Tentang SASC Official
SASC Official, secara formal dikenal sebagai Socially Aware Sexy Cosmetics (SASC), adalah merek kecantikan dan kosmetik asal Indonesia yang didirikan pada Juni 2017. Merek ini memposisikan dirinya bukan sekadar sebagai perusahaan kosmetik, melainkan sebagai kewirausahaan sosial yang dibangun di sekitar gagasan “Beauty with a Cause”—menggabungkan kecantikan, pemberdayaan perempuan, dan kegiatan amal. 1
Gambaran Umum
| Kategori | Informasi |
|---|---|
| Nama Merek | SASC Official |
| Nama Lengkap | Socially Aware Sexy Cosmetics |
| Pelafalan | Umumnya dilafalkan “sassy” |
| Didirikan | Juni 2017 |
| Negara | Indonesia |
| Industri | Kosmetik / Kecantikan / Perawatan Diri |
| Model Bisnis | Kewirausahaan sosial |
| Markas Besar | North Jakarta, Indonesia |
| Pendiri | Priscilla Pangemanan, Michelle Karli, dan Felicia Sendjaja |
| Konsep Inti | Beauty with a Cause |
| Produk Utama | Makeup dan perawatan kulit |
| Situs Web Resmi | sascofficial.com |
Profil perusahaan SASC mendeskripsikan bisnis ini sebagai produsen produk perawatan diri yang bermarkas di North Jakarta, dengan jumlah karyawan sekitar 11–50 orang.
Sejarah
SASC didirikan pada Juni 2017 oleh tiga wanita Indonesia: Priscilla Pangemanan, Michelle Karli, dan Felicia Sendjaja. Sejak awal, perusahaan dirancang berdasarkan keyakinan bahwa kecantikan dapat digunakan sebagai sarana untuk menciptakan dampak sosial positif.
Alih-alih memandang kosmetik murni sebagai produk komersial, para pendiri membayangkan SASC sebagai platform di mana konsumen dapat berpartisipasi dalam inisiatif amal hanya dengan membeli produk kecantikan.
Produk pertama perusahaan adalah SASC Ultimatte Lip Liquid, yang diluncurkan dengan delapan varian warna. Liputan kontemporer mengenai peluncuran tersebut menyoroti bahwa pembelian terhubung dengan misi amal merek.
Nama dan Makna
SASC adalah akronim dari Socially Aware Sexy Cosmetics.
Nama tersebut mencerminkan kombinasi dua ide yang diinginkan merek:
- Sexy Cosmetics — kosmetik yang dirancang agar pelanggan merasa menarik, percaya diri, dan ekspresif.
- Socially Aware — komitmen untuk menggunakan sebagian hasil usaha guna mendukung penyebab amal dan komunitas.
Nama merek ini juga umum dilafalkan sebagai “sassy.”
Filosofi
Salah satu karakteristik penentu SASC adalah filosofinya tentang “Beauty with a Cause”.
Menurut deskripsi perusahaan sendiri, SASC diciptakan dari keyakinan bahwa kecantikan tidak hanya sebatas permukaan. Para pendiri berpendapat bahwa merasa percaya diri dan tampil baik dapat membantu wanita menjadi lebih percaya diri, vokal, dan mampu menciptakan perubahan di sekitar mereka.
Hal ini menghasilkan filosofi tiga bagian:
- Keindahan — menyediakan kosmetik yang diformulasikan secara profesional dan mudah dikenakan.
- Pemberdayaan — mendorong kepercayaan diri, kecerdasan, dan ekspresi diri di kalangan wanita.
- Berbagi — mengalokasikan sebagian hasil penjualan untuk yayasan amal dan inisiatif komunitas.
Perusahaan menyatakan bahwa sebagian hasil penjualannya disumbangkan setiap tahun kepada yayasan amal di seluruh Indonesia.
Produk
SASC awalnya dimulai terutama sebagai merek makeup, khususnya dikenal karena produk bibir, sebelum memperluas portofolionya.
Kategori produknya meliputi:
- Makeup Bibir
- Lip liquid
- Lip gloss
- Lip tint dan produk bibir terkait
- Makeup Wajah
- Liquid blush
- Produk complexion/wajah lainnya
- Makeup Mata
- Produk yang dirancang untuk riasan mata
- Perawatan Kulit (Skincare)
- Produk Smart Skincare
- Produk perawatan wajah
Ringkasan ZALORA mengenai merek ini menggambarkan kategori makeup inti SASC sebagai wajah, mata, dan bibir, di samping lini Smart Skincare-nya.
Model Kewirausahaan Sosial
Elemen kewirausahaan sosial dapat dikatakan sebagai bagian paling khas dari identitas SASC.
Dalam kampanye-kampanye awalnya, SASC menghubungkan produk kosmetik individual atau varian warna dengan tokoh publik dan yayasan amal. Sebagai contoh, berbagai kolaborasi dikaitkan dengan selebritas seperti Marsha Aruan, Titan Tyra, Tyna Kanna Mirdad, Dita Soedarjo, dan lainnya, dengan hasil penjualan mendukung yayasan atau penyebab yang berbeda.
Pendekatan ini mengubah pembelian kosmetik konvensional menjadi bentuk partisipasi konsumen dalam penyebab sosial.
Dengan kata lain, proposisi SASC bukan sekadar:
Beli makeup → terlihat bagus.
Melainkan lebih mendekati:
Beli makeup → merasa percaya diri → berkontribusi pada suatu penyebab.
Konsep tersebut membantu membedakan SASC dari banyak merek kosmetik konvensional Indonesia.
Pemberdayaan Perempuan
Pemberdayaan perempuan merupakan komponen sentral lain dari identitas SASC.
Misi awal para pendiri secara eksplisit menghubungkan kecantikan dan kepercayaan diri dengan kemampuan wanita untuk berpartisipasi lebih aktif dalam masyarakat. Oleh karena itu, SASC telah menggunakan platform komunikasinya tidak hanya untuk mempromosikan produk tetapi juga untuk menampilkan wanita, pengusaha, influencer, profesional, dan tokoh inspiratif lainnya.
Salah satu contoh menonjol adalah kampanye #WhatsHerStory milik merek tersebut. Pada tahun 2019, kampanye tersebut menampilkan sembilan wanita inspiratif, sementara edisi tahun berikutnya menyoroti tujuh wanita yang telah mencapai kesuksesan karier atau bisnis yang signifikan pada usia relatif muda.
Komunitas dan Kolaborasi
SASC juga berusaha membangun hubungan dengan komunitas kecantikan yang lebih luas.
Sebagai contoh, perusahaan telah menyelenggarakan kelas dan lokakarya kecantikan yang melibatkan beauty influencer dan makeup artist. Dalam acara tahun 2022, SASC berkolaborasi dengan beauty influencer Ashilla Sikado untuk kelas makeup bernama “Effortlessly Flawless Makeup.”
Secara lebih luas, aktivitas pemasaran SASC melibatkan:
- Beauty influencers
- Key opinion leaders (KOL)
- Makeup artists
- Brand ambassadors
- Affiliate partners
- Komunitas kecantikan
- Kreator media sosial
Aktivitas perekrutan perusahaan yang lebih baru juga menunjukkan peran khusus untuk manajemen KOL/komunitas, kemitraan pemasaran, media sosial, afiliasi, dan pembuatan konten, yang mencerminkan pentingnya pembangunan komunitas digital bagi bisnis saat ini. 23
Posisi Merek
SASC secara luas dapat dideskripsikan sebagai merek kecantikan lokal Indonesia yang diposisikan di antara kosmetik terjangkau, budaya kecantikan kontemporer, dan dampak sosial.
Posisinya memiliki beberapa karakteristik yang mudah dikenali:
Identitas Lokal:
SASC adalah perusahaan kosmetik yang didirikan di Indonesia dan secara konsisten disajikan sebagai merek kecantikan lokal.
Kecantikan Harian Terjangkau:
Deskripsi perusahaan sendiri menekankan kosmetik berkualitas tinggi namun terjangkau dan produk yang dapat berfungsi sebagai kebutuhan harian yang mudah dikenakan.
Kesadaran Sosial:
Pendanaan amal dimasukkan ke dalam identitas bisnis merek daripada diperlakukan semata-mata sebagai kampanye CSR sesekali.
Pemberdayaan Perempuan:
Komunikasi SASC sering menghubungkan kosmetik dengan kepercayaan diri, kemandirian, dan ambisi pribadi serta profesional wanita.
Pemasaran Digital-First:
Merek ini telah mempertahankan kehadiran kuat di media sosial dan e-commerce, dengan kampanye influencer/KOL dan penjualan online membentuk bagian penting dari ekosistemnya.
Kehadiran Pasar
SASC telah mengembangkan kehadiran online yang substansial di Indonesia.
Merek ini juga didistribusikan melalui platform e-commerce besar Indonesia. ZALORA, misalnya, menjaga kehadiran merek/toko resmi SASC.
Markas Besar dan Perusahaan
Profil perusahaan SASC saat ini mengidentifikasi markas besar dan operasi kantor pusat/gudangnya di Landmark Pluit di North Jakarta. Pengumuman perekrutan terkini juga mengidentifikasi Landmark Pluit sebagai lokasi untuk kantor pusat dan gudangnya.
Perusahaan mendeskripsikan dirinya beroperasi dalam manufaktur produk perawatan diri, dengan ukuran tenaga kerja yang dilaporkan sebesar 11–50 karyawan.
Identitas Merek dalam Satu Kalimat
Jika SASC Official diringkas dalam pengantar bergaya Wikipedia, deskripsi paling sederhana akan menjadi:
SASC Official (Socially Aware Sexy Cosmetics) adalah merek kecantikan dan kosmetik Indonesia yang didirikan pada tahun 2017 yang menggabungkan produk makeup dan perawatan diri dengan misi kewirausahaan sosial yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan pemberian amal.
Mengapa SASC Terkenal
Signifikansi SASC dalam industri kecantikan lokal Indonesia berasal kurang dari menjadi label kosmetik biasa dan lebih dari upayanya untuk mengintegrasikan produk kecantikan komersial dengan misi sosial yang berkelanjutan. Konsep Beauty with a Cause, penceritaan yang berfokus pada wanita, kolaborasi amal, kemitraan influencer, dan ekspansi dari makeup bibir ke makeup dan skincare yang lebih luas semuanya telah berkontribusi pada identitas uniknya.
Catatan: Beberapa sumber sekunder sedikit berbeda dalam cara mereka mengeja nama belakang para pendiri—misalnya, “Felicia Senjaya” versus “Felicia Sendjaja”. Profil LinkedIn SASC saat ini mengidentifikasi Felicia Lee sebagai salah satu pendiri, sementara liputan lama mengidentifikasi trio pendiri sebagai Priscilla Pangemanan, Michelle Karli, dan Felicia Sendjaja.





