel yang solid:

toko fisik + situs web resmi + belanja seluler + marketplace

Kolaborasi

Manzone semakin gencar melakukan kolaborasi untuk memperluas daya tarik budaya dan gaya hidupnya. Katalog terkini mencatat sejumlah kerja sama, antara lain:

  • Manzone Γ— Adipati Dolken
  • Manzone Γ— Beavis and Butt-Head
  • Manzone Γ— Merry Riana
  • Manzone Γ— IKJ
  • Manzone Γ— Hermanto Tanoko
  • Manzone Γ— Minimal7

Salah satu kolaborasi yang menonjol terjadi pada tahun 2025, ketika Manzone bermitra dengan pengusaha dan tokoh publik Indonesia Merry Riana untuk merilis koleksi uniseks perdananya. Kolaborasi ini mengusung tema Achievement. Fulfillment. In Every Thread dan memperluas jangkauan Manzone melampaui posisi tradisional fesyen pria.9

Hubungan dengan PT Mega Perintis

Secara korporasi, Manzone bukanlah entitas yang berdiri sendiri, melainkan salah satu merek fesyen yang dikelola oleh PT Mega Perintis Tbk. PT Mega Perintis merupakan perusahaan ritel dan pakaian jadi Indonesia yang bergerak di bidang sandang dan aksesori. Materi korporat perusahaan menempatkan Manzone sebagai salah satu merek pakaian utamanya.1

Portofolio grup yang lebih luas mencakup merek-merek seperti:

  • Manzone
  • MOC
  • Minimal
  • Men’s Top
  • Merek dan bisnis terkait fesyen lainnya

Portofolio yang beragam ini memungkinkan perusahaan menyasar segmen konsumen yang berbeda tanpa hanya bergantung pada Manzone.13

Posisi Merek

Jika dipetakan dalam lanskap pasar fesyen Indonesia, posisi Manzone dapat digambarkan sebagai berikut:

Dimensi Posisi Manzone
Pasar Massal / menengah
Kategori Fesyen pria
Gaya Modern, kasual, kasual rapi
Harga Terjangkau / menengah
Proposisi kualitas Kualitas baik dengan harga terjangkau
Distribusi Fisik nasional + daring
Target Pria yang mencari pakaian harian modis
Identitas lokal Merek Indonesia dengan inspirasi tren internasional
Produk budaya Batik, busana muslim, koleksi bertema Indonesia
Kepribadian merek Modern, maskulin, praktis, mudah diakses

Keunikan Manzone

Aspek paling menarik dari Manzone adalah bahwa merek ini tidak sekadar berusaha menjadi versi lokal dari label fesyen Barat. Strateginya memadukan tiga elemen berbeda:

1. Tren fesyen internasional

Manzone secara eksplisit menyatakan bahwa desainnya terinspirasi oleh tren internasional.4

2. Kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia

Tren-tren tersebut diadaptasi agar sesuai dengan aktivitas harian dan kebutuhan konsumen Indonesia.5

3. Identitas budaya lokal

Keberadaan produk seperti batik dan koleksi bertema Indonesia memberikan dimensi khas Nusantara pada merek ini.15

Kombinasi tersebut menjadi proposisi kompetitif utama Manzone:

inspirasi fesyen global + pemahaman pasar Indonesia + harga terjangkau.

Penilaian Umum

Manzone dapat dideskripsikan sebagai peritel fesyen pria utama di Indonesia yang telah berevolusi dari merek pakaian tradisional menjadi bisnis gaya hidup dan busana pria omnichannel yang luas.

Karakteristik terkuatnya meliputi sejarah operasional yang panjang sejak 2005, jaringan gerai nasional, asortimen produk yang beragam, hubungan manufaktur terintegrasi vertikal, harga yang terjangkau, serta perpaduan pengaruh fesyen internasional dengan produk lokal seperti batik.14

Alih-alih bersaing melalui eksklusivitas atau kemewahan, model bisnis Manzone bertumpu pada skala, variasi, aksesibilitas, dan relevansi harian. Kolaborasi terkini serta penambahan kategori seperti koleksi uniseks menunjukkan upaya merek untuk tetap kontemporer dan relevan secara budaya, melampaui sekadar pakaian dasar pria tradisional.9

References

Profil ini disusun dengan bantuan AI dan telah ditinjau sebelum dipublikasikan. Cara kami menggunakan AI

Brand terkait