Tentang Wall’s
Wall’s adalah merek es krim asal Inggris yang memiliki sejarah lebih dari satu abad. Bisnis ini bermula sebagai usaha daging dan sosis di London sebelum bertransformasi menjadi produsen es krim pada awal abad ke-20. Saat ini, Wall’s merupakan salah satu merek es krim yang paling dikenal secara internasional, dengan produk yang dijual di lebih dari 50 negara. 1
Merek ini sangat mudah dikenali melalui logo berbentuk hati berwarna merah, yang juga terkait dengan portofolio es krim internasional yang secara historis dikenal sebagai Heartbrand. Sejak tahun 2025, Wall’s menjadi bagian dari The Magnum Ice Cream Company, menyusul pemisahan bisnis es krim Unilever dari induk perusahaannya.
Informasi Dasar
| Kategori | Informasi |
|---|---|
| Nama Merek | Wall’s |
| Industri | Es krim dan makanan penutup beku |
| Asal | London, United Kingdom |
| Bisnis Awal | Toko daging / sosis |
| Awal Bisnis Es Krim | 1922 |
| Pendiri Terkait Ekspansi Es Krim | Thomas Wall |
| Ikon | Hati merah |
| Perusahaan Induk Saat Ini | The Magnum Ice Cream Company |
| Pasar Utama | Inggris, Eropa, Asia, Afrika, dan pasar internasional lainnya |
| Produk | Es krim, loli es, cone, makanan penutup beku, dan camilan terkait |
| Produk/Merek Terkenal | Cornetto, Twister, Feast, Solero, Calippo, Viennetta, Carte D’Or, dan lainnya |
Asal Usul: 1786–1913
Sejarah Wall’s dapat ditelusuri hingga tahun 1786, ketika T. Wall & Sons mengoperasikan toko daging di St James’s Market, London. Usaha ini mulai dikenal karena produk sosis dan olahan daging lainnya. 1
Hubungan dengan es krim baru muncul jauh setelahnya.
Pada tahun 1913, Thomas Wall menyadari adanya masalah musiman: permintaan terhadap sosis menurun selama musim panas. Ia dilaporkan menggagas ide untuk menjual es krim selama bulan-bulan yang lebih hangat sebagai cara untuk mempertahankan bisnis dan pekerjaan bagi para pekerjanya.
Namun, Perang Dunia I menunda realisasi ide tersebut.
Lahirnya Es Krim Wall’s: 1922
Pada tahun 1922, setelah Perang Dunia I berakhir, T. Wall & Sons mulai memproduksi es krim. Momen ini umumnya dianggap sebagai kelahiran bisnis es krim modern Wall’s.
Ide tersebut terbukti sangat sukses. Wall’s mengembangkan sistem distribusi khas yang mengantarkan es krim langsung kepada konsumen di jalanan.
Tricycle yang Terkenal
Salah satu inovasi historis Wall’s yang paling mudah dikenali adalah armada tricycle penjual es krim.
Perusahaan awalnya mendistribusikan es krim menggunakan gerobak tarik kuda, lalu memperkenalkan tricycle ikonik dengan slogan “Stop Me and Buy One”. Menurut data internal Wall’s, jumlah tricycle bertambah dari hanya 10 unit pada tahun 1922 menjadi sekitar 8.500 unit pada tahun 1939.
Strategi ini membantu mengubah Wall’s dari sebuah bisnis pangan lokal di London menjadi merek es krim pasar massal.
Ekspansi di Bawah Unilever
Wall’s akhirnya menjadi bagian dari Unilever, yang memberikan akses merek ini ke jaringan manufaktur dan distribusi internasional yang jauh lebih besar.
Menjelang pertengahan abad ke-20, Wall’s telah berekspansi melampaui Inggris. Catatan historis Unilever menunjukkan operasi dan akuisisi es krim Wall’s di pasar-pasar termasuk Prancis, Portugal, Australia, dan Afrika Selatan selama akhir tahun 1950-an.
Merek ini kemudian menjadi bagian penting dari bisnis es krim global Unilever.
Dalam laporan Unilever tahun 2015, Magnum dan Heartbrand (Wall’s) dideskripsikan sebagai dua merek es krim terbesarnya, masing-masing menghasilkan penjualan tahunan lebih dari €1 miliar pada saat itu.
Heartbrand
Salah satu aspek menarik dari Wall’s adalah identitasnya yang berbeda-beda antar negara.
Di banyak pasar, produk-produk yang terkait dengan Wall’s dipasarkan di bawah nama dan identitas merek yang berbeda. Namun, simbol hati menjadi penghubung visual yang penting antara bisnis-bisnis es krim internasional tersebut.
Wall’s sendiri menjelaskan bahwa es krim mereka dijual di lebih dari 50 negara dan mungkin menggunakan nama yang berbeda tergantung pada pasarnya, sementara logo hati menyediakan koneksi yang mudah dikenali di antara semuanya.
Strategi internasional ini memungkinkan perusahaan untuk menyesuaikan produk dan branding dengan pasar lokal sambil mempertahankan identitas global yang umum.
Produk dan Merek Utama
Wall’s telah mengembangkan portofolio camilan beku yang luas. Portofolio saat ini di Inggris mencakup produk dan merek seperti:
- Cornetto — Cone wafer berisi es krim dan berbagai topping/saus.
- Twister — Camilan beku berbentuk spiral yang khas.
- Feast — Produk es krim yang menggabungkan es krim dengan cokelat dan bahan lainnya.
- Solero — Makanan penutup beku berbasis buah.
- Calippo — Loli es berbentuk tabung.
- Viennetta — Makanan penutup es krim berlapis.
- Carte D’Or — Produk es krim dan makanan penutup bergaya premium.
- Swedish Glace — Es krim nabati/bebas susu.
- Soft Scoop — Produk es krim yang bisa disendok.
Situs resmi Wall’s di Inggris mencantumkan merek-merek ini dalam portofolionya. 2
Viennetta
Viennetta cukup menonjol dalam sejarah Wall’s. Dessert Viennetta asli diciptakan oleh Wall’s pada tahun 1982 di Gloucester. Produk ini menggabungkan lapisan-lapisan es krim dengan lapisan tipis cokelat, menciptakan penampilan bergelombang yang khas.
Identitas Merek
Secara historis, Wall’s memposisikan diri di sekitar gagasan tentang kebahagiaan, berbagi, dan keterjangkauan.
Logo hatinya memperkuat posisi ini: merek ini menggunakan simbol hati sebagai lambang kebahagiaan dan kebersamaan, bukan sekadar logo korporat.
Wall’s mendeskripsikan tujuan yang lebih luas sebagai membangun “dunia yang lebih bahagia dan inklusif”, dengan menggunakan es krim sebagai cara untuk menyatukan orang-orang. 3
Hal ini sangat penting karena Wall’s pada dasarnya adalah merek pasar massal. Alih-alih menyajikan es krim secara eksklusif sebagai produk mewah, model bisnis sejarahnya menekankan pada keterjangkauan, aksesibilitas, dan distribusi yang luas.
Pemasaran dan Signifikansi Budaya
Wall’s menjadi terkenal tidak hanya karena produknya tetapi juga karena strategi distribusi dan iklannya.
Tricycle es krim historis menjadi salah satu simbol musim panas yang paling mudah dikenali di Inggris. Konsep “Stop Me and Buy One” pada dasarnya mengubah penjual Wall’s menjadi toko es krim seluler.
Model ini membantu menciptakan asosiasi kuat antara Wall’s dengan masa kecil, musim panas, pantai, taman, dan acara sosial luar ruangan.
Strategi perusahaan juga menunjukkan perkembangan penting dalam industri pangan: mengubah produk yang relatif biasa menjadi merek gaya hidup dan emosional yang kuat.
Inovasi
Inovasi telah menjadi inti dari sejarah Wall’s.
Perusahaan bergerak dari:
Toko daging → Sosis → Es krim musiman → Es krim produksi massal → Portofolio dessert beku internasional
Selanjutnya, mereka mengembangkan produk dalam format yang berbeda, termasuk stick, cone, tub, loli, dan dessert.
Wall’s mendeskripsikan sejarahnya mencakup pengembangan produk seperti Twister dan Feast, di samping rangkaian camilan beku mereka yang lebih luas.
Keberlanjutan dan Inisiatif Sosial
Wall’s juga mempromosikan inisiatif keberlanjutan terkait rantai pasokan dan peralatan pendingin mereka.
Contohnya, materi korporat mereka mendeskripsikan upaya yang melibatkan bahan pertanian bersumber berkelanjutan, dukungan untuk petani kecil, dan pengenalan kabinet pendingin yang menggunakan refrigeran hidrokarbon, yang dapat mengurangi konsumsi energi dan dampak lingkungan dibandingkan teknologi lama.
Merek ini juga memperkenalkan komitmen mengenai produk yang dipasarkan untuk anak-anak. Program “Responsibly Made for Kids” mereka mencakup bagaimana produk anak dikomunikasikan, dijual, dan dikembangkan, termasuk kriteria nutrisi untuk es krim anak-anak.
Wall’s dan Produk Nabati
Portofolio Wall’s juga telah berkembang melampaui es krim susu konvensional.
Swedish Glace, misalnya, diposisikan sebagai merek es krim bebas susu dan vegan. Wall’s mendeskripsikannya sebagai vegan, bebas susu, bebas laktosa, dan bebas gluten.
Hal ini mengilustrasikan bagaimana portofolio Wall’s yang lebih luas telah beradaptasi dengan preferensi konsumen dan persyaratan diet yang berubah.
Perubahan dari Unilever ke The Magnum Ice Cream Company
Pengembangan besar baru-baru ini terjadi pada tahun 2025.
Unilever mengumumkan bahwa bisnis es krim mereka akan menjadi perusahaan terpisah bernama The Magnum Ice Cream Company. Perusahaan baru ini menyatukan merek-merek es krim utama termasuk Magnum, Wall’s, Ben & Jerry’s, dan Cornetto.
Menurut Unilever, bisnis es krim tersebut mewakili bisnis bernilai sekitar €8,3 miliar dengan sekitar 19.000 karyawan dan merek yang dijual di 76 negara pada saat pengumuman dibuat.
Jadi, dalam hal korporat, Wall’s tidak lagi sekadar dideskripsikan sebagai merek es krim Unilever dalam struktur saat ini; ia milik The Magnum Ice Cream Company.
Persepsi Publik tentang Wall’s
Wall’s menempati posisi unik dalam pasar es krim karena identitasnya sangat terkait dengan nostalgia.
Bagi banyak konsumen, terutama di Inggris dan pasar lain yang sudah lama mapan, Wall’s mewakili:
- Musim panas
- Masa kecil
- Mobil van es krim
- Pantai dan taman
- Perjalanan keluarga
- Camilan terjangkau
- Budaya pangan klasik Inggris
Usia merek yang panjang adalah salah satu keunggulan kompetitif terbesarnya. Merek ini telah menjual es krim selama lebih dari 100 tahun, memberinya hubungan historis yang sangat dalam dengan konsumen.
Linimasa
- 1786 — T. Wall & Sons dimulai sebagai bisnis toko daging di St James’s Market, London.
- 1913 — Thomas Wall mengembangkan ide menjual es krim untuk menutupi penurunan musiman dalam penjualan sosis.
- 1922 — Wall’s mulai memproduksi es krim; merek es krim Wall’s lahir.
- 1920s–1930s — Wall’s memperluas distribusi jalannya melalui gerobak kuda dan tricycle “Stop Me and Buy One”.
- 1939 — Armada mencapai sekitar 8.500 tricycle.
- 1950-an seterusnya — Wall’s berekspansi secara internasional sebagai bagian dari bisnis Unilever yang lebih luas.
- 1982 — Wall’s menciptakan Viennetta di Gloucester.
- 1990s–2000s — Model Wall’s/Heartbrand meluas di berbagai pasar internasional.
- 2015 — Unilever mengidentifikasi Magnum dan Heartbrand (Wall’s) di antara merek es krim terbesarnya.
- 2022 — Wall’s merayakan 100 tahun produksi es krim.
- 2025 — Unilever mengumumkan perusahaan es krim mandiri baru, The Magnum Ice Cream Company, yang memasukkan Wall’s dan merek utama lainnya.
- Saat ini — Wall’s tetap menjadi merek es krim internasional, dengan produk yang dijual di lebih dari 50 negara menurut sejarah mereknya.





